Laman

  • Home

Rumah UMKM adalah sebuah gerakan moral pemerhati UMKM di Indonesia untuk memberikan wadah kepada UMKM agar mendapatkan informasi, edukasi, fasilitasi dan solusi atas permasalahan yang mereka hadapi. Semangat untuk mandiri dan berdaya saing global akan terus kami gelorakan kepada UMKM Indonesia.

Donasi kepada Rumah UMKM melalui transfer ke Bank Mandiri No Rek 136-00-0401108-3 (Marjoko, ST, MM)

Rabu, 18 April 2018

Selling Ambassador? Opo Kuwi?

Sebuah tantangan bagi pendamping UMKM, menjadi selling ambassador.
Semakin lama UKMM pasti semakin kreatif, semakin pintar. Mereka tidak hanya ingin mendapatkan ilmu marketing dari pelatihan yang diberikan kepada mereka, tetapi mereka ingin memiliki pengalaman memasarkan produk bersama kita sehingga mereka bisa merasakan bagaimana asyiknya memasarkan produk mereka kepada pembeli. UMKM semakin kritis, bahkan ada yang ekstrim bertanya:"Pak, apakah Bapak bisa marketing praktis?"

Untung saja saya berangkat dari bidang marketing, mulai dari salesman yang pernah merasakan jualan door-to-door yang sering sekali mendapatkan penolakan dari prospek customer sampai dengan menjadi seorang bisnis development. Sebuah perjalanan panjang yang banyak mengajarkan kegagalan satu dan kegagalan lainnya, yang harus kita pahami dimana gagalnya. Dengan belajar memahami sebuah kegagaln dan menemukan perbaikannya maka tanpa terasa kita telah melakukan sebuah progress.

Menjadi Selling Ambassador Produk UMKM.

Sejak awal Rumah UMKM memposisikan diri sebagai mitra pembinaan pemasaran dan promosi bagi UMKM. Positioning kami adalah mitra promosi dan pemasaran bagi UMKM di Jawa Tengah. Apa yang kami lakukan secara rutin adalah mempromosikan produk UMKM yang telah terseleksi dalam perjalanan panjang kami dalam membina UMKM di Jawa Tengah.

Dalam pembinaan UMKM, bukankah seringkali kita ditanya mengenai bukti berapa UMKM yang sudah berhasil kita bina? Dan pertanyaan ini seringkali sulit terjawab oleh teman-teman pendamping UMKM. Dan hal ini yang selalu kami jaga agar kami selalu bisa menjawabnya.

Apa jawabannya? Membangun keterlibatan dan kepioniran. Bahwa kita harus terlibat aktif dalam memberikan contoh praktis kepada UMKM dalam melakukan pemasaran dan promosi. Alasan inilah yang membawa kami menjadi seorang duta penjualan (Selling Agency) bagi UMKM-UMKM yang sudah kami seleksi dengan ketat.

Para binaan ingin ikut merasakan melakukan promosi dan pemasaran bersama kami, agar mereka bisa lebih memahami esensi dari pemasaran dan promosi yang mereka lakukan, bagaimana membuat stragegi dan pelaksanaan pemasaran. Repotnya lagi, dalam benak mekeka, keinginan melakukan pemasaran yang sukses dengan cara instan. 

Pemasaran di atas kertas dan dalam praktek pastilah sangat berbeda, dan inilah kesempatan kita untuk mengeahuinya. Apa salahnya kita menguji teori-teori kita dengan memasarkan produk-produk UMKM secara langsung. Bagaimana melakukan STP (Segmentation, Targeting and Positioning) yang benar di lapangan, bagaimana membangun strategi produk, harga, distribusi (pemasaran) dan promosi. Semua akan menjadi sebuah pengalaman yang nyata bagi kita sendiri maupun bagi pelaku UMKM yang kita dampingi.

Ingat, beda target pasar beda strategi pemasarannya dan beda produk pasti akan beda cara memasarkannya. Sungguh sebuah variasi pengalaman yang luar biasa yang bisa mengajarkan banyak pemahaman tentang marketing kepada kita, pendamping UMKM itu sendiri.

Satu lagi, kesempatan ini merupakan kesempatan untuk berinteraksi secara komersial dengan para pelaku UMKM dan menjadi kesempatan kami untuk membangun income generating dari kegiatan ini. Win-win solution, mungkin itu istilah yang tepat. Menjadi selling ambassador atau duta pemasaran produk UMKM merupakan salah satu kesempatan bagi para relawan pembinaan UMKM untuk membangun bisnisnya secara profesional agar kegiatan pembinaan UMKM yang mereka lakukan bisa terus berkesinambungan dan saling memberikan keuntungan kepada kedua belah pihak, UMKM dan pendampingnya.

Tidak hanya UMKM saja yang harus berkembang, para pendamping UMKM juga harus tumbuh dan berkembang. Tidak hanya UMKM saja yang harus belajar, namun pembina UMKM pun juga harus demikian.



 





 


Selasa, 17 April 2018

Ngobrol UMKM Bersama Cak Samsul Hadi

Bersama Cak Samsul Hadi di Strada Cafe.
Jika bicara UMKM di Indonesia, apalagi jika ngomong PLUT, nama Cak Samsul Hadi pasti tidak akan pernah luput. Bersama LUNAS, Kementrian Koperasi dan UKM terus mengembangkan PLUT di Indonesia. Jadi, tidak perlu ditanya seberapa inginnya saya ketemu dengan beliau. 

Senin pagi ini, tiba-tiba Cak Samsul kontak saya dan mengatakan hari ini ada di Semarang dan selanjutnya besok Rabu akan berada di Kabupaten Kendal untuk membuka PLUT Kendal. Sudah pasti, kami harus ketemu dan ngobrol dan akhirnya kami berhasil ketemu di Strada Cafe langganan saya di Jl Sultan Agung Semarang.

Mulai dari obrolan kendala-kendala pembinaan UMKM yang sama-sama kami hadapi, obrolan UMKM naik kelas, UKM Go Ekspor sampai dengan bagaimana kami harus bisa berkolaborasi di masa mendatang.

UMKM Naik Kelas Dengan Cara Go Ekspor.

Memberikan impian kepada UMKM jangan setengah-setengah, sekalian buat target yang lebih jauh agar teman-teman UMKM "terpaksa" harus berlari cepat. Sudah jelas, jika tanya pengalaman dalam pembinaan UMKM pastilah Cak Samsul Hadi jauh berkecimpung sebelum saya, karena saya sendiri sebenarnya masih terbilang baru di dunia pembinaan UMKM ini. Apa yang selama ini dihadapi Cak Samsul Hadi pun ternyata tidak jauh berbeda dengan apa yang saya hadapi.

Menyangkut UMKM naik kelas pastilah bukan sebuah pekerjaan yang mudah, apalagi UKM Go Ekspor. Tetapi jika dicermati, kedua program ini tidak perlu dipisah-pisah karena bisa menjadi satu rangkaian yang terpadu. Justru dengan Go Ekspor, maka target UMKM naik kelas dengan sendirinya sudah terpenuhi.

Menyatukan visi dan pemahaman, inilah yang saya lakukan dengan seorang senior seperti Cak Samsul Hadi ini. Kapan lagi? Mumpung beliau singgah di Semarang.

Pengukuran Psikologi Kewirausahaan.

Bangga juga ketika Cak Samsul tertarik dengan produk test psikologi yang kami miliki dalam mengukur potensi, karakter dan minat seseorang terhadap entrepreneuship, apalagi program yang telah kami garap selama setahun ini sudah bisa dilakukan secara online. Kami sepakat bahwa "We can not manage anything if we can not measure it." dan inilah yang akan mendasari kita dalam mendampingi UMKM yang akan kita bina.

Butuh data mengenai potensi, minat dan karakter individu (SDM) sebelum kita menentukan strategi pendampingan kepada para pelaku UMKM. Dan data tersebut dapat diukur secara obyektif dengan test EQUITY yang telah kami miliki. Produk ini bisa diakses secara online, dan bisa kami kerjasamakan dengan pihak-pihak yang mengembangkan kewirausahaan.

Pelatihan Kreativitas dengan Experimental Training (Dengan Media Magic).

Kendala utama dalam entrepreneurship adalah tingkat kreativitas SDM yang masih rendah, dan kesempatan ini saya manfaatkan untuk menyampaikan kepada Cak Samsul Hadi bahwa kami memiliki konsep pelatihan kreativitas dengan tajuk Experimental Training yang melibatkan teknik-teknik magic. Bukan magic-nya yang penting tetapi proses memahami kreativitas dan menjadi kreatif-lah yang paling penting.

Mengajak peserta pelatihan melakukan magic tanpa mereka sadari, dan selanjutnya melakukan flash back adalah sebuah metode untuk me-reload memori baru setelah kita reset dengan cara membuat peserta menjadi takjud dengan apa yang mereka impikan. 

Sebuah konsep pelatihan baru yang sedang kami kembangkan, yang nantinya akan kami terapkan untuk membuat Indonesia Kreatif dengan konsep "mengalami" proses kreatif itu sendiri. Bukankah menjadi seorang magician bukan hal yang mudah, namun apa yang terjadi ketika ternyata mereka bisa melakukan magic tanpa mereka sadari dan selanjutnya mereka melakukan flash back memori untuk mulai mengingat apa yang sebenarnya telah mereka lakukan. Membangun kreativitas harus dengan cara yang kreatif.

Akan selalu menarik jika kita bertemu dengan orang yang lebih senior dan berpengalaman dengan kita, kita bisa belajar dan meminta saran sekaligus bisa mendiskusikan pemikiran-pemikiran kita di masa mendatang. UMKM harus kreatif!






Senin, 16 April 2018

Apakah Kita Sudah Perlu Seorang Manajer Social Media Untuk Bisnis Kita?

Social media penting untuk membuat bisnis kita tetap terkoneksi.
Hanya sedikit orang yang menyangkal manfaat yang dapat diberikan oleh media sosial kepada bisnis mereka akhir-akhir ini sehingga semakin banyak pemilik bisnis yang datang ke ide tersebut. Hal inilah yang menyebabkan Manajer Komunitas (adalah istilah industri untuk manajer media sosial) menjadi banyak diminati.

Mes
kipun begitu masih banyak muncul kebingungan di antara para pemilik bisnis, terutama bisnis skala kecil dan menengah, apakah mereka akan melakukan outsource pengelolaan socail media atau bahkan melakukan pengelolaan social media mereka sendiri dengan merekrut seorang manajer komunitas. Berikut ini adalah pertimbangan-pertimbangan yang masuk akal untuk hal-hal tersebut:

Mengapa Anda Mungkin Tidak Membutuhkan Manajer Komunitas?

Dalam banyak kasus, tidak masuk akal bagi pemilik usaha kecil untuk menyewa komunitas di sini. Inilah alasannya:

1. Tidak Ada yang Tahu Bisnis Anda Sama baiknya dengan Anda.Ini adalah realitas yang tak terbantahkan. Bukan hanya Anda mengkhususkan diri dalam industri atau niche Anda, tetapi Anda juga mengkhususkan pada hal-hal yang membuat bisnis Anda unik.Kebanyakan manajer komunitas profesional adalah generalis yang mengelola komunitas untuk berbagai bisnis. Mungkin sulit untuk menemukan seseorang yang tahu tentang bidang usaha Anda seperti Anda. Selain itu, ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk mendapatkan manajer komunitas baru untuk mempercepat apa yang sebenarnya menjadi tujuan perusahaan Anda.Tidak peduli seberapa pintar dan siapnya mereka, manajer komunitas yang dialihdayakan tidak akan dapat menggantikan Anda.

2. Anda Sudah Terintegrasi Dengan Bisnis AndaBanyak konten sosial yang bagus berasal dari operasi bisnis Anda sehari-hari. Apakah Anda mendapat ada mendapatkan pesanan besar dari setiap hadirnya produk baru? Apakah restoran Anda menawarkan hal yang spesial yang berbeda setiap hari? Manajer komunitas yang di-outsource tidak akan berada di lokasi untuk mengambil foto dan membagikannya dengan komunitas Anda. 

Bagaimana jika Anda memiliki salon dan Anda ingin mendorong bisnis selama periode tertentu yang lebih cepat? Satu-satunya cara untuk memanfaatkan peluang itu adalah jika manajer komunitas Anda di sana, bukan di luar bisnis Anda.

3. Orang-Orang Mengharapkan Anda Dapat Diakses Melalui Media SosialBanyak orang tidak menyadari bahwa ketika pelanggan menjangkau bisnis online — terutama bisnis tempat mereka pernah bertemu dengan pemilik di masa lalu — mereka berharap dapat berkomunikasi dengan pemilik. Pemasar tahu bahwa itu tidak sering terjadi, tetapi teman, keluarga, dan klien reguler Anda percaya bahwa Anda adalah orang di ujung lain dari smartphone mereka. Jika manajer komunitas Anda tidak menyadari hubungan yang ada, interaksi online dapat masuk ke wilayah canggung dengan sangat cepat.

4. Anda Dapat Mempelajari Banyak Tentang Bisnis Anda Dari Komunitas Online AndaJika Anda ingin memengaruhi langsung pelanggan Anda atau mendapatkan umpan balik yang solid dan ide bisnis baru, tidak perlu mencari lagi. Ini adalah salah satu bagian paling berharga dari media sosial dan kesempatan ini terlalu bagus untuk diberikan kepada orang luar! Pelanggan Anda akan memberi tahu Anda apa yang mereka sukai, dan mereka terutama akan memberi tahu Anda apa yang mereka benci. Media sosial adalah cara sederhana untuk mendapatkan pemberitahuan tentang masalah serius (termasuk staf yang bermasalah), menjawab pertanyaan atau kekhawatiran umum, dan tentu saja, belajar mengapa pelanggan memilih Anda dalam persaingan bisnis ini.

Masih Berpikir Butuh Manajer Komunitas?Terlepas dari nilai dan manfaat yang jelas dalam melakukan media sosial Anda sendiri, banyak orang masih percaya bahwa mereka perlu mempekerjakan orang lain. Kecuali Anda menjalankan bisnis berbasis web, atau Anda cukup besar untuk mempekerjakan seseorang sepenuh waktu, saya tidak merekomendasikannya.Hanya ada dua alasan mengapa pemilik bisnis mengatakan mereka membutuhkan bantuan media sosial.
  1.     Mereka tidak punya waktu.
  2.     Mereka tidak tahu harus berbuat apa.
Kedua keberatan ini dapat diatasi. Yang perlu Anda lakukan hanyalah menyederhanakannya. Dan ini kondisi ini adalah kondisi dimana Anda mungkin ingin sedikit bantuan.Seorang ahli strategi sosial akan membantu Anda mengembangkan proses untuk menyederhanakan pemasaran media sosial Anda. Mereka bisa:
  1.     Memberikan pelatihan khusus
  2.     Tentukan di mana Anda harus menghabiskan waktu Anda
  3.     Periksa secara rutin untuk memastikan semuanya benar-benar berfungsi
  4.     Membangun kalender konten sehingga Anda memiliki rencana aksi
  5.     Membuat Anda tetap up-to-date pada lanskap yang terus berubah
Demikian apa yang bisa kami bagikan kepada teman-teman UMKM semau, bahwa mereka belum membutuhkan manajer komunitas, yang mereka butuhkan adalah bahwa mereka masih mampu menangani social media mereka sendiri dengan alasan-alasan tersebut di atas hanya saja mereka perlu mendapatkan pelatihan yang memadari dalam menyederhanakan pengelolaan social media mereka dan membuat konten-konten dari bisnis mereka sendiri. Tidak ada yang lebih paham bisnis mereka dibandingkan mereka sendiri.
Ketika di jaman digital ini dikenal bahwa strategi marketing yang hebat adalah "Connected" atau terkoneksi maka pelaku usaha harus tahu bahwa mereka-lah titik koneksi tersebut, dengan cara apa? Mereka-lah yang menjadi titik koneksi bukan manajer komunitas yang mereka sewa.

Sabtu, 14 April 2018

Nuanza Porcelen : "Banyak Hal Yang Bisa Digarap Dari Keramik."

Roy Wibisono - Founder Nuanza Porcelen Indonesia
Kami mengenal sosok Roy Wibisono sebagai seorang pengusaha dan sekaligus seorang peneliti yang handal. Pernyataanya bahwa semua tanah di Jawa Tengah ini bisa jadi keramik, membuat pemikiran kami yang selama ini terbelenggu oleh paradigma lama menjadi terbuka ketika Mas Roy (=begitu saya memanggilnya) mampu mempertlihatkan buktinya. Bahkan debu merapi dan lumpur lapindo pun bisa dijadikan keramik. 

Sosol seperti inilah yang dibutuhkan oleh Jawa Tengah untuk membangkitkan kembali kejayaan keramik Jawa Tengah, ketika semua sentra gerabah dan keramik mulai mendekati ajal. 

Tentunya bukan hanya kemampuannya dalam meneliti tanah yang hebat, melainkan juga kemampuan desain team Nuanza Porcelen, workmanship dan juga pengalaman Mas Roy sendiri bergelut di bisnis keramik. Semua skill telah dimiliki oleh Nuanza Porcelen, sehingga membuat kami percaya diri dengan mengatakan: "Semua bisa dibuat di sini (Nuanza Porcelen).

Ceramic Table Ware

Custom Made Table Ware
Produk table ware merupakan salah satu unggulan, dan dengan kemampuan desain serta penguasaan teknologi keramik yang selalu berkembang, Nuanza Porcelen mampu memproduksi berbagai desain keramik dengan berbagai tekstur seperti batu, granit, marmer dan bahkan tekstur kayu. Sebuah kemampuan produksi keramik yang tidak bisa dianggap mudah, dan mampu menghasilkan produk-produk table ware yang sangat berbeda.

Pasar utama dari produk table ware ini adalah resort dan hotel berbintang, baik dalam dan luar negeri. Custom made justru memberikan daya tarik tesendiri bagi resort dan hotel yang memang memiliki konsep-konsep khusus.


Figurine 

Bali Dancer, karya Nuanza Porcelen yang menjadi cindera mata kenegaraan Indonesia.
Produk figurine atau patung keramik Nuanza Porcelen sendiri sudah mendapatkan kepercayaan dari pemerintah sebagai cindera mata kenegaraan Indonesia, yang tentunya bukan tanpa alasan jika kualitas produk dari UMKM ini telah mampu disejajarkan dengan perusahan kelas dunia yang lain. 

Patung Bali Dancer atau penari Bali menjadi sangat menawan ketika berbalut lapisan emas kuning dan putih, yang membuatnya pantas disebut sebagai karya master piece dari Nuanza Porcelen. 

Pengembangan-pengembangan figurine yang lain terus dilakukan oleh Nuanza Porcelen dalam memenuhi permintaan dari pasar yang beragam. Pasar yang bisa digarap untuk produk ini adalah cindera mata untuk pemerintah, terutama negara asing. Beberapa kali Nuanza Porcelen mendapatkan kepercayaan dari negara-negara tetangga untuk memproduksi cindera mata bagi negara tersebut.

Trophy 
 
Berbagai trophy keramik produksi Nuanza Porcelen
Mungkin bisa dikatakan bahwa trophy golf keramik untuk kejuaraan nasional dan internasional adalah langganan Nuanza Porcelen. Kemampuannya dalam membuat desain dan trophy yang berkualitas sudah diakui oleh berbagai kalangan yang terkait dengan kejuaraan golf.

Pasar olah raga memang belum banyak yang digarap oleh produsen keramik, dan hal ini sudah secara jeli dibidik oleh Nuanza Porcelen sejak lama.

3D Mosaic Wall Tile

Produk arsitek & building material, 3D mosaic & wall tile.
Menyikapi perkembangan proyek properti yang saat ini terus berkembang, Nuanza Porcelen memiliki unit produksi khusus untuk 3D mosaic dan wall tile. Produk arsitek ini dikhususkan untuk proyek-proyek pembangunan gedung, interior dan eksterior, masjid, gereja, hotel, restaurant dan cafe.

Produk ini benar-benar dikerjakan secara handmade sehingga mampu menawarkan nilai seni yang tinggi. Beberapa proyek hotel di Timur Tengah telah memesan produk ini untuk kebutuhan eksterior bangunan.

Untuk proyek dalam negeri, tercatat proyek terbesar dari Nuanza Porcelen justru pada pembangunan sebuah masjid di Jakarta.

Selain dari unit-unit bisnis di atas, ternyata Nuanza Porcelen juga mengembangkan produk untuk kebutuhan teknis, yaitu insulator keramik untuk PT PLN. Dalam waktu dekat Nuanza Porcelen juga akan memanjakan pasar fashion dengan memproduksi accessories fahion dari keramik, seperti kalung, gelang dan berbagai accessories lain. Bahkan beberapa prototype produk fashion accessories-nya telah dipamerkan dalam acara fashion show di USA.

Benar juga, banyak hal yang bisa digarap dari keramik. Semoga ulasan ini bisa menginspirasi UMKM produsen keramik di Indonesia untuk kembali bangki dan tidak menyerah pada jaman. Justru sudah saatnya jaman ini adalah jaman kebangkitan keramik Indonesia.







 

RumahUMKM.Net, Edukasi Sembari Minum Kopi.

RumahUMKM.Net, Edukasi Sembari Minum Kopi.
Tanpa terasa RumahUMKM.Net, blog yang selalu mendampingi UMKM dalam mencari solusi permasalahan yang sering terjadi dalam perjalanan membangun usaha, sudah lebih dari 4 tahun. Sebuah blog yang kami coba bangun untuk mendampingi program Rumah UMKM di Kadin Jateng. Sangat sederhana, namun kami yakin bahwa beberapa yang kami sampaikan di blog kami bisa bermanfaat bagi para UMKM, baik di Jawa Tengah maupun di luar propinsi yang lain karena ternyata blog ini juga banyak dibaca oleh teman-teman UMKM di luar propinsi.

Solusi-solusi yang praktis kami coba sajikan kepada UMKM yang setia bersama kami. Mungkin cara kami dalam memandang permasalahan yang dihadapi UMKM berbeda, namun justru itulah yang menjadikan kami menjadi warna tersendiri dalam pembinaan UMKM di Indonesia ini. 

Kadang membagi waktu antara kerja kami sendiri dengan terus berbagi informasi dan edukasi UMKM sangat berat bagi kami, namun perjalanan hampir 5 tahun ini sudah membuktikan bahwa kami masih bisa melakukannya.

Roh dari RumahUMKM.Net adalah mempromosikan usaha dan produk UMKM yang memang seharusnya mendapatkan porsi perhatian dari pasar. Pengalaman kami di praktek pemasaran kami coba untuk mengembangkan produk-produk UMKM di Jawa Tengah menembus pasar yang lebih luas, bahkan pasar ekspor.

Konsultasi dan pelatihan adalah bagian awal kami dalam memahamkan apa yang harus dipersiapkan oleh UMKM menapaki jenjang yang lebih tinggi, selanjutnya promosi dan pemasaran yang kami lakukan adalah interaksi komersial yang harus dipahami oleh UMKM sebagai pengusaha yang mandiri dan profesional. Tidak mungkin kami memberikan fasilitas yang selalu gratis kepada UMKMm namum kami juga tidak akan membebani mereka dengan hal-hal yang belum mereka rasakan. Tahap setelah konsultasi dan pelatihan, yaitu tahap promosi dan pemasaran adalah tahap dimana UMKM bersedia terikat dalam komitmen komersial dengan kami. Setiap pihak harus mendapatkan benefit dalam bisnis, dan itulah yang akan kami sampaikan kepada UMKM binaan kami yang ingin melangkah ke jenjang yang lebih tinggi.

Apa Yang Telah Kami Miliki Sekarang

Rutinitas kami dalam pembinaan UMKM selama ini telah membuatkan hasil yang manis berupa data base produk unggulan dan UMKM unggulan, disamping di sisi lain kami juga telah menghimpun data buyer dari dalam dan luar negeri yang bisa dikembangkan menjadi aktivitas perdagangan. Data yang kami miliki adalah data yang telah terseleksi dan terverifikasi karena kami juga melakukan kunjungan lapangan untuk melihat dari dekat mereka berproduksi dan mereka berkembang. 

Selain jaringan supply dan pasar, kami juga terfasilitasi jaringan pembiayaan yang selama ini menjadi mitra kerja kami. UMKM adalah pasar yang potensial bagi mereka, apalagi UMKM yang telah kami upgrade jenjangnya. Mereka butuh pembiayaan untuk berkembang.

Beberapa jaringan retail modern juga sering melibatkan kami dalam sourcing produk-produk UMKM dari binaan kami, sebagaimana juga eksportir dan importir yang sudah menjadi mitra pemasaran kami.

Untuk pasar domestik, beberapa distributor nasional dan lokal juga telah merapatkan barisan kepada kami dalam sourcing produk UMKM yang berpontesi untuk dikembangkan menjadi industri. 

Beberapa investor juga telah mulai melirik keberadaan kami, ketika kami sering melakukan promosi dan pemasaran produk UMKM binaan kami. Beberapa dari investor tersebut melihat peluang bagaimana mengembangkan bisnis UMKM tersebut menjadi bisnis yang lebih besar sehingga mereka bisa terlibat di dalamnya.

Inlah yang kami miliki dan kami sangat terbuka untuk bekerjasama dengan pihak-pihak yang memilki visi yang sama dengan kami, mengembangkan UMKM Indonesia!
 


Jumat, 13 April 2018

GULANAS, Perjalanan Panjang Menyakinkan Sebuah Kualitas.

Joko Budi Wiryono - PT Gula Energy Nusantara
Pasti apa yang telah dicapai saat ini jauh lebih enak dipandang daripada 2 sampai 5 tahun sebelumnya. Meskipun masih berproses, jerih payah lebih selama dari 5 tahun dari GULANAS telah mulai menuai hasil, selain mulai mendapatkan awareness dari masyarakat juga mendapatkan kepercayaan dari berbagai industri dan bisnis.

Kami sangat beruntung bisa mendampingi UMKM ini lebih dari 5 tahun, sehingga perjalanan berat yang dilaluinya pun bisa kami rasakan. Sama-sama belajar, perusahaan belajar untuk selalu bisa bangkit dan kami pun belajar untuk melihat kenyataan bisnis. Tidak semuanya mulus, tidak semua teori yang ada sesuai dengan kenyaataan namun banyak juga teori yang bisa diterapkan dengan baik dan bahkan memberikan pengalaman bagi kami untuk terus menyempurnakan setiap teori yang kami yakini.

Kami sadar sepenuhnya bahwa mengubah kebiasaan atau kultur mengkonsumsi gula pasir dari masyarakat tidak bisa serta merta kami lakukan, butuh waktu, yang penting masyarakat tahu bahwa ada gula tebu dalam bentuk cair dan ada juga gula kelapa atau aren dalam bentuk cair. Yang penting masyarakat tahu bahwa kami buat dalam bentuk cair adalah untuk memberikan nilai kepraktisan dan nilai efisiensi.  Kestabilan struktur gula dan hygienitas adalah kelebihan lain yang mungkin tidak kami sampaikan kepada masyarakat umum, melainkan kepada pasar bisnis.

Investasi waktu, tenaga, pemikiran dan biaya yang telah dikeluarkan oleh PT Gula Energy Nusantara dalam perjalanan untuk mendapatkan awareness dari masyarakat telah dimulai dari sejak 2015 lalu saat perusahaan retail modern sudah mulai melirik produk ini hadir di rak dispaly-nya. Perlahan namun pasti, beberapa distributor di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung dan Surabaya pun sudah meminang wilayah pemasaran kepada UMKM ini.

Saat ini pemasaran GULANAS sedang difokuskan untuk distributor di luar Jawa, industri franchise minuman, Cafe Teh, dan industri. Ketika awareness masyarakat telah tumbuh, maka hal ini akan memudahkan mitra distributor dalam penjualan. Sementrara itu dari pasar industri, meskipun harus melalui perjalanan panjang namun banyak industri minuman yang sudah merasa cocok dengan kualitas dari GULANAS, disamping karena pertimbangan kepraktisan dan kestabilan kualitasnya.

Beberapa franchise minuman baik lokal, nasional maupun nasional pun saat ini sudah memilih produk gula cair gulanas dengan pertimbangan praktis dan stabil kualitasnya sehingga membantu mereka dalam menjaga cita rasa resep minumannya. Bahkan untuk menjaga konsistensi rasa es teh pun, beberapa resto telah memutuskan untuk menggunakan gula tebu cair GULANAS.

Investasi Peningkatan Produksi
 

Peningkatan kapasitas pun telah dipikirkan sejak awal ketika produk ini telah dikenal masyarakat. Konsep gula cair ini harus digarap sebagai sebuah industri, tidak cukup digarap dengan perusahaan skala UMKM, oleh sebab itu GULANAS telah mempersiapkan beberapa alternatif investasi pendirian pabrik yang akan ditawarkan kepada investor yang benar-benar memahami industri gula.

Tujuan dari pendirian pabrik ini adalah untuk menanggapi permintaan dari berbagai industri minuman dan kecap yang telah berkomitmen order dengan GULANAS, sehingga bisa dikatakan untuk pasar industri sebenarnya GULANAS telah memilki prospek yang definitif.

Kegiatan produksi yang telah rutin saat ini adalah untuk memenuhi pesanan dari mitra distributor dan beberapa franchise minuman di kota-kota besar. Sebuah perjuangan panjang dalam membangun rutinitas produksi, yang ketika 2 atau 3 tahun yang lalu masih berupa impian bagi kami.

Tidak mudah merubah kebiasaan dari gula pasir ke gula cair, namun GULANAS tidak akan pernah berhenti mengingatkan konsumen untuk mencoba dan memutuskan sendiri gula apa yang akan konsumen pakai. Alami, praktis, hygienis dan stabil - hanya itu yang bisa kami janjikan kepada konsumen. Terima kasih atas kepercayaan konsumen kepada GULANAS.
 






Kamis, 12 April 2018

Coklat KAKAKOA - Mencari Distributor Nasional.

Coklat KAKAKOA - Mencari Distributor Nasional.
Produk berkualitas, kemasan bagus serta menjuarai ajang kompetisi pangan nasional (UKM Pangan Award 2017) lalu memberikan keyakinan kepada Singgih Andi Purbowo (Andi) untuk mencari mitra distributor yang memiliki kemampuan handal dalam pemasaran produk coklat KAKAKOA yang saat ini telah memiliki berbagai varian dari coklat padat sampai dengan coklat bubuk untuk minuman.

Meskipun saat ini produk KAKAKOA telah masuk ke beberapa retail modern dan dipasarkan secara online, namun pemilik usaha yang masih berkategori skala kecil ini lebih memilih untuk fokus dalam pengembangan produksi. Mengambil posisi sebagai produsen, KAKAKOA akan berkonsentrasi untuk membidik pasar bisnis seperti reseller, agen dan distribusi.

Idealnya mitra distributor yang diinginkan adalah distributor nasional, namun setiap proses ke arah sana akan mereka nikmati sebagai sebuah pembelajaran. Distributor lokal dengan hak esklusif atas suatu wilayah harus memenuhi target minimum penjualan per bulan. Sementara mitra reseller pun masih dibuka seluas-luasnya dengan batas minimum pembelian.

Hak istimewa dari distributor adalah pembelian di level harga pabrik, sementara reseller akan membeli di level harga distributor namun reseller bisa bermain dengan kapasitas hanya beberapa carton.


Pasar Produk KAKAKOA

Produk coklat KAKAKOA memang didesain untuk memenuhi kebutuhan generasi muda saat ini, mulai dari varian-variannya sampai dengan desain kemasan yang mereka kembangkan. Bahkan bisa dikatakan desain kemasan mereka sangat responsif dengan konsep wisata.

Perilaku dan gaya hidup anak muda di daerah perkotaan merupakan kondisi yang disikapi oleh coklat KAKAKOA, kota besar dan kota wisata adalah pasarnya. Generasi muda yang aktif di kota-kota besar menjadi segmen pasar yang terus dipertajam dengan target pasar para kaum wanita muda di daerah perkotaan. 

Posisi sebagai mitra aktivitas kawula muda memberikan banyak tantangan kepada KAKAKOA untuk berkembang sesuai dengan pergeseran perilaku dan gaya hidup target pasarnya.

Daerah perkotaan yang pada aktivitas merupakan habitat pemasaran coklat KAKAKOA, misalnya di pusat perbelanjaan dan pusat perkantoran. 


Apa Yang Menarik Dari KAKAKOA?

Jika hampir semua brand ingin eksis dengan memunculkan brand-nya, justru KAKAKOA menawarkan hal yang sebaliknya. Customer diberikan keleluasaan untuk mengembangkan brand-nya sendiri dengan produk yang dihasilkan oleh KAKAKOA, selama mereka bersedia memenuhi pembelian minimum yang dipersyaratkan.

KAKAKOA sendiri memang sangat menarik karena digawangi para muda yang memiliki talenta dalam desain grafis yang handal, sehingga mampu mencipa desain kemasan dan produk yang menarik selain dari kualitas produk yang sangat konsisten.

Banyak produk coklat kita temui di pasaran, tetapi kehadiran KAKAKOA justru ingin mengedukasi masyarakat tentang produk coklat yang berkualitas. KAKAKOA ingin mengedukasi masyarakat bahwa rupiah yang mereka keluarkan seharusnya mendapatkan imbalan kualitas yang setimpal dari sebuah produk coklat.

Bagi distributor yang berminat untuk bekerjasama dengan KAKAKOA, silahkan menghubungi RumahUMKM.Net sebagai pendamping pemasaran UMKM ini. Salam sukes!




Rabu, 11 April 2018

Menggagas Pameran Tunggal Produk Food Replica.

Firdaus Faisol - Food Replica Specialist
Sempat kaget juga ketika beberapa hari yang lalu Mas Faisol, yang merupakan UMKM binaan kami, menelpon dan menyampaikan keinginannya untuk melakukan pameran tunggal food replica. Sebuah keberanian yang harus kami appresiasi, karena jarang sekali ada UMKM binaan yang berani melakukan pameran sendiri dan mandiri.

Sebuah konsep yang tepat dan tentunya butuh kreativitas agar biayanya efesien dan efektif hasilnya perlu digarap, dan sepertinya ini memang hobby saya. Setelah memastikan bahwa UMKM binaan saya ini memang type entrepreneur yang mau berproses dan belajar, maka sebuah pameran food replica tunggal perlu kami gagas dengan konsep yang sederhana tetapi harus tepat sasaran.

Tahap pertama kami harus memastikan pasar apa yang mau digarap, sampai kami benar-benar ketemu pemahaman target pasar yang sama. Dengan memahami target pasar kami dan bagaimana perilaku dan kebutuhannya maka membuat rumusan yang tepat tentang positioning bisnis kita yang merupakan "umpan" dari target pasar tersebut.

STP tersebut di atas akan menjadi fokus pada produk yang akan ditampilkan, termasuk harga yang akan ditawarkan. Pemilihan tempat pameran (venue) akan menjadi pertimbangan yang tidak mudah, disamping keputusan pada venue ini akan sangat mempengaruhi keberhasilan pameran tersebut. Pertimbangan biaya untuk venue juga menjadi sangat penting, karena bduget pameran bisa tersedot di pos ini.

Ada beberapa pilihan venue yang akan coba kami jajagi yaitu: pameran di resort dengan target pasar adalah pengunjung resort, hal ini menjadi pertimbangan karena kami ada beberapa kerjasama dengan resort dan hotel. Pilihan selanjutnya adalah di Mall, tetapi dengan konsekwensi biaya yang cukup mahal. Atau mungkin pameran ini bisa kami lekatkan pada beberapa kegiatan event dari teman-teman yang audience-nya sesuai dengan target pasar food replica.

Food Replica Sebagai Display & Koleksi.

Kerajinan ini memang tidak baru, karena sudah dikenal di Jepang dan Cina, namun untuk Indonesia sendiri masih terhitung jarang. Dan kami pun sering mendapatkan respon dari beberapa orang bahwa mereka lebih suka produk dari Jepang, meskipun mereka sendiri sebenarnya tidak pernah membeli produk dari Jepang tersebut, karena mahal.

Kami sendiri pun tidak ingin memperbandingkannya, karena kami yakin pengrajin kami ini pun mampu membuat kerajinan seperti yang dari jepang karena back ground-nya adalah S2 ISI Yogya. Pemilihan bahan baku dari fiberglass atau resin ini bagi kami justru membutuhkan skill yang tinggi dalam membuat bentuk dan pewarnaannya.Soal kualitas, selama produsen sudah memahami detail, maka pembelajarannya akan lebih cepat. Dengan bahan baku resin yang ada di pasaran, UMKM kami ini mampu menyajikan harga yang terjangkau dan pengembangan untuk produksi massal.

Kami sendiri sangat optimis ketika produk ini kami tulis dan kami mendapatkan permintaan sample dari Singapura dan Brazil dan telah kami kirimkan sample tersebut. Masih ada beberapa review, namun sifatnya minor sehingga masih memungkinkan untuk kami benahi untuk ke depannya.

Tujuan produk food replica ini adalah untuk display dan koleksi. Ada beberapa pihak yang menginginkan koleksi produk kecil seperti gantungan kunci, dan ada pihak seperti resto yang menginginkan copy dari masakannya terdisplay di restonya. Bahkan ada yang menanyakan apakah kami mampu memproduksi replica sebuah aktivitas, misalnya orang sedang meracik makanan, orang sedang minum kopi dan sebagainya dan tentunya hal ini bisa dilakukan oleh UMKM kami tersebut.

Setidaknya kerajinan ini akan memberikan warna kreativitas tersendiri bagi Jawa Tengah, dan kreativitas satu akan melahirkan kreativitas yang lain. Sukses terus untuk food replica!
 











 



Selasa, 10 April 2018

Para Seniman Kerajinan Ini, Apakah Mereka Berhak Mendapatkan Investasi?

Andi Saidan, Pemilik KAMTUMI.
Semakin masuk dan melihat keberagaman UMKM di Jawa Tengah, semakin kita akan melihat ragam kemampuan para UMKM ini. Tetapi pada kesempatan ini kami akan menyorot pada UMKM yang spesialis pada produk konsep, atau bisa dikatakan pada pengembangan produk. Karena kami juga banyak menemukan tipe UMKM yang memilki konsentasi pada pengembangan produk atau RND yang oleh sementara UMKM bertipe "produsen" hal ini mereka hindari karena menuntut biaya yang lebih. Parahnya lagi, banyak produk dari tipe UMKM yang "seniman" ini (kami sebut seniman adalah karena mereka lebih fokus menghasilkan produk-produk baru, daripada produk massal) menjadi korban "copy paste" dari para UMKM tipe produsen.

Tentunya untuk UMKM tipe seniman ini perlu mendapatkan perlakukan khusus, karena justru pengrajin tope inilah yang mampu mengangkat citra dan nilai produk Indonesia, bukan hanya sekedar berdagang dan mencari untung. Secara finansial pasti mereka kalah jauh dari para UMKM yang fokus pada produksi custom made dan berdagang.

Salah satu sudut base camp KAMTUMI.
Spesialisasi pada finishing produk, finishing gerabah.
Sebagaimana hal yang dialami oleh KAMTUMI Jepara, yang lebih fokus dalam pengembangan produk baru karena memiliki spesialisasi pada finishing yang unik pada produk-produk kerajinan dan furniture. Sebenarnya prosentase pengrajin yang seperti ini jauh lebih sedikit dibandingkan dengan tipe pegrajin yang fokusnya pada produksi dan jual, yang justru sering menghindari kegiatan pengembangan produk dan menciptakan konsep-konsep produk yang baru.

Lantas bagaimana mengembangkan tipe UMKM yang seperti seniman ini? Mari kita mulai melihat potensi mereka secara lebih bijaksana. Kemampuan mereka adalah pada desain dan prototype produk, yang menjadi minat dan konsentrasi mereka. Pada prinsipnya mereka tidak konsentrasi pada produksi massal, melainkan pada pengembangan produk baru atau bahkan menciptakan konsep-konsep baru yang bisa menjadi trend produk jika dikelola dengan sangat benar.

Desain dan prototype produk pun sebenarnya bisa menjadi sebuah bisnis yang berdiri sendiri, hanya saja mereka tidak menjual produk akhir melainkan menjual konsep produk untuk perusahaan lain yang fokusnya pada produksi massal. Memberikan target produk massal kepada kelompok UMKM yang seperti ini justru akan mematikan kreativitas mereka dan mengurangi waktu mereka untuk berinovasi.

Hal inilah mengapa kami menyarankan kepada KAMTUMI untuk berkonsentrasi pada KAMTUMI Design & Development dengan back up atau support "Hak Cipta" sementara ini perlu kami perjuangkan dapat fasilitas dari pihak-pihak terkait. Bisnis mereka adalah bisnis kreatif, yang mungkin akan lebih cocok bersanding instansi seperti Balitbang (UPP IPTEKIN) dan BeKraf.

Sukses Di Pameran, Perlu Support Di Produksi.

Dalam beberapa pameran produk dari KAMTUMI selalu menarik bagi pengunjung, sebagaimana para pelaku UMKM yang bercirikan seniman. Bisa dikatakan soal pasar mereka sebenarnya tidak akan kesulitan dengan kemampuan mereka membuat produk dengan desain yang bagus, namun ketika harus berhadapan dengan eksekusi order maka banyak keterbatasan yang mereka hadapi.

Sebagaimana tipe pengrajin yang fokus mencipta (seniman) maka kelemahan utama adalah pada finansial, karena modal mereka tersedot pada kegiatan pengembangan produk. Meskipun mereka memiliki fasilitas produksi pun, sebenarnya fasilitas ini kurang memadai karena biasanya tipe workshop mereka adalah studio bukan pabrik.

Perlu support pihak ketiga yang mampu berdiri sebagai di sisi produksi dan juga support finansial bagi mereka agar pengembangan mereka bisa maksimal dan bisa saling menguntungkan semua pihak. Di sisi buyer, mereka bisa mengembangkan ide-ide baru bersama dengan seniman sementara bagi pihak mitra produksi mereka bisa mendapatkan kapasitas dan load produksi dan KAMTUMI bisa mendapatkan haknya sebagai desainer dan marketing.

Pengembangan Usaha

Perlu satu kompetensi lagi dalam kubu KAMTUMI yang perlu dikembangkan untuk memperkuat posisinya sebagai kubu desain & marketing. KAMTUMI harus hadir sebagai sebuah brand desain, bukan sebagai produsen kerajinan atau furniture.

Investasi KAMTUMI harus terkonsentrasi pada studio desain, workshop R&D dan showroom selain investasi pada perolehan hak paten untuk desain dan prototype desainnya. Untuk pengembagan brand-nya, maka KAMTUMI akan bermitra outsourcing dengan pabrik-pabrik yang akan jadi vendornya.

Pameran tunggal akan menjadi kekuatannya dalam mengembangkan brand di masa mendatang. Sehingga dalam strategi pemasaran dan promosinya, pameran akan menjadi menu wajib yang harus ada.

Kebutuhan Investasi

Sebenarnya inlah yang menjadi topik konsultasi KAMTUMI kepada kami beberapa hari lalu, saat mereka mengisyaratkan membutuhkan investasi bagi pengembangan usahanya. Apa yang kami sampaikan di atas merupakan bantuan gambaran kepada UMKM ini mengenai bentuk bisnis akan dikembangkan masa mendatang, yang bisa ditawarkan kepada investor. 

Pihak investor harus dipahamkan mengenai arah bisnis, bentuk bisnis, skema kerjasama dan tentunya porsi pembagian hak dan kewajibannya. Dan semua hal ini harus tertuang secara tertulis dalam sebuah proposal yang akan disampaikan kepada pihak investor.

Pastinya investor akan tertarik jika melihat secara langsung potensi yang dimiliki oleh KAMTUMI, apalagi respon pasar yang posisif dalam setiap pameran produk. Pihak KAMTUMI hanya perlu men-visualkan harapan profit ini dalam sebuah proposal investasi yang menarik kepada investor. Kami akan selalu siap mendampingi mereka dalam menghadirkan proposal investasi yang menarik kepada investor.

Mengapa investor? Sebagaimana diketahui bersama bahwa kendala para pelaku UMKM adalah jaminan kredit atau agunan yang tidak mereka miliki ketika harus mengajukan kredit kepada perbankan atau lembaga finansial yang lain.Sehingga investor adalah satu-satunya harapan mereka dalam membiayai pengembangan usaha mereka.

Dengan tulisan ini, kami berharap ada beberapa pihak yang mulai memahami permasalahan UMKM di lapangan yang seperti ini. Ada banyak UMKM yang setipe dengan KAMTUMI dan mereka berhak untuk berkembang.