Laman

  • Home

Sabtu, 24 Juni 2017

Membangun Kreativitas

Image result for Being Creative
Being Creative



Sebuah pertanyaan yang sering mengganggu kami adalah "Mengapa seringkali kita tertinggal dan kalah bersaing dengan negara-negara tetangga yang notabene kalah sumber daya alam dan sumber daya manusia dari kita (Indonesia)". Entah pertanyaan itu benar atau salah tetapi kita harus ambil asumsi bahwa jika benar kita benar-benar kalah bersaing dengan negara-negara tetangga maka hal ini akan jadi hal yang memalukan.

Sementara para ahli ada yang mengatakan kita kalah dalam produktivitas, kita kalah dalam efisiensi biaya dan kalah dalam dukungan pemerintah. Pasti akan ada banyak pendapat mengenainya, tetapi bagi kami yang penting dari kita sendiri harus ada upaya untuk memperbaikinya.

Kreativitas Harus Muncul Sejak Dini.

Jika sudah kreatif maka permasalahan apapun yang dihadapi pasti akan ada solusinya. Banyak di Indonesia yang sudah kreatif, tetapi lebih banyak lagi yang belum dan kami ingin membidik yang belum, terutama UMKM kami. Sebagaimana tulisan-tulisan saya sebelumnya bahwa himbauan ATM (Amati, Tiru dan Modifikasi) bisa sangat menjebak para pelaku UMKM untuk tidak kreatif, mereka lebih banyak meniru. Semakin asyik mereka meniru produk para pesaingnya semakin kita jatuh terpuruk dibuatnya.

Kita butuh UMKM yang kreatif, UKMM yang mampu keluar dari setiap tantangan dan selalu memiliki solusi. 

Seringkali fasilitas dari instansi pemerintah juga membuat UMKM kurang fight dan hanya menjadikan instansi pemerintah seolah menjadi mercusuar dalam pencarian dana untuk pengembangan usaha. Seolah dana menjadi penghalang utama dalam mengembangnkan usaha, sebelum mereka berpikir tentang kemitraan dan kerjasama.

Pada intinya, para pelaku UMKM perlu dilatih menjadi kreatif dan mandiri.
 
https://frodelundsten.files.wordpress.com/2011/02/104917956-scaled1000.jpg
Ciri Orang Kreatif
 
Beberapa ciri kreatif dari orang yang bisa kami sampaikan pada saat ini, adalah:
  1. Mampu mengumpulkan informasi dari sekitar, atau peka terhadap perubahan dan kejadian yang terjadi di lingkungannya. Atau dengan kata lain mampu mengenali potensi yang ada.
  2. Memiliki kemampuan menganalisa informasi dan kejadian itu secara logis.
  3. Mampu memunculkan ide-ide segar sesuai dengan apa yang terjadi di lingkungan sekitarnya, sebagai solusi.
  4. Memiliki cara berpikir yang praktis dan detail.
  5. Mau terlibat dalam diskusi, sehingga bisa mendapatkan saran dan koreksi atas ide dan solusinya. Atau dengan kata lain terbuka atas masukan dan saran.
  6. Selalu kritis dalam setiap hal.
Menjadi enjoy dengan apa yang dikerjakan juga merupakan modal utama untuk bisa membangun kreativitas. Oleh sebab itu bagi orang-orang yang mengembangkan bisnis dari hobby, mereka cenderung lebih kreatif dari yang tidak berdasarkan minat tersebut. Apakah anda menyukai perkerjaan anda ? Apakah adan dibuat nyaman oleh-nya (pekerjaannya) ?
 
Selain itu, orang kreatif pasti memiliki fokus dan tujuan, yang merupakan arah dari cara berpikirnya.  

Jika ada sementara orang berpikir bahwa kreatif adalah bakat, maka kami lebih yakin bahwa kreavitas lahir dari buah ketrampilan. Bahwa kreativitas itu bisa dilatih, dan oleh sebab itu untuk meningkatkan kualitas kreativitas para pelaku UMKM, kami bersama team kami yang terdiri atas para magician sedang menggodog sebuah materi pelatihan kreatif yang belum pernah ada.

Membangun Kreativitas Melalui Media Magic

Banyak orang sudah terpaku pemikirannya bahwa seorang magician adalah ahli membuat trik untuk menghibur. Mereka tidak mau lebih jauh melihat bagaimana skill magician ini dibangun, bagaiaman kreativitas mereka dibangun dari hasil sebuah pelatihan.

Inilah yang menjadi kunci dari pelatihan kami nanti, tidak untuk membuat orang menjadi magician melainkan membuat orang menjadi kreatif. Dengan kreativtias yang dimilikinya nanti kami yakin para peserta pelatihan mampu mengembangkan lebih lanjur untuk memecahkan masalah yang ada dengan lebih mudah.

Kami tidak membuat sekolah magic, tetapi pelatihan kami adalah untuk menularkan proses kreatif dari para praktisi (magician) kepada masyarakat umum, bisa: siswa, mahasiswa, guru atau pendidik, atau para pemula usaha dan sebagainya. Semua bisa ditangani dengan pelatihan ini.

Lantas apa yang ingin kami ajarkan kepada para peserta pelatihan ? Ada beberapa hal yang ingin kami bangun pada para peserta pelatihan, yaitu:
  1. Mengenali potensi, minat dan karakter masing-masing pribadi. Ketiga hal ini merupakan dasar atau material yang akan diolah nantinya.
  2. Membangun kepercayaan diri para peserta.
  3. Melatih kemampuan berpikir logis dan sistematis dalam merencanakan sebuah solusi.
  4. Mampu berpikir secara detail dan focus.
  5. Melatih berpikir berbeda dengan cara yang berbeda.
  6. Melatih kemampuan berkomunikasi dan mengungkapkan ide kreatif.
  7. Berpikir out of the box.
Tentunya pelatihan ini akan kami tangani dengan cara yang sangat interaktif dan entertaining sehingga membuat peserta bisa larut dalam pelatihan. Dan untuk hal ini kami telah menyiapkan team yang solid, sementara kami menyakinkan para mitra atau investor yang ingin mendanai pelaksanaan pelatihan ini. Bahkan sangat mungkin, kegiatan pelatihan ini dibiayai oleh dana CSR perusahaan.

Semoga ide kami untuk mengembangkan pelatihan ini mendapatkan dukungan dari berbagai pihak sehingga kami bisa memberdayakan binaan-binaan kami yang berprofesi sebagai magician yang telah kami latih menjadi trainer kreatif.

Baca juga: