Laman

  • Home

Rumah UMKM adalah sebuah program pembinaan dan pengembangan UMKM yang didedikasikan oleh unit TTIC Kamar Dagang dan Industri Propinsi Jawa Tengah (organisasi non profit) kepada pelaku UMKM di propinsi Jawa Tengah. Rumah UMKM merupakan wadah komunitas UMKM Jawa Tengah untuk membangun edukasi, komunikasi, organisasi dan jaringan pemasaran produk UMKM.

Sabtu, 25 Februari 2017

Snack 66, Memungkinkan Anda Segera Membuka Usaha Toko Snack Anda

Related image
Snack 66, Memungkinkan Anda Segera Membuka Usaha Toko Snack Anda

Banyak teman-teman di kota besar yang saat ini statusnya masih karyawan di sebuah perusahaan bertanya kepada kami kira-kira usaha apa yang paling mudah mereka lakukan dengan modal yang tidak terlalu besar. 

Ada banyak alternatif tentunya, dan salah satunya adalah membuka toko snack tradisional di kota besar. Tidak perlu sewa tempat yang di kota besar pastinya mahal, tetapi dengan sistem MOBILE SNACK STORE sebagaimana penampilan gambar di atas. Dengan cara ini investasi sewa tempat bisa ditekan, dan dengan grafis yang menarik toko snack mobile ini justru akan menjadi daya tarik tersendiri.

Ketika customer telah jenuh dengan snack pabrikan, maka snack tradisional merupakan alternatif pilihan selain juga sebagai pengingat nostalgia masa kecil. Snack tradisional saat ini juga sedang marak di negara-negara besar, konsumen sudah mulai melirik makanan-makanan tradisional dibandingkan dengan makanan pabrikan saat ini.

Berbagai varian snack tradisional Jawa
 
Supply snack tradisional bisa dipesan dari binaan kami, SNACK 66 08156720206

Kecenderungan ini merupakan sebuah peluang yang harus digarap, dan tugas kami adalah mempersiapkan supplier bagi yang ingin memulai usaha. Kami telah membina salah satu UMKM untuk menyediakan kebutuhan usaha ini. Kami sadar bahwa investasi untuk sourcing bagi para pemula usaha akan menjadi besar ketika harus menemukan snack tradisional satu per satu karena snack ini berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Saat ini SNACK 66 telah memiliki lebih dari 200 varian snack tradisional yang bisa dipakai sebagai STARTER dalam usaha toko snack. Pemula usaha bisa langsung terisi penuh tokonya ketika bekerjasama dengan binaan saya ini.

Penempatan toko snack mobile merupakan hal yang sangat penting bagi penjualannya. Komplek perkantoran, stasiun dan terminal biasanya menjadi target "mangka" dari toko snack mobile ini. Komplek perumahan yang pada juga bisa menjadi salah satu alternatif.

Saat ini pun produsen sepeda motor roda tiga telah melihat peluang usaha dan telah menjual varian sepeda motor roda tiga yang bisa dipakai sebagai toko snack online. Si pemilik tingga menata rack dan membuat grafis yang menarik dengan stiker branding oleh perusahaan printing digital.

Semua telah ada dan praktis saat ini, kapan lagi anda akan membuka toko snack anda ?






 

Jumat, 24 Februari 2017

GULANAS, Sebuah Cita-Cita Kemandirian Gula Nasional

Mengenalkan GULANAS melalui Media Online
Hadirnya PT Gula Energy Nusantara sebagai binaan kami, merupakan sebuah tantangan besar untuk kami terkait dengan cita-citanya membangun kemandirian industri gula di Indonesia dimana saat ini kita masih mengimpor produk gula rafinasi (dalam bentuk raw sugar) untuk mencukupi kebutuhan dalam negeri. Hal ini disebabkan karena proses pembuatan gula pasir yang mahal.

Gula cair hadir untuk memotong proses mahal dalam kristalisasi gula, sehingga rendemen gula jadi jauh lebih besar atau dengan kata lain efisiensinya bisa maksimal. Dalam hal ini pemanfaatan tebu bisa lebih optimal dan industri gula bisa bangkit kembali di tanah air untuk memberikan kesejahteraan kepada petani tebu.

Sebagai produk baru yang saat itu belum dikenal masyarakat, hal pertama yang harus kami lakukan adalah edukasi pasar atas produk gula cair kepada masyarakat. Terlepas dari edukasi teknis gula yang tentunya berbeda dengan gula pasir yang dicairkan, melainkan memang gula alami yang masih  mengandung glukosa, fruktosa dan sukrosa di dalamnya, kami juga memberikan edukasi pemakaian gula cair yang sangat praktir dan mudah penyimpanannya, yaitu dengan membuatkan iklan, publikasi resep dan video di media online www.diahdidi.com

Edukasi pemakaian gula cair melalui media online
Edukasi melalui media online ini kami rasakan sangat efektif dan efisien dalam menjangkau target pasar, yaitu ibu-ibu rumah tangga sebagai pemakai produk ini secara langsung. Dan hal ini kami rasakan benar feed backnya.

Value penting dalam promosi gula cair adalah terkait dengan kemandirian gula nasional, dimana kami menginginkan masyarakat Indonesia mulai mencintai produk gula cair yang relatif lebih sehat dan tidak perlu membayar proses kristalisasi gula yang tidak perlu.

Saat produk gula cair telah masuk pasar modern Carrefour dan beberapa pasar tradisional, dan besar harapan kami di tahun 2017 ini produk gula cair merk GALANAS bisa tembus ke pasar modern yang lain.


Gula Cair GULANAS dalam sebuah pameran produk.
Upaya mengikuti pameran kuliner juga dilakukan untuk mendekatkan dengan para pengguna produk. Dimana para pelaku usaha kuliner bisa berinteraksi langsung dengan dealer GULANAS di pameran.

Satu hal lain yang membanggakan kami adalah pencapaian peringkat runner up dalam UKM Pangan Award Nasional 2016 lalu oleh GULANAS, yang sebelumnya belum pernah mengikuti lomba apapun. Gelaran prestasi yang dilakukan oleh KEMENDAG ini memberikan bukti bahwa produk ini memang telah layak dipertimbangkan oleh masyarakat Indonesia.

GULANAS, paling kiri, menerima penghargaan UKM Pangan Award 2016.
Di tahun 2017 ini GULANAS akan terus berinovasi untuk menciptakan gula cair yang aman untuk penderita diabetis dengan nama GULABET. Meskipun masih skala UMKM, tetapi cita-cita besarnya perlu mendapatkan dukungan dari semua pihak, terutama pemerintah Indonesia yang harus mengawal GULANAS dalam membangun kemandirian gula nasional.



Kamis, 23 Februari 2017

Berita Dari Colombo : Presiden Sri Lanka Pastikan Kehadiran di KTT IORA

Wamenlu Dr AM Fachir diterima Presiden Sri Lanka Yang Mulia Maithripala Sirisena
Colombo, 23 Februari 2017 – Presiden Sri Lanka, Yang Mulia Maithripala Sirisena pastikan kehadirannya pada Indian Ocean Rim Association (IORA) Leaders’ Summit (KTT IORA), dan menyambut baik undangan untuk melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia, tanggal 7-8 Maret mendatang di Jakarta. Kepastian tersebut disampaikan dalam kunjungan kehormatan Wakil Menteri Luar Negeri, Dr. A.M. Fachir kepada Presiden Sri Lanka di Kolombo, saat menyampaikan undangan Presiden RI untuk menghadiri KTT IORA dan undangan kunjungan kenegaraan ke Indonesia.

KTT IORA akan mengesahkan dan menandatangani IORA Concord sebagai bentuk komitmen politis para Kepala Negara/Pemerintah negara anggota IORA dalam mendorong penguatan regionalisme di kawasan Samudra Hindia. KTT IORA di Jakarta akan menjadi tonggak sejarah sebagai pertemuan Kepala Negara/Pemerintahan yang pertama. KTT IORA diharapkan akan dihadiri oleh Para Kepala Negara/Pemerintahan Negara anggota IORA dan para Menteri Luar Negeri serta diikuti sejumlah organisasi internasional dan Negara tamu.

Kunjungan Presiden Sri Lanka bulan depan merupakan momen bersejarah, mengingat kunjungan terakhir Perdana Menteri Sri Lanka adalah pada tahun 1976. Hubungan bilateral kedua negara yang selama ini telah terjalin akan dipertajam melalui peningkatan kerja sama di bidang usaha kecil dan menengah, perikanan dan pendidikan tinggi. 

Wamenlu bertemu dengan 15 pengusaha di Sri Lanka
Di sela-sela kunjungan kehormatan, Wamenlu juga melakukan pertemuan dengan 15 pebisnis di Sri Lanka yang bergerak di bidang furnitur, farmasi, bahan makanan dan kertas. Wamenlu mengundang pebisnis Sri Lanka untuk turut berpartisipasi pada IORA Business Summit, tanggal 6 Maret 2017 di Jakarta sekaligus menjadi bagian dari kunjungan kenegaraan Presiden Sri Lanka ke Indonesia.

Memulai Kreativitas Dari Hal Kecil

Memulai Kreativitas Dari Hal Kecil
Sampai hari ini kami masih menyakini bahwa kreativitaslah yang akan membawa pelaku usaha keluar dari persaingan yang ketat, terutama pelaku usaha di bidang art & handicraft. Semua hal ini berdasarkan dari apa yang kami lihat dan temui di lapangan selama ini.

Kreativitas dalam memenuhi kebutuhan pelanggan merupakan hal yang perlu dicermati oleh para pelaku usaha. Ketika harusnya mereka hanya berpikir bahwa mereka akan memasok produk melalui bagian pengadaan atau purchasing, mereka ternyata melihat bahwa bagian marketing (promosi) juga merupakan pasar yang perlu digarap karena pasarnya bisa jadi lebih luas daripada kebutuhan rutin di bagian pengadaan.

Bagian promosi juga memiliki anggaran untuk belanja produk-produk promosi, atau disebut dengan gift dan merchandise yang bentuknya bisa bermacam-macam sesuai dengan kebutuhan bisnis mereka.

Brand icon merupakan salah satu yang bisa dibidik oleh para pelaku usaha, sebagaimana yang dilakukan oleh Nuanza Porcelen yang mengincar pasar dalam negeri khusus untuk kebutuhan promosi. Banyak produk mereka yang "sangat berkelas" sudah mulai dipesan berbagai brand besar untuk menjadi icon dari brand mereka. Produk-produk kecil ini dibutuhkan cukup banyak dengan tujuan memberikan impresi kepada pelanggannya.
 

Miniatur Mesin ATM yang dibuat sebagai DESK DECORATION
 
Produk Bola Golf, Belum Finish.
Di pasar ini, Nuanza Porcelen melihat begitu banyak peluang pasarnya apalagi didukung kemampuan produksinya yang melebihi rata-rata produsen yang ada. Bahkan boleh dikatakan masih sulit mencari pesaing untuk kualitas produksinya.


Kualitas dan kemampuan produk dalam memuaskan kebutuhan pelanggan akan menjadi daya saing yang dibutuhkan oleh perusahaan. Banyak produk baru muncul karena kebutuhan pelanggan dan kemampuan kreativitas mereka.

Kemampuan membuat icon brand-brand besar merupakan kemampuan mendasar bagi mereka untuk tetap eksis dalam bisnis keramik di Indonesia, yang boleh dikatakan banyak yang sudah "runtuh", sementara Nuanza Porcelen tetap eksis dengan produk-produknya yang inovatitf. Kami merasa bahwa optimisme mereka bahwa pasar keramik sebenarnya sangat terbuka luas dan bisa masuk ke dalam segala aspek kehidupan. Mulai dari bidang arsitek dengan produk tile dan mosaicnya, kitchenware dengan produk table warenya, produk teknis seperti isolator keramik dan produk figurine, bahka saat ini mereka telah mengembangkan produk fashion accessories.

Banyak yang harus dipelajari UMKM lain dari Nuanza Porcelen dalam membangun namanya melalui kreativitas dan inovasi, bahwa yang membuat mereka besar bukanlah ukuran pabriknya melainkan karya-karya produknya yang berkelas global.

   


 

Rabu, 22 Februari 2017

Memahami UKM Go Ekspor Dengan Sederhana

Image result for export activities at airport
UKM Go Ekspor


Istilah UKM Go Ekspor awal kali kami dengan saat kami mengikuti sebuah seminar di Bank Indonesia, dan sejak itu saya mulai pertanyakan kepada beberapa ahli pembinaan UMKM dari instansi terkait bagaimana detail praktis pelaksanaannya. Dan, kebanyakan jawabannya masih berkisar dari bagaimana memberikan pelatihan prosedur dan persyaratan ekspor serta pelatihan marketing ekspor.

Sebenarnya bukan jawaban ini bukan yang kami harapkan sebagai pelaksana di lapangan, kami ingin jawaban yang sekaligus action praktis di lapangan. Bagaimanapun juga, sebagai mitra pembangunan strategis bagi pemerintah, Kadin Jawa Tengah harus mendukung program UMKM Go Ekspor. Ketua Umum Kadin Jawa Tengah, yang lebih memilih cara praktis dalam mewujudkan UMKM Go Ekspor telah memiliki ide cemerlang dengan eCommercenya yang meskipun butuh waktu meng-godog-nya yang cukup lama, tetapi sebenarnya inilah yang dibutuhkan dalam menyikapi program UKM Go Ekspor tersebut.

Dari konsep ide eCommerce ini, bersama ini kami ingin sedikit share kepada teman-teman UKM bahwa sebenarnya ekspor bukanlah hal yang sulit dilakukan jika kita mampu mencermati kondisi demi kondisi yang ada, yaitu:

1. Memahami kata ekspor
 
Ekspor adalah pengiriman barang keluar dari wilayah kepabeanan Indonesia. Perdagangan ekspor adalah Ekspor adalah penjualan barang ke luar negeri dengan menggunakan sistem pembayaran, kualitas, kuantitas dan syarat penjualan lainnya yang telah disetujui oleh pihak eksportir dan importir.

Dalam pemahaman ini tidak disebutkan berapa minimal jumlah yang harus dikirim untuk masuk dalam kategori ekspor. Seringkali UKM yang menjadi audience dalam seminar yang diadakan oleh pemerintah berasumsi bahwa untuk ekspor kuantitasnya adalah untuk 1 container, meskipun cuma 1 x 20' CTR. Tetapi inilah yang masih menjadi persepsi dari UKM, sehingga belum apa-apa mereka sudah merasa bahwa "ekspor" itu akan menjadi masalah bagi mereka, terutama dalam kapasitas produksi dan pembiayaan.

Seharusnya penekanan kepada UKM cukuplah masalah desain dan kualitas produk untuk saat ini, jika mau ditambahkan adalah desain dan kualtas kemasan. Untuk kuantitas ekspor pun cukup bisa mulai dari 10 kg saja. Dengan kondisi ini, maka bayangan UKM terhadap ekspor tidaklah terlalu berat, mereka bisa mulai belajar praktek ekspor dari kuantitas kecil.


2. Memahami permasalahan prosedur dan pengiriman ekspor

Jangankan UKM, bahkan perusahaan skala besar pun masih sering terkendala dengan prosedur dan pengiriman ekspor. Permasalahannya adalah dalam hal logistik dan distribusi.

Jika memang permasalahannya di bidang logistik maka hal praktis yang telah kami lakukan adalah menunjuk perusahaan logistik yang "bersedia" membantu pengurusan hal-hal tersulit dalam prosedur dan pengiriman ekspor, yaitu dokumen ekspor, bagi UKM. Dalam hal ini kami bekerjasama dengan PT Pos Indonesia dengan produk Pos Ekspor dan sekarang telah muncul lagi Pos Logistik yang mampu menangani cargo yang lebih besar.

Dengan cara seperti ini kami ingin memudahkan UKM untuk ekspor dengan cuma mengisi 1 lembar formulir untuk pengiriman 10 - 300 kg, tentunya dengan harga yang lebih bersaing dengan tujuan negara yang banyak.

Daripada memberikan pelatihan ekspor kepada UKM maka bagi kami, saat ini, akan lebih mudah meminta rekan-rekan dari ekspor logistik untuk membuat paket pengiriman ekspor logistik bagi UKM. Quick Win ! Inlah yang ingin kami capai.


3. Memahami permasalahan prosedur dan pengiriman ekspor

Lagi, UKM dibuat "berkhayal" dengan pasar ekspor ketika mereka selalu dipahamkan bahwa pasar ekspor itu adalah "orang asing". Mereka akan jadi semakin "jauh" dari keinginan ekspor manakala bahasa Inggris pun mereka tidak paham.

Beberapa kali dalam pelatihan pemasaran ekspor yang kami lakukan adalah memahamkan para pelaku UKM bahwa teman dan keluarga kita yang bekerja di luar negeri itu memiliki kebutuhan dan mereka butuh produk dari Indonesia. Ketika mereka sendiri, mungkin belanja import dari Indonesia akan berat, tetapi ketika yang berbelanja import ini adalah komunitas atau kelompok maka realisasi belanja import akan lebih memungkinkan.

Import di Eropa dan Timur Tengah bisa ditangani oleh toko-toko yang milik orang Indonesia yang tinggal di sana, karena mereka biasanya memiliki ijin import.

Nah, tugas semua KBRI adalah memberikan pelatihan import bagi para warga negara RI yang ada di negara tugasnya.

4. eCommerce

Sebagaimana perkembangan teknologi saat ini, maka eCommerce yang bisa menjangkau 3 hal di atas adalah solusi total dari semua permasalahan UKM Go Ekspor. Dan Kadin Jawa Tengah saat ini sedang memperjuangkan GetAsean.Com sebagai solusi UKM Go Ekspor.

Semoga pihak pemerintah dan Bank Indonesia sebagai pencetus UKM Go Ekspor bisa memberikan dukungan penuh terhadap GetAsean.Com, karena kami butuh dukungan itu dari pemerintah.


Demikian apa yang bisa kami share kepada teman-teman UKM dan juga pemerintah terhadap upaya UKM Go Ekspor. Sukses !





 


Selasa, 21 Februari 2017

Perencanaan Pemasaran Bagi Usaha Kecil

Related image
Perencanaan Pemasaran Bagi Usaha Kecil

Tugas dari Kamar Dagang dan Industri Jawa Tengah hari ini adalah memberikan pembekalan kepada para pegawai negeri yang masuk masa persiapan pensiun atas dasar undangan dari BKD Propinsi Jawa Tengah. Materi yang diinginkan adalah perihal pemasaran dan pemanfaatan IT untuk pemasaran karena sebagian dari peserta sudah ada yang memiliki usaha.

Kegiatan yang berlangsung di UMKM Center Jawa Tengah Lantai 3 ini merupakan rangkaian program dari BKD Jawa Tengah dalam membekali pegawai masa peersiapan pensiun dengan training kewirausahaan.

Perenanaan Pemasaran Sederhana Bagi Usaha Kecil

Dengan telah memiliki produk, maka pelaku usaha perlu untuk membuat rencana pemasaran. Tetapi sebelum itu, kami memberikan pemahaman kepada para peserta definisi dari MARKETING (pemasaran) dan perbedaan antara MARKETING (pemasaran) dengan SALES (penjualan) yang seringkali campur aduk pengertiannya di kalangan pelaku usaha UMKM.

Bahwa masaran tidak sekedar menjual produk bahkan bukan pula sekedar bisa secepatnya bisa "membuang" produk yang telah dihasilkan, melainkan sebuah rangkain fungsi dan proses mengenali pelanggan dan kebutuhannya serta mengelolanya agar kepuasan pelanggan tercapai.

Dalam pelatihan perencanaan pemasaran ini kami juga menekankan pentingnya memahami permasalahan yang dihadapi pelanggan, misalnya: lakunya mie instan bukan karena pelanggan menginginkan produk mie instan, melainkan pelanggan ingin suatu produk yang bisa cepat saji dan murah. Cepat saji dibutuhkan saat ini karena "waktu" menjadi semakin mahal dari waktu ke waktu.

Pemahaman permasalahan yang dihadapi oleh pelanggan memberikan peluang solusi yang kita berikan kepada pelanggan adalah solusi yang tepat dan menjadikan produk kita terserap dengan penuh kesadaran oleh pelanggan.


Image result for 4Ps Steps in Marketing
Bauran Pemasran 4P

Memahami pemasaran secara menyeluruh bagi UMKM jelas bukan tahap yang tepat, kita mesti memahamkan hal-hal pokok dan mendasar saja sebegai pengenalan mereka terhadap pemasaran. Seperti bagaimana mengenalkan mereka terhadap bauran pemasaran 4P sebagai suatu tahapan yang secara urut yang harus mereka lakukan dalam mengelola usahanya.

Tahapan dan apa yang harus mereka pelajari di dalamnya adalah sebagai berikut:

1. PRODUCT (Produk)

Pada tahapan ini, pelaku UMKM harus benar-benar memiliki pemahaman yang jelas dan pasti mengenai produk dan produksinya, seperti:
  • Kualitas Produk; yang akan terkait dengan kualitas bahan baku dan proses produksinya. Pembelajaran terhadap teknologi produksi sudah menjadi kewajiban bagi pelaku UMKM dalam memberi jaminan kualitas kepada konsumen. Standard kualitas merupakan tolok ukur yang harus mereka pahami dalam berproduksi.
  • Variasi Produk; Variasi produk adalah sebuah strength point dari produsen dalam memenuhi kebutuhan konsumen yang bervariasi. Usaha skala UMKM dikenal dengan fleksibilitas produksinya, sehingga variasi produk sebenarnya bisa menjadi kekuatan mereka dalam bersaing dengan industri besar, terutama variasi dengan minimum order yang kecil.
  • Feature & Benefit; fitur dan manfaat dari produk merupakan "inti" dari kebutuhan konsumen yang harus bisa diperjelas dan diperkaya oleh pelaku usaha UMKM dalam memenuhi kebutuhan konsumen.
  • Brand Name; adalah sebuah citra produk dan usaha yang harus dipersiapkan sejak awal. Unik dan global merupakan kata kunci dalam kesuksesan suatu produk.
  • Desain Produk, untuk mencapai nilai differensiasi yang tinggi, desain produk merupakan salah satu hal yang harus diperhatikan. Memiliki desain yang unik dan out of the box merupakan wujud kreativitas yang harus terus dieksplorasi oleh para pelaku UMKM.
  • Kemasan; Kemasaran yang menarik dan informatif merupakan upaya produsen dalam memasarkan produk di pintu awal. Kemasan harus didesain sedemikian rupa sehingga produk ini bisa "menjual diri" tanpa harus ada penjelasan dari penjual.
2. PRICE (Harga)
Setelah tahapan produk, UMKM akan belajar bagaimana membuat strategi harga yaitu mulai dari belajar menghitung HPP (Harga Pokok Produksi) dan selanjutnya:
  • Membuat Pricing Strategy (Strategi Harga); Hal ini diperlukan dalam menyikapi target pasar dan persaingan yang dihadapi.
  • Retail/List Price (Harga Retail / Daftar Harga); Di sini banyak pelaku UMKM terjebak dengan keinginan menjual jangka pendek tapi berpikir efek jangka panjang. Perhitungan harga jual yang mereka lakukan masih tanpa mempertimbangkan kehadiran reseller/agen dan distributor sehingga harga mereka kepada resseler dan distributor disamakan dengan harga retail. Hal ini sangat penting dan paling banyak terjadi di kalangan UMKM terutama skala mikro dan kecil, sehingga pemasaran produk mereka tidak berkembang.
  • Discount; Selain margin untuk resseler dan distributor maka hal lain yang perlu dipertimbangkan adalah margin untuk "negosiasi" atau bisa dikatakan margin discount. Discount merupakan hal penting yang perlu dipersiapkan oleh UMKM dalam menambah daya tarik transaksi dengan mereka.
  • Term of Payment;  Masih banyak UMKM yang belum bisa berhitung dengan dengan pembayaran tempo. Pemahaman berbagai macam term of payment diperlukan oleh UMKM dalam melakukan negosiasi dan menjaga cash flos usahanya.
3. PLACE (Distribusi)

  • Distribution Channel (Kanal Distribusi); Pemilihan kanal distribusi untuk pemasaran produk merupakan kunci sukses produk tersebut sampai kepada konsumen. Keberhasilan produk di pasaran sangat ditentukan oleh kemampuan disribusinya.
  • Location (Lokasi); Pemilihan lokasi pemasaran terkait dengan persaingan usaha sangat menentukan perkembangan penjualan produk.
  • Inventory (Inventaris); Distribusi tidak terlepas dari sistem inventarisasi yang baik dan benar sehingga, inventaris bisa mudah terlacak.
  • Logistics (Logistik); Adalah terkait dengan mobiltias produk dan penyimpanannya.

4. PROMOTION (Promosi)

Untuk membantu awareness prodk kita di pasar, maka  upaya promosi perlu dilakukan. Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam promosi:
  • Sales Promotion (Promosi Penjualan); Adalah promosi yang terkait dalam penjualan langung.
  • Advertising (Periklanan); Merupakan upaya menyampaikan (komunikasi) pesan atas produk kepada pasar melalui media.
  • Direct/Personal Selling; Penjualan langsung.
  • Campaign (Kampanye); Kampanye produk bisa dilakukan melalui release media, iklan, event dan juga komunitas.
  • Public Relation
Ke-4 tahapan di atas perlu dipahami oleh UMKM dalam mempersiapkan perencaanaan pemasarannya. Karena justru "isi" dari rencana marketing justru lebih banyak dicakup dalam 4 tahap tersebut.

Semoga sharing saya ini bermanfaat.
 

Senin, 20 Februari 2017

Digital Marketing Overview

Image result for Digital Marketing Overview
Digital Marketing

Sudah lama tidak sharing materi pelatihan, jadi pada hari ini ingin sekali berbagi apa yang saya dapat kepada teman-teman UMKM. Awalnya ragu-ragu, apakah materi ini "cukup" berat bagi teman-teman UMKM atau "biasa" saja, karena ada sebagian yang merasa materi ini butuh energi ekstra untuk mencerna karena istilah-istilahnya memang masih baru bagi UMKM.

Tetapi semangat berbagi saya kepada UMKM tidak bisa terbendung dengan keragu-raguan di atas, apapun hasilnya nanti kita lihat reaksinya.

Bagi UMKM, belajar pemasaran saja sudah bikin pusing apalagi harus belajar digital marketing, meskipun sebenarnya tanpa sadar mereka telah memainkan gadget mereka untuk berjualan seara online. Tapi mereka sendiri tidak menyadari apa yang sedang mereka lakukan saat ini.

Mereka telah melakukan digital marketing secara praktis, meskipun mereka tidak tahu ilmunya. Oleh sebab itu saya merasa "berutang" jika tidak berbagi materi di bawah ini:

 
































Semoga sharing ini bermanfaat bagi teman-teman UMKM yang ingin upgrade pengetahuannya. Sukses !

Minggu, 19 Februari 2017

Berita Dari Den Haag : Peresmian Ikatan Keluarga Pondok Modern Gontor Cabang Eropa



Peresmian Ikatan Keluarga Pondok Modern Gontor Cabang Eropa
Sekitar 100 undangan telah memadati Aula Nusantara KBRI Den Haag pada Minggu pagi tanggal 19 Februari 2017. Mereka hadir untuk menghadiri peresmian pendirian Pondok Modern Darussalam Gontor Cabang Eropa. Peresmian ini ditandai dengan pelantikan Pengurus Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Gontor Cabang Eropa periode 2017-2019 yang berjumlah 16 orang.



Dalam acara dimaksud hadir Duta Besar RI untuk Kerajaan Belanda I Gusti Agung Wesaka Puja, Duta Besar RI untuk Azerbaijan Husnan Bey Fananie, Ketua IKPM Gontor Ponorogo KH Hasan Abdullah Sahal, para anggota IKPM Eropa, tamu undangan dan masyarakat Muslim Indonesia di Belanda dan negara-negara Eropa sekitarnya.

Acara peresmian ini dimeriahkan dengan Grup Qasidah PCI NU Belanda. Selain itu juga ada pembacaan ayat suci Al Quran dari Ustad Mizar Ahmad, ceramah dan doa.

Duta Besar I Gusti Agung Wesaka Puja dan Duta Besar Husnan Bey Fananie juga memberikan kata sambutan dalam acara dimaksud yang intinya menyampaikan kesuksesan kepada IKPM Gontor cabang Eropa dalam menjalankan tugas dan misinya di Eropa. Diharapkan IKPM Gontor Cabang Eropa dapat memperlihatkan kemajemukan dan kerukunan umat beragama di Indonesia kepada masyarakat Eropa.

Acara ini ditutup dengan makan siang dan ramah tamah seluruh undangan yang hadir.