Laman

  • Home

Kamis, 13 April 2017

Persiapan UKM Pangan Award 2017

Rapat Persiapaan Seleksi UKM Pangan Award 2017
Hari Kamis ini, kami team UKM Pangan Award 2017 memulai koordinasi awal dalam seleksi produk UKM pangan Jawa Tengah yang akan diajukan dalam pergelaran UKM Pangan Award 2017 di Kementrian Perdagangan sekitar bulan Oktober 2017 nanti. Acara ini berlangsung di kantor Disperindag Propinsi Jawa Tengah dan dipimpin langsung oleh Kabid Industri Agro, Ibu Listyati Purnama Rusdiana.

Meskipun prosedur dan persyaratan UKM Pangan Award 2017 tidak mengalami perubahan, tetapi perubahan justru terletak pada struktur organisasi yang baru di bawan jajaran Industri Agro. Saat ini UKM Pangan Award melibatkan 3 seksi Industri agro, yang tentunya dibutuhkan koordinasi yang lebih erat lagi untuk pelaksanaan yang lebih baik lagi dari tahun kemarin. Ketiga seksi itu adalah Seksi Pengembangan SDM dan Inovasi Industri, Seksi Pengembangan Sarana dan Prasarana Industri dan Seksi Pengendalian dan Informasi Industri.

Untuk jajaran juri, masih digawangi oleh para senior yaitu Bapak T Yustiono dan Ibu Sri Budi Wahyuningsih serta Bapak Moch Irsyad yang mewakili akademisi dan saya sendiri yang mewakili Kadin Jawa Tengah. Formasi juri ini tidak jauh berbeda dengan tahun lalu, hanya saja tahun lalu Ibu Sri Budi absen dan digantikan oleh Bapak Mulyo Budi Setiawan.

Rapat dipimpin langsung oleh Kabid Industri Agro Disperindag Jawa Tengah

Team baru dari struktur baru Disperindag Jawa Tengah
Rapat awal ini diisi dengan koordinasi tahapan dan jadwal seleksi termasuk penentuan jadwal visit fasilitas produksi UMKM peserta UKM Pangan Award. Disamping itu kesempatan ini juga dimanfaatkan untuk konsolidasi data yang masuk kepada panitia dan juri, baik data peserta tahun lalu, peserta usulan baru, rekomendasi dari pasar modern dan informasi lain yang terkait.

Dalam rapat ini juga dilakukan evaluasi UKM Pangan Award 2016, dan mulai melakukan formulasi seleksi untuk tahun ini. Konsep unik, local, legal, sehat, marketable dan memiliki kemasan yang menarik merupakan kesepakatan dari para juri dan panitia. Hal ini perlu disepakati sejak awal untuk memantapkan kriteria penilaian yang akan dilakukan nantinya.

Penjurian untuk tahun ini akan dilakukan lebih efektif dan efisien dibanding tahun-tahun sebelumnya, dengan target peserta yang akan dikirimkan lebih banyak lagi.

Beberapa alternatif solusi saat melakukan seleksi juga sudah dipersiapkan, misalnya ketika nanti ada produk yang prospektif tetapi belum memiliki sertifikat halal, maka akan diupayakan difasilitasi sertifikat halalnya. Demikian pula ketika ada produk yang prospektif tetapi kemasan masih belum optimal, maka sudah dipersiapkan team kemasan yang siap membantu.

Semoga di tahun ini Jawa Tengah mampu meraih bahwa juara dibandingkan tahun kemarin. Sukses UKM Pangan Award 2017 !

Baca juga: