Laman

  • Home

Minggu, 11 Juni 2017

Cara Membuat Pure Sayuran

Pure buah dan sayuran menjadi perhatian kami ketika ada produsen es krim yang meminta kami supply pure buah dan sayuran, sementara kami belum tahu banyak UMKM yang memproduksinya. Oleh sebab itu kami membagikan sharing dari Wiki How di bawah ini agar teman-teman UMKM bisa belajar membuatnya dan selanjutnya bisa kami tawarkan kepada perusahaan-perusahaan yang membutuhkannya.

Membuat pure sayuran adalah asas untuk berbagai jenis sup yang lezat, seperti sup labu butternut. Pure juga dapat menjadi asas yang kaya nutrisi untuk saus pasta. Pure sayuran juga menjadi makanan pokok bagi yang ingin membuat makanan bayi sendiri. Untuk menghasilkan pure yang lembut dan halus, memasak sayuran dengan baik sebelum mengolahnya adalah tahap yang sangat penting. 

Metode 1 Memilih dan Menyiapkan Sayuran 


1 Pilihlah sayuran yang segar dan matang. Pure yang paling beraroma dan bergizi berasal dari sayuran yang paling segar dan matang sepenuhnya. Pilihlah sayuran dengan tekstur yang kejat dan berwarna cerah. Hindari sayuran yang sudah memar atau berbintik-bintik. 

Meskipun sayuran beku atau kalengan dapat digunakan untuk membuat pure, kandungan gizi dan rasanya tidak sama seperti pure yang terbuat dari sayuran segar.

Jenis sayuran apa pun bisa dibuat pure (meskipun sulit untuk menghasilkan pure yang halus dari sayuran hijau berserabut). Cobalah wortel, ubi jalar, kentang putih, kacang hijau, labu brokoli, dan sayuran lain dengan daging yang menjadi empuk saat dimasak. 


2 Mencuci sayuran. Pastikan untuk membersihkan semua kotoran yang menempel dengan cara membilas sayuran di bawah cucuran air dingin. Anda mungkin juga perlu menggunakan pembersih sayuran jika Anda membuat pure dari sayuran yang dirawat dengan pestisida. 


3 Mengupas sayuran jika diperlukan. Potong kedua ujung bagian atas dan bawah sayuran dengan pisau, dan buang bagian yang memar. Gunakan pisau atau alat pengupas sayuran untuk menghilangkan kulit keras pada ