Laman

  • Home

RumahUMKM.Net adalah sebuah situs gerakan moral pemerhati UMKM di Indonesia yang memberikan wadah kepada UMKM agar mendapatkan informasi, edukasi, fasilitasi dan solusi atas permasalahan yang mereka hadapi. Semangat untuk mandiri dan berdaya saing global akan terus kami gelorakan kepada UMKM Indonesia.

Donasi kepada Rumah UMKM melalui paypal: jockokellick@gmail.com

Kamis, 29 April 2021

The Essential Marketing & Marketing Plan

 

The Essential Marketing & Marketing Plan

Banyak yang masih salah kaprah dalam memahami marketing, terutama dari pihak instansi pemerintah dalam melakukan pembinaan UMKM. Sebagian dari mereka beranggapan bahwa marketing yang harus diajarkan kepada UMKM adalah marketing digital.

Sebenarnya dalam digital marketing dan digital content kita belajar mengenai tool marketing, sementara untuk skill marketing akan banyak dibedah dalam essential marketing. Dalam essential marketing inipun kita akan belajar membuat rencana pemasaran (marketing plan) sangat penting dalam memberikan fokus pada arah marketing perusahaan.


Pada pelatihan essential marketing ini para pelaku UMKM akan mulai dipahamkan tentang arti dan tujuan marketing, bagaimana melakukan marketing dengan benar dan terstruktur mulai dari mengenali dan mengidentifikasi pasar dengan teknik survey pasar dan STP (segementasi, targeting dan positioning), memahami kebutuhan pasar dengan melakukan komunikasi dan edukasi pasar serta memuaskan kebutuhan pelanggan dengan strategi pemasaran yang benar melalui proses analisa dan penentuan strategi pemasaran.

Berbagai tips dan pemahaman tentang pemasaran akan banyak dibedah dalam essential marketing agar para pelaku UMKM benar-benar memahami pemasaran dari awal dan akhirnya. Untuk kebutuhan selanjutnya, pelaku UMKM akan dibekali dengan digital content dan marketing digital.





Selasa, 27 April 2021

Brand is Action

Brand is Action

Beberapa waktu berselang saya diminta untuk mengisi sebuah seminar daring oleh sebuah perguruan tinggi di wilayah Semarang dengan materi branding untuk UMKM. Satu permintaan dari rektor adalah materi yang benar-benar masih baru dalam branding, sebagaimana pemikiran saya yang telah lama berkecimpung dalam pembinaan UMKM di Jawa Tengah.



Segera terbersit uneg-uneg saya terhadap pemahaman branding bagi para pelaku UMKM, dimana edukasi yang sangate heterogen telah membombardir para pelaku UMKM baik dari sisi konten maupun pemateri-nya, yang pada akhirnya menyebabkan edukasi brading ini justru kontra produktif. Hal ini sebabkan karena edukasi ini tidak benar-benar mempertimbangkan latar belakang pendidikan para pelaku UMKM dan juga kesibukan mereka dalam mempertahankan bisnis mereka.

Jangan paksa mereka "melongok" lagi keluar jendela saat mereka sedang mengerjakan hal-hal penting dalam rumahnya. Biarkan mereka membangun internal bisnisnya terlebih dahulu, dan kegiatan branding pun harus melekat sejak dalam pembenahan internal mereka.

Brand is action adalah pemahaman strategi branding yang paling praktis, yang melekat langsung pada setiap tahapan bisnis dari UMKM, sejak tahap GOOD BUSINESS, GOOD PACKAGE, GOOD SERVICE sampai dengan GOOD BUSINESS. Semua pondasi brand secara praktis telah diletakkan pada setiap tahapan bisnis tersebut.

Video yang saya lampirkan di atas bisa sedikit menggambarkan pemahaman tentan brand is acion, untuk pemahaman lebih lanjut bisa layangkan permintaan pelatihan ke WA 082134823929.





Senin, 26 April 2021

3 Warisan Ilmu dari Mantan Boss


3 Warisan Ilmu dari Mantan Boss

Jika ada pertanyaan tentang darimana saya belajar marketing maka saya langsung teringat dengan salah seorang "mentor" saya ketika saya masih bekerja di PT Hutama Karya (Persero) di Jakarta. Beliau adalah Mr. James Koh Ling Meng, salah satu direktur operasional di perusahaan joint operation PT Hutama Karya di Jakarta. Beliau adalah atasan saya dan berkewarganegaraan Singapore dan di perusahaan joint operation terebut cukup banyak expatriate yang bekerja, ada yang dari Philipina, Australia dan Perancis. 

Bagi saya beliau adalah seorang marketing ulung dan saya sangat bersyukur bisa menjadi staff beliau dan selalu mendapatkan ilmu-ilmu marketing gratis atas kemurahan hatinya meskipun sebenarnya back ground pendidikan saya adalah Teknik Elektro, tapi kedekatan saya dengan beliau dan penempatan saya di bidang marketing membuat saya semakin jatuh hati dengan dunia ini dan akhirnya tertarik untuk melanjutkan kuliah di bidang manajemen dan marketing.

Dari banyak ilmu marketing yang diajarkan oleh Mr James Koh kepada saya, ada 3 yang masih saya ingat dengan baik karena beliau memberikan pelajaran tersebut via chat melalui face book, dan pesan itu saya simpan sampai sekarang:

Life is about turns and opportunities. 
Your turn will come. If you are ready for the opportunity when your turn comes: product, money, knowledge etc, then you can seize the opportunity. An optimist work to create as many turns as possible (by preparing him/her self). A pessimist does nothing as he/she does not believe his/her turn will come anytime soon.

Bisa diartikan seperti ini : 

Hidup adalah mengenai giliran dan peluang.
Giliran Anda akan datang. Jika Anda siap terhadap peluang ketika giliran Anda datang: produk, uang, pengetahuan dll, maka Anda dapat mengambil peluang itu. Seseorang yang optimis bekerja untuk membuat sebanyak mungkin giliran tersebut (dengan mempersiapkan diri). Seorang yang pesimis tidak melakukan apa-apa karena dia tidak percaya gilirannya akan datang dalam waktu dekat.

Hal tersebut di atas memacu saya untuk terus belajar, terutama tentang pemasaran, produk, finansial dan pengetahuan-pengetahuan yang terkait dan bahkan memotivasi saya untuk melanjutkan jenjang kuliah yang lebih tinggi. Bahkan jiga perlu saya tidak sungkan-sungkan untuk terjun langsung ke dalamnya, seperti ketika saya ingin belajar ekspor dan impor maka saya harus bekerja di perusahaan forwarding agar saya tidak hanya mendapatkan teori saja melainkan juga praktek secara langsung.

Bahkan ketika sudah paham prosedur dan cara ekspor dan impor, saya pun tidak sungkan belajar untuk bekerja di perusahaan produsen furniture untuk ekspor yang pada akhirnya bidang ini menjebak saya untuk terlibat di dalamnya cukup lama sampai saya memiliki perusahaan furniture sendiri dan ekspor sendiri.

Pelajaran kedua dari Mr. James Koh adalah tentang teknik bernegosiasi, pelajaran berikut adalah ketika beliau memahamkan saya tentang teknik negosiasi yang beliau yakini saat itu.

I think the purpose of negotiation is to create a psychological win-win situation. Japanese believe that the price given is a best price - no bluffing and so no need to negotiate! But human nature is not that way. There is an ego of triumph. The seller gives a higher price to allow the buyer to "squeeze" and therefore the buyer feels triumphant. The seller still gets his price, and therefore quietly happy as well.

Bisa diartikan seperti ini :

Saya pikir tujuan negosiasi adalah untuk menciptakan situasi psikologis yang saling menguntungkan. Orang Jepang percaya bahwa harga yang diberikan adalah harga yang terbaik - tidak perlu menggertak sehingga tidak perlu dinegosiasikan! Tetapi sifat manusia tidak seperti itu. Ada ego kemenangan. Penjual memberikan harga yang lebih tinggi untuk memungkinkan pembeli "menekan" dan karena itu pembeli merasa menang. Penjual masih mendapatkan harganya, dan secara diam-diam juga dengan senang hati.

Praktek atas pemahaman di atas sudah sering saya gunakan dan memang berdampak psikologis yang bagus untuk customer, terutama customer ekspor. Seolah mereka menikmati tahapan negosiasi, dan "merasa" menang adalah moment yang mereka cari, oleh sebab itu "permainan harga" saat penawaran perlu direncakan sebelumnya karena ternyata benar bahwa customer butuh "rasa kemenangan" tersebut.

Selanjutnya pelajaran yang terekam dalam face book saya dengan beliau adalah pesan bijaksana sebagaimana berikut:

You must have a helicopter view if you want to be a leader, so you can decide the solution fairly.

Bisa diartikan seperti ini :

Anda harus memiliki pandangan sebuah helikopter jika Anda ingin menjadi pemimpin, sehingga Anda dapat memutuskan solusinya secara adil.

Sebuah kemampuan yang butuh pengalaman yang panjang untuk benar-benar bisa memahaminya, butuh banyak referensi, butuh jam terbang yang lebih banyak dan tentunya butuh kesempatan untuk menjadi seorang leader. 

Demikian pengalaman saya yang bisa saya sharing-kan kepada teman-teman pelaku UMKM, semoga bermanfaat. Sukses!


Rabu, 21 Oktober 2020

Edukasi Hak Atas Kekayaan Intelektual

Edukasi Hak Atas Kekayaan Intelektual

Berlangsung di Hotel Muria Semarang, kegiatan Sosialisasi Hak Atas Kekayaan Intelektual di hadapan para IKM Jawa Tengah dibuka langsung oleh Kepala Disperindag Propinsi Jawa Tengah, Arief Sambodo dan diikuti oleh 50 IKM Jawa Tengah.

Yang berbeda dari kegiatan serupa adalah, RumahUMKM.Net memberikan pembekalan "Strategi Branding untuk Usaha Kecil" agar para peserta memahami benar apa pentingnya brand bagi usaha mereka dan bagaimana memulai membangun brand mereka sejak dini. Sebuah materi yang seharusnya selalu ada mendampingi pembekalan materi HKI secara umum. 

Mengembangkan asset fisik dalam iklim persaingan yang ketat tentu bukan perkara mudah, oleh sebab itu para IKM harus mengembangkan asset non fisik (itangible asset), yaitu brand, agar asset perusahaan mereka terdongkrak cepat. Memang brand tetap harus diawali dengan selling untuk menciptakan revenue, kemudian dikelola dengan marketing untuk membangun kepuasaan pelanggan dan dikendalikan dengan branding untuk membangun loyalitas pelanggan. Bukan masalah apa yang penting dari ketiganya, melainkan memahami bagaimana ketiga kegiatan tersebut bisa terpadu dalam mencapai tujuan perusahaan.

Disamping dipahamkan masalah brand dan branding, para peserta juga bisa membedakan apa itu selling, marketing dan branding dan bagaimana mereka ("bertiga") bekerja secara bersama-sama saling mendukung satu dengan yang lainnya.

Untuk ke depannya setiap sosialisasi HKI akan didampingi dengan materi strategi membangun brand untuk usaha kecil agar pemahaman terhadap HKI bisa dilakukan secara komprehensif. Sukses!









Selasa, 13 Oktober 2020

Pelatihan Essential Marketing & Digital Marketing Magelang.

Pelatihan Essential Marketing & Digital Marketing Magelang.

Mengatasi dampak pandemi Covid-19 ini, semua kota dan kabupaten terus berupaya untuk menggenjot penjualan produk UMKM secara online. Sebagai lanjutan dari kegiatan serupa di Hotel Puri Asri Magelan pada bulan Juli yang lalu, Disperindag Kota Magelang kembali mengundang RumahUMKM.Net untuk memberikan pelatihan marketing selama 3 hari di Hotel Trio atau Front One Resort Magelang pada tanggal 12 - 14 Oktober 2020 ini. 

Materi serupa dengan pelatihan di kota Salatiga lalu, tentunya dengan update-update informasi terkini terkait hasil riset pemasaran dan juga trend pemasaran saat ini kami sampaikan kepada 10 peserta pelatihan yang merupakan wirausaha muda di Kota Magelang. 

Pelatihan Marekting di Hotel Front One Resort Magelang.

Pelatihan untuk para pelaku UMKM di bawah usia 40 tahun ini memang memberikan banyak kemudahan dalam penyampaian materi pemasaran digital karena mereka adalah genenerasi milineal yang telah akrab dengan gadget, setidaknya mereka telah paham dengan penggunaan social media seperti Facebook, Instagram, You Tube, eCommerce dan Market Place sehingga lebih mudah mengarahkannya.

Justu yang kita mesti butuh ektra penekanan adalah pada bagaimana mereka memahami marketing secara esensial dan mendalam, terutama bagaimana mereka memahami customer mereka, apa yang menjadi kebutuhannya dan juga bagaimana membuat rencana dan strategi marketing yang tepat untuk pemasaran produk mereka. 

Pentingnya branding melalui platfrom digital dalam menunjang pemasaran sangat membutuhkan pemahaman marketing secara esensial, karena dalam pembuatan pesan dan konten dibutuhkan sentuhan personal, emosional dan experential. 3 syarat ini harus benar-benar bisa dipahami oleh para peserta pelatihan dalam membangun pesan dan konten dalam pemasaran digital mereka.

Pelatihan ini akan diakhiri dengan kegiatan kunjungan di salah satu UKM yang telah berhasil menjadi besar di Kota Magelang sebagai referensi dan best practise dari para peserta pelatihan. Sejak pandemi Covid 19 ini, Pemerintah Kota Magelang memang membatasi kunjungan kerja di luar Kota Magelang. Semoga pelatihan ini mampu memberikan manfaat kepada para wirausaha muda di Kota Magelang dan bisa segera berkiprah di era digital ini. Sukses!





Selasa, 22 September 2020

Pelatihan Essential Marketing & Digital Marketing Salatiga.

Pelatihan Essential Marketing & Digital Marketing Salatiga.

RumahUMKM.Net kembali diminta untuk memberikan pembekalan pemasaran online oleh Disperinaker Kota Salatiga kepada para pelaku 30 IKM di Kota Salatiga 21 - 23 September 2020 di Waroeng Sawah Salatiga. Pelatihan ini dimaksudkan untuk membekali para pelaku UMKM dengan pengetahuan dan pemahaman pemasaran digital untuk kegiatan usahanya.

Mengingat bahwa peserta adalah IKM-IKM yang baru, maka pelatihan marketing ini dimulai dengan pembekalan materi Packaging is Silent Salesman, Essential Marketing, Marketing Tool dan beberapa materi digital marketing mulai dari pemahaman digital marketing, SEO, Social Media Marketing dan  eCommerce. 

Sebagian besar produk dari IKM peserta perlu mendapatkan kurasi dan pengarahan packaging yang lebih baik sebagai titik awal pemasaran online. Banyak di antara produk peserta masih dikemas dengan sangat sederhana sehingga perlu diberikan pemahaman mengenai kemasan yang menarik dan trend-trend kemasan produk terkini. Pemerintah Kota Salatiga sangat perlu melakukan kemitraan dengan perusahaan desain dan percetakan kemasan yang mampu mengangkat citra produk UMKM Kota Salatiga dalam persaingan di dunia maya.

Kurasi Kemasan Produk UMKM.

Mengapa RumahUMKM.Net juga memberikan pembekalan Essential Marketing? Perlu dipahamkan bahwa digital marketing adalah bagian dari marketing, banyak yang berpikir bahwa digital marketing adalah tersendiri dari ilmu marketing padahal justru penekanannya adalah pada pemahaman marketing-nya itu sendiri, sementara digital adalah tool dari marketing tersebut. 

Memahamkan posisi produk, customer dan branding serta memahamkan tentang bagaimana mengenali dan mengindetifikasi customer, memahami kebutuhannya dan selanjutnya mempunyai strategi yang tepat untuk memuaskan kebutuhan pelanggan adalah esensi dari marketing. Pemahaman ini perlu sekali bagi para IKM sebelum mereka dibekali dengan pemasaran digital yang sangat tergantung kemampuan dari para IKM memanfaatkan applikasi-applikasi marketing yang ada seperti social media, website, eCoomerce dan Market Place.


Pelatihan di Tempat Terbuka sebagai Antisipasi Dampak Covid 19.

Semoga pelatihan 3 hari ini memberikan bekal yang cukup kepada para IKM untuk berkiprah dalam era digital ini, dan segera mampu move on dari kondisi terdampak pandemi Covid-19 yang memaksa penurunan omzet penjualan mereka. Sukses !



Selasa, 25 Agustus 2020

Arti Sebuah Komitmen


Mengapa kita dipercaya oleh pelanggan kita? Sebuah pertanyaan semestinya perlu kita tanyakan kepada para pelanggan mengapa mereka mempercayai kita, dan setelah tahu jawabannya tentunya kita akan punya pekerjaan rumah untuk menjaga kepercayaan tersebut.

Dari beberapa jawaban pelanggan, kami mendapatkan jawaban bahwa mereka melihat kami punya komitmen dalam bisnis yang kuat. Darimana mereka bisa menilai demikian? Mereka mengatakan kami punya komitmen terhadap bisnis ketika kami selalu merespon pertanyaan mereka dengan cepat dan jelas, selain itu kami selalu on time ketika sudah berjanji untuk bertemu, baik online maupun offline. Beberapa contoh kecil ini ternyata mendapatkan penilaian yang luar biasa dari para pelanggan kita, bahkan kita sendiri tidak menyadarinya. 

Apakah komitmen ini dimiliki oleh para pelaku UMKM kita? Sangat disayangkan bahwa para pelaku UMKM masih harus belajar masalah komitmen. Oleh sebab itu perlu kiranya kami untuk menuliskan apa arti sebuah komintmen ini. 

Komitmen bisa berarti sangat luas, meskipun artinya mengarah kepada keterikatan dan pembatasan, dan arti luas tersebut adalah:
  1. Promise (Janji); sebuah komitmen adalah sebuah janji atau jaminan dari salah satu pihak kepada pihak lain dan sebaliknya.
  2. Conclusion (Satu Pendapat); sebuah komitmen adalah satu kesatuan pendapat atau persamaa pendapat atas satu kesepakatan. 
  3. Competence (Kemampuan); sebuah komitmen haruslah didasari oleh kemampuan atau keahlian dari masing-masing pihak yang bersepakat.
  4. Behavior (Perilaku); Komitmen adalah sebuah sikap atau perilaku atau tindakan yang diharapkan untuk mengamankan tujuan dari suatu kesepakatan atau bisnis.
  5. Trust (Kepercayaan); Komitmen adalah kepercayaan dan salin percaya antara satu pihak dengan pihak lain.
  6. Success (Keberhasilan); Komitmen adalah orientasi keberhasilan atas sebuah kesepakan.
Ke-6 arti dari komitmen ini sangat perlu dicermati dan didalami oleh para pelaku UMKM agar eksistensi bisnisnya bisa dipercaya oleh pelanggan atau mitra. Semoga tulisan singkat ini bisa terus mengingatkan para pelaku UMKM untuk terus meningkat komitmen dalam bisnis sebagai jaminan kesuksesan antara bisnisnya dengan mitra dan pelanggan. Sukses!






Senin, 17 Agustus 2020

Penjurian Index Daya Saing Daerah Jawa Tengah Tahun 2020

Penjurian IDSD Jateng 2019.

Mendapatkan kesempatan kembali sebagai juri IDSD (Index Daya Saing Daerah) oleh BAPPEDA Jawa Tengah merupakan peluang yang sangat besar bagi kami untuk mengetahui potensi, regulasi pendukung, komitmen pemerintah, inovasi, produk unggulan, pengembangan UMKM dan penguatan pasar setiap daerah. Penjurian ini akan dilaksanakan para hari Rabu dan Kamis tanggal 26 dan 27 Agustus 2020 melalui zoom meeting.

Formasi juri masih sama seperti tahun lalu, ditambah seorang juri lagi, yaitu : Prof Saratri Wilonoyudho, Dr Muhamad Amien, Gendut Marjoko dan Dr Holi (baru), sedangkan nominasi peserta adalah 6 kota, dan 10 kabupaten yang telah lolos dan penilaian administratif sebelumnya.

Pelaksanaan IDSD dalam kondisi pandemi Covid-19 ini pasti akan memberikan warna tersendiri, karena pastinya juri akan menyinggung penanganan pandemi ini di daerah masing-masing, terutama dalam pemulihan kesehatan maupun ekonomi di daerah masing-masing. Tidak terlepas juga dengan pengembangan-pengembangan inovasi yang akan didorong lebih kuat lagi dalam mengatasi pandemi Covid-19 ini.

Berikut sekilas mengenai lomba IDSD, yang merupakan program dari Kemeristek/BRIN melalui Direktorak Sistem Inovasi, Deputi Penguatan Inovasi:

IDSD

Kemenristek/BRIN melalui Direktorat Sistem Inovasi, Deputi Penguatan Inovasi telah menginisiasi penyusunan model pengukuran indeks daya saing daerah (IDSD) yang diharapkan dapat menggambarkan kondisi dan kemampuan suatu daerah dalam mengoptimalkan seluruh potensi yang dimilikinya melalui peningkatan produktifitas, nilai tambah dan persaingan baik domestik maupun internasional demi kesejahteraan yang tinggi dan berkelanjutan. IDSD juga dapat diartikan sebagai refleksi tingkat produktivitas, kemajuan, persaingan dan kemandirian suatu daerah. Pentingnya IDSD sebagai alat untuk menilai keberhasilan suatu daerah untuk dapat bersaing dengan daerah lain dan mendukung daya saing nasional.

Pengukuran IDSD diharapkan menjadi salah satu dasar utama penyusunan dan penetapan kebijakan nasional maupun daerah yang mendorong sinergi program antar sektor untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kepemimpinan daerah yang inovatif.

Tujuan, Sasaran dan Kegunaan

Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) memiliki asas: kebebasan akademik, partisipatif, keterbukaan, akuntabilitas, manfaat serta keberlanjutan. Dengan tujuan dari pengukuran Indeks Daya Saing daerah, antara lain adalah :
  1. Mengukur pencapaian seluruh aktivitas di daerah dalam memanfaatkan segala potensi yang dimiliki dengan mengoptimalkan ekosisten, potensi dan berbagai hasil iptek dan inovasi untuk menciptakan daya saing dan kesejahteraan yang tinggi dan berkelanjutan
  2. Menjadi pendorong kepada seluruh stakeholder terutama para pelaku inovasi (seluruh lembaga, daerah, dunia usaha dan masyarakat) agar dapat terpacu dalam mewujudkan ide kreatif dalam penciptaan nilai tambah, baik sebagai individu maupun melalui kemitraan dan kerjasama antar unsur inovasi dalam rangka meningkatkan tingkat daya saing dan kesejahteraan yang tinggi dan berkelanjutan.
  3. Sebagai upaya untuk mendukung kemandirian dan daya saing bangsa Indonesia;
  4. Menjadikan dasar dalam perumusan, penetapan, evaluasi dan monitoring kebijakan, program dan kegiatan pembangunan daerah.
  5. Menjadi alat dalam proses harmonisasi berbagai kebijakan dan program pembangunan baik pada level nasional dan daerah

Dasar Hukum

Dasar hukum dari kegiatan ini antara lain:
  • Undang-undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2019 Tentang Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi
  • Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2002 tentang Sistem Nasional Penelitian, Pengembangan, dan Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.
  • Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005-2025.
  • Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemeritahan Daerah.
  • Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2015, tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2015-2019.
  • Peraturan Presiden Nomor 13 Tahun 2015 tentang Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi.
  • Peraturan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor 13 Tahun 2015, tentang Rencana Strategis Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Tahun 2015 –2019.
  • Peraturan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor 14 Tahun 2015 tentang Panduan dan Pelaksanaan Program Pengembangan Teknologi Industri, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

Latar Belakang

Pengembangan wilayah dengan tujuan untuk mencapai kesejahteraan masyarakat harus dilakukan dengan suatu pembangunan yang berkelanjutan. Tingkat daya saing (competitiveness) merupakan salah satu parameter dalam konsep pembangunan daerah berkelanjutan. Semakin tinggi tingkat daya saing suatu daerah, maka tingkat kesejahteraan masyarakatnya pun semakin tinggi. Suatu daerah akan memiliki reaksi yang berbeda dalam menyikapi dampak dari adanya fenomena globalisasi ini, hal tersebut akan sangat menentukan posisi tawar masing-masing daerah dalam kancah persaingan global yang semakin ketat. Keadaan tersebut selanjutnya harus diartikan sebagai tuntutan bagi setiap daerah di Indonesia untuk meningkatkan daya aing masing-masing daerah, dimana tingginya daya saing antar daerah di Indonesia secara keseluruhan merupakan penentu bagi peningkatan daya saing nasional ditengah tingginya tuntutan untuk dapat bersaing secara global.

Situasi global yang terus berkembang ke arah keterbukaan pasar dan pengintegrasian perekonomian menuntut Indonesia terus menerus memperkuat daya saing dengan memanfaatkan keunggulan yang dimiliki. Untuk itu, masyarakat Iptek yang terdiri dari lembaga litbang, Perguruan Tinggi, badan usaha, dan seluruh pemangku kepentingan bidang Iptek mengharapkan peran Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) untuk meningkatkan dan memperkokoh daya saing ekonomi nasional dengan mewujudkan program-program nyata. 

Indonesia mempunyai potensi yang lebih besar untuk menjadi negara maju karena mempunyai modal pembangunan yang siap untuk diolah. Sebagai negara kepulauan, kekayaan laut Indonesia yang luas merupakan modal pembangunan yang dapat didayagunakan. Biodiversitas tanaman, binatang yang hidup di hutan, serta biodiversitas laut dapat diolah menjadi bahan pangan, energi, dan obat-obatan. Sementara itu, Perguruan Tinggi, lemlitbang, dan industri menjadi pihak-pihak yang kompeten untuk mengolah dan memberikan nilai tambah pada produk-produk berbasis sumberdaya alam tersebut. 

Kemenristek/BRIN melalui Direktorat Sistem Inovasi, Deputi Bidang Penguatan Inovasi telah menginisiasi penyusunan model pengukuran indeks daya saing daerah (IDSD) yang diharapkan dapat menggambarkan kondisi dan kemampuan suatu daerah dalam mengoptimalkan seluruh potensi yang dimilikinya melalui peningkatan produktifitas, nilai tambah dan persaingan baik domestik maupun internasional demi kesejahteraan yang tinggi dan berkelanjutan. IDSD juga dapat diartikan sebagai refleksi tingkat produktivitas, kemajuan, persaingan dan kemandirian suatu daerah. Pentingnya IDSD sebagai alat untuk menilai keberhasilan suatu daerah untuk dapat bersaing dengan daerah lain dan mendukung daya saing nasional. Pengukuran IDSD diharapkan menjadi salah satu dasar utama penyusunan dan penetapan kebijakan nasional maupun daerah yang mendorong sinergi program antar sektor untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kepemimpinan daerah yang inovatif.

Selain diperkuat oleh hasil kajian teoritik, model IDSD juga disusun dengan mempelajari model indeks yang sedang dikembangkan atau dikeluarkan oleh lembaga lain baik dalam maupun luar negeri seperti Indeks Inovasi Daerah (LAN); Indeks Government Award (Kemdagri); dan Indeks Pembangunan Manusia ; Global Competitiveness Index - World Economic Forum (GCI-WEF); Global Innovation Index (GII - Johnson Cornell University, WIPO dan Insead) dan Asian Competitiveness Indeks (ACI) yang disesuaikan dengan kondisi yang ada di Indonesia dan ketersediaan data sampai level provinsi dan kabupaten/kota. Indeks ini menggunakan 4 aspek utama yaitu lingkungan penguat, sumberdaya manusia, pasar dan ekosistem inovasi; 12 pilar yaitu Kelembagaan, Infrastruktur, Perekonomian Daerah, Kesehatan, Pendidikan, Efisiensi Pasar Produk, Ketenagakerjaan, Akses Keuangan, Ukuran Pasar, Adopsi Teknologi, Dinamika Bisnis, Kapasitas Inovasi dengan 23 Dimensi dan 90 indikator (kuisioner).

Metode Pendekatan

Metode yang digunakan dalam penyusunan model pengukuran indeks daya saing di daerah adalah studi literatur, public hearing, Foccussed Group Discussion, expert judgment, statistical analysis dan benchmarking terhadap model-model pengukuran indeks beserta komponen dan indikatornya. Disamping itu, agar model yang dihasilkan memiliki tingkat validitas yang tinggi, maka dilakukan validasi dan uji terap di beberapa daerah terpilih.Metode yang digunakan dalam penyusunan model pengukuran indeks daya saing di daerah adalah studi literatur, public hearing, Foccussed Group Discussion, expert judgment, statistical analysis dan benchmarking terhadap model-model pengukuran indeks beserta komponen dan indikatornya. Disamping itu, agar model yang dihasilkan memiliki tingkat validitas yang tinggi, maka dilakukan validasi dan uji terap di beberapa daerah terpilih.

Demikian apa yang bisa saya bagikan mengenai ajang IDSD ini, yang ke depannya kami harapkan bisa terus bergulir dan menjadi sebuah ajang bergengsi bagi setiap daerah. Sukses untuk para peserta IDSD Jawa Tengah, dan sampai ketemu pada penjurian tanggal 26 dan 27 Agustus 2020 mendatang. Sukses!















Selasa, 11 Agustus 2020

Grafologi & Feng Shui, Sebuah Metode Analisa Potensi & Minat.

 

Grafologi & Feng Shui, Sebuah Metode Analisa Potensi & Minat. 


Apa itu Graphology & Feng Shui? 

Grafologi berasal dari bahasa Yunani, graph yang berarti tulisan atau menulis, dan logos yang berarti ilmu. Jadi, grafologi adalah ilmu yang membaca karakter seseorang melalui tulisan tangannya. 

Ilmu Feng Shui pada dasarnya adalah ilmu yang mempelajari bagaimana cara manusia agar dapat hidup selaras dengan alam lingkungan sekitarnya. Feng shui merupakan ilmu bumi, astrologi, topografi, geomancy kuno yang berasal dari Tiongkok (Cina) yang telah digunakan sejak 4.700 tahun yang lalu. 

Kedua ilmu tersebut sama-sama mempelajari 2 hal penting dalam dunia ini, yaitu hukum keteraturan dan pola kecenderungan. Jika diperhatikan, baik alam semesta maupun jaringan sel yang ada dalam tubuh makhluk hidup semua tersusun rapi dan memiliki tugas dan fungsi yang terkoodinir dengan baik. Pola kecenderungan juga menampakkan siklus yang rapi dan berulang, tergantung pola tersebut apakah pola besar maupun pola kecil. Jika pola besar maka proses perulangannya akan berlangsung lama, sedangkan pola kecil akan berlangsung cepat. 

Kedua hal inilah yang menjadikan grafologi dan feng shui sangat menarik untuk dipelajari sebagai sebuah knowledge (pengetahuan) karena logic dan berdasar, bukan sebagai tahayul yang selama ini menjadi pandangan sementara orang. 

Ketertarikan terhadap Grafologi.

Awal ketertarikan saya terhadap grafologi adalah ketika awalnya melihat kemampuan seorang teman yang mampu membedah karakter seseorang hanya melalui pembacaannya atas tanda tangan orang tersebut. Hal ini kira-kira 17 tahun yang lalu, dari ketertarikan ini, saya mencoba mulai bertanya kepada teman saya tersebut mengenai bagaimana caranya dia bisa membaca karakter seseorang dari tanda tangan. Kesempatan 15 menit yang pertama untuk belajar grafologi justru memicu semangat saya untuk belajar dan terus melakukan riset atas tanda tangan terhadap kecenderungan sifat, dimulai dari orang-orang yang saya kenal terlebih dahalu sampai kemudian pada orang-orang yang sama sekali tidak saya kenal. 

Tanda tangan yang dalam bahasa Inggris adalah Signature (= Sign + Nature), memberikan pesan bahwa tanda tangan adalah "tanda" dari "sifat" pemiliknya. Inilah "rahasia" yang mesti kita gali dengan referensi dan observasi yang panjang. Dari pelajaran awal yang saya dapatkan dari teman tersebut, saya mulai melakukan riset tanda tangan dan kecenderungannya. Cara yang termudah adalah membuat daftar tanda tangan dari orang-orang yang telah saya kenal dan mulai mengklasifikannya. Tanpa terasa riset sederhana saya ini sudah berjalan bertahun-tahun dan mulai menghasilkan formulasi praktis dalam pembacaan karakter seseorang melalui tanda tangan. 

Saya belajar grafologi ini secara otodidak dan menjadikannya sebagai sebuah kesenangan dan juga tantangan ketika saya diminta memberikan masukan kepada HRD Department atas kecocokan karakter dan potensi seseorang terhadap suatu posisi di dalam perusahaan. Tantangan lain juga ketika sesorang yang ingin bernegosiasi meminta saran saya bagaimana harus menghadapi seseorang yang tanda tangan-nya disodorkan kepada saya. 

Awalnya ini adalah sebuah hobby, sampai akhirnya terlintas untuk mencari "makan" dari asset intangible yang saya miliki ini. Tetapi agak kurang menantang jika hanya "tanda tangan" yang saya baca, harus ada hal yang menarik untuk menjadikan hal ini menjadi "komersial". Akhirnya saya putuskan untuk mendalami pembacaan LOGO perusahaan melalui grafologi 

Hampir sama dengan pembacaan tanda tangan, logo menggambarkan karakter dan potensi dari sebuah perusahaan, impian yang dicita-citakan perusahaan tersebut dan juga masalah-masalah yang terjadi di dalamnya. Agak luar biasa juga, ternyata dari sebuah logo kami bisa melihat beberapa hal tersebut tanpa harus melakukan cek perusahaan. 

Feng Shui Logo 

Saya mendalami feng shui sedehana untuk logo dari seorang teman praktisi feng shui di Semarang dengan cara barter ilmu grafologi dengannya. Mengapa saya tertarik feng shui ? Bagi saya feng shui adalah ilmu mengenai formulasi keselarasan unsur alam yang sudah teruji berabad-abad lamanya. Bukan tahayul yang saya dalami, tetapi logika berpikir mengenai keselarasan tersebut. 

Intuisi kita bangun dengan membangun "rasa" atas keselarasan yang kita temukan dalam logo, baik keselarasan bentuk, warna dan komposisi. Dalam ini, saya sangat terbantu saat belajar desain furniture di Italia, karena pelajaran desain dari ahli desain furniture bernama Gaetano Alloca (berasal dari Itri, Italia) mengajarkan saya bagaimana merasakan setiap bentuk goresan dan warna. Di sinilah saya belajar ilmu merasakan (feel) yang sangat membantu saya dalam melatih kepekaan indera perasa. 

Definisi Hoki 

Mungkin bagi orang lain mengartikan hoki bisa berarti banyak hal, tetapi bagi saya hoki saya definisikan dengan sangat sederhana dan formulatif. 

Hoki = Keselarasan antara POTENSI DIRI, KARAKTER, KEMAMPUAN dan MINAT (faktor internal) dalam menggarap PELUANG (faktor eksternal). 

Dari ilmu feng shui kita bisa membaca potensi dasar dan minat dari seseorang, input data yang dibutuhkan adalah tanggal lahir dan warna apa yang paling disukai. Data warna ini memberikan informasi potensi apa yang paling dominan dalam diri orang tersebut, selain itu warna juga memberikan refleksi apakah orang tersebut sudah didominasi oleh faktor eksternal (lingkungan) atau masih dengan potensi aslinya. Potensi adalah "hal mendasar" yang ada dalam diri seseorang atau perusahaan yang harus dieksplorasi untuk mencapai hal-hal yang diinginkan 

Pembacaan karakter bisa lebih jelas dengan pola-pola goresan tanda tangan, apapun yang tertulis dalam tanda tangan adalah “seribu” bahasa yang bisa diungkapkan. Dari tanda tangan ini, seorang grafolog bisa membaca rekaman perjalanan hidup, potensi kesehatan, karakter, kejujuran, pola hidup dan cara berpikir dari si pemilik tanda tangan. Cukup banyak yang bisa dibaca dari hanya sebuah tanda tangan. 

Kemampuan (ability) adalah asset-asset pengetahuan, ketrampilan dan pengalaman yang mendukung potensi. Misalnya: latar belakang pendidikan, pengalaman kerja dan sebagainya. 

Minat sangat dipengaruhi oleh potensi, karakter dan kemampuan dari seseorang atau perusahaan, dan sebenarnya tujuan dari membaca potensi dan karakter dari seseorang atau perusahaan adalah untuk menentukan minat mendasar atau terbesar seseorang atas sesuatu pekerjaaan atau profesi. 

Jika minat dan peluang sangat relevan maka bisa dikatakan orang atau perusahaan tersebut akan mencapai progress yang terus-menerus, dan itulah yang saya pahami dengan istilah hoki. 

Aplikasi Grafologi dan Feng Shui untuk Bisnis 

Pada dasarnya saya adalah praktisi marketing yang telah mengarungi dunia marketing selama kurang lebih 26 tahun. Beberapa tahun terakhir saya juga banyak berkecimpung sebagai konsultan marketing dan promosi. Kecenderungan saya saat ini adalah promosi dengan mengoptimalkan media online dan "menguasai" dunia maya. 

Dalam perjalanan profesi saya, sebuah pertanyaan yang seringkali sulit dijawab oleh seorang konsultan bisnis adalah :"Bisnis apakah yang cocok dengan saya?" yang sering dilontarkan oleh klien. Dengan ilmu akademis tentunya pertanyaan ini sulit untuk dijawab, diperlukan sebuah metode khusus untuk menjawabnya. 

Dari bekal mempelajari ilmu grafologi dan feng shui saya memiliki "kepercayaan diri" untuk menjawab pertanyaan tersebut. Dari mulai membaca "daftar potensi" yang dimiliki oleh klien sampai dengan konfirmasi "minat" dari klien sebagai "filter" potensi mana yang akan dipilih sebagai potensi yang akan digarap. 

Filter selanjutnya adalah pengukuran karakter dan kemampuan dari seseorang atau perusahaan guna menggarap potensi tersebut, apa yang harus dikembangkan jika karakter dan kemampuan "belum" match dengan potensi yang dimiliki. 

Tujuan akhir dari konsultasi ini adalah membuat semua poin tersebut di atas selaras dan sesuai dengan minat dari klien. Jika semua sudah selaras, kami pun siap untuk membantu klien menjabarkannya menjadi sebuah bisnis model atau bisnis plan atau outline strategy dari apa yang ingin dilakukannya di masa mendatang atas hasil konsultasi tersebut. 

Hasilnya adalah diskusi yang produktif dan solusi yang kreatif dari beberapa masalah yang mungkin selama ini sulit dipecahkan oleh seseorang maupun perusahaan. 

Konsultan marketing seolah menjadi primadona yang selalu dicari oleh perusahaan yang mengalami permasalahan menurunnya permintaan pasar, penjualan produk dan brand perusahaan. Para konsultan tersebut memiliki spesialisasi masing-masing karena mereka mampu mengembangkan pengetahuan dan ketrampilannya sendiri berdasarkan pengalaman kerja mereka. Semua memiliki kelebihan dan kekurangannya, namun hasil ditentukan oleh ketepatan memilih metode yang sesuai dengan permasalahan yang dialami oleh perusahaan. 

Ada banyak metode yang dilakukan oleh para konsultan marketing, mulai dari investigasi masalah, meredefinisi target dan tujuan strategi, penataan sistem managemen, mengeksplorasi peluang pasar maupun pengembangan kerjasama dengan pihak lain. Dan para konsultan marketing ini ahli dalam melakukan hal-hal tesebut. 

Bagaimana Graphology & Feng Shui Berkerja untuk Bisnis Anda? 

Bersaing dalam hal-hal yang bersifat umum seperti di atas akan semakin terasa berat untuk masa-masa sekarang, terlebih jika terus menatap ke arah depan yang semakin dinamis dan semakin banyak perubahan. Sejauh mana kita bisa mengikutinya? Bahkan ahli marketing di di generasi millenial pun akan merasa "ngos-ngosan" menyesuaikan segala macam perubahan yang terjadi, apalagi untuk generasi saya. 

Graphology & Feng Shui Fokus Pada Esensi Bisnis. 

Menyadari keterbatasan dalam menyesuaikan dengan berbagai perubahaan teknik dan metode marketing saat ini, maka saya tidak ingin bersaing dengan para konsultan marketing lain untuk hal-hal yang bisa dipelajari secara akademis. Saya menggali potensi dan pengalaman riset saya dalam ilmu grafologi dan feng shui, serta mengembangkan teknik analisa bisnis dari sebuah logo perusahaan. 

Pasti unik, dan pastinya belum banyak pesaingnya. Saya hanya mengambil area pembacaan karakter, potensi, esensi masalah dan peluang pemilik bisnis (individu) dan bisnisnya. Metode yang digunakan dalam analisa ini adalah menggunakan grafologi yang telah saya pelajari lebih dari 17 tahun dan feng shui. 

Saya menggabungkan 2 metode ini untuk menganalisa tanda tangan pemilik bisnis untuk mengenali karakter, potensi, dan apa yang dia suka atau tidak suka, dan tanggal lahir pemilik bisnis untuk mengenali area potensi, kecenderungan minat, karakter potensial dan peluang. 

Terkadang saya bertanya "apa warna kesukaan mereka?" untuk menguji beberapa kecenderungan yang telah dianalisa. Kadang apa yang terbaca dalam tanda tangan dan tanggal lahir tidak sepenuhnya sesuai dengan apa yang sebenarnya disukai oleh pemilik usaha. Kecenderungan pada warna tertentu bisa sangat membantu dalam menganalisa apa sebenarnya minat mereka atau apa sebenarnya yang mempengaruhi mereka menyukai hal-hal yang berada di luar potensinya. 

Logo bisnis hampir seperti tanda tangan namun lebih rumit karena dapat berupa kombinasi 2, 3 atau lebih pemilik bisnis, tetapi bagi seorang grapholog yang paling penting adalah dominasi dalam penentuan keputusan perusahaan atau siapa yang dominan dalam keuntungan perusahaan ( si "pemilik uang"). Saya menggunakan grafologi untuk menganalisa bentuk dan goresan, apa yang dikatakan (tentang bisnisnya) dan apa yang diinginkan (dalam bisnis) dan saya menggunakan feng shui untuk menganalisa nuansa logo, apakah logo tersebut sudah "nyaman" dan "menarik". 

Secara umum logo yang hoki (beruntung) adalah logo yang mampu menyelaraskan semua unsur (potensi, minat, karakter dan peluang) dalam bentuk logo yang nyaman dan menarik. Idealnya logo harus seimbang, selaras dan serasi dengan pemilik perusahaan. Jika semua ini bisa dicapai maka bisa dikatakan logo tersebut membawa keberuntungan bagi pemilik usaha. Keselarasan logo bisa dilihat dari bentuk, warna, proposi dan goresan yang membangun sebuah arti atau pengharapan atas cita-cita usaha. 

Graphology dan Feng Shui bekerja untuk bisnis dari sejak awal, yaitu menyelaraskan semua unsur, menyelaraskan visi dengan potensi serta menyelaraskan peluang dengan kemampuan yang dimiliki oleh perusahaan. Seorang grapholog yang mendalami logo perusahaan bisa membaca semua unsur tersebut dari hanya sebuah logo, bahkan seringkali hanya dari logo bisa terbaca siapa dan berapa pemilik perusahaan tersebut (yang dominan) dan juga masalah apa yang secara esensial dihadapi oleh persuahaan. 

Bagaimana kita bisa memberikan solusi kepada perusahaan jika akar permasalahan (esensi) permasalahan dari perusahaan tersebut belum ditemukan? Hal inilah yang menyebabkan beberapa konsultan marketing memberikan solusi yang "kurang tepat" karena masalah yang mereka temukan dalam perusahaan bukan masalah yang esensi, melainkan akibar dari esensi masalah tersebut. 

Jika Anda tertarik dengan layanan ini, silahkan kirimkan pesan melalui WA ke +62 82134823929 untuk diskusi lebih lanjut. Sukses!

Senin, 10 Agustus 2020

Trend PodCast Untuk Personal Branding.

Trend PodCast Sebagai Personal Branding.
 

Akhir-akhir ini podcast semakin sering disebut-sebut di kalangan businessman di Indonesia, bahkan dari hari ke hari semakin gencar. Tetapi pastinya sekarang sudah ada pergeseran-pergeseran dari podcast yang kita kenal dulu, bukan sekedar rekaman audio lagi, melainkan sudah video dan bukan sekedar bicara sendiri, melainkan sebuah obrolan. Yang jelas makin asyik saja.

Sebelum bicara lebih lanjut, perlu kiranya untuk mengenal arti dan sejarah podcast terlebih dahulu dari beberapa tulisan yang pernah saya baca sebelumnya. Saya tertarik mengungkapkan hal ini karena pemahaman ini harus dimulai dari sejarah awal dimulainya istilah podcast.

Memahami Arti Podcast

Podcast adalah berkas digital berupa audio yang pendengarnya diharuskan untuk mengunduh terlebih dahulu untuk bisa mendengarkan audio tersebut. Podcast ini adalah audio non-streaming, sehingga sangat berbeda dengan radio. Podcast ini telah banyak digunakan oleh masyarakat untuk mendengarkan berita, ilmu pengetahuan, dan sharing ilmu pengetahuan yang bersifat dapat diulang.

Bisa diulang, karena memang sudah diunduh diawal. Hal ini bisa menjadi kelebihan tersendiri dari Podcast dibandingkan dengan radio. Bahkan, Anda akan dapat mendengarkan Podcast sambil menunggu kereta, sambil menyantap sarapan, dan momen lainnya dan memasukkan ke dalam gadget untuk lebih praktisnya. 

Ada banyak sekali topik yang bisa Anda pilih di Podcast. Jadi berbeda dengan radio yang mau tidak mau ya harus mendengarkan semua berita, informasi, dan juga iklan yang disiarkan melalui radio. Bahkan, Podcast ini bisa menjadi ladang investasi berbiaya rendah, karena tidak memerlukan stasiun radio. Pendengar juga memiliki kesempatan untuk dapat memilih mengunduh topik yang sesuai dengan selera. 

Setidaknya ada ribuan kategori topik yang bisa Anda pilih di Podcast. Beberapa dari kategori tersebut adalah Arts, Business, Comedy, Education, Games & Hobbies, Health, dan sebagainya. Di setiap masing-masing kategori juga ada banyak macam-macam jenis audio juga. Tidak perlu untuk mendengarkan semua dan hanya perlu unduh yang Anda minati saja. 

Sebagian besar masyarakat yang ada di Amerika memiliki kecenderungan untuk memilih download kategori TV Series, sehingga mereka bisa update tentang informasi terbaru mengenai dunia film. Hal ini yang menyebabkan stasiun radio di Amerika mengalami penurunan drastis jumlah pendengar setelah hadirnya Podcast. 

Sampai dengan saat ini, sebagian besar Podcast masih disampaikan dalam bahasa Inggris. Hitung-hitung sekalian Anda belajar listening dalam bahasa Inggris. Apabila Anda berniat untuk mendengarkan Podcast dalam bahasa Indonesia, maka Anda bisa buka Radio BBC Indonesia. Suatu saat Podcast ini akan menjadi semakin terkenal di Indonesia, karena ada banyak kota besar yang berpotensi di Indonesia.

Daripada Cuma bengong diam tidak melakukan apapun, Anda bisa memilih untuk mendengarkan topik yang menarik. Perkembangan Podcast di Indonesia berpotensi pesat, karena Anda tidak perlu menghabiskan waktu untuk mendengarkan iklan yang tidak menarik. Tidak ada juga selingan lagu dan bisa terus dengarkan topik yang diminati sampai akhir. 

Ide tema bahasan untuk Podcast biasa disampaikan dalam bentuk episode-episode. Durasi dari setiap episode biasanya berkisar pada 10 menit hingga 90 menit. Panjang durasi ini bergantung pada si Podcaster alias orang yang membuat Podcast dan apa yang sedang dibahas.

Ada sementara orang mengatakan arti podcast adalah perpaduan 2 kata dari iPod dan Broadcasting, bisa jadi tidak salah juga karena podcast identik dengan iPod atau Mac yang menyediakan layanan ini di Amerika. Sejarah podcast tidak akan lepas dari iPod dan Mac, sehingga artian ini lebih mudah diingat oleh para pembaca.

Podcast mulai dikenal sejak tahun 2004 atau 2005 dan populer pada tahun 2007 di Amerika, sementara di Indonesia baru mulai dikenal pada tahun 2012. Di Indonesia sendiri baru akhir-akhir ini podcast mulai populer, tetapi sudah dalam format yang berbeda. Bukan podcast-nya melainkan "gaya podcast"-nya.

Gaya wawancara seperti rekaman di stasiun radio (diistilahkan : podcast) serasa lebih asyik di jaman sekarang, asyik dalam artian lebih keren dengan background atau view studio rekaman. Gaya bicara seolah seorang penyiar radio yang mewawancarai nara sumber pun dinilai memiliki nilai artistik yang tinggi. Inilah trend "podcast" yang berkembang sekarang.

Saya tidak akan mempermasalahkan arti, sejarah dan pergeseran yang terjadi dengan podcast namun saya melihat sebuah peluang dari trend podcast saat ini untuk membangun sebuah personal branding yang masif dan cepat, karena dibantu dengan trend. Sebagaimana kita tahu, membuat trend tidaklah mudah karena butuh momentum dan saat inilah momentum itu tiba. 

Timberpix dan Personal Branding Program

Memanfaatkan momentum ini, Timberpix dan RumahUMKM.Net bekerjasama untuk menangkap peluang kebutuhan berbagai profesi untuk membangun personal branding melalui gaya podcast. Sebagaimana kita tahu, bahwa hadirnya jutaan produk di masa yang sama sebagai akibat dari berkembangnya entrepreneurship memberikan efek kesulitan dalam memilih produk bagi para konsumen. Jika setiap orang bisa menghadirkan lebih dari 3 - 5 produk maka betapa makin sulitnya konsumen memilih produk yang mereka butuhkan. Branding produk akan menuju ke sebuah keramaian aksi dan semakin  tidak efektif.

Personal branding dinilai sebagai sebuah alternatif untuk lebih mengangkat "man behind the gun" sebagai fokus dari konsumen. Jika personal branding ini berhasil, maka semua brand produk yang dibawanya akan terangkat juga.

Dengan pertimbangan ini, Timberpix yang dikenal sebagai perusahaan pembuat konten (digital) atau production house menawarkan beberapa program personal branding, dan salah satunya adalah talk show bergaya podcast kepada para profesioanal, brand owner, public figure dan sebagainya. Dengan infrastructure dan skill set produksi yang dibilang sangat lengkap Timberpix menawarkan program personal branding sebagai berikut:
  1. Video Personal Profile
  2. Digital Content untuk Instagram dan YouTube
  3. Talkshow
  4. Talkshow Gaya "Podcast"
  5. Multimedia dan Animasi
  6. Digital Content Development lainnya.
Dengan pengalaman dalam produksi digital content yang cukup lama, Timberpix telah mampu membuat formulasi konsep, operasional yang efisien dan produktif dengan biaya yang sangat terjangkau oleh pelaku-pelaku UMKM. Hasil produksi audio dan video berkualitas tinggi (kualitas layar lebar) dan proses produksi dan editing yang cepat adalah kekuatan dari team Timberpix.

Menyikapi trend talkshow gaya podcast, untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya, Timberpix telah menyediakan berbagai infrastructure dan skill set produksi yang bisa segera dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan personal branding dari klien-kliennya. Di Jawa Tengah, klien Timberpix akan difasilitasi infrastructure di Semarang. 






Untuk kebutuhan membangun personal branding, prospek klien bisa kontak RumahUMKM.Net di 082134823929 untuk pengembangan konsep personal branding dan strategi-nya. Sementara untuk wilayah Jakarta bisa langsung dengan kantor Timberpix Jakarta di nomor WA 081574748181. Sukses!



Jumat, 07 Agustus 2020

Motivasi, Mereka Harus Tahu Apa Yang Harus Dilakukan Setelahnya.

Motivasi, Mereka Harus Tahu Apa Yang Harus Dilakukan Setelahnya.

RumahUMKM.Net terlibat kembali dalam pelatihan di BALATKOP Dinas Koperasi dan UKM Jawa Tengah dalam pelatihan motivasi yang berlangsung di BALATKOP Jateng. Dalam kesempatan ini RumahUMKM.Net diminta untuk sharing motivasi sebagai seorang praktisi dengan teman "Menjadi Pengusaha yang Kreatif".

Materi : Menjadi Pengusaha yang Kreatif

Materi dari RumahUMKM.Net memberikan pemahaman membangun mindset kreatif dan bagaimana tahapan-tahapan membangunnya disertai dengan contoh-contoh riil. Di sesi ini pula, RumahUMKM.Net memberikan pemahaman bagaimana membangun konsep bisnis yang kreatif yang diharapkan bisa memberikan motivasi kepada para pelaku UMKM yang menjadi peserta pelatihan ini untuk memiliki konsep-konsep bisnis yang "berbeda" dari yang telah ada sebelumnya.

Pemahaman motivasi bagi RumahUMKM.Net adalah:
  1. Memiliki visi & tujuan yang jelas.
  2. Memahami bagaimana kondisi usaha saat ini, secara cermat.
  3. Memahami permasalahan yang dihadapi dengan kondisi kesenjangan antara tujuan dan kondisi saat ini.
  4. Mampu menganalisa permasalahan yang terjadi.
  5. Memahami solusi dan tindakan yang harus dilakukan setelahnya.
Motivasi bagi kami adalah sebuah proses panjang dan terus menerus, bukan sekedar termotivasi pada saat pelatihan saja, dan tidak berlanjut saat pelatihan telah usai. Memberikan motivasi usaha adalah memberikan gambaran usaha dan rute pencapaiannya dengan jelas, serta memberikan pemahaman terbaik dan paling sederhana agar para peserta tahu dan paham apa yang akan dilakukan selanjutnya. Dengan kata lain, motivasi adalah peta perjalanan dan petunjuk perjalanan yang mudah dimengerti oleh para pelaku UMKM.

Dokumentasi Pelatihan Motivasi UMKM

Dokumentasi Pelatihan Motivasi UMKM

Dari hasil tanya jawab dengan para peserta, membuat kami bersemangat untuk membuat sebuah skema panduan usaha yang akan membaut para pelaku UMKM selalu termotivasi dan selalu paham mereka sampai dimana dan harus berbuat apa. 

Pada pelatihan yang diikuti oleh 50 peserta dari berbagai kota dan kabupaten di Jawa Tengah ini, kami pada awal pelatihan sudah mengajukan pertanyaan apa yang sebenarnya mereka harapkan dari pelatihan RumahUMKM.Net kali ini, dan pada akhir sesi pelatihan pun kami tidak lupa untuk bertanya apakah apa yang mereka harapkan sudah kami penuhi, apakah mereka sudah puas? 

Dari beberapa peserta menyampaikan komentar bahwa mereka belum pernah mendapatkan pelatihan motivasi sebagaimana yang kami sampaikan kepada mereka saat ini. Terima kasih atas kepercayaan dan kesempatan kepada RumahUMKM.Net, kami akan hadir lebih baik dari sebelumnya. Sukses!






RumahUMKM.Net, Growing Through Networking.

RumahUMKM.Net, Growing Through Networking.

Network atau jejaring menjadi sebuah konsistensi bagi RumahUMKM.Net dalam mengembangkan bisnis usaha kecil di Jawa Tengah, mulai dari jejaring mentor pembinaan UMKM, jejaring media, jejaring pasar, jejaring pembiayaan dan jejaring investor dan lain sebagainya. Selain bergerak dalam pengembangan edukasi UMKM, RumahUMKM.Net secara praktis juga masuk dalam bisnis usaha kecil sebagai praktisi promosi dan pemasaran untuk produk-produk UMKM di Jawa Tengah.

Hari ini, kami seperti biasa ngopi bareng dengan Mas Shareang Kusuma dari INVESTREE.ID, sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang financial technology yang telah bekerjasama dengan RumahUMKM.Net selama lebih dari 3 tahun. Diskusi yang berlangsung di Strada Cafe Semarang ini memperbincangkan program-program INVESTREE untuk pembiayaan UMKM, terutama investasi untuk usaha kecil.

Kami berencana untuk membuat suatu program pembiayaan semacam KUR tetapi dengan sistem syariah yang dalam fintech disebut peer-to-peer lending, karena pemberi pinjaman bisa memilih sendiri siapa atau proyek apa yang akan dibiayainya. Meskipun sebenarnya fintech sudah beberapa tahun lalu dikenal, namun di kalangan pelaku UMKM, sosialisasinya masih perlu digalakkan lagi terutama dalam hal pemahamannya.

Tumbuh bersama adalah slogam dari INVESTREE yang secara umum bisnisnya adalah menggalang dana dan mengelola kredit dan investasi secara online, jadi dalam bisnis ini dikenal investor dan debitor. Konsep ini adalah konsep perbankan di masa mendatang.

Investree saat ini siap membiayai pekerjaan-pekerjaan para pelaku UMKM dari pemerintah, BUMN atau perusahaan swasta TBK, jika dibutuhkan, sementara sedang mengembangkan konsep yang lebih tepat untuk para pelaku UMKM yang ingin mengembangkan usahanya. Yang menarik dari fintech ini adalah jaminan kreditnya bisa berupa PO atau invoice.

Semoga kemitraan kami dengan INVESTREE bisa dimanfaatkan oleh para pelaku UMKM di Jawa Tengah yang butuh pembiayaan dan investasi. Sukses!