Laman

  • Home

Selasa, 30 Mei 2017

Pelatihan ToT (Train of Trainers) Bagi Pembina UMKM

Image result for Train of Trainer
Train of Trainers

Melihat kiprah pembinaan UMKM Kadin Jawa Tengah, beberapa perusahaan besar melalui program CSR-nya meminta kami untuk membuat semacam "duplikasi" program dengan cara melatih para pembina UMKM dari internal perusahaan tersebut. Atau lebih mudahnya kami diminta untuk memberikan pelatihan ToT (Train of Trainers) kepada para calon pembina UMKM dari perusahaan tersebut.

Adapun kemampuan yang dibutuhkan untuk para calon pembina UMKM adalah sebagai berikut:
  1. Legalitas Usaha dan Legalitas Produk 
  2. Teknologi Produksi
  3. Desain Produk & Desain Kemasan 
  4. Sistem Manajemen Keamanan Pangan & HACCP (ISO 22000) 
  5. Manajemen Dasar untuk UMKM (dasar-dasar manajemen produksi, prinsip akuntansi dan pengendalian keuangan sederhana, HPP dan HJP, pemasaran dasar) 
  6. Pemasaran Online.
  7. Pembiayaan Usaha.
  8. Motivasi dan Keahlian Komunikasi 
Ke-8 materi yang dibutuhkan di atas adalah kebutuhan minimum dari pembekalan yang dibutuhkan oleh calon pembina UMKM, dimana pelatihan ini akan kami kerjasamakan dengan Edu Kadin sebagai pelaksana pelatihan. Sebagai pendampingan dari pembina UKMM tersebut, Rumah UMKM menyediakan slot konsultasi atas berbagai masalah yang dihadapi oleh para pembina UMKM di lapangan.
Dengan adanya pelatihan ToT ini diharapkan pembinaan UMKM dari program CSR perusahaan besar tersebut bisa berkesinambungan, dan dapat dimonitoring kualitas pembinaannya. Perusahaan tersebut tidak harus bergantung kepada para pembina UMKM dari luar perusahaan yang mungkin kesulitan menyesuaikan jadwal dengan jadwal kerja perusahaan.
Unit TTIC juga memberikan support promosi dan pemasaran kepada para UMKM hasil binaan dari perusahaan tersebut yang hasil produksinya sudah sesuai dengan kebutuhan pasar, misalnya produk sudah bagus dan memiliki kemasan yang menarik.
Kami berharap pelatihan ini bisa sesuai dengan kebutuhan dari CSR berbagai perusahaan besar, sehingga ke depannya bisa hadir lebih banyak pembina UMKM yang turun ke lapangan untuk membantu para UMKM naik kelas, berdaya saing global dan memiliki kemandirian.

Baca juga: