Laman

  • Home

Kamis, 27 April 2017

Finishing Modern Pada Gerabah Bisa Jadi Alternatif Pengembangan


UMKM Gerabah Melikan (Bayat) Klaten
Ketika gerabah Melikan (Bayat) Klaten terpuruk, maka perlu ada upaya untuk mengangkatnya kembali. Kami bersama team dari Dinas Koperasi dan UMKM Propinsi Jawa Tengah serta ahli keramik dari Nuanza Porcelen pernah melakukan survey ke setra gerabah tersebut dan harus mendapati kenyataan bahwa memang benar kondisi kesejahteraan para pengrajin di sana cukup memprihatinkan ketika gerabah tidak bisa lagi mereka andalkan sebagai mata pencaharian.

Jika bicara masalah ketrampilan, sudah pasti mereka adalah ahlinya karena sudah menggeluti dunia ini selama beberapa generasi. Tetapi ketika bicara masalah desain dan pegembangan teknologi, maka seolah kita melihat mereka tidak bergerak. Desain produk yang bisa kita lihat saat ini hampir serupa dengan apa yang kita lihat beberapa belas tahun yang lalu, kalaupun ada perubahan adalah sedikit pada desain bentuk gerabah.

Harus ada solusi praktis dan cepat untuk mengatasi permasalahan ini, dan kami terpanggil untuk mengemukakan ide dan saran untuk membangkitkan kembali kejayaan gerabah Melikan (Bayat) Klaten agar para pengrajin bisa hidup lebih layak lagi.

Gerabah Melikan (Bayat) Klaten
Meskipun kami juga tahu bahwa pasar untuk produk gerabah di atas masih bertahan, tetapi jika ada alternatif pengembangan dengan peluang mendapatkan pasar dan harga yang lebih baik, maka hal ini perlu dicoba. Dan pada kesempatan ini, tulisan kami akan memberikan gambaran solusi praktis untuk ke arah sana.

Masalah Kualitas Campuran Tanah & Bakaran

Jika bicara masalah gerabah, sudah pasti tingkat suhu bakaran lebih rendah dari keramik yaitu antara 600 - 900 derajat celcius. Untuk mencapai tingkat bakaran yang lebih tinggi diperlukan pengetahuan yang lebih baik dari para pengrajin dalam melakukan pencampuran bahan baku. Hal ini yang perlu banyak dipahamkan kepada para pengrajin gerabah di Melikan Klaten.

Untuk masalah teknologi bakaran, kami melihat bahwa para pengrajin di Melikan sudah menguasainya selama bertahun-tahun sehingga kami anggap tidak ada masalah dengan hal ini.

Ketika kami melakukan kunjungan ke Melikan Klaten, kami ajak juga seorang expert keramik dari Jawa Tengah, yaitu Mas Roy Anang WIbisono dari Nuanza Porcelen, yang ahli dalam bahan baku keramik. Dan beliau juga telah melakukan penelitian atas tanah di Melikan serta bagaimana solusi pemecahannya untuk peningkatan bakaran yang lebih tinggi.

Roy Anang Wibisono, Nuanza Porcelen
Untuk masalah kualitas bahan baku, sementara ini bisa katakan bahwa kita telah memiliki formula bahan baku yang bisa meningkatkan kualitas gerabah dari Melikan bersama Mas Roy Anang Wibisono karena beliau-lah solusi dari kami.

Masalah Finishing Gerabah

Dalam hal finishing gerabah, Mas Roy Anang WIbisono adalah ahlinya, banyak hal yang bisa dilakukannya dengan gerabah dan keramik dan semuanya telah beliau buktikan dalam karya-karya keramiknya.

Tetapi ada alternatif lain yang bisa kita lakukan dengan melibatkan salah satu artis finishing, yaitu Andi Saidan. Produsen furnitur dari Jepara ini dikenal sebagai seorang ahli finishing vintage, baik pada media kayu, kaca, keramik maupun logam. Karya-karya finishingnya sangat berbeda dengan produsen furnitur lainnya, karena Andi Saidan mengembangkan teknologi transfer image pada produknya.

Di samping itu, finishing vintage saat ini memang sedang menjadi trend finishing sehingga perlu mempertimbangkan keterlibatan beliau dalam memberikan solusi kepada kebangkitan gerabah Melikan.

Andi Saidan, Kamtumi Jepara
Berikut adalah beberapa contoh finishing yang telah dilakukan oleh Andi Saidan pada produk kayunya, yang bisa diterapkan juga pada gerabah:

Finishing pada mangkuk kayu
Finishng pada mangkuk kayu

Finishng pada gerabah

Dengan alternatif finishing seperti di atas, kami yakin peluang pasar baru akan terbuka dan gerabah Melikan akan bersinar terang dalam setiap pameran yang melibatkannya. Bukan saja tampil baru tetapi benar-benar memadukan setiap unsur keahlian dan kreativitas dari beberapa ahli di dalamnya.

Untuk produk yang terkait dengan makanan dan minuman, bukan sekedar dekorasi, maka pelapisan dengan bahan yang food grade atau dengan glasir bisa dikonsultasikan dengan Mas Roy Anang Wibisono.

Kaligrafi Pada Produk Gerabah

Ilustrasi di bawah ini hanya sebagai gambaran bahwa alternatif pengembangan produk grabah Melikan dengan sentuhan vintage dari Andi Saidan bisa diarahkan pada produk kaligrafi pada gerabah. Produk semacam ini sangat digemari oleh pasar-pasar di Timur Tengah, Brunei dan negara-negara muslim di dunia.

Pastinya pasar kaligrafi juga ingin melihat nuansa baru dalam seni kaligrafi dengan media gerabah ini dan hal itu tidak mustahil untuk dilakukan. Di pasaran produk-produk kaligrafi pada keramik sudah berkembang luas, tetapi kami melihat bahwa desainnya masih terkesan tradisional.

Dengan memadukan keahlian 2 orang ahli di atas, gerabah Melkan bisa disulap menjadi produk gerabah dengan kaligrafi bernuansa vintage yang akan menjadi alternatif pilihan bagi pasar.

Kaligrafi pada keramik
Teknologi transfer image yang dimiliki oleh Andi Saidan memungkinkan pengerjaan produksi yang jauh lebih cepat dan seragam untuk masing-masing item, meskipun dikerjakan secara manual. Finishing vintage akan menjadi daya tarik tersendiri,  apalagi Mas Roy Anang WIbisono pun ahli dalam membuat efek finishing pada keramik.

Kemasan Produk Gerabah

Dengan sentuhan dari kedua ahli tersebut diatas, gerabah Melikan akan "naik kelas" sehingga perlu dipikirkan desain kemasan yang "setara" dengan hasil karya tersebut. Beberapa contoh kemasan yang perlu dipertimbangkan dalam mendukung daya jual gerabah bisa kami sajikan sebagai berikut: (hanya sebagai ilustrasi solusi)



 


Contoh-contoh kemasan di atas hanyalah sebagai gambaran dalam menyajikan produk gerabah yang berkelas kepada konsumen sebagai sebuah gift (souvenir). Kemasan semacam ini akan mendorong nilai jual gerabah secara keseluruhan.

Demikian sumbangan ide dan saran dari kami terhadap sentra gerabah Melikan Klaten, semoga instansi terkait dan berbagai pihak yang peduli terhadap sentra gerabah tersebut bisa bertambah wawasan dan idenya.

Baca juga: