Laman

  • Home

Rumah UMKM adalah sebuah gerakan moral pemerhati UMKM di Indonesia untuk memberikan wadah kepada UMKM agar mendapatkan informasi, edukasi, fasilitasi dan solusi atas permasalahan yang mereka hadapi. Semangat untuk mandiri dan berdaya saing global akan terus kami gelorakan kepada UMKM Indonesia.

Donasi kepada Rumah UMKM melalui transfer ke Bank Mandiri No Rek 136-00-0401108-3 (Marjoko, ST, MM)

Minggu, 23 Februari 2020

Menjadi Seorang Moderator.

Menjadi Seorang Moderator.
Beberapa waktu terakhir ini selain menjadi seorang pemateri, saya juga diminta untuk memoderatori sebuah seminar atau forum diskusi. Menjadi moderator ternyata lebih sulit daripada menjadi seorang pemateri itu sendiri, terlebih bahwa kualitas pemateri adalah di luar kendali kita. Ada beberapa tips yang telah saya pelajari untuk menjadi seorang mederator dan siap saya bagikan kepada teman-teman pembaca sebagai berikut:

  • Sejak anda diminta menjadi seorang moderator, maka anda harus sudah mulai mempelajari dan mendalami fokus dan tema dari seminar atau forum diskusi tersebut. Harus dipahami tugas seorang moderator adalah menyajikan gambaran singkat tentang seminar atau forum diskusi tersebut, menjelaskan tata cara berdiskusi, memperkenalkan para nara sumber, mengatur dan menjaga waktu paparan serta mengelola diskusi dan tanya jawab.
  • Mengenal nara sumber akan memberikan keuntungan dalam menghidupkan seminar atau forum diskusi. Oleh sebab itu sebelum acara dimulai atau sehari sebelumnya, anda harus mencari informasi sebanyak-banyaknya mengenai nara sumber yang akan anda pandu.
  • Mempersiapkan semacam "overview" permasalahan yang akan menjadi fokus diskusi serta "gambaran alur diskusi". Hal ini diperlukan agar audience bisa mengetahui apa yang akan mereka dengar dari para nara sumber,
  • Jangan terlalu mengatur para nara sumber, karena bisa menjadikan acara yang anda moderatori terasa kaku dan kurang improvisasi.
  • Anda harus mampu berimprovisasi saat audience kurang "bersemangat" dengan materi yang disampaikan oleh para nara sumber.
  • Anda harus berani mengingatkan para nara sumber, dengan cara yang sopan dan halus, untuk kembali pada alur tema maupun mengingatkan batas waktu.
  • Jangan terlalu membiarkan nara sumber terlalu lama memperkenalkan diri, 30 detik sudah cukup untuk perkenalan.
  • Putuskan kontak mata dengan nara sumber. Lihat panelnya, ajukan pertanyaan, lalu lihat audiens. Jangan teruskan kontak mata dengan panelis karena Anda ingin mereka berbicara langsung kepada audiens, bukan dengan moderator. Juga, jangan ragu untuk memberi tahu panelis untuk berbicara lebih keras atau lebih dekat ke mikrofon.
  • Buat orang lain terlihat pintar. Tujuan dari moderator adalah untuk membuat nara sumber terlihat pintar. Ini bukan untuk membuat dirinya terlihat pintar - atau paling tidak menarik perhatian. Bukan anda bintangnya hari ini, tetapi nara sumbernye.
  • Buatlah pengulangan atau resume dari setiap apa yang disampaikan oleh nara sumber. Di sinilah seorang moderator dituntut oleh selalu mendengarkan apa yang disampaikan oleh setiap nara sumber.
  • Libatkan penonton. Moderator harus mengutamakan sesi tanya jawab dengan para audiece agar acara menjadi hidup dan bermanfaat. Oleh sebab itu seorang moderator harus pandai membatasi waktu bicara para nara sumber agar tersisa waktu lebih lama untuk tanya jawab dengan audience.
  • Moderator harus mampu mengulang setiap pertanyaan yang diajukan oleh audience kepada para nara sumber.
  • Hidupkan diskusi dengan improvisasi yang segar, dengan cara mengaktifkan nara sumber dan juga mengaktifkan audience.
  • Pastikan setiap penanya mendapatkan jawaban yang memuaskan dari para nara sumber. Karena audience yang puas adalah tujuan seorang moderator memimpin acara tersebut.
  • Membuat closing statement atau resume dari keseluruhan acara yang menarik dan akan selalu diingat oleh para audience.

Demikian apa yang bisa saya bagikan kepada teman-teman semua. Sukses!








Kamis, 20 Februari 2020

Sosialisasi Lomba Krenova Tingkat Kota Semarang Tahun 2020.

Sosialisas Lomba Krenova Kota Semarang Tahun 2020.
Jadi moderator lagi dalam kegiatan Sosialisasi Lomba Krenova Kota Semarang Tahun 2020 di Hotel Dafam Semarang. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bappeda Kota Semarang ini merupakan penjaringan peserta krenova di tingkat daerah. 

Kegiatan sosialisasi ini mengundang wakil dari sekolah menengah atas dan sekolah menengah kejuruan dan perguruan tinggi di kota Semarang, karena krenova di kota Semarang ada 3 kategori, yaitu: pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum. 

Hadir sebagai nara sumber, Bapak Sutarsono mewakili BAPPEDA propinsi Jawa Tengah, Bapak Willar Haruman mewakili BAPPEDA Kota Semarang yang memaparkan hal-hal teknis seputar Krenova Kota Semarang dan jenjang Krenova di tingkat propinsi. Dihadirkan juga dalam kegiata ini adalah Taufik Hendradinata yang mewakili peserta krenova kota Semarang yang telah berhasil menjalankan bisnisnya dalam produk sabun herbal.

Berikut salah satu cuplikan dari kata-kata pembuka saya selaku moderator:

Sedikit kami ingatkan lagi, bahwa ketertinggalan Indonesia dari negara-negara maju adalah dari sisi SDM dan teknologi. Di bidang SDM adalah pada pola pikir kreatif dan di bidang teknologi adalah pada inovasi, riset dan penerapan teknologinya.

Produktivitas Indonesia pun masih di bawah Singapura, Malaysia dan Thailan di ASEAN. Daya saing Indonesia perlu digenjot, salah satu caranya peningkatan SDM yang kreatif & inovatif serta percepatan teknologi. 

Gelaran krenova di tingkat daerah merupakan tahapan awal dalam langkah menuju percepatan teknologi, bukan sekedar teknologi terkini, tetapi teknologi yang membumi, yang merupakan solusi dari permasalahan yang dihadapi sehari-hari. Gelaran ini tidak berhenti pada menang dan kalah, melainkan menghadirkan para pengusaha pemula berbasis teknologi di kota Semarang secara berkesinambungan dan membangun lingkungan entrepreneurship di bidang teknologi. 

Berikut adalah jadwal pelaksanaan Krenova Kota Semarang:
  1. Penyiapan Panduan Krenova; Januari - Februari 2020.
  2. Sosialisasi/Distribusi Panduang Krenova; Februari 2020.
  3. Penyerahan Proposal Krenova ke BAPPEDA Kota Semarang; 20 Februari - 03 April 2020.
  4. Seleksi Administrasi Proposal Inovasi; 6 April 2020.
  5. Seleksi Tahap 1 (Penilaian Proposal Temuan); 8 April 2020.
  6. Seleksi Tahap 2 (Presentasi); 15, 16, 17 April 2020.
  7. Penentuan Pemenang; 17 April 2020.
  8. Pengumuman Pemenang; 23 April 2020.
  9. Penyerahan Hadiah; 2 Mei 2020.
Dengan gelaran ini diharapkan akan hadir inovasi-inovasi yang menjadi solusi atas permasalahan-permasalahan yang terjadi di kota Semarang. Suskes!

Foto bersama: Moderator, Panitia dan Nara Sumber.






Senin, 17 Februari 2020

Sharing Materi : Business Networking di PLUT Kabupaten Kendal

Sharing Materi : Business Networking di PLUT Kabupaten Kendal
Membangun jejaring bisnis adalah salah satu cara untuk percepatan progress usaha UMKM, bahkan cara ini lebih efektif daripada iklan ataupun promosi lainnya. Namun tentunya perlu ada pembekalan kepada para pelaku UMKM sebelum dipertemukan dengan berbagai mitra yang sekiranya mereka butuhkan. 

Berikut adalah materi yang saya berikan kepada para pelaku UMKM di Kabupaten Kendal:

Business Networking (Jejaring Bisnis/Kemitraan)

“Kemitraan secara umum akan terjalin bilamana terdapat pihak-pihak yang merasakan adanya kelemahan implementasi ketika sebuah program (usaha) dijalankan, atau progres yang dicapai tidak/belum sesuai dengan harapan. Dengan kata lain bahwa kemitraan sejatinya merupakan solusi yang tepat bagi pihak yang mencita-citakan adanya percepatan progress usaha.”

“Kemitraan merupakan model pengelolaan sumber daya yang tepat untuk pengembangan usaha UMKM terkait dengan keterbatasan sumber daya manusia, sumber dana dan sumber daya lainnya. Dengan kemitraan ini diharapkan percepatan tujuan pembinaan UMKM dapat dicapai.”

Yang diperlu dipahami oleh UMKM dalam membangun jejaring kemitraan:

1. Memahami hakikat jejaring kemitraan.
2. Memiliki kesadaran akan pentingnya membangun jaringan kemitraan.
3. Mengidentifikasi/memetakan potensi dan posisi dalam jejaring kemitraan.
4. Memahami tujuan membangun jaringan kemitraan.
5. Memahani prinsip dalam membangun jaringan kemitraan.
6. Menerapkan strategi dalam membangun jaringan kemitraan.
7. Menguasai pola-pola jaringan kemitraan.

MEMAHAMI JEJARING KEMITRAAN

“Kemitraan dapat dimaknai sebagai suatu bentuk persekutuan antar dua pihak atau lebih yang membentuk satu ikatan kerjasama di suatu bidang usaha tertentu atau tujuan tertentu sehingga dapat memperoleh manfaat hasil yang lebih baik.”

Jejaring kemitraan adalah sebuah sistem yang terdiri dari beberapa individu atau perusahaan atau lembaga yang “terhubung” dan mampu “bekerja bersama” dalam mencapai suatu tujuan berdasarkan kesepakatan prinsip dan peran masing-masing.

HAKIKAT MEMBANGUN JEJARING KEMITRAAN

Membangun jaringan kemitraan pada hakikatnya adalah sebuah proses membangun komunikasi atau hubungan, berbagi ide, informasi dan sumber daya atas dasar saling percaya (trust) dan saling menguntungkan di antara pihak-pihak yang bermitra, yang dituangkan dalam bentuk nota kesepahaman atau perjanjian kontrak tertentu guna mencapai kesuksesan bersama yang lebih besar.

Syarat:
  1. Ada dua pihak atau lebih organisasi; 
  2. Memiliki kesamaan visi dalam mencapai tujuan organisasi; 
  3. Ada kesepahaman atau kesepakatan; 
  4. Saling percaya dan membutuhkan; Komitmen bersama untuk mencapai tujuan yang lebih besar
ELEMEN MEMBANGUN KEMITRAAN, yaitu:
  1. Adanya hubungan (kerjasama) antara dua pihak atau lebih.
  2. Adanya kesetaraan antara pihak-pihak tersebut (equality).
  3. Adanya keterbukaan atau trust relationship antara pihak-pihak tersebut (transparancy).
  4. Adanya hubungan timbal balik yang saling menguntungkan atau memberi manfaat (mutual benefit).
PRINSIP MEMBANGUN JEJARING KEMITRAAN

Bangunan kemitraan harus didasarkan pada hal-hal berikut: kesamaan perhatian (common interest) atau kepentingan, adanya sikap saling mempercayai dan saling menghormati, tujuan yang jelas dan terukur, dan kesediaan untuk berkorban baik, waktu, tenaga, maupun sumber daya yang lain.

Prinsip membangun kemitraan : 
  1. Kesamaan Visi & Misi 
  2. Kepercayaan (Trust) 
  3. Saling Menguntungkan 
  4. Efisiensi & Efektivitas 
  5. Komunikasi Dua Arah 
  6. Komitmen Yang Kuat
PENTINGNYA MEMBANGUN JEJARING KEMITRAAN

Kemitraan digalang dengan maksud untuk memfasilitasi dan membuka akses UMKM terhadap informasi supply bahan baku, informasi & teknologi produksi, manajemen organisasi dan pemasaran, dan tidak menutup kemungkinan informasi atas akses modal dan investor. Kemitraan ini juga sangat bermanfaat sebagai sarana promosi dan sarana menciptakan daya dukung usaha.

TUJUAN MEMBANGUN JEJARING KEMITRAAN
  • Partisipasi Bisnis, dari tidak ada peluang menjadi memiliki peluang.
  • Sinergi Bisnis, memperkuat daya saing dan kapasitas supply.
  • Akselerasi Bisnis, percepatan mencapai tujuan bisnis.
STRATEGI MEMBANGUN JEJARING KEMITRAAN

Strategi membangun jejaring kerja dan kemitraan merupakan upaya untuk mengantisipasi agar kemitraan tersebut tidak menemui kebuntuan atau kegagalan karena hal-hal yang tidak prinsip atau kesalah-pahaman yang bisa terjadi. Dalam membangun strategi kemitraan dapat dilakukan dengan panduan berikut:
  • Membangun jejaring kemitraan bukan sekadar bertukar kartu nama, tetapi komunikasi dan “follow-up”-nya. 
  • Jadilah pendengar yang baik, dan pahami apa yang menjadi keinginan dan kebutuhan dari mitra. 
  • Eksplorasi informasi sebanyak mungkin dari mitra. 
  • Fokus pada tujuan kerjasama. 
  • Bersikap sabar, tetapi selau aktif dan proaktif. Kegagalan utama dalam kerjasama adalah komunikasi dan sikap sungkan. 
  • Sampaikan informasi secara akurat dan sesuai fakta. 
  • Kesinambungan komunikasi. 
  • Peduli terhadap lingkungan dan sosial. 
  • Membangun citra diri sebagai wira usaha. Status sebagai pelaku UMKM bukanlah sebuah permakluman.
7 Tips Membangun Jejaring Usaha Yang Kuat

1. Fokus pada orang yang tepat. 

Rahasia berjejaring bukan untuk menghadiri acara networking dan membagikan sebanyak mungkin kartu nama. Tetapi tidak perlu sebanyak itu bertemu orang dengan harapan ada sesuatu yang akan berhasil. Namun, Anda perlu berkonsentrasi pada orang-orang yang anda kenal akan bisa membuat perbedaan dalam bisnis Anda. 

2. Buat situasi yang Win-Win. 

Sangat penting bagi anda dan pihak lain untuk mendapatkan keuntungan yang sama ketika berjejaring. Jika anda mendapatkan keuntungan lebih dari orang lain, maka dia akan merasa ditipu dan digunakan. Bila itu terjadi, anda tidak akan bisa membangun hubungan jangka panjang.

3. Memberikan sebelum Anda menerima. 

Dalam situasi jaringan, orang mengharapkan Anda meminta bantuan mereka. Jika Anda membalikkannya dan menawarkan beberapa dukungan, mitra jaringan Anda akan bersyukur dan ingin membalasnya. 

4. Menjadi sebuah konektor. 

Anda tidak harus selalu mendapatkan sesuatu dalam hubungan jaringan. Jika Anda bisa mengenalkan orang yang bisa mendapatkan keuntungan dari satu sama lain, itu sama efektifnya. Anda bisa membangun hubungan yang lebih kuat dengan banyak orang dan itu membuat Anda sangat baik dalam situasi berjejaring.

5. Ingatlah untuk menyambung kembali. 

Kita semua memiliki orang-orang yang akan menghubungi kita lagi dari nol setelah bertahun-tahun tidak berhubungan. Ketika hal itu terjadi, anda biasanya tidak ingin terhubung lagi dengan mereka karena mereka tidak berusaha mempertahankan hubungan. Setelah anda memilih orang yang tepat untuk terhubung dengan jaringan, ingatlah untuk tetap berhubungan dengan mereka. 

6. Gunakan jaringan sosial. 

LinkedIn, Facebook, instagram dan Twitter adalah alat yang dapat anda gunakan untuk terhubung secara pribadi ke orang yang berbeda di industri anda. Di LinkedIn misalnya, Anda bisa diperkenalkan ke kontak baru melalui koneksi anda saat ini. Anda juga dapat menggunakan LinkedIn sebagai database profesional untuk menemukan orang-orang yang bekerja di bidang profesional anda di berbagai perusahaan.

7. Mulailah membangun jaringan Anda sendiri. 

Salah satu cara terbaik untuk bertemu orang yang berpikiran sama adalah dengan membangun grup jaringan anda sendiri. Anda dapat menggunakan social media yang anda miliki, Meetup.com dan EventBrite.com untuk membuat agenda acara berdasarkan topik tertentu seperti pemasaran, keuangan, atau akuntansi. Dengan menjadi pemimpin kelompok ini, Anda akan segera menjadi lebih terhubung dan dicari-cari. Orang akan ingin bertemu dengan Anda karena Anda adalah pencipta.

JENIS & POLA KEMITRAAN

INTI PLASMA 

Pola inti plasma adalah hubungan kemitraan antara usaha kecil dengan usaha menengah atau usaha besar yang di dalamnya usaha menengah atau usaha besar bertindak sebagai inti dan usaha kecil selaku plasma, perusahaan inti melaksanakan pembinaan mulai dari penyediaan sarana produksi, bimbingan teknis, sampai dengan pemasaran hasil produksi.

SUB KONTRAK

Pola subkontrak adalah hubungan kemitraan antara usaha kecil dengan usaha menengah atau usaha besar yang di dalamnya usaha kecil memproduksi komponen yang diperlukan oleh usaha menengah atau usaha besar sebagai bagian dari produksinya. Kelemahan pola subkontrak ini adalah pada besarnya kebergantungan pengusaha kecil pada pengusaha menengah atau besar. Hal tersebut dapat berdampak negatif terhadap kemandirian dan keuntungan yang diperoleh oleh pengusaha kecil. 

Manfaat yang diperoleh pengusaha kecil melalui pola subkontrak ini adalah dalam hal :
  • Kesempatan untuk mengerjakan sebagian produksi dan atau komponen.
  • Kesempatan yang seluas-luasnya dalam memperoleh bahan baku.
  • Bimbingan dan kemampuan teknis produksi dan atau manajemen.
  • Perolehan, penguasaan, dan peningkatan teknologi yang digunakan.
  • Pembiayaan.
DAGANG UMUM 

Pola dagang umum adalah hubungan kemitraan antara usaha kecil dengan usaha menengah atau usaha besar yang di dalamnya usaha menengah atau usaha besar memasarkan produksi usaha kecil atau usaha kecil memasok kebutuhan yang diperlukan oleh usaha menengah atau usaha besar mitranya.

WARALABA

Pola waralaba adalah hubungan kemitraan yang di dalamnya usaha menengah atau usaha besar pemberi waralaba memberikan hak penggunaan lisensi merk dan saluran distribusi perusahaan kepada usaha kecil penerima waralaba dengan disertai bantuan dan bimbingan manajemen.

DISTRIBUSI ATAU KEAGENAN

Pola keagenan adalah hubungan kemitraan yang di dalamnya usaha kecil diberi hak khusus untuk memasarkan barang dan jasa usaha menengah atau usaha besar mitranya. Pengertian agen hampir sama dengan distributor karena sama-sama menjadi perantara dalam memasarkan barang dan jasa perusahaan menengah atau besar (prisipal). Namun, secara hukum berbeda karena mempunyai karakteristik dan tanggungjawab hukum yang berbeda.

MODAL VENTURA

Modal Ventura dapat didefinisikan dalam berbagai versi. Pada dasarnya berbagai macam definisi tersebut mengacu pada satu pengertian mengenai modal ventura yaitu suatu pembiayaan oleh suatu perusahaan pasangan usahanya yang prinsip pembiayaannya adalah penyertaan modal.

Meskipun prinsip dari modal ventura adalah “penyertaan” namun hal tersebut tidak berarti bahwa bentuk formal dari pembiayaannya selalu penyertaan. Bentuk pembiayaannya bisa saja obligasi atau bahkan pinjaman, namun obligasi atau pinjaman itu tidak sama dengan obligasi atau pinjaman biasa karena mempunyai sifat khusus yang pada intinya mempunyai syarat pengembalian dan balas jasa yang lebih lunak.

Kamis, 13 Februari 2020

Sosialisasi Krenova Tingkat Jawa Tengah Tahun 2020

Sosialisasi Krenova Tingkat Jawa Tengah 2020
Gelaran Krenova (Kreativitas & Inovasi Masyarakat) Tingkat Jawa Tengah Tahun 2020 telah dimulai sejak disosialisasikannya gelaran ini pada hari ini, Kamis 13 Februari 2020 di Gedung BAPPEDA Jawa Tengah yang dihadiri oleh perwarkilan BAPPEDA Kota dan Kabupaten se-Jawa Tengah, perguruan tinggi, inkubator bisnis dan komunitas.

Hadir dalam kegiatan sosialisasi Ibu Ir. Retno Sumekar, MSc. (Ditjen Penguatan Inovasi, Kemenristek) dan Drs Imam Gunawan, MAP (Asdep Kewirausahaan Pemuda Deputi Pengembangan Pemuda, Kemenpora) yang memberikan informasi dukungan atas kegiatan Krenova ini, terkait komersialisasi inovasi hasil Krenova.

Sementara sosialisasi krenova, mulai dari kriteria, prosedur pendaftaran, sistem penilaian disampaikan oleh KaBid Inovasi dan Teknologi, Bapak Agung Koesmarjono dan KaSubDit Penerapan Inovasi, Ibu Eni Hari Widowati dair BAPPEDA Propinisi Jawa Tengah. Beberapa perubahan dilakukan di tahun 2020 ini untuk penyempurnaan penilaian krenova di tahun ini. Ada 2 bidang baru yang akan mengisi kancah krenova ini, yaitu pembedayaan (social) dan industri kreatif. 

Nara Sumber Kemeristek, Kemenpora dan BAPPEDA Jawa Tengah.

Para undangan Sosialisasi Krenova Jateng 2020.
Tentunya setelah sosialisasi ini, BAPPEDA Daerah Kota dan Kabupaten bisa segera mengadopsi panduan dan menyesuaikannya dengan panduan krenova tingkat Jawa Tengah untuk pelaksanaan krenova di daerahnya.

Pembatasan peserta krenova dari setiap kota dan kabupaten juga dilakukan, yaitu maksimal 5 peserta per kota/kabupaten. Beberapa daerah yang telah menyelenggarakan krenova di daerahnya, gelaran krenova Jawa Tengah merupakan lanjutan dari krenova daerah sehingga kegiatan krenova ini berjenjang dari kota/kabupaten, propinsi dan nasional (Kemenristek). Sukses Krenova Jateng 2020!


Senin, 03 Februari 2020

Modernisasi UMKM di Era Digital.

Modernisasi UMKM di Era Digital
Pada akhirnya semua akan dipaksa digital, dipaksa mutakhir, dalam era digital saat ini. Sebagaimana kita ketahui bahwa kelemahan UMKM Indonesia adalah pada bidang SDM dan teknologi, dan hal inilah yang akan kita kejar bersama dalam ketertinggalan di kedua aspek tersebut.

Kelemahan di Bidang SDM

Pekerjaan terberat adalah membangun SDM, terkait mindset dan mentalitas bisnis para pelaku UMKM, yang berorientasi pada kemandirian dan peningkatan daya saing. Modernisasi UMKM tidak mungkin dilakukan ketika kualtias SDM yang kompatibel dengan era digital belum dilakukan.

Pola pikir, etika dan perilaku akan menjadi isu penting dalam capacity building para pelaku UMKM di Indonesia. Hal ini ini justru yang paling fundamental. Kreativitas adalah tahapan level berikutnya ketika ingin mengajak para pelaku UMKM menjadi modern dan berdaya saing tinggi. 

Mengenal Teknologi

Teknologi diciptakan untuk memudahkan, mempercepat, memperbanyak, membuat nyaman pekerjaan manusia. Teknologi dibangun sebagai solusi atas permasalahan yang muncul dalam masyakarat.

Singkat kata teknologi ditujulkan untuk membangun efisiensi dan meningkatkan produktivitas kerja. Daya saing banyak dipengaruhi dengan tingkat efisiensi dan produktivitas kerja, termasuk efektivitas teknologi tersebut dalam memecahkan masalah.

Jika bicara daya saing UMKM Indonesia maka setidaknya kita akan banyak bicara mengenai aspek efisiensi produksi dan tingkat produktivitas. Jangan pernah kedua poin ini terkaburkan dengan tujuan program membangun brand untuk UMKM yang sedang digenjot saat ini. 

Ide Penerapan Teknologi 

Saat ini aspek penerapan efisiensi dan produktivitas menjadi sesuatu yang wajb dilakukan oleh seluruh perusahaan, tidak efisien dan tidak produktif maka akan tersingkir dari persaingan atau tidak berdaya saing.

Penerapan teknologi pada perusahaan bisa mulai dari berbagai aspek seperti berikut:

1. Mekanisasi (Mesin)

Setiap orang menyadari bahwa kemampuan dirinya terbatas. Bukan masalah seberapa jauh pencapaian, tapi seberapa kuat dan seberapa lama ia mampu bertahan. Masalah ukuran, volume, kuantitas, ditambah dengan ketahanan fisik dan mental menjadi hal yang dapat menghambat perkembangan. Oleh karena itu, setiap orang sadar bahwa ia membutuhkan bantuan.

Dalam hal proses produksi, tujuan utama selalu meningkatkan produktivitas. Produktivitas sendiri jika dipecah, akan memiliki 3 unsur penting: kecepatan, kuantitas, dan kualitas. Untuk urusan kualitas, mungkin teknik manusia lebih hebat. Akan tetapi, untuk urusan kecepatan dan kuantitas, mesin sudah pasti lebih baik.

Oleh karena itu, mekanisasi merupakan sebuah keniscayaan di setiap perusahaan di masa mendatang. Perusahaan yang mampu menerapkan mekanisasi dalam proses produksinya, akan mampu bersaing dalam jangka panjang. Di satu sisi, ini terdengar menyedihkan karena orang akan tersingkir. Namun, di sisi lain, ini merupakan sebuah kebutuhan agar perusahaan berkembang.

Untuk itu, perusahaan perlu melakukan investasi di bidang mekanisasi produksi. Meski di awal biayanya terlihat besar, namun untuk jangka panjang ini layak dan memang harus dilakukan.

2. Digitalisasi

Teknologi digital sudah merasuk ke berbagai sendi kehidupan, dan untuk perusahaan, ini merupakan sebuah kabar baik. Ada banyak sekali keunggulan penerapan digitalisasi dalam berbagai proses dan prosedur di perusahaan. Tak lama lagi, metode-metode konvensional mungkin hanya menjadi teori untuk diketahui, tidak untuk diterapkan.

Sebagai contoh, proses perizinan, laporan, hingga slip dan struk, tak akan lagi membutuhkan kertas. Bayangkan berapa banyak yang bisa dihemat dari semua proses tersebut. Belum lagi untuk pembuatan model yang membutuhkan banyak tahapan. Dengan membuatnya secara digital, semua dapat dilakukan dengan mudah dan cepat.

Selain itu, keunggulan utama adalah dalam proses duplikasi. Untuk memperbanyak sampel, tak lagi membutuhkan waktu berhari-hari atau berminggu-minggu. Hanya dengan beberapa kali klik dan cetak, hal tersebut dapat selesai dengan mudah. Apalagi saat ini sudah ditemukan printer yang bisa mencetak 3D.

Oleh karena itu, perusahaan perlu juga menyediakan anggaran untuk digitalisasi proses dan prosedur di dalamnya. Akan ada begitu banyak yang bisa dihemat seiring bertambahnya efisiensi dari proses produksi tersebut. Dengan begini, teknologi produktivitas pun menjadi bermanfaat dan berguna.

Internet of Things.

3. Internet of Things

Penggunaan istilah ini merujuk kepada pemanfaatan internet untuk semua proses dan prosedur dalam perusahaan. Konektivitas menjadi suatu hal yang penting karena saat ini informasi menjadi komoditas sangat penting. Informasi tepat yang diterima dengan cepat dapat saja menentukan masa depan keseluruhan bisnis perusahaan.

Teknologi produktivitas dengan mengandalkan internet sebagai backbone sistem informasi menjadi makin lumrah. Semua perusahaan yang ingin scale up, pasti menggunakan internet untuk mendukungnya. Penggunaan internet mampu meningkatkan produktivitas dari bagian produksi hingga pemasaran.

Arah pengolahan data di masa depan akan semakin menuju ke arah cloud computing atau komputasi awan. Database perusahaan mungkin tak lagi disimpan secara terpisah, namun menyatu dalam sebuah sistem komputasi yang besar. Dengan demikian, data tersebut dapat diakses dari mana saja oleh siapa saja sesuai dengan kewenangannya.

Namun, sistem ini tentu memiliki kelemahan. Perusahaan perlu berinvestasi kepada sistem keamanan data tersebut juga. Ini agar terhindar dari pembajakan atau peretasan yang mungkin dapat merugikan perusahaan sangat besar.

4. Pelatihan Sumber Daya Manusia

Semua teknologi produktivitas yang dijelaskan di atas terdengar sangat meyakinkan dan akan sangat bermanfaat. Akan tetapi, kita tidak boleh melupakan yang menjadi tulang punggun utama, sumber daya manusia. Mesin hanya akan menjadi mesin jika tidak ada yang menyalakan dan mengaturnya. Operator akan tetap dibutuhkan, meski mesin bisa ditinggal ketika sudah berjalan.

Begitu juga dalam konsep digitalisasi dan internet of things. Semua sistem tersebut pada intinya terdiri dari 3 komponen pokok: hardware, software, dan brainware. Hardware adalah peralatan, software adalah aplikasi yang berjalan, dan brainware berarti operatornya. Jika ada salah satu yang tidak optimal, keseluruhan proses akan ikut tersendat.

Oleh karena itu, perusahaan perlu memberikan pendidikan dan pelatihan untuk menggunakan mesin dan komputasi tersebut. Pelatihan sumber daya manusia ini menjadi salah satu program penting untuk menerapkan teknologi produktivitas di perusahaan tersebut. Ini juga menjadi salah satu bentuk kepedulian dan apresiasi perusahaan terhadap para karyawannya.

5. Sistem Terintegrasi

Keterpaduan dan integrasi ini memang sangatlah penting dalam teknologi produktivitas. Departemen-departemen yang berbeda dalam sebuah perusahaan mungkin menyimpan data yang berbeda. Namun, untuk dapat dianalisa dengan baik, semua itu harus dipadukan dalam sebuah laporan yang menyeluruh.

Dengan demikian, direksi dapat melihat dimana letak kelemahan dan keunggulan perusahaan. Dari sini, perusahaan dapat memilih mengambil sebuah kebijakan yang akan mendukung pertumbuhan. Ini, hanya dapat dilakukan jika semua sistem dari hulu ke hilir telah terintegrasi dengan baik.

Untuk itu, perusahaan perlu menerapkan platform yang mampu mengakomodir kebutuhan integrasi tersebut. Platform ini harus cukup smart untuk dapat diandalkan sebagai salah satu penyokong teknologi produktivitas dalam perusahaan.

Demikian apa yang bisa kam informasikan kepada teman-teman UMKM saat ini, semoga bermanfaat. Sukses!

Kamis, 30 Januari 2020

Pengujian Harga: Cara Menguji Harga Berbeda tanpa Mengabaikan Pelanggan

Pengujian Harga: Cara Menguji Harga Berbeda tanpa Mengabaikakan Pelanggan

Perubahan harga produk adalah adalah hal yang terlihat sangat berisiko dan menakutkan bagi banyak pemilik bisnis karena Anda tidak pernah bisa mengatakan dengan pasti bagaimana pelanggan Anda akan bereaksi terhadap harga baru tersebut - dan bagaimana itu akan berdampak pada keuntungan Anda.

Beberapa pengusaha lebih suka tetap dengan harga yang sama dan sepertinya ini keputusan teraman. Namun, apakah itu benar-benar solusi jangka panjang? Pasar online berubah dengan cepat. Banyak dari perubahan itu dapat berdampak pada harga produk Anda - baik itu pesaing baru, produk baru, biaya produksi baru, peraturan industri baru, atau salah satu dari banyak faktor lainnya.

Ingatlah bahwa penetapan harga memengaruhi segalanya - mulai dari laba hingga reputasi merek - jadi sebaiknya Anda tahu kapan dan bagaimana melakukan penyesuaian harga.

Dan itu akan menjadi topik tulisan hari ini.

Kapan Anda Harus Mengubah Harga Produk Anda?

Jawaban sempurna untuk pertanyaan ini tidak ada. Namun, berikut adalah beberapa alasan umum mengapa bisnis ingin menyesuaikan harganya:

1. Biaya Tinggi

Biaya produk Anda akan tumbuh seiring dengan perkembangan bisnis Anda. Alasannya bisa berbeda. Misalnya, seiring waktu, Anda akan ingin meningkatkan jangkauan Anda dengan produk yang lebih baik. Itu secara otomatis akan meningkatkan biaya yang Anda miliki.

Alasan lain bisa jadi adalah penggunaan produk “nilai tambah” yang mencakup segala jenis produk atau tindakan yang akan memungkinkan Anda untuk meningkatkan margin Anda. Misalnya, setiap orang yang membeli sepatu Anda akan mendapatkan pembersih sepatu secara gratis.

2. Inflasi

Inflasi adalah sesuatu yang berdampak pada seluruh dunia. Misalnya, bisa saja harga BBM tiba-tiba melonjak. Itu tidak akan secara langsung mempengaruhi harga produk Anda. Namun, biaya transportasi Anda secara otomatis akan menjadi lebih tinggi. Selain itu, daya beli pelanggan Anda akan berkurang. Itu sebabnya Anda harus hati-hati memilih metode perubahan harga.

Sebagai contoh, itu akan menjadi keputusan yang lebih baik untuk menjaga harga yang sama atau menaikkan harga secara perlahan dan menunggu untuk melihat apa yang akan terjadi dengan harga di masa depan. Mengorbankan laba adalah langkah yang baik hanya jika itu akan memastikan bahwa Anda tidak akan kehilangan pelanggan Anda.

3. Menyesuaikan harga dengan pesaing

Menyesuaikan harga dengan pesaing adalah alasan yang sangat umum mengapa pemilik bisnis memutuskan untuk mengubah harga. Katakanlah bahwa pesaing langsung Anda menawarkan produk yang serupa / sama dengan harga lebih rendah. Jika Anda adalah merek yang kuat, tidak apa-apa untuk menjaga harga lebih tinggi. Namun, ketika Anda baru memulai, Anda mungkin harus menyesuaikan dengan situasi saat ini.

Orang sama sekali tidak siap untuk membayar lebih untuk produk merek asing. Mengejar uang dalam situasi ini tidak akan membawa hasil yang baik.

Bagaimana Melakukan Uji Harga Produk?

Memilih momen yang tepat hanyalah satu faktor yang menyebabkan pengujian harga yang sukses. Yang lebih penting adalah bagaimana Anda mendekati keseluruhan proses. Berikut adalah beberapa langkah yang harus Anda ikuti untuk mencapai hasil yang baik.

1) Tentukan Tujuan Anda

Hal pertama yang perlu Anda tentukan adalah mengapa Anda ingin mengubah harga produk Anda. Apakah ada alasan bagus untuk itu? Beberapa pengusaha e-commerce menaikkan harga hanya karena mereka ingin mendapatkan lebih banyak. Menginginkan margin keuntungan yang lebih baik adalah alasan yang bisa diterima, tetapi itu bukan satu-satunya alasan, terutama dalam ruang yang sangat kompetitif.

Katakanlah tujuan Anda adalah untuk meningkatkan waktu pengiriman produk Anda. Saat ini, pembeli harus menunggu selama 7 hari sebelum mereka mendapatkan pesanan mereka. Anda ingin mengurangi waktu pengiriman hingga tiga hari. Ada perusahaan transportasi yang menawarkan kondisi ini, namun, margin keuntungan saat ini yang Anda miliki tidak dapat menutupi kenaikan biaya transportasi. Ini berarti Anda mungkin perlu melakukan uji perubahan harga dan melihat bagaimana ini mempengaruhi angka penjualan Anda.

Menaikkan harga hanya karena untung, tanpa nilai tambah atau alasan apa pun, sering kali tidak akan menghasilkan apa pun yang Anda sukai.

2) Pilih Grup Produk Sejenis untuk Pengujian

Sekarang setelah Anda memiliki "kapan" dan "mengapa", pertanyaan berikutnya adalah - "harga mana yang harus saya ubah?"

Banyak pemilik bisnis berpikir bahwa hanya "strategi pengujian harga A / B" yang mereka butuhkan. Namun, metode ini berisiko dan kami akan menyentuh alasan mengapa menjelang akhir artikel.

Sebagai gantinya, Anda dapat menguji air menggunakan produk grup yang serupa sebagai sampel.

Katakanlah Anda perlu menaikkan harga produk laris Anda. Logikanya, ini adalah langkah yang berisiko karena dapat mengurangi jumlah pembeli. Dalam hal ini, Anda harus berpikir "out-of-the-box".

Pilih produk dari grup yang sama yang tidak begitu populer di kalangan pelanggan Anda. Lihat bagaimana mereka akan bereaksi terhadap perubahan yang Anda buat. Jika Anda menerima banyak umpan balik negatif, itu biasanya berarti itu bukan saat yang tepat untuk perubahan harga.

Beberapa pemilik e-niaga ingin mempercepat proses pengujian dengan membuat satu atau beberapa halaman arahan dan mengarahkan banyak lalu lintas ke arah mereka sampai mereka merasa memiliki sampel yang relevan. Jika Anda melakukannya, pastikan Anda konsisten dengan desain halaman arahan Anda. Ingat, Anda melakukan ini untuk menguji harga, bukan pilihan desain yang berbeda dan pengaruhnya terhadap tingkat konversi.

Strategi penetapan harga yang akan Anda gunakan akan mencerminkan keberhasilan perubahan harga Anda. Berikut ini adalah ikhtisar singkat dari strategi penetapan harga paling umum yang dapat Anda gunakan untuk menghitung harga baru yang ingin Anda uji.

1) Strategi biaya-plus

Harga biaya-plus adalah cara paling langsung untuk menemukan harga yang tepat untuk produk Anda.

Katakanlah Anda menjual produk buatan tangan. Ada beberapa produk berbeda (baca bahan dan biaya pengemasan) yang Anda perlukan untuk membuat produk akhir. Setelah itu, ada biaya transportasi dan pajak yang perlu Anda tambahkan ke harga Anda. Akhirnya, Anda perlu menambahkan persentase dari seluruh jumlah (margin) untuk menentukan harga akhir produk Anda.

Ingatlah bahwa beberapa faktor dapat secara tidak langsung mengubah strategi biaya-plus Anda. Kami sudah menyebutkan satu harga gas. Itu akan meningkatkan harga layanan transportasi yang Anda gunakan yang secara langsung akan mempengaruhi harga produk Anda. Itu sebabnya banyak bisnis e-commerce memisahkan harga pengiriman ketika mereka menjual produk di situs web mereka.

2) Strategi berbasis pesaing

Mengikuti tren dari segala sesuatu sangat penting dalam dunia e-commerce. Ini terutama mencakup pelacakan harga pesaing utama Anda. Anda harus memiliki gambaran yang jelas tentang harga yang ditawarkan semua pesaing kepada pelanggan mereka. Itu akan membantu Anda menentukan seberapa tinggi atau rendah harga Anda.

Namun, secara aktif melacak harga dari berbagai pesaing untuk berbagai produk lebih mudah dikatakan daripada dilakukan. Untungnya, solusi perangkat lunak seperti Prisync memungkinkan Anda mengawasi pesaing dengan mudah sehingga Anda dapat menyesuaikannya.

3) Strategi berbasis nilai

Harga berbasis nilai hanya mungkin jika Anda menggabungkan data internal dan eksternal sebelum Anda menggunakan metode ini. Strategi ini membutuhkan analisis kebutuhan, pola pikir, dan daya beli klien Anda.

Harga berbasis nilai tidak mungkin tanpa umpan balik yang jelas dari pelanggan kami. Media sosial adalah tempat yang baik untuk mulai meneliti seberapa besar pelanggan menilai produk Anda. Setelah itu, ulasan pelanggan dan survei pelanggan adalah cara terbaik untuk mengumpulkan info yang relevan. Umpan balik yang Anda terima akan memberi tahu Anda jika beberapa produk terlalu mahal atau jika mereka membawa begitu banyak nilai kepada pelanggan Anda sehingga Anda dapat menaikkan harga tanpa dampak apa pun.

4) Mengukur Hasil Secara Aktif

Ikuti statistik yang Anda dapatkan di Shopify atau platform e-niaga lainnya yang Anda gunakan. Lacak berapa banyak penjualan yang telah Anda lakukan sejak Anda mengubah harga. Periksa apakah perubahan Anda menurun pada peningkatan jumlah penjualan rata-rata yang Anda buat sebelumnya.

Penting untuk melakukannya setiap hari. Seperti yang kami katakan, mulailah dengan hanya satu kelompok produk. Jika pembeli bereaksi dengan cara yang secara negatif memengaruhi garis bawah Anda, itu berarti Anda mungkin perlu mencoba strategi lain.

Kesalahan Umum yang Dilakukan Pemilik Bisnis Saat Melakukan Perubahan Harga Produk
Membuat kesalahan dalam ruang e-commerce bisa sangat mahal. Itulah mengapa kami pikir penting untuk menyoroti beberapa kesalahan umum terkait harga yang dilakukan pemilik toko e-commerce.

Turunkan Harga ke Minimum

Menurunkan harga produk Anda mungkin akan menyebabkan jumlah penjualan yang lebih besar. Namun, apakah itu memberi Anda keuntungan yang lebih baik?

Jika Anda ingin menarik lebih banyak orang untuk membeli produk Anda, Anda dapat mengurangi harga Anda sementara melalui diskon. Misalnya, jaket yang Anda jual akan dikenakan diskon 20% hingga akhir bulan. Itu akan menarik orang untuk membelinya, tetapi itu juga akan meyakinkan mereka untuk memeriksa produk lain yang Anda jual. Langkah ini berpotensi meningkatkan keuntungan Anda bersama dengan jumlah penjualan yang Anda lakukan.

Pengujian A / B Lurus

Pengujian semacam ini mungkin baik untuk perancang web dan pengembang web. Mereka dapat membuat dua desain halaman arahan yang berbeda dan memeriksa bagaimana perubahan kecil memengaruhi tingkat konversi keseluruhan.

Namun, A / B menguji halaman harga Anda merupakan langkah berisiko bagi pemilik e-commerce karena beberapa pelanggan dapat menganggapnya sebagai diskriminatif, dan memutuskan untuk tidak membeli dari Anda sama sekali.

Margin yang Sama untuk Setiap Produk

Nilai produk yang Anda jual menentukan margin yang akan Anda tetapkan untuknya. Ingatlah bahwa tidak setiap produk bernilai sama bagi mata pelanggan Anda dan nilainya dapat berubah seiring waktu. Misalnya, jaket akan lebih berharga di musim dingin daripada t-shirt. Dalam hal ini, margin jaket bisa dua kali lipat dari margin t-shirt.

P.S. Ini hanya contoh imajiner dan bisa sangat situasional. Hitung margin dan markup untuk berbagai produk untuk melihat posisi Anda. Setelah itu, Anda dapat menggunakan penetapan harga berbasis nilai untuk memperkirakan apakah Anda dapat menaikkan harga untuk produk dengan margin yang sangat rendah.

Kesimpulan:

Harga sangat terkait dengan nilai. Jika Anda pikir Anda dapat memberikan nilai yang cukup untuk membenarkan harga yang lebih tinggi, tingkatkan itu. Jika Anda pikir Anda bisa mendapatkan lebih banyak dengan harga sedikit lebih rendah yang akan menarik lebih banyak pembeli, kurangi itu.

Hanya saja, jangan lakukan itu atas keinginan sendiri - miliki alasan, rencana, dan strategi penetapan harga.

Itulah satu-satunya cara untuk menguji perubahan harga produk dengan aman di toko online Anda. Ketika Anda meningkatkan merek Anda dan menjadi pemimpin dalam industri Anda, akan lebih mudah untuk mengubah harga Anda karena orang lain harus mengikuti tindakan Anda; bukan sebaliknya.

Rabu, 29 Januari 2020

Membuat Katalog Produk

Membuat Katalog Produk
Selain kartu nama dan company profile, marketing tool yang penting lainnya adalah katalog produk. Para pelaku UMKM harus memiliki marketing tool ini dalam membangun jaringan pemasaran. Berikut adalah hal-hal penting dalam membangun katalog produk:

Mengapa katalog itu penting?

Katalog, seperti logo atau kartu nama, adalah alat yang digunakan untuk mengidentifikasi dan memperkuat kesadaran merek. Spesialis pemasaran tahu berapa banyak ketelitian yang terlibat dalam pembuatan katalog dan seberapa banyak katalog yang baik dapat membuat perbedaan dalam hal penjualan.

Sangat penting untuk membuat dokumen, sebanyak mungkin:
  • fungsional: mudah untuk berkonsultasi dan dirancang secara intuitif;
  • menarik: memiliki penutup yang kuat, kertas berkualitas tinggi, tata letak yang jelas dan modern, dll.

Dalam format apa katalog dapat dibuat?

Pertama-tama, mari kita lihat format katalog. Katalog selalu dibuat secara digital, tetapi produk jadi dapat menjadi salah satu dari dua jenis:
  • Katalog cetak (mis., Katalog meja, katalog IKEA *)
  • Katalog digital (PDF, flipbook, aplikasi, dll.)

*) publikasi yang paling banyak didistribusikan di dunia. 211 juta kopi dikirim pada tahun 2017 dengan tujuan mempromosikan kegiatan 328 toko di 28 negara.

Cetak katalog

Seperti yang diketahui IKEA, katalog cetak tetap menjadi salah satu alat penjualan terbaik dunia. Publikasi berbasis kertas ini memiliki banyak keuntungan:

Paparan merek yang konstan

Katalog adalah benda fisik yang biasanya disimpan di atas meja atau meja, sehingga selalu tersedia dan dapat diakses dengan mudah. "Kehadirannya yang rumit / berat" membuat merek Anda terus-menerus terekspos kepada pelanggan Anda (salah satu prinsip dasar periklanan adalah, pada kenyataannya, paparan merek).

User-friendly

Katalog cetak selalu tersedia dan mudah dikonsultasikan oleh orang-orang dari segala usia. Untuk pemahaman yang lebih baik, kita harus membandingkannya dengan alternatif digitalnya. Mari kita pikirkan tentang bagaimana Anda mencari item dalam katalog online. Pertama, Anda membutuhkan koneksi internet yang baik. Kemudian, Anda harus menemukan dokumen yang Anda butuhkan. Jika Anda beruntung, ada TOC yang dapat dinavigasi, sehingga Anda dapat pergi ke halaman kanan dengan klik; jika tidak, Anda harus membaliknya dengan tangan sampai Anda menemukan barang yang Anda inginkan.

Keterbacaan

Pernahkah Anda mencoba untuk berkonsultasi katalog di iPad, mungkin saat berbicara dengan pelanggan? Jika Anda mengklik di tempat yang salah, Anda dapat dengan mudah berakhir di halaman lain. Jika Anda perlu memeriksa detail, Anda harus memperbesar, mempertaruhkan kesempatan mengklik tombol yang tidak diinginkan.

Pencarian Cepat

Katalog cetak memungkinkan Anda untuk memasukkan bookmark di mana pun Anda butuhkan, sehingga Anda dapat dengan mudah kembali ke halaman yang Anda perlu periksa dalam beberapa detik.

Katalog digital

Mari kita beralih ke katalog digital. Katalog dibuat menggunakan alat digital, dan saat ini sebagian besar perusahaan hanya menggunakan cara digital untuk mendistribusikan dan mempromosikan dokumen mereka.

Katalog digital biasanya dibuat dalam format PDF, untuk pengiriman cepat dan mudah ke pelanggan. Dimungkinkan juga untuk membuat flipbook menggunakan perangkat lunak khusus. Flipbook adalah publikasi online interaktif yang meniru majalah kertas. Untuk membuat flipbook, sering kali diperlukan dokumen PDF lengkap yang siap dikonversi menjadi format interaktif.

Katalog digital menghadirkan sejumlah penghematan dibandingkan dengan biaya pencetakan dan distribusi, yang mendekati nol. Selain itu, berbagi dan mempromosikan dokumen Anda lebih cepat, karena Anda hanya perlu mengunggahnya ke situs web Anda dan membagikannya.

Manfaat dari katalog cetak tidak ada dalam katalog digital, namun ... Ini dapat diringkas dalam hal keterbacaan yang lebih besar, keramahan pengguna, dan perasaan keterlibatan dan profesionalisme secara umum.

Bagian mana yang membentuk katalog?

Katalog adalah dokumen yang terdiri dari banyak bagian berbeda. Beberapa selalu digunakan, seperti sampul, daftar isi, dan sampul belakang; yang lain tergantung pada jenis proyek dan jika diperlukan:
  • Sampul depan
  • Indeks jempol
  • Halaman pengantar: deskripsi, iklan
  • Daftar isi: bab / bagian, sub bab, indikator nomor halaman
  • Katalog: pemisah bab
  • Daftar isi: urutan abjad, atau dengan kode
  • Halaman akhir: deskripsi, iklan, catatan
  • Sampul belakang


Bagaimana Anda mengatur katalog?

Informasi yang ingin kami masukkan harus diatur mengingat bagaimana klien akan berkonsultasi dengan katalog. Anda perlu mempertimbangkan banyak elemen: apakah klien akan mencari produk berdasarkan kategori, atau akankah ia membolak-balik setiap halaman? Apakah klien lebih suka versi kertas atau digital?

Dalam kebanyakan kasus, jika kita berbicara tentang katalog bisnis, akan berguna untuk mengatur elemen berdasarkan kategori atau atribut produk, seperti harga, warna, aplikasi, dan sebagainya.

Katalog dengan berbagai kegunaan menyajikan struktur yang berbeda. Pikirkan katalog medis, misalnya, di mana artikel disusun menurut abjad. Terkadang, berguna untuk mengatur produk secara intuitif atau menggunakan kriteria yang tidak terlalu ketat, mungkin mencampur aturan. Dengan cara ini, pelanggan akan lebih terlibat dengan berkonsultasi pada setiap halaman.

Siapa orang yang paling cocok untuk membuat katalog?

Tidak ada seorang pun, figur tunggal yang membuat katalog. Jawabannya adalah banyak orang terlibat dalam tugas itu.

Tim penjualan, pemasaran, TI, dan grafik semuanya terlibat dalam proses pembuatan katalog. Departemen grafis dapat di-rumah atau di-outsourcing (ke agen komunikasi / desainer grafis freelance).

Elemen apa yang saya perlukan untuk membuat katalog?

Untuk membuat katalog, Anda perlu:
  • Data produk
  • Gambar-gambar
  • Layout Katalog
  • Mari kita melihatnya secara detail

Pertama-tama, untuk membuat katalog Anda memerlukan data produk Anda. Menurut data produk, maksud kami: kode (SKU / nomor item), kategori, subkategori, nama produk, deskripsi, atribut, harga, barcode, dll.

Informasi ini dapat terkandung dalam:
  • Database bisnis / sistem ERP: SAP, Oracle, IBM AS400, Microsoft Dynamics, Sage, Infor, ePromis, dll.
  • Satu atau lebih lembar Excel (atau file CSV, TXT)
  • File XML
  • File SQL
  • Situs Perusahaan
  • File katalog sebelumnya (Adobe InDesign, QuarkXPress, dll.)
  • Gambar-gambar
  • Sebelumnya, setelah Anda mengumpulkan semua informasi tekstual yang ingin Anda masukkan dalam dokumen Anda, Anda harus mengumpulkan semua gambar artikel dan simbol / ikon akhirnya, jika diperlukan.


Jika Anda membuat katalog cetak, Anda akan memerlukan gambar produk berkualitas tinggi (200/300 dpi). Gambar berkualitas baik sangat penting untuk membuat katalog Anda menjadi dokumen profesional.

Seringkali, Anda tidak akan memiliki semua gambar produk yang Anda inginkan dan mungkin mencoba mengambilnya dari situs web perusahaan Anda. Gambar-gambar ini tidak akan memiliki kualitas yang baik (biasanya 72 dpi); oleh karena itu, mereka tidak cocok untuk digunakan dalam katalog cetak.

Layout Katalog

Saat Anda telah mengumpulkan semua elemen yang diperlukan, Anda dapat beralih ke fase operasi pembuatan tata letak katalog. Pada fase ini, perancang grafis terlibat, lebih dari itu jika Anda membuat edisi pertama katalog, atau jika Anda mencari pembenahan tata letak sebelumnya.

Desain grafis dapat dilakukan oleh pekerja in-house atau outsourcing ke agen freelancer atau komunikasi. Perancang akan membantu Anda memantapkan ide-ide Anda tentang cara mengatur informasi dan gambar produk serta menjaga gaya:
  • Penutup dan penutup belakang;
  • Halaman pengantar;
  • Tata letak halaman / halaman Master: header, footer, indeks ibu jari, warna kategori, kolom halaman (1, 2, 3, atau lebih), dll .;
  • Daftar Isi (TOC): Urutan pengurutan klasik (Urutan urutan nomor halaman), Fotografi TOC, Urutan abjad (berdasarkan kategori, berdasarkan produk, berdasarkan apa yang Anda inginkan) dan Chapter Separator TOC;
  • Pemisah bab;
  • Tata letak produk (lihat empat contoh tata letak produk berbeda pada gambar di bawah);
  • Pembuatan ikon / simbol industri tertentu.
  • Perancang akan membuat banyak konsep, biasanya menggunakan Adobe InDesign, sampai semua persyaratan Anda terpenuhi.

Proses penerbitan: Apa jenis proses penerbitan yang ada?

Setelah tata letak disetujui, salah satu langkah penting dimulai: proses penerbitan. Ini terdiri dari memasukkan informasi ke dalam katalog dengan cara yang terstruktur.

Langkah ini dapat dilakukan secara manual atau menggunakan perangkat lunak otomatis.

Kita berbicara tentang:
  • Penerbitan manual: Salin dan tempel (ini membutuhkan banyak waktu dan rentan kesalahan)
  • Penerbitan otomatis: Perangkat lunak di rumah / di tempat (paket perangkat lunak ini sangat mahal, dan tata letak sulit dibuat; dukungan adalah layanan berbayar)
  • Layanan penerbitan cloud: Perangkat lunak cloud atau SaaS (murah, layout sepenuhnya dapat diedit, dan dukungan termasuk dalam harga proyek).


Proses penerbitan manual

Pertama-tama, mari kita mulai dengan proses penerbitan manual. Membuat katalog Anda secara manual terdiri dari menyalin dan menempelkan semua data, sepotong demi sepotong, dari sumber data Anda ke dalam dokumen Anda.

Ini adalah tugas yang dapat menempati sumber daya (in-house atau outsourcing) untuk waktu yang lama, beberapa minggu / bulan, tergantung pada berapa banyak artikel / halaman yang harus dibuat. Elemen penting lainnya yang perlu dipertimbangkan ketika Anda perlu membuat katalog adalah tingginya kemungkinan kesalahan, karena fakta bahwa manusia yang mendorong proses ini, bukan mesin.

Proses penerbitan otomatis lahir untuk mengatasi kekurangan ini.

Proses penerbitan otomatis

Istilah "penerbitan otomatis" mengacu pada solusi perangkat lunak / plugin yang memungkinkan Anda untuk mengimpor data produk secara otomatis dari datasheet / database ke dalam dokumen yang sedang dibuat.

Ini adalah solusi yang perlu diinstal di PC Anda, seperti perangkat lunak klasik. Setiap komputer membutuhkan lisensi perangkat lunaknya sendiri. Ketika Anda harus membuat pagination, Anda hanya dapat bekerja pada PC yang sebelumnya menginstal perangkat lunak.

Aplikasi ini memungkinkan kami membuat dokumen dalam format tertentu, atau sebagai PDF. Hanya beberapa dari mereka yang memungkinkan pengguna membuat file dalam format Adobe InDesign (INDD, IDML, dll.).

Solusi otomatisasi katalog Pagination memiliki banyak keuntungan:
  • Mudah digunakan. Tidak perlu pelatihan khusus
  • Kebebasan penuh dalam tahap pembuatan (desain) tata letak dokumen
  • Kemungkinan menggunakan setiap jenis sumber data (Excel, CSV, XML, ekspor dari sistem ERP / database / aplikasi bisnis)
  • Sistem Cloud tidak memerlukan pengaturan perangkat lunak apa pun. Perangkat lunak ini tersedia kapan saja, di mana saja, dan di perangkat apa pun (Chrome, Firefox, Safari, Explorer, dll.) Dan sistem operasi (Windows, Mac OS, Linux, Android, dll.)
  • File dibuat baik dalam PDF (dalam resolusi tinggi dan rendah, siap untuk dicetak, atau untuk distribusi digital) dan format InDesign (INDD, IDML). Mereka siap dibuka dengan Adobe InDesign dan dapat diubah secara manual, bila perlu.
  • Sistem Cloud memberi Anda kemampuan untuk terus menggunakan PC selama proses pembuatan dokumen, dan sistem notifikasi email akan memberi tahu Anda ketika proses telah selesai dan dokumen siap untuk diunduh.
  • Perangkat lunak ini dijual sebagai biaya berlangganan tahunan. Perubahan harga sesuai dengan jenis dokumen yang ingin Anda buat, dan itu termasuk pengaturan dokumen, pemeliharaan evolusi proyek, dan layanan pelanggan yang cepat (melalui telepon & email).
  • Berapa biaya pembuatan katalog?
  • Akhirnya, mari kita lihat biaya untuk membuat katalog profesional. Sulit menghabiskan kurang dari Rp 20.000.000,- (estimasi) untuk proyek grafik katalog.

Sistem penerbitan otomatis dapat mengurangi biaya banyak. Membuat proyek editorial dengan sistem penerbitan basis data cloud dapat menelan biaya Rp 8.000.000 – Rp 12.000.000, tergantung pada kerumitan dokumen.

Buat katalog - Fase pencetakan

Sekarang kami telah menemukan cara membuat katalog, mari beralih ke fase pencetakan. Menemukan printer yang baik relatif mudah, tetapi untuk menemukan yang tepat, Anda perlu memeriksa harganya. Secara praktis, printer sering kali merupakan garis pertahanan terakhir sebelum dokumen dicetak.

Terutama jika Anda membuat katalog pertama Anda, atau jika Anda bekerja sama dengan agensi atau profesional yang berpengalaman, jangan berhemat dalam pencetakan. Jika Anda dapat menemukan printer yang bagus, printer yang dapat membantu Anda dalam situasi sulit atau tidak terduga, jaga agar ia tetap dekat dengan Anda. Proses pencetakan adalah hal yang sulit, dan ada ribuan variabel untuk dikelola agar semuanya menjadi baik. Jangan memberi tekanan pada printer Anda ketika datang ke pengaturan waktu, karena Anda berisiko memaksa perkembangan kondisi tergesa-gesa, seperti mengeringkan tinta atau mengikat lem. Anda mungkin dapat memaksa beberapa proses, tetapi Anda berisiko mengalami kejutan yang tidak menyenangkan.

Biaya pencetakan tergantung pada banyak variabel, seperti:
  • Jumlah salinan yang akan dicetak
  • Jumlah halaman dalam katalog
  • Kualitas kertas
  • Pemrosesan khusus (mis., Indeks ibu jari)

Semoga sukses!