Laman

  • Home

Rumah UMKM adalah sebuah gerakan moral pemerhati UMKM di Indonesia untuk memberikan wadah kepada UMKM agar mendapatkan informasi, edukasi, fasilitasi dan solusi atas permasalahan yang mereka hadapi. Semangat untuk mandiri dan berdaya saing global akan terus kami gelorakan kepada UMKM Indonesia.

Donasi kepada Rumah UMKM melalui transfer ke Bank Mandiri No Rek 136-00-0401108-3 (Marjoko, ST, MM)

Jumat, 17 Mei 2019

SDM & Teknologi, Tantangan Utama Dalam Pengembangan UMKM.

SDM & Teknologi, Tantangan Utama Dalam Pengembangan UMKM.
Jika 5 tahun yang lalu atau lebih kami ditanya mengenai apa permasalahan UMKM yang dihadapi oleh para pembina UMKM, pasti jawaban saya tidak pernah jauh dari 3-set, yaitu: Mindset, Omzet dan Asset. Yang kami artikan sebagai berikut:
  • MINDSET adalah pola pikir dari pelaku usaha UMKM. Cara dan pola pikir pelaku UMKM sangat mempengaruhi mereka dalam mengambil sikap dan mentalitas mererka dalam berwirausaha.
  • OMZET lebih terkait dengan kemampuan mereka dalam memasarkan produk-produk yang dihasilkannya. Dimulai dari pra-pemasaran, yaitu berupa kemampuan mereka dalam menghasilkan produk yang berkualitas serta kemampuan menjaga konsistensi kualitas produk. Selanjutnya akan terus bergeser ke arah bagaimana mereka mampu mengemas produk mereka sesuai dengan pasar yang sesuai dengan segmentasi dan target pasar yang dibidi dengan desain yang menarik dan menonjolkan perbedaan dengan pesaing.
  • ASSET terkait dengan kemampuan para pelaku UMKM dalam mengelola keuangan usaha mereka, mulai dari memisahkan penghasilan usaha dengan kebutuhan rumah tangga serta kemampuan mereka dalam membukukan setiap kegiatan transaksi keluar maupun masuk sampai kepada kemampuan mereka dalam membangun asset yang mampu menjamin keberlangsuangan usaha mereka.
Pemahaman ini masih kami pegang sampai saat ini, sampai kemudian kami bisa masuk kepada hal yang lebih essensial dan mendalam lagi ketika ternyata masalah utama mereka adalah pada MINDSET atau bisa dikatakan pada kualitas SDM. 

Kesempatan kami menjadi berbagai juri skala propinsi Jawa Tengah selama 5 tahun terakhir memberikan banyak kesempatan melihat lebih dalam permasalahan dari para pelaku UMKM. Sebagai juri UKM Pangan Award dan Krenova Jawa Tengah kami mendapatkan kesempatan untuk melakukan kurasi produk dan wawancara kinerja bisnis mereka, yang semakin menguatkan bahwa tantangan utama dalam mengembangkan UMKM adalah pada SDM dan satu lagi dalam meningkatkan daya saing adalah TEKNOLOGI.

Sumber Daya Manusia (SDM) dan Teknologi.

Hampir semua permasalahan utama yang terjadi dalam pembinaan dan pengembangan UMKM mengarah kepada kualitas SDM-nya. Mulai dari cara dan pola berpikir, kualitas dan standard pemikirannya, wawasan dan pengetahuannya sampai dengan visi dan tujuan usahanya.

Referensi visual, pelatihan dan pengalaman banyak memberikan perubahan dalam mindset yang mereka miliki. Misalnya dalam produk pangan, maka yang menjadi standard adalah cita rasa. Pelaku UMKM pangan perlu dipahamkan atas kriteria rasa "enak", meskipun bersifat relatif namun dengan memahami bahwa "enak" berarti rasa yang bisa diterima oleh lebih banyak orang maka UMKM akan lebih tertolong pada pemasarannya. Untuk mencapai standarisasi cita rasa, maka pelaku UMKM harus diberikan banyak referensi dan pengalaman untuk membandingkan. 

Kemudian dalam hal pengetahuan, pelaku UMKM harus memiliki pengetahuan dan wawasan tentang keamanan pangan serta kesehatan pangan yang bisa mereka peroleh dalam pelatihan teknis serta buku panduan. Hal ini penting dalam membuat standar lay out dan kualitas ruang produksi dan peralatan produksi.

Selanjutnya memahamkan pelaku UMKM atas visi dan tujuan berwirausaha serta bagaimana mereka bisa mencapai visi tersebut adalah upaya pengembangan yang paling mendasar. Mereka harus tahu apa yang mereka tuju dan kejar saat ini, dalam wujud tahapan-tahapan yang jelas dan terukur.

Sementara itu TEKNOLOGI merupakan hal yang menjadi kelemahan para pelaku UMKM yang perlu mendapatkan solusi yang cepat mengingat teknologi ini yang sangat berpengaruh dalam produktivitas, efisiensi dan peningkatan kualitas. Kami tidak bisa terus memaklumi peralatan-peralatan yang sangat sederhana dalam produksi karena dengan cara demikian kami memaklumi inkonsistensi dalam kualitas. Mesin tepat guna sangat membantu pelaku UMKM dalam menjalankan SOP-nya dengan lebih baik. Dalam pemasaran pun kami sudah tidak bisa memaklumi para pelaku UMKM tidak mengenal sosial media, ecommerce dan sebagainya.

Kemampuan pelaku UMKM dalam memahami standard INPUT (bahan baku) yang mereka gunakan dalam produksi, standard proses dalam produksi serta standard produk yang mereka hasilkan akan banyak terbantu dengan adalah teknologi dalam produksi. Teknologi ini tidak harus yang bersifat sangat modern, namun teknologi yang bisa lebih baik dalam meningkatkan produktivitas, efisiensi dan konsistensi kualitas. Dengan kata lain proses yang terukur dan konsisten akan banyak membantu pelaku UMKM dalam menjadi konsistensi kualitas produk dan pengukuran kapasitas produksi.

Secara umum kelemahan produk UMKM saat ini yang meskipun sudah memiliki cita rasa tinggi (pangan) atau workmaship prima (kerajinan) serta kemasan yang menarik adalah HARGA JUAL yang tidak bisa bersaing. Hal tersebut lebih banyak disebabkan oleh teknologi yang dimiliki oleh pelaku UMKM. Secara sederhana, teknologi bisa diartikan secara fisik sebagai "mesin", mesin yang mampu memudahkan pelaku UMKM dalam meningkatkan kualitas produk, atau konsistensi kualitas, produktivitas maupun efiseinsi. Efisiensi dan produktivitas membuat produk yang dihasilkan oleh UMKM bisa memiliki biaya produksi yang lebih murah sehingga harga jualnya pun bisa bersaing. 

Dengan tulisan ini kami ingat selalu mengingatkan fokus pembinaan dan pengembangan UMKM kepada pemerintah maupun relawan pembinaan UMKM agar upaya-upaya yang kita lakukan bisa rapi dan terarah serta bisa mendekatkan tujuan industrialisasi bisnis-bisnis UMKM. Dengan orientasi industri maka investasi akan mulai terbuka ke arah pengembangan produk UMKM yang lokal dan unik. Sukses!






Kamis, 16 Mei 2019

Penjurian Akhir Krenova Jawa Tengah 2019.

Penjurian Akhir Krenova Jawa Tengah 2019.
Penjurian Krenova untuk 30 nominasi telah berakhir pada tanggal 16 Mei2019 ini, setelah rangkaian presentasi dari para inventor selama 3 hari penuh dari tanggal 13, 14 dan 15 Mei 2019 di gedung Balitbang Bappeda Provinsi Jawa Tengah. Sungguh hari-hari yang padat dan cukup melelahkan para team juri selama 3 hari berturut-turut mendengarkan dan memberikan penilaian kepada 30 peserta dari berbagai kota dan kabupaten di Jawa Tengah.

Inovasi-inovasi yang kami harapkan bisa menjadi solusi atas permasalahan lokal serta permasalahan umum seperti pangan dan energi sudah terwakili dalam gelaran Krenova Jawa Tengah 2019 ini. Mulai dari inovasi pemanfaatan bio gas dengan reaktor model kapal selamd dari Kabupaten Pati, inovasi pangan non terigu yang memiliki prospek bisnis ke depan untuk industrialisasi sampai dengan inovasi mesin CNC untuk pembuatan kaligrafi,

Semua inovasi ini berasal dari masyarakat umum, bahkan ada juga inovasi dari sekolah menengah umum dari Kabupaten Wonosobo yang berhasil menemukan manfaat kulit carica sebagai emulsi santan untuk menghasilkan VCO melalui proses dingin. Inovasi layanan video call dari Rutan Wonosobo juga sangat menarik dalam menyikapi kebutuhan komunikasi warga binaan dengan keluarganya yang jauh serta inovasi peringatan dini untuk musibah longsor dari Kabupaten Banjarnegara.

Meskipun cukup melelahkan, namum team juri yang telah bergabung selama 5 tahun terakhir ini dengan Bappeda Provinsi Jawa Tengah dalam membantu gelaran Krenova Jawa Tengah ini memiliki kesempatan luas untuk melihat inovasi-inovasi masyarakat Jawa Tengah. Beberapa Kota dan Kabupaten sudah memahami apa yang dimaksud dengan Krenova sehingga mampu menghadirkan wakil serta inovasi yang berorientasi kepada kebutuhan masa depan seperti applikasi-applikasi pendidikan, deteksi uang untuk penyandang tuna netra dan sebagainya. Namum masih ada juga kota dan kabupaten yang belum paham benar dengan Krenova sehingga mereka hanya menghadirkan hasil-hasil praktek di sekolah yang seringkali bukan inovasi yang terbaru atau bahkan masih sangat dini untuk diajukan dalam gelaran Krenova sehingga terpaksa harus gugur sejak awal.

Sering juga dalam krenova ini dihadirkan kreasi masakan atau pangan yang seharusnya tidak hadir dalam gelaran Krenova. Untuk pangan kami berharap bukan hanya sekedar kreasi tetapi berupa inovasi paham yang memiliki kemanfaatan yang luas bagi masyarakat serta mampu menghadirkan teknologi pengolahan pangan yang baru dan unik.

Dengan selesainya penjurian akhir Krenova 2019 ini, maka tahapan selanjutnya adalah menjaring juara favorit melalui pooling dan pengumuman pemenang oleh Bappeda Jawa Tengah serta pemberian fasilitasi kepada para pemenang Krenova Jawa Tengah 2019. Semoga gelaran-gelaran Krenova Jawa Tengah di tahun-tahun mendatang mampu menghadirkan inovasi yang lebih dahsyat lagi. Sukses!









Jumat, 10 Mei 2019

Es Gempol Pasar Gang Baru.

Es Gempol Pasar Gang Baru.
Tahu apa yang mesti saya pesan kepada istri saya ketika belanja di Pasar Gang Baru (Pecinan) Semarang? Selain kue cucur pasti adalah es gempol. Es Gempol adalah minuman dari gempol/pleret, santan, dan gula cair. Kata gempol berarti adonan dari tepung beras yang dibentuk, lalu diwarnai dan akhirnya dikukus. Gempol disiram dengan santan dan gula, dan seringkali ditambah es.

Minuman ini banyak ditemukan di daerah Solo sampai dengan Jepara, selain juga di Bandung, Jakarta dan Semarang. Rasa manis bercampur rasa gurih santan dan gempol serasa padu menggoda lidah.

Es gempol ini sudah cukup menarik bagi saya, namun ketika saya sering melihat santan kemasan yang ternyata bisa juga diproduksi oleh perusahaan skala UMKM maka harapan saya muncul bahwa sebenarnya es gempol ini bisa dikemas menjadi minuman yang tahan lama dan bisa dijual di didistribusikan melalui retail modern maupun online. Apakah ada yang sudah membuatnya? Sepertinya selama ini saya belum pernah melihatnya atau mengetahuinya.

Kadang ide bisnis muncul dari pemikiran-pemikiran sederhana tersebut, dengan pengetahuan produksi dan teknologi pangan sepertinya ide tersebut di atas bisa diwujudkan. Memang akan banyak tantangan untuk teknologi pengawetan bahan, namun jika hal tersebut sulit dalam bentuk cair sebenarnya bisa dicapai dalam bentuk bubuk atau powder, yaitu bubuk santan powder yang telah dicampur dengan gula kristal ditambahkan dengan gempol kering.

Tujuan saya menulis es gempol ini adalah untuk menginspirasi UMKM kami untuk berinovasi dengan cara-cara modern dalam menyajikan minuman tradisional. Sudah saatnya kita mengikuti perkembangan jaman, tidak bisa terus dengan cara-cara yang tradisional. Sukses!

Kamis, 09 Mei 2019

Makanan Khas Lokal Dalam Kaleng? Mengapa TIdak?

Makanan Khas Lokal Dalam Kaleng? Mengapa Tidak?
Saat visitasi dan kurasi UKM Pangan Award di Kabupaten Banjarnegara pada hari Selasa lalu, saya sempat ngobrol dengan Kepala Disperindagkop Kabupaten Banjarnegara. Salah satu obrolan tersebut adalah bagaimana peluang produk pangan UMKM ke depan. 

Secara umum Banjarnegara memiliki potensi yang tidak jauh dari Wonosobo yang selalu menghadirkan juara dalam setiap ajang pangan award, apalagi Kabupaten Banjarnegara berbagi dataran tinggi Dieng dengan Kabupaten Wonosobo.

Untuk makanan khas yang menjadi andalan dari Kabupaten Banjarnegara adalah Dawet Ayu dan Sate Gombong. Dari kedua makanan khas tersebut saya sempat menanyakan kepada Bapak Kepala Disperindagkop apakah sudah ada rencana untuk membuat kedua makanan dan minuman khas tersebut dalam bentuk kalengan atau instan? 

Samble Instan Kalengan dari Solo.

Garang Asem Kalengan dari Banjarnegara.
Akan menjadi sangat menarik jika ada yang mampu membuat dawet ayu dalam bentuk kalengan atau minuman bubuk atau dalam kemasan lain. Begitu pula dengan Sate Gombong yang bisa dikemas dalam kalengan.

Ide ini saya lontarkan kepada Bapak Kepala Disperindagkop untuk memacu kreativitas pemerintah daerah dalam mengangkat potensi pangan lokal menjadi nasional atau bahkan menjadi internasional. Hal ini saya sampaikan mengingat untuk infrastruktur, Kabupaten Banjarnegara telah memiliki PT BAMS yang telah berhasil memproduksi makanan kaleng termasuk garang asem kalengan.

Potensi ada, fasilitas telah ada dan SDM pun dari PT BAMS bisa mewujudkannya, lantas apa lagi yang mesti ditunggu oleh pemerintah Kabupaten Banjarnegara. Kepada Bapak Kepada Disperindagkop Kabupten Banjarnegara, saya mengungkapkan harapan saya bahwa di tahun depan ada sudah muncul dawet ayu kalengan dan sate Gombong kalengan agar UKM Pangan Award semakin tampak progressnya. Suskes!





Rabu, 08 Mei 2019

Instant Noodle Ala UMKM : Mie Ongklok Instan Wonosobo.


Semakin ke depan, tuntutan kebutuhan akan kepraktisan makanan akan semakin besar. Tetapi ada yang justru semakin unik, karena makanan khas daerah pun semakin menjadi buruan bagi generasi millenial saat ini yang merupakan "petualang" di bidang apapun. Berarti bisa kita artikan bahwa produk makanan khas lokal yang praktis dan instan akan menjadi primadona di masa mendatang.

Kegiatan visitasi UMKM dalam rangka seleksi UKM Pangan Award kali ini membawa kita ke kota juara pangan, yaitu Wonosobo, dimana salah satu peserta UKM Pangan Award 2019 ini adalah Mas Desta. Apalagi produknya jika bukan Mie Ongklok Instan yang sudah saya kenal sejak debutan pertama 3 tahun yang lalu. 

Konsep di atas diapplikasikan oleh Mas Desta untuk produk Mie Ongkloknya. Jika sebelumnya Mie Ongklok sebagai makanan khas Wonosobo disajikan di warung-warung makan Mie Ongklok yang harus dinikmati orang ketika mereka berkunjung ke Wonosobo, maka sekarang orang dari luar Wonosobo bisa menikmati Mie Ongklok dengan kemasan instan.

Mie Ongklok Wonosobo, Makanan Khas Asli Wonosobo.
Mie Ongklok Instan Mas Desta.

Mie Ongklok Mas Desta ini berbahan dasar mocaf dengan bumbu racikan yang telah dibuatnya instan. Tidak sulit mencari bahan baku tersebut di Wonosobo yang kaya akan produk agricultural-nya, hal ini yang memberikan nilai lebih produk Mie Ongkok ini yang mampu mengeksplorasi kekayaan sumber daya alam lokal. Terlebih lagi masa depan Mie Ongklok adalah ke arah industri, sehingga mampu menyerap SDM yang banyak. Saat ini karyawan Mas Desta sudah 12 orang, atau 2 kali lipat dari tahun yang lalu.

Untuk pemasaran, pesanan dari online maupun offline sudah cukup berkembang pesat. Namun akan lebih baik jika ke depan Mie Ongklok instan ini bisa dipasarkan dengan penunjukan-penunjukan distributor sehingga mengurangi beban pemasaran dari pihak produsen. 

Kemasan Mie Ongklok Instan Mas Desta.
Pastinya untuk ke arah depan, Mas Desta butuh support dari banyak pihak terutama ketika produknya sudah masuk ke tahap industri, mulai dari legalitas yang lebih besar yaitu BPOM dan SNI, maupun pengembangan-pengembangan kapasitas produksi dan pemasaran.

Selalu harus ada kata "mulai" dan Mas Desta telah memulai bisnis ini, masalah berikutnya adalah "proses" yang akan terus dijalani oleh Mas Desta untuk terus belajar dan berkembang. Mengenai "hasil" maka kesuksesan cukup ditengarai sebagai perbaikan-perbaikan yang dilakukan secara kontinyu dari kesalahan-kesalahan sebelumnya, hari esok harus lebih baik dari sekarang. Sukses untuk Mie Ongklok Mas Desta!





Selasa, 07 Mei 2019

Chang Cahe Pletok, Minuman Khas Banjarnegara.

Chang Cahe Pletok, Minuman Khas Banjarnegara Dalam Bentuk Instan.
Visitasi UKM Pangan Award 2019 ke Kabupaten Banjarnegara mempertemukan kami dengan produk Chang Cahe Pletok yang diproduksi oleh kelompok usaha yang dipimpin oleh Bu Eni. Minuman ini memang untuk dikonsumsi oleh masyarakat yang tinggal di daerah Dataran Tinggi Dieng yang dingin. 

Oleh kelompok usaha tersebut minuman ini dibuat dalam bentuk serbuk dan instan sehingga lebih mudah untuk didistribusikan. Dari pertemuan tahun lalu sudah banyak progress perbaikan dalam kemasan, produk maupun kinerga bisnisnya, yang masih perlu dibantu untuk pengembangan UMKM ini adalah dalam hal promosi.

Kabupaten Banjarnegara telah memiliki ikon minuman yaitu Dawet Ayu, namun kehadiran Chang Cahe Pletok bisa juga menjadi ikon baru minuman dari Kabupaten Banjarnegara. Yang paling penting adalah pelaku usaha tersebut memiliki semangat dan kemauan yang kuat untuk berkembang dan maju.

Terkait dengan kelemahan promosi maka pada saat visitasi dan kurasi hari ini, saya menyarankan Bu Eni untuk menugaskan generasi muda di sekitarnya untuk menggarap digital marketingnya, termasuk sosial media dan website-nya. Atau bahkan mungkin kerjasama pemasaran dan promosi dibisa menggandeng pihak luar dari wilayahnya.

Minuman lokal yang khas yang dikemas dalam bentuk instan memang menjanjikan pasar yang lebih baik, dan hal ini telah dilakukan oleh kelompok usaha Bu Eni ini. Bahkan dengan legalitas yang telah dimiliki yaitu PIRT dan Halal MUI, produk ini bisa ditawarkan ke negara-negara tetanggan kita sepeti Malaysia dan Singapura.

Semoga semangat mengangkat potensi lokal dari UMKM-UMKM Jawa Tengah terus tumbuh, dan mampu menggarap potensi tersebut dengan cara-cara yang modern baik dalam hal kemasan maupun teknologi produksinya. Masih banyak peluang pasar, baik di dalam dan luar negeri. Sukses!





Sabtu, 04 Mei 2019

Nasi Ayam Bu Pini, Di Antara Nasi Ayam - Nasi Ayam Favourite yang Lain.

Nssi Ayam Bu Pini, Di Antara Nasi Ayam - Nasi Ayam Favourite yang Lain.
Nasi ayam adalah makanan khas kota Semarang yang mungkin bisa disejajarkan dengan Nasi Liwet dari kota Solo. Bagi wisatawan yang berkunjung ke kota Semarang, saya sarankan mencoba kuliner asli ini, baik untuk sarapan, makan siang maupun makan malam. Ada beberapa nama nasi ayam yang pernah saya coba di Semarang antara lain: Nasi Ayam Kemuning Mbak Jum, Nasi Ayam Bu WIdo, Nasi Ayam Yu Nah, Nasi Ayam Bu Nyoto dan beberapa lagi yang saya lupa namanya. 

Namun jika pagi harus mengantar istri belanja ke Pasar Gang Baru maka saya akan mampir di Nasi Ayam Bu Pini di daerah Gang Pinggir daerah pecinan Semarang yang sudah buka pagi untuk sarapan. Icon Pasar Pasar Baru memang sangat kuat sebagai pasar pecinan yang menyediakan bahan-bahan makanan yang berkualitas dan mungkin tidak bisa ditemukan di pasar-pasar lain atau di tempat-tempat lain.

Pagi ini pun kami sempatkan sarapan di Nasi Ayam Bu Pini yang sudah dijejali para pengunjung, jadi terpaksa harus antri tempat duduk karena memang tempatnya di sebuah ruko yang tidak terlalu luas. Namun karena Nasi Ayam ini adalah makanan siap saji, maka kami tidak perlu menunggu cukup lama.

Saya sekeluarga suka dengan Nasi Ayam Bu Pini ini karena masakannya tidak terlalu manis sebagaimana seringkali kami jumpai pada Nasi Ayam yang lain, pas menurut saya. Inilah fast food Jawa yang harus terus ada sebagaimana halnya Soto dan Bakso. 

Nasi Ayam Bu Pini.
Keberadaan Nasi Ayam Bu Pini ini akan terus memberikan warna kuliner di kota Semarang sebagaimana nasi ayam - nasi ayam legendaris yang lain yang telah memiliki pelanggan setianya dari masa ke masa. Silahkan tentukan nasi ayam mana yang akan anda pilih ketika berkunjung ke kota Semarang. Sukses!

Jumat, 03 Mei 2019

Warung Senerek Magelang, Bagi Pecinta Sup Bayam Segar.

Warung Senerek Bu Atmo Jl Pangeran Mangkubumi, Cacaban Magelang.
Visitasi UKM Pangan Award ke Kabupaten Magelang dan Kota Magelang sepertinya tidak lengkap kalo tidak di sertai gerakan kuliner tipis-tipis. Kebetulan rombongan juri belum ada yang pernah ke Sop Senerek Bu Atmo di Jl Pangeran Mangkubumi, Cababan Kota Magelang. Siang itu suasana di Sop Senerek Bu Atmo seperti biasa, penuh sesak karena memang sudah masuk jam makan siang.

Sop bayam, wortel, kacang merah dengan berbagai pilihan daging, jeroan, babat, iso dan koyor sengan kuah yang segar. Seporsi sop senerek ini sudah mampu membungkam perut yang keroncongan, belum lagi ada es beras kencur yang khas menggoda. 

Sop Senerek Bu Atmo Magelang.
Kota Magelang memang menawarkan banyak sekali kuliner dan oleh-oleh yang khas, seperti bolu kering, getuk, keripik, buntil lompong dan lain sebagainya. Untuk makan siang, selain Tahu Kupat Magelang yang legendaris, saya biasa bersantap di Sop Senerek Bu Atmo ini. Sebenarnya jika disebutkan satu per satu, maka apa yang saya sebutkan tersebut masih jauh dari yang sebenarnya ada di Kota Magelang yang terkenal dengan getuk singkongnya. Bahkan seringkali jika kangen dengan peyek cethul, saya juga akan mencarinya di Magelang dan biasanya ada juga dititipkan di Warung Senerek Bu Atmo tersebut.

Warung Senerek Bu Atmo Jl Pangeran Mangkubumi, Cacaban Magelang.
Kuliner di Jawa Tengah memang tidak akan pernah habis untuk digali, selain setiap daerah memiliki masakan khas masing-masing, saat ini banyak sekali kreasi kuliner yang terus berkembang di kalangan UMKM yang mengeksplorasi potensi daerah. Di UKM Pangan Award ini kami benar-benar dihadapkan pada kekayaan kreasi kuliner di Jawa Tengah. Sukses!




Tidak Hanya Harus Menarik, Desain Kemasan Harus Tampil Millenial.

Tidak Hanya Harus Menarik, Desain Kemasan Harus Tampil Millenial.
Kota Magelang dan Kabupaten Magelang menjadi tujuan visitasi UKM Pangan Award 2019 dan kurasi produk pada hari Jumat ini, ada masing-masing 4 UMKM dari kedua daerah ini atau 8 UMKM yang harus kami wawancarai dan kurasi produknya. 

Ada beberapa produk yang menarik yang perlu kami pertimbangkan agar produk ini bisa melaju ke seleksi berikutnya. Kurasi pertama yang kami lakukan adalah masalah legalitas produk dan usaha, kemudian kurasi kemasan, kurasi produk dan kurasi manajemen. Meskipun visitasi ini hanya dipusatkan di dinas terkait masing-masing daerah namun dari wawancara dan diskusi kami dengan para peserta kami bisa memberikan masukan dan saran-saran perbaikan yang sekiranya sangat berguna bagi pengembangan usahanya.

Selain masalah kemasan yang selalu menjadi temuan kami, masalah konsep sehat pun harus kami sosialisasikan kepada para pelaku UMKM. Beberapa produk yang masih banyak mengandalkan pemakaian gula pasir kami berikan saran alternatif untuk menggunakan gula yang lebih sehat dan lokal. Tujuan dari saran ini adalah tantangan pasar ke depan yang lebih menuntut makanan yang lebih sehat dan bebas ancaman diabetes.




Bolu Ketan Hitam Kering, dengan kemasan yang lebih millenial dari UMKM Kabupaten Mangelang.
Dari sekian kurasi yang kami lakukan, kami melihat beberapa potensi produk yang memiliki prospek yang cukup baik untuk dikembangkan di masa mendatang. Produk tersebut adalah bolu ketan hitam kering yang dikemas dengan kemasan yang sangat millenial. Inovasi desain kemasan inilah yang kami tunggu dari para pelaku UMKM dalam menggebrak pasar, baik pasar onlien maupun pasar offlline.

UMKM harus menyadari benar bahwa saat ini telah terjadi pergeseran pasar, dimana pasar telah didominasi oleh generasi millenial sehingga desain kemasannya pun harus disesuaikan dengan pasar tersebut. Semua hanyalah masalah kreativitas dan keberanian untuk berubah. 

Bapak Jalian Setiarsa, atau yang lebih suka dipanggil Pak Tiarso melakukan inovasi berani dalam kemasan produknya, lebih millenial! Produknya pun menjadi lebih praktis dan tahan lama karena berupa bolu ketan hitam kering. 

Dari bebrapa promosi yang kami lakukan, produk-produk cracker seperti rice cracker, sticky rice cracker dan sebagainya adalah produk-produk yang sedang booming untuk permintaan ekspor. Produk-produk dari Indonesia diminati karena lebih sehat dan halal oleh berbagai pasar di US dan Eropa.

Semoga contoh keberanian dari Pak Tiarso ini bisa menginspirasi para pelaku UMKM yang lain untuk terus berpacu dalam keberanian dan melakukan perubahan-perubahan yang up to date baik dalam produk maupun dalam kemasan. Sukses!





Rabu, 01 Mei 2019

6 Area SDM yang Harus Dikelola Perusahaan.

6 Area SDM yang Harus Dikelola Perusahaan.
Ketika usaha sudah mulai berkembang, pelaku UMKM baru menyadari betapa pentingnya  manajemen SDM bagi persuahaannya. Pada awalnya, mengelola SDM bukanlah alasan mereka menjalankan bisnis tersebut. Bahkan pelaku UMKM sering tidak memiliki minat atau keterampilan untuk mengelola aset mereka yang paling berharga - sumber daya manusia! 

Seni mengelola SDM orang ini rumit dan memiliki sains tersendiri. Ada banyak program gelar dan sertifikasi untuk mengajarkan para ahli bagaimana menangani masalah-masalah yang seringkali rumit yang datang dengan mengelola tenaga kerja.

Mengelola orang lebih dari sekadar mempekerjakan dan menjadwalkan pekerja. Hal ini juga terkait menciptakan lingkungan tempat karyawan berkembang dan bersemangat untuk menjadi bagian darinya. Dan, hal ini membutuhkan fokus, strategi dan upaya tak kenal lelah.

6 Bidang SDM Yang Setiap Organisasi Harus Kelola.

1. Kompensasi dan Manfaat

Organisasi yang sukses memahami pentingnya memberikan kompensasi dan manfaat yang kompetitif kepada karyawannya. Tetap mengikuti tren gaji sangat penting untuk menarik dan mempertahankan karyawan puncak.

Di pasar kerja hari ini, karyawan yang baik akan mencari posisi di ujung jalan jika mereka pikir mereka akan mendapat kompensasi yang lebih baik.

Paket kompensasi total harus menjadi bagian dari strategi kompensasi komprehensif dan harus mencakup gaji pokok dan tunjangan karyawan lainnya - kesehatan, jiwa, gigi, asuransi cacat, cuti dibayar, dll.

Kompensasi dan tunjangan karyawan harus dianggarkan dan dikelola melalui proses penganggaran tahunan.

2. Perekrutan dan Penetapan Staf

Mungkin sulit untuk menemukan karyawan yang tepat untuk organisasi anda. Aplikasi perekrutan dan penyaringan bisa menjadi tugas yang melelahkan tetapi dengan program penyaringan elektronik, ini bisa sangat mudah dikelola. Ada banyak program perangkat lunak dan situs web yang dapat membantu dalam hal ini.

Ada banyak vendor yang dapat membantu dengan layanan penggajian tetapi juga dapat membantu dengan proses aplikasi, penyaringan dan pemeriksaan latar belakang karyawan. Seringkali biaya untuk layanan ini masuk akal dan sangat terjangkau.

3. Pelatihan dan Pengembangan

Pelatihan karyawan adalah kunci untuk mempertahankan tingkat kinerja karyawan yang tinggi dan dianggap sebagai manfaat penting bagi karyawan. Karyawan perlu mempelajari budaya organisasi, tugas pekerjaan khusus mereka dan melanjutkan pendidikan untuk mempertahankan keterampilan kerja yang berubah.

a. Orientasi Organisasi

Orientasi karyawan membantu mereka terbiasa dengan lingkungan kerja yang baru. Proses terstruktur menjawab pertanyaan logistik penting yang mungkin dimiliki karyawan.

Misalnya, orientasi akan membagikan informasi seperti kunci gedung, kode akses, tinjauan manual karyawan, cara mengoperasikan sistem telepon, sistem komputer, mesin fotokopi, mesin faks, prosedur standar untuk meminta waktu istirahat, siapa yang harus dihubungi ketika sakit, bagaimana untuk menghadapi dan mengatasi masalah internal.

Meluangkan waktu untuk mengorientasikan karyawan baru membantu menghilangkan masalah yang timbul karena mereka tidak mengetahui atau memahami sesuatu tentang lingkungan kerja.

b. Orientasi Departemen

Tingkat orientasi berikutnya ini memungkinkan karyawan baru untuk terbiasa dengan departemen spesifik tempat mereka akan bekerja. Ada budaya di dalam budaya sehingga penting bagi karyawan untuk mengenal rekan kerja, budaya departemen dan pada dasarnya "bagaimana hal-hal dilakukan di sekitar sini "

c. Pelatihan Kerja

Apakah seorang karyawan sedang belajar bagaimana menjawab telepon untuk departemen mereka atau bagaimana mengoperasikan mesin, sangat penting untuk memiliki uraian tugas yang terdokumentasi dan sangat deskriptif yang menjabarkan:
  • kepada siapa karyawan melapor
  • jam kerja
  • tugas dan tanggung jawab pekerjaan tertentu
  • masing-masing Sasaran SMART dengan tanggal jatuh tempo
d. Pelatihan Berkesinambungan

Keterampilan kerja berubah dengan cepat sehingga penting bagi organisasi untuk berinvestasi dalam pendidikan berkelanjutan bagi tenaga kerja mereka. Karyawan harus diminta untuk mempertahankan keterampilan dan mengembangkan yang baru. Ini dapat dilakukan dengan pelatihan in-house, seminar lokal atau konferensi industri. Tenaga kerja yang sangat terlatih membantu memastikan produk dan layanan berkualitas tinggi bagi pelanggan Anda.

4. Hubungan Karyawan

Tenaga kerja karyawan yang terlibat dapat memiliki korelasi tinggi dengan peningkatan produktivitas dan meningkatkan laba. Ini menunjukkan bahwa memiliki rencana untuk mengembangkan dan mempertahankan hubungan karyawan yang baik adalah aspek penting dari fungsi manajemen SDM. Penting untuk memiliki proses di tempat untuk menangani masalah karyawan yang pasti akan terjadi.

Manajemen konflik yang efektif di tempat kerja adalah penting bagi tim kerja yang sukses.Kita semua memiliki masalah dalam kehidupan pribadi kita sehingga penting juga untuk memiliki proses untuk membantu karyawan mengatasi jenis masalah ini untuk meringankan beban dan tekanan yang dibawa masalah pribadi ke tempat kerja. Sebagai contoh, membiarkan karyawan untuk bekerja dengan jadwal kerja yang fleksibel sambil merawat anggota keluarga yang sakit dapat menghilangkan stres dari karyawan.

5. Kepuasan Karyawan

Memantau kepuasan karyawan penting untuk memahami persepsi karyawan tentang seberapa baik organisasi dikelola. Itu menanyakan pertanyaan, "bagaimana kita mengelola operasi?" 

Karyawan di garis depan melakukan pekerjaan dan memiliki perspektif unik tidak hanya tentang bagaimana hal-hal dilakukan, tetapi juga bagaimana pelanggan memandang produk dan layanan organisasi. Dengan hanya mengajukan pertanyaan, manajer dapat belajar banyak.

Dan, jika apa yang dipelajari dimasukkan ke dalam rencana perbaikan dengan sasaran-sasaran SMART, suatu organisasi dapat membuat langkah besar dalam meningkatkan cara mereka beroperasi - menghasilkan tingkat kepuasan pelanggan yang lebih tinggi.

Ada banyak perangkat lunak survei yang tersedia. Google Documents memiliki alat survei hebat yang gratis. Anda dapat mempelajari cara menggunakannya di sini.

6. Hukum Perburuhan dan Kepatuhan Hukum

Ada banyak hukum yang mengatur bagaimana organisasi mengelola operasi dan tenaga kerja. DOL adalah sumber yang bagus untuk banyak undang-undang ini. Tetap patuh adalah bagian penting dari manajemen bisnis. SHRM juga merupakan organisasi hebat yang membantu pemilik bisnis selalu mendapat informasi terbaru tentang perubahan undang-undang ketenagakerjaan.

