Laman

  • Home

Rumah UMKM adalah sebuah gerakan moral pemerhati UMKM di Indonesia untuk memberikan wadah kepada UMKM agar mendapatkan informasi, edukasi, fasilitasi dan solusi atas permasalahan yang mereka hadapi. Semangat untuk mandiri dan berdaya saing global akan terus kami gelorakan kepada UMKM Indonesia.

Donasi kepada Rumah UMKM melalui transfer ke Bank Mandiri No Rek 136-00-0401108-3 (Marjoko, ST, MM)

Sabtu, 22 September 2018

7 Langkah Penting Dalam Manajemen Krisis.

7 Langkah Penting dalam Manajemen Krisis.
Perjalanan bisnis tidak akan selalu mulus, kadang naik turun dan bahkan kadang harus menghadapi situasi yang sangat sulit. Kondisi yang sulit ini atau disebut krisis bisa disebabkan karena kondisi internal perusahaan atau dari eksternal perusahaan, namun pada akhirnya kondisi internal perusahaan-lah yang akan menentukan nasib dari bisnis anda.

Sebelum krisis menyerang, pemilik bisnis harus berpikir tentang bagaimana bencana akan berdampak pada karyawan, pelanggan, pemasok, masyarakat umum, dan nilai perusahaan mereka. Krisis dapat menyerang perusahaan kapan saja, di mana saja. Perencanaan lanjutan adalah kunci untuk bertahan hidup. 
 
Headline harian diisi dengan perusahaan yang berurusan dengan krisis. Apakah perusahaan Anda sudah siap? Sama seperti BP belajar dengan tumpahan minyak di teluk dan Malaysia Airlines belajar melalui dua bencana, krisis bisa menyerang kapan saja. Namun, tidak seperti perusahaan Fortune 500, perusahaan kecil sering tidak siap dan biasanya tidak memiliki rencana krisis. Mereka percaya itu tidak akan pernah terjadi pada mereka. Tapi, bagaimana jika itu terjadi? 
 
Seberapa baik tunjangan perusahaan jika Anda meninggal dalam kecelakaan mobil dalam perjalanan untuk bekerja? Siapa yang akan mengasumsikan peran Anda dan melanjutkan operasi? Misalnya Anda memiliki perusahaan ritel dan Anda menemukan bahwa salah satu produk atau layanan utama Anda telah menciptakan masalah kesehatan - apa yang akan Anda lakukan? Jika Anda mengoperasikan perusahaan konstruksi dan kecelakaan industri telah membunuh beberapa anggota kunci tim Anda - bagaimana reaksi Anda?

Sebelum krisis menyerang, pemilik bisnis harus berpikir tentang bagaimana bencana akan berdampak pada karyawan, pelanggan, pemasok, masyarakat umum, dan nilai perusahaan mereka. Krisis dapat menyerang perusahaan kapan saja, di mana saja. Perencanaan lanjutan adalah kunci untuk bertahan hidup. Berikut adalah 7 (tujuh) langkah penting dalam manajemen krisis yang harus dimiliki setiap perusahaan tanpa memandang ukurannya:
 
1. Miliki rencana - Setiap rencana dimulai dengan tujuan yang jelas. Tujuan selama krisis adalah untuk melindungi setiap individu (karyawan atau publik) yang mungkin terancam oleh krisis, memastikan audiens utama tetap mendapat informasi, dan organisasi bertahan. Rencana tertulis ini harus mencakup tindakan spesifik yang akan diambil pada saat terjadi krisis.

2. Identifikasi juru bicara - Jika krisis berpotensi memengaruhi kesehatan atau kesejahteraan pelanggan, masyarakat umum atau karyawan, ini mungkin menarik perhatian media. Untuk memastikan perusahaan Anda berbicara dengan satu suara dan menyampaikan pesan konsisten yang jelas, juru bicara harus diidentifikasi serta siap untuk menjawab pertanyaan media dan berpartisipasi dalam wawancara.

3. Bersikaplah jujur ​​dan terbuka - Tidak ada yang menghasilkan liputan media yang lebih negatif daripada kurangnya kejujuran dan transparansi. Oleh karena itu, bersikap terbuka dan setransparan mungkin dapat membantu menghentikan desas-desus dan meredakan potensi kegilaan media. Transparansi ini harus diproyeksikan melalui semua saluran komunikasi: wawancara berita, media sosial, pengumuman internal, dll.

4. Terus informasikan karyawan - Mempertahankan tenaga kerja yang terinformasi membantu memastikan bahwa bisnis terus mengalir semulus mungkin. Ini juga meminimalkan rumor rumor internal yang dapat menyebabkan karyawan memposting laporan palsu di media sosial.

5. Berkomunikasi dengan pelanggan dan pemasok - Anda tidak ingin pelanggan dan pemasok mengetahui tentang krisis Anda melalui media. Informasi tentang segala krisis yang berkaitan dengan organisasi Anda harus berasal dari Anda terlebih dahulu. Bagian dari rencana komunikasi krisis harus mencakup pelanggan dan pemasok dan bagaimana mereka akan diperbarui secara teratur selama acara.

6. Perbarui awal dan sering - Lebih baik untuk berkomunikasi berlebihan daripada membiarkan rumor untuk mengisi kekosongan. Laporkan ringkasan masalah, rencana tindakan yang diperbarui, dan perkembangan baru sedini dan sesering mungkin. Ingat bahwa dengan media sosial dan saluran berita kabel saat ini, kita hidup di masa siklus berita 24/7 (24 jam, 7 hari). Rencana krisis Anda harus melakukan hal yang sama.

7. Jangan lupa media sosial - Krisis Ebola dan acara berita besar terbaru lainnya telah menegaskan bahwa media sosial adalah salah satu saluran komunikasi yang paling penting. Pastikan untuk membentuk tim media sosial untuk memantau, memposting, dan bereaksi terhadap aktivitas media sosial selama krisis.

Krisis yang tidak dikelola dengan baik dapat menghapus dekade kerja keras dan nilai perusahaan dalam hitungan jam. Krisis yang dikelola dengan baik menegaskan bahwa perusahaan Anda memiliki proses dan prosedur untuk mengatasi hampir semua masalah yang mungkin berkembang.

Komponen penting lain dari perencanaan manajemen krisis adalah pembentukan rencana suksesi. Anda harus dengan jelas menguraikan langkah-langkah yang perlu diikuti jika Anda tiba-tiba menjadi tidak mampu melakukan tugas Anda. Rencana ini mungkin termasuk menjual perusahaan, atau mentransfer kepemilikan kepada anggota keluarga atau karyawan kunci.

Yang paling penting adalah Anda membuat rencana manajemen krisis ketika semuanya berjalan lancar dan semua orang yang terlibat dapat berpikir jernih. Dengan perencanaan terlebih dahulu, semua pihak akan memiliki waktu untuk memikirkan secara serius tentang cara-cara ideal untuk mengelola berbagai jenis krisis.

Ketika Anda mengembangkan rencana manajemen krisis Anda, mintalah saran dari para ahli yang mencakup tim kepemimpinan Anda, karyawan, pelanggan, pakar komunikasi, bankir investasi, perencana jalan keluar, pengacara, dan manajer keuangan. Masing-masing individu ini dapat memberi Anda wawasan berharga yang dapat menjadi penting jika krisis menyerang perusahaan Anda.

Semoga sharing ini penting dan bermanfaat ketika banyak perusahaan di Indonesia saat ini mengalami krisis yang berkepanjangan karena kondisi ekonomi yang melemah. Semoga para pelaku UMKM pun telah menyiapkan strategi menanggulangi krisis yang mungkin terjadi pada perusahaannya. Sukses!

Jumat, 21 September 2018

Bisnis Modal Minim ? Anda Bisa Mulai Dengan Jasa Belanja.

Jasa belanja, bisnis modal minim bagi para pemula usaha.
Apa yang unik dari pasar tradisional? Beberapa orang langsung menjawab bahwa produk di pasar tradisional satu dengan yang lainya tidak sama, itulah keunikannya. Setiap pasar tradisional di suatu daerah pasti memiliki produk lokal yang khas yang tidak bisa ditemukan di daerah lain. Misalnya di Pasar Gede di Kota Solo, banyak sekali produk sambal asli dari Solo yang cukup untuk, kemudian pasar tradisional di daerah Pati yang dimana kita bisa temukan produk terasi udang dan olahan ikan lainnya dan sebagainya. Dan pasti banyak juga produk unik dari setiap daerah yang dijual di pasar tradisional di daerah tersebut.

Inilah potensi yang akan kita garap, ketika kita tidak cukup banyak modal untuk memulai sebuah usaha. Modal kita adalah kemauan dan kemampuan kita dalam membuat visual yang menarik atas produk-produk tersebut. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah bagaimana legalitas produk tersebut, apakah sudah ada PIRT atau bahkan sertifikat halalnya untuk produk-produk dalam kemasan. Untuk produk yang bersifat segar, pastikan bahwa produk tersebut masih baru dan memiliki kedaluwarsa yang cukup untuk masa pengiriman barang. Kita perlu belajar melakukan pengemasan yang baik dan benar agar produk tersebut "aman" sampai dengan customer.

Apalagi yang perlu anda persiapkan? Anda perlu belajar social media dan pengambilan foto atau video (visual) yang bisa menyakinkan konsumen. Berikut ada tips yang bisa anda pakai untuk melakukan visualisasi produk yang ingin anda pasarkan melalui social media anda:

Tips ini bisa diterapkan pada produk non food.

Tips ini bisa diterapkan parda produk food.
Belajar marketing dengan facebook, instagram dan sebagainya hampir sama prinsipnya, yaitu menyajikan visual yang baik, baik berupa foto maupun video. Selain itu caption atau informasi untuk foto dan vieo juga harus menarik, dan hal ini bisa anda pelajari ketika anda tahu benar siapa pasar anda dan apa yang mereka butuhkan. Dengan memahami hal tersebut maka anda bisa membuat caption yang sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh pasar anda.

Social media adalah media yang paling mendominasi kehidupan generasi milenial dan generasi-generasi setelahnya. Kemampuan dalam memanfaatkan social media beserta etikanya dalam bisnis sangat penting untuk dipahami. Sebagai alat, social media tergantung kepada siapa yang memanfaatkannya.

Nah, apalagi yang perlu anda pelajari? Pastinya adalah logistik yang akan memahamkan bagaimana anda memastikan produk anda bisa terkirim kepada konsumen dengan aman, baik dalam handling produknya maupun dalam delivery time-nya. Dengan packaging yang baik, maka anda tinggal memastikan handling pengiriman yang baik agar produk anda aman sampai konsumen.

Pemilihan kurir dan ekspedisi yang tepat sangat penting dalam menjaga kepastian delivery dan pertimbangan ongkos kirim. Saat ini ada banyak kurir yang cukup handal dalam menangani pengiriman anda, baik yang bisa sehari sampai atau yang normal. Pastikan produk yang anda kirim tidak melebihi rusak atau kedaluwarsa dalam masa pengiriman.

Bisnis Modal Minim?

Contoh gambaran di atas adalah upaya saya membangun ide dan inspirasi dari pembaca untuk yang ingin segera memulai usaha tetapi tidak butuh banyak modal. Bahkan yang lebih kreatif lagi, mereka tidak melakukan pembelian terlebih dahulu melainkan hanya memotret produk dari pedagang. Pastikan bahwa produk tersebut terjamin ketersediaannya di pedagang tersebut sebelum anda promosikan. Mereka akan membeli produk tersebut ketika pesanan sudah datang dari konsumen. 

Anda akan sangat diuntungkan ketikan pasar tradisional atau sentra produksi ada di sekitar anda atau tidak jauh dari tempat tinggal anda. Hal serupa juga saya lakukan ketika memulai usaha shop online sekitar 7-8 tahun silam, ketika saya tidak memiliki banyak modal untuk memulai bisnis. Saya diuntungkan dengan menemukan produk terasi udang yang enak dan spesial. 

Ketika sudah yakin bahwa produk ini unik dan jarang ada di tempat lain, maka saya pun segera melakukan uji di laboratorium dinas kesehatan untuk memastikan produk tersebut bebas dari bahan pewarna dan pengawet yang berbahaya serta mikro bakteri yang bisa mengganggu kesehatan. Selanjutnya dengan dasar hasil uji tersebut, saya mengajukan PIRT ke dinas kesehatan setempat karena saya akan melakukan pengemasan ulang terhadap produk tersebut agar lebih menarik.

Setelah ada ijin PIRT dan kemasan, maka saya melakukan pemotretan produk dan mulai mempromosikan produk tersebut melalui sosial media dan blog kami dan ternyata produk tersebut diminati oleh konsumen-konsumen di kota besar dan bahkan di restoran besar. Mengapa? Karena produk tersebut memiliki cita rasa yang enak dan asli dan tidak ada di kota-kota besar.

Demikian apa yang bisa saya sharing kepada teman-teman pemula usaha yang sedang kehabisan ide. Selamat melakukan hunting produk di pasar-pasar tradisional di daerah anda atau sentra-sentra produksi di daerah anda. Sukses!





 

Kamis, 20 September 2018

Social Media Membantu Anda Menjadi Marketing Hebat.

Social Media Membantu Anda Menjadi Marketing Hebat.
Saat ini banyak marketer hebat lahir dari keberadaan social media. Kemampuan mereka dalam mengelola social media merupakan kunci sukses mereka menjadi seorang marketer handal, dan inilah fakta yang terjadi.

Meskipun lebih dari 22 tahun menjadi praktisi marketing, kami harus mengatakan bahwa kiinerja anak-anak jaman sekarang dengan kemampuan social media marketing dan SEO-nya telah melampaui level kami. Kami hanya diuntungkan bisa bercerita pengalaman tentang suka dan duka menjalani tahapan marketing mulai dari menjadi sales door to door, marketing, promosi dan business development yang hal itu mungkin tidak dialami oleh anak-anak muda jaman sekarang yang telah dibantu oleh keberadaan teknologi.

Tetapi itulah faktanya, apakah kita ingin tetap tertinggal atau kita harus mengejar ketertinggalan tersebut.

Social Media Media dan Marketing Tool yang Dominan.

Being connected - Adalah kata kunci untuk kesuksesan seorang marketing. Social media mampu memenuhi kebutuhan tersebut, untuk terkoneksi dengan relasi. Media lain tidak sehebat ini impactnya dalam kehidupan digital saat ini.

Para marketer yang handal mampu memanfaatkan social media ini untuk membangun audience yang dengan konten-konten di social media-nya akan mereka edukasi dan arahkan untuk menjadi loyal kepada mereka, atau loyal kepada produk mereka. 

Branding - Anda harus menyadari bahwa setiap posting yang anda lakukan di social media anda akan mempengaruhi persepsi orang terhadap siapa anda, atau dengan kata lain anda melakukan branding melalui social media anda. Idealnya, anda tidak boleh memposting konten-konten yang tidak relevan dengan "apa" yang ingin anda harapkan sebagai persepsi yang anda inginkan dari audience anda.

Networking - Sebagai bagian penting dalam pemasaran, networking bisa dilakukan dengan mudah dengan social media. Anda bisa membuat group-group yang relevan dengan kompetensi anda yang ingin anda bangun sebagai persepsi audience anda.

Profiling - Social media menyediakan ruang untuk anda membuat profile tentang diri anda atau bisnis anda yang bisa anda manfaatkan sebagai media untuk memperkenalkan diri anda atau bisnis anda kepada publik.

Communication -Tidak diragukan lagi, bahwa keberadaan social media sangat membantu penggunanya untuk membuat komunikasi yang lebih mudah dengan akses jangkauan yang luas.

Hal di atas yang menyebabkan semua orang bergeser ke social media, sehingga mereka mulai meninggalkan media-media konvensional yang ada. Kemudahan akses, gratis dan personal adalah pertimbangan yang sangat wajar dari pengguna.

Bagi para digital marketer, social media adalah media unggulan mereka untuk melakukan kegiatan pemasaran. Bahkan kinerja mereka pun bisa terlihat dari kinerja social media yang dikelolanya. Beberapa di antara mereka pun mampu memanfaatkan blog atau situs pribadinya untuk melakukan promosi dengan SEO-nya, sehingga memudahkan pencari informasi menemukannya di search engine.

Melihat kenyaataan-kenyataan di atas, kami pun para marketer "lama" mulai bergeser ke digital marketing agar ketertinggalan kami dengan para merketer muda tidak terlalu jauh. Kami mulai kelola semuanya, mulai dari website (blog) dan social media yang menjadi sarana promosi kami.

Dengan cara demikian kami merasakan "jangkauan" kami menjadi semakin superior, disamping tingkat efisiensi biaya dan efektivitas. Kecepatan marketing dengan sistem menggunakan social media pun sangat luar biasa karena kami bisa dengan menemukan prospek kami, terutama yang sudah terkotak-kotak dalam group yang mereka ikuti. Sukses!






 



Rabu, 19 September 2018

Bagaimana Melakukan Riset Pasar?


Bagaimana Melakukan Riset Pasar?
Tahapan terpenting dari pemasaran adalah bagaimana memahami pelanggan, apa yang mereka inginkan dan apa yang mereka butuhkan. Oleh sebab itu setiap perusahaan berusaha keras untuk melakuan sebuah upaya pemahaman pelanggan mereka dengan melakukan survey atau riset pasar.. 

Apa itu riset pasar dan mengapa hal ini penting?

Market research atau riset pasar adalah sebuah usaha untuk mengumpulkan informasi terkait masyarakat yang akan menjadi target dari sebuah bisnis, alias calon pengguna. Tak hanya di dunia startup, tahapan ini pun perlu dilakukan jika kamu ingin memulai bisnis konvensional.

Ada empat hal yang bisa dapatkan setelah melakukan riset pasar:

Pertama,
kamu bisa mengetahui karakter calon pengguna (persona) dari produk atau layanan yang kamu buat, dan seberapa banyak jumlah mereka di Indonesia.

Kedua, kamu bisa mengetahui apakah produk atau layanan yang kamu hadirkan memang akan digunakan oleh orang-orang tersebut. Jangan sampai kamu menghadirkan layanan yang sebenarnya dibutuhkan, namun gagal mendapat pengguna karena tampilan aplikasi yang buruk atau harga layanan yang terlalu mahal.

Ketiga, kamu bisa mengetahui siapa saja yang berpotensi menjadi pesaing kamu secara langsung dan tidak langsung. Dengan begitu, kamu bisa mempersiapkan strategi untuk mengalahkan mereka.

Keempat, kamu pun bisa mengetahui hambatan seperti apa yang akan kamu hadapi, seperti permasalahan infrastruktur internet, regulasi pemerintah, atau minimnya vendor yang tersedia.

Seorang pakar pernah menganalogikan riset pasar sebagai peta atau rambu lalu lintas yang bisa mengarahkan para pengemudi yang hendak bepergian dari satu kota ke kota lain. Dengan peta atau rambu tersebut, kamu bisa mengetahui ke arah mana kamu harus pergi, kapan kamu harus memperlambat laju kendaraan dan kapan kamu harus berbelok.

Serupa dengan hal tersebut, riset pasar pun bisa membantu perusahaan untuk menentukan arah startup yang kamu dirikan, mulai dari strategi pemasaran seperti apa yang harus kamu lakukan, produk seperti apa yang harus kamu buat agar bisa memuaskan para pengguna, hingga bagaimana kamu bisa mengalahkan kompetitor.

Riset pemasaran memberikan gambaran bisnis seperti jenis produk dan layanan baru yang dapat mendatangkan keuntungan. Untuk produk dan layanan yang sudah tersedia, riset pemasaran dapat memberi tahu perusahaan apakah mereka telah memenuhi kebutuhan dan harapan pelanggan mereka. Dengan meneliti jawaban atas pertanyaan spesifik, pemilik usaha kecil dapat belajar apakah mereka perlu mengubah desain paket mereka atau mengubah metode pengiriman mereka - dan bahkan apakah mereka harus mempertimbangkan menawarkan layanan tambahan.


"Kegagalan melakukan riset pasar sebelum memulai usaha bisnis atau selama operasinya seperti mengendarai mobil dari Texas ke New York tanpa peta atau rambu jalan," kata William Bill dari Wealth Design Group LLC di Houston. "Anda sudah tahu arah mana yang harus dituju dan seberapa cepat untuk pergi. Rencana riset pasar yang baik menunjukkan di mana dan siapa pelanggan Anda. Ini juga akan memberi tahu Anda kapan mereka kemungkinan besar dan bersedia membeli barang Anda atau menggunakan jasa Anda."


Ketika Anda melakukan riset pasar, Anda dapat menggunakan hasil baik untuk membuat rencana bisnis dan pemasaran atau untuk mengukur keberhasilan rencana Anda saat ini. Itulah mengapa penting untuk menanyakan pertanyaan yang tepat, dengan cara yang benar, kepada orang yang tepat. Penelitian, yang dilakukan dengan buruk, dapat mengarahkan bisnis ke arah yang salah. Berikut adalah beberapa dasar riset pasar yang dapat membantu Anda memulai dan beberapa kesalahan untuk dihindari.

Jenis Penelitian Pasar

Riset Utama: Tujuan utama penelitian adalah mengumpulkan data dari menganalisa penjualan saat ini dan keefektifan praktik-praktik saat ini. Riset utama juga mempertimbangkan rencana pesaing, memberi Anda informasi tentang pesaing Anda.

Pengumpulan penelitian utama dapat meliputi:
  • Wawancara (baik melalui telepon atau tatap muka)
  • Survei (online atau melalui surat)
  • Kuisioner (online atau melalui surat)
  • Kelompok fokus mengumpulkan sampel klien potensial atau pelanggan dan mendapatkan umpan balik langsung mereka
Beberapa pertanyaan penting mungkin termasuk:
  • Faktor apa yang Anda pertimbangkan saat membeli produk atau layanan ini?
  • Apa yang Anda suka atau tidak suka tentang produk atau layanan yang saat ini ada di pasar?
  • Bidang apa yang akan Anda sarankan untuk perbaikan?
  • Berapa harga yang pantas untuk suatu produk atau jasa?

Penelitian Sekunder: Tujuan dari penelitian sekunder adalah untuk menganalisis data yang telah diterbitkan. Dengan data sekunder, Anda dapat mengidentifikasi pesaing, menetapkan tolok ukur dan mengidentifikasi segmen sasaran. Segmen Anda adalah orang-orang yang masuk ke dalam demografis bertarget Anda - orang-orang yang menjalani gaya hidup tertentu, menunjukkan pola perilaku tertentu, atau jatuh ke dalam kelompok usia yang telah ditentukan.

Mengumpulkan Data

Tidak ada bisnis kecil yang dapat berhasil tanpa memahami pelanggannya, produk dan layanannya, dan pasar secara umum. Persaingan sering sengit, dan beroperasi tanpa melakukan penelitian dapat memberi keunggulan kepada pesaing Anda.

Ada dua kategori pengumpulan data: kuantitatif dan kualitatif. Metode kuantitatif menggunakan analisis matematis dan membutuhkan ukuran sampel yang besar. Hasil dari data ini menjelaskan perbedaan yang signifikan secara statistik. Satu tempat untuk menemukan hasil kuantitatif jika Anda memiliki situs web adalah dalam analisis web Anda (tersedia dalam rangkaian alat Google). Informasi ini dapat membantu Anda menentukan banyak hal, seperti dari mana prospek Anda berasal, berapa lama pengunjung tinggal di situs Anda dan dari halaman mana mereka keluar.

Metode kualitatif membantu Anda mengembangkan dan menyempurnakan metode penelitian kuantitatif Anda. Mereka dapat membantu pemilik bisnis mendefinisikan masalah dan sering menggunakan metode wawancara untuk belajar tentang pendapat, nilai, dan keyakinan pelanggan. Dengan penelitian kualitatif, ukuran sampel biasanya kecil.

Banyak pemilik bisnis baru, yang sering kekurangan waktu dan uang, dapat mengambil jalan pintas yang nantinya bisa menjadi bumerang. Berikut ini tiga jebakan yang harus dihindari.

Mulai Menganalisa Data.

Setelah data terkumpul kita bisa mulai melakukan analisa dengan berbagai kombinasi kemungkinan yang ada. Yang dibutuhkan dalam menentukan strategi pemasaran adalah data yang telah teruji dan telah dianalisa. Berbagai hasil data dan kombinasinya akan banyak memberikan fakta terhadap pasar yang kita survey.


Kesalahan Pemasaran Umum

Hanya menggunakan penelitian sekunder. Mengandalkan karya yang diterbitkan orang lain tidak memberi Anda gambaran lengkap. Ini bisa menjadi tempat yang bagus untuk memulai, tentu saja, tetapi informasi yang Anda peroleh dari penelitian sekunder dapat menjadi usang. Anda dapat melewatkan faktor-faktor lain yang relevan dengan bisnis Anda.

Hanya menggunakan sumber daya web. Ketika Anda menggunakan mesin pencari umum untuk mengumpulkan informasi, Anda hanya mendapatkan data yang tersedia untuk semua orang dan mungkin tidak sepenuhnya akurat. Untuk melakukan penelusuran yang lebih dalam sambil tetap sesuai dengan anggaran Anda, gunakan sumber daya di perpustakaan setempat, kampus, atau pusat bisnis kecil.

Hanya survei orang yang Anda kenal. Pemilik usaha kecil terkadang hanya mewawancarai anggota keluarga dan rekan dekat ketika melakukan penelitian, tetapi teman dan keluarga sering kali bukan subjek survei terbaik. Untuk mendapatkan informasi yang paling berguna dan akurat, Anda perlu berbicara dengan pelanggan nyata tentang kebutuhan, keinginan, dan harapan mereka.

Kelamahan usaha kecil adalah tidak pernah melakukan riset atau survey pasar, kebanyakan mereka melakukan pemasaran tanpa tahu siapa pasar mereka dan apa yang menjadi kebutuhan mereka sehingga permasalahan pemasaran sering timbul karenanya. Semoga tulisan yang singkat ini bisa bermanfaat. Sukses!

 


Selasa, 18 September 2018

UKM Go Global.

Obrolan UKM Go Global.
Selasa ini benar-benar full aktivitas, setelah memberikan pembekalan "Teknik Marketing di Era Digital" di Grand Wahid Salatiga, saya pun harus balik ke Semarang secepat mungkin karena ada janji dengan Mas Elvan dari UNSIQ Wonosobo yang saat ini sedang mempersiapkan disertasinya tentang internasionalisasi UMKM.

Ada beberapa daftar pertanyaan yang telah dipersiapkan oleh Mas Elvan kepada saya, baik pertanyaan untuk disertasinya maupun titipan pertanyaan dari rekan-rekan S3-nya yang juga sedang membutuhkan informasi seputar UMKM. Saya harus acungkan jempol kepada generasi muda yang penuh semangat untuk membangun daerahnya (Wonosobo) untuk lebih maju dan go internasional. 

2 topik yang kami bicarakan sore ini, yaitu internasionalisasi UMKM atau UMKM Go Global dan market prrefence yang saya pahami sebagai market brief. Memang sebelum ngobrol kita harus pastikan dulu kita harus benar-benar membicarakan hal yang sama. 

UKM Go Global atau UKM Go Export adalah arah pembinaan yang kami coba lakukan pada beberapa UMKM binaan kami, tujuannya adalah agar produk UMKM di Jawa Tengah ini setara dengan produk-produk kelas industri ataupun produk-produk impor. Apakah ini mungkin? Mungkin, selama pembinaan yang dilakukan berjenjang dan dengan prinsip kemandirian. 

Seringkali pembinaan yang dilakuan pada UMKM lebih mengarah kepada produk dan bisnisnya, dan kadang melupakan pelaku UMKM-nya. Dari pengalaman kami, faktor SDM (pelaku usaha) justru memegang peranan penting dalam pengembangan usaha UMKM itu sendiri. Fasiltias promosi dan pemasaran, serta pembiayaan adalah alat bantu untuk pelaku UMKM tersebut mencapai tujuan jangka pendek dan jangka panjangnya. Masalah pola pikir dan sikap mental memang menjadi handicap pertama dalam pembinaan UMKM, sebelum masalah pemasaran dan pembiayaan. 

Sebenarnya apa yang mesti dipersiapkan saat ini ketika kita ingin UMKM Go Global? Terlepas dari banyaknya pekerjaan rumah dalam menempa pola pikir UMKM untuk Go Global, masalah kualitas produk dan legalitas produk yang dibutuhkan untuk ekspor adalah target yang harus kita penuhi terlebih dahulu. Ketika berbicara kualitas pada skala UMKM kita akan dihadapkan pada permasalahan sistem manajemen dan SOP dalam produksi, hal ini harus kita pahamkan kepada UMKM agar kualtias bukanlah kebetulan melainkan sebagai kinerja yang konsisten. 

Legalitas menjadi sangat penting karena produk UMKM dituntut untuk bersertifikat halal, selain permintaan-permintaan legalitas tertentu dari tujuan ekspor seperti HACCP dan FDA untuk produk makanan yang dipersyaratkan oleh USA dan Canada. Untuk produk mebel dan kerajinan dari kayu pun ada persyaratan tertentu, seperti SVLK.

Hal tersebut di atas adalah dari sisi penjual (eksportir), sementara dari sisi pasar kendala yang sering kita hadapi adalah informasi pasar mengenai market preferences atau market brief. Setiap negara memiliki karakteristik yang berbeda-beda dan hal ini harus terinformasikan secara detail kepada penjual agar produk yang ditawarkan atau dipamerkan lebih sesuai dengan kebutuhan pasar.

Jaringan ITPC Indonesia di berbagai negara bisa diarahkan untuk memberikan informasi market brief kepada para eksportir di Indonesia, daripada mereka terlalu jauh masuk dalam ranah perdagangan yang tentunya lebih dikuasai oleh para pelaku usaha daripada team ITPC. Salam, Sukses.





 



Senin, 17 September 2018

Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2019.

UMKM juga harus update tentang rencana kerja pemerintah di tahun mendatang, yaitu 2019, oleh sebab itu kami membagikan materi dari BAPENAS ini untuk referensi. Semoga materi ini bermanfaat baik untuk UMKM, maupun penggiat UMKM di Indonesia.

















Pengembangan Pariwisata Melalui Pemberdayaan Potensi Lokal

Indonesia kaya, dan tentunya kita telah menyadarinya. Tetapi apakah hanya akan berhenti pada pujian itu saja? Tidakkah kita ingin mengembangkan kekayaan potensi tersebut menjadi sebuah bisnis leisure yang menyenagnkan? 

Berikut adalah tulisan mengenai "Potensi Kuliner Tradisional Dalam Pengembangan Pariwisata Jawa Tengah".