Organisasi yang sehat dan sukses menghabiskan waktu dan sumber daya untuk mengembangkan program SDM yang kuat yang mendukung karyawan. Karyawan yang mengerti apa yang diharapkan dari mereka, diberikan alat untuk melakukan pekerjaan itu dan mendapat imbalan karena melakukan pekerjaan dengan baik membuat pelanggan senang. Dan, pelanggan yang senang memberi tahu orang lain tentang pengalaman hebat mereka dan kembali.

Tetapi yang paling penting, pelanggan membayar tagihan sehingga pengusaha perlu merawat orang-orang (karyawan) yang pada akhirnya mengurus pelanggan! Itulah yang dimaksud dengan manajemen sumber daya manusia!



Selasa, 30 April 2019

Memastikan Bisnis Anda Bisa Berjalan.

Memastikan Bisnis Anda Bisa Berjalan.
Dalam setiap layanan klinik bisnis kami, masih banyak para pemula usaha yang menanyakan hal-hal yang seharusnya menjadi kewajiban mereka tetapi justru ditanyakan kepada orang lain, misalnya: "Apakah Pak Gendut yakin bahwa bisnis saya ini bisa berjalan baik dan menghasilkan?" 

Dan biasanya saya pun balik bertanya kepada mereka: "Apakah anda yakin bahwa bisnis akan berjalan dengan baik?"

Keyakinan menjadi sangat penting ketika anda akan memulai suatu bisnis, dan mungkin untuk memulai semua hal. Keyakinan tersebut adalah kewajiban para pemula usaha, yang mestinya mereka datang pada klinik bisnis kami sudah dengan kondisi yang yakin atas apa yang akan dipilihnya agar konsultasi bisa berjalan produktif dan efektif.

Banyak perubahan terjadi saat ini, bahkan hampir terjadi di semua aspek, tetapi untungnya masih ada beberapa hal yang masih bertahan, yaitu: esensi dan dasar-dasar bisnis, sifat-sifat manajemen yang dimiliki hampir semua pengusaha sukses, yaitu: keuletan, komitmen dan visi, dan keterampilan bisnis dasar. Namun karena sudah banyak hal yang berubah maka diperlukan strategi baru dalam mengelola bisnis, strategi yang dirancang untuk bekerja dalam iklim bisnis yang berubah.

Dari pengalaman-pengalaman dan pengamatan yang saya lakukan, ada beberapa hal yang bisa saya sampaikan untuk memastikan bahwa bisnis anda akan berjalan dengan baik, yaitu:
  1. Memiliki rencana tertulis. Tanpa rencana, maka ide anda hanyalah sebuah mimpi. Buku itu tidak harus berupa buku, tetapi anda perlu beberapa halaman yang menguraikan tujuan, strategi, pembiayaan, rencana penjualan dan pemasaran tertentu, dan penentuan uang tunai yang Anda perlukan untuk menyelesaikan sesuatu. Menulis semuanya adalah langkah pertama yang sangat penting!
  2. Jangan berkutat dengan rencanamu, improvisasi. Setiap jenderal militer yang hebat dalam sejarah telah mengetahui bahwa bahkan rencana yang paling baik pun terkadang harus dilemparkan ke dalam api ketika peluru mulai terbang. Sesuaikan, hadapi, dan taklukkan.
  3. Jaga ego anda dan dengarkan orang lain. Penasihat (konsultan) sangat penting karena anda membutuhkan orang untuk memantulkan ide, memeriksa apa yang anda  telah lakukan, dan mendorong anda ke prestasi yang lebih besar, membuat anda bertanggung jawab atas apa yang anda lakukan. Selalu bersikap baik, jaga kata-kata anda dan menindaklanjuti komitmen, bahkan ketika kondisi sulit dan menantang. Hal ini bukan sekedar tentang anda; tetapi tentang bisnis. Jangan dibawa ke hal-hal pribadi dan jauhi emosi. Jangan biarkan ego anda mengambil kendali bisnis anda.
  4. Pantau semuanya, dan kelola dengan angka. Buat sistem tertulis untuk semuanya, karena anda akan mendapat manfaat darinya nanti. Hal Ini adalah cara anda melatih karyawan anda dan mempertahankan konsistensi. Ketahui pencapaian anda dan periksa setiap hari dan buat semua keputusan berdasarkan apa yang mereka katakan kepada anda. Salah satu perhitungan yang paling penting adalah proforma arus kas. Tentukan berapa banyak uang tunai yang anda butuhkan untuk melakukan bisnis, dan jangan mulai tanpa uang tunai yang diperlukan.
  5. Delegasikan kepada karyawan dan hindari pengelolaan mikro mereka. Tugas seorang manajer adalah mendelegasikan dan kemudian memeriksa kemajuan. Jadi jangan menjadi orang yang gila kontrol. Buat organisasi bisnis tetap datar. Jika anda mendelegasikan secara efektif, anda akan mendapatkan lebih banyak dan lebih baik dari yang anda harapkan. Memiliki pelatihan tertulis dan rencana orientasi yang sebenarnya sehingga karyawan anda tahu apa yang diminta dari mereka. Gunakan sistem penghargaan berbasis insentif, dan pertahankan sikap tidak masalah tentang masalah yang muncul.
  6. Gunakan Internet! Ini sangat kuat dan sangat hemat biaya, tetapi membutuhkan waktu dan keterampilan. Ini adalah tentang menciptakan komunitas, menggunakan jejaring media sosial seperti Facebook, Instagram, YouTube, Twitter, dan blog untuk membangun hubungan dengan pasar anda. Anda perlu naik pesawat karena anda butuh akselerasi dan anda melakukannya karena pesaing anda.
  7. Temukan kembali bisnis Anda. Hal ini mengenai laba bersih (profit), bukan pendapatan kotor, yang ingin anda fokuskan. Pisahkan diri anda dari sejarah anda dan ciptakan keunggulan kompetitif baru, baik itu niche yang terfokus atau layanan super, tetapi tidak dengan diskon!
7 hal tersebut adalah best practise dan rangkuman dari berbagai sumber praktisi yang saya dapatkan. Saya hanya perlu mengingatkan anda untuk mendalami setiap poin yang saya sampaikan di atas. Yang terpenting, bersenang-senanglah. Menjadi wirausaha adalah pilihan anda, jadi buatlah pilihan itu berhasil. Anda dapat bertahan, bangkit dan berhasil dalam usaha anda, jika anda mengikuti jalan yang benar. Sukses!

Senin, 29 April 2019

KLINIK BISNIS UMKM, Antara Sebuah Layanan & Sebuah Peluang Bisnis.

KLINIK BISNIS UMKM, Antara Sebuah Layanan & Sebuah Peluang Bisnis.
Dengan maraknya program pemerintah dalam pembinaan UMKM atau perusahaan-perusahaan besar yang mengucurkan dana CSR untuk entrepreneurship, maka ke depan akan banyak lahir pengusaha-pengusaha baru yang butuh layanan pendampingan dan konsultasi bisnis. Dari pemerintah saja tidaklah cukup, apalagi jika kebutuhan konsultasi bisnis ini lebih ke arah hal-hal yang praktis sehingga membuka peluang bagi para entrepreneur konsultasi di masa mendatang.

Entrepreneurship melahirkan entrepreneurship, inilah yang seharusnya terjadi dalam konsep entrepreneurship yang benar.

Jika dahulu kita hanya melihat bahwa klinik yang ada adalah klinik kesehatan, maka nantinya kita melihat banyaknya dibuka klinik bisnis untuk para pelaku bisnis yang butuh solusi atas permasalahan bisnis mereka.

Entrepreneurship Bukanlah Wabah Nasional, Melainkan Wabah Internasional!

Sehingga peluang bisnis besar dalam konsultasi bisnis semakin menjanjikan. Jika selama ini fasilitas klinik bisnis diberikan cuma-cuma oleh instansi terkait dari pemerintah, maka ke depan layanan gratis tersebut tidak akan mampu mencukupi kebutuhan dari para pelaku UMKM yang semakin meningkat kebutuhannya. Bukan ingin mengatakan bahwa fasilitas klinik bisnis yang disediakan oleh pemerintah tidak memadai, namun berkembangnya tantangan bisnis benar-benar tidak akan bisa dikelola oleh sekedar fasilitas gratis tersebut. Fasiltas gratis pasti identik dengan keterbatasan, dan hal ini sebenarnya kurang mendukung program kemandirian yang menjadi kebutuhan mendasar dari seorang entrepreneur.

Dengan tulisan ini saya berharap banyak pengusaha jasa konsultasi mulai melirik lahan ini, agar peluang melakukan percepatan pembinaan UMKM bisa terwujud. Jika banyak pihak swasta tertarik berkecimpung dalam bisnis konsualtas bisnis ini, maka akan semakin banyak para pelaku UMKM yang terlayani meskipun dengan pihak swasta nanti mereka tidak akan mendapatkan konsultas secara gratis sebagaimana yang mereka dapatkan dari pemerintah.

Hal-Hal Apa yang Paling Sering Dibutuhkan Oleh Para Pelaku UMKM?

Dari perjalanan panjang pembinaan UMKM di Jawa Tengah, terutama dalam membuka klinik bisnis, hal-hal berikut adalah hal-hal yang paling sering ditanyakan oleh para pelaku UMKM:
  • Legalitas Usaha & Legalitas Produk
  • Penerapan Teknolgi Produksi untuk Peningkatan Kualitas Produk & Kapasitas Produksi.
  • Kemasan yang Menarik.
  • Manajemen: Pengelolaan Kinerja SDM, Pengelolaan Kinerja Keuangan, Pengelolaan Kinerja Produksi, Pengelolaan Kinerja Pemasaran dan Manajemen Strategik.
  • Strategi & Solusi Pemasaran, baik OFF LINE maupun ONLINE.
  • Membangun Jejaring Bisnis.
  • Pengelolaan ASSET usaha dan perencanaan Industri & Ekspor.
  • Membangun Brand
Hal-hal tersebut di atas perlu dipersiapkan oleh para konsultan yang akan menggawangi klinik bisnis tersebut, terlebih mereka juga memiliki kualifikasi tambahan sebagai berikut:
  • Creative Marketing & Promotion
  • Integrated Digital Marketing
  • Media Promotion
Kualifikasi tambahan tersebut akan banyak membantu dalam penyelesaian permasalahan promosi yang sering menghambat kinerja pemasaran UMKM dan akan menjadi daya tarik bisnis klinik bisnis itu sendiri. Daya tarik yang lain adalah jika para konsultan ini berasal dari praktisi bisnis atau pengusaha.

Trading House & Media Promosi.

Bagi para pengusaha klinik bisnis memberikan layanan one-stop shopping sangat perlu sebagaimana yang dilakukan oleh Klinik Bisnis RumahUMKM.Net karena hal ini bisa menjadi quick win pemasaran bagi UMKM. Membangun data base supplier serta membangun data base pembeli merupakan dasar dari usaha trading, dan dengan pengelolaan yang profesional maka usaha trading ini bisa dikembangkan sebagai trading house produk UMKM.

Pentingnya memiliki media promosi sendiri adalah kekuatan bisnis yang sangat mendukung dari segala aspek, baik dalam hal memudahkan pencarian di search engine maupun dalam hal mengedukasi pasar mengingat produk-produk UMKM belum banyak dikenal oleh pasar. Usaha terberat dalam pemasaran adalah promosi, karena akan berkonskwensi terhadap waktu, biaya dan tenaga yang tidak mudah diprediksikan.

Dengan memiliki tambahan fitur trading house dan media promosi maka klinik bisnis yang dijalankan akan menjadi lebih menarik dan memiliki peluang berhasil yang sangat tinggi. Pesaing utama adalah klinik bisnis gratis dari pemerintah atau dari kegiatan CSR perusahaan-perusahaan besar, namun dengan kreativitas yang tinggi hal ini bukan tantangan yang berat. Sukses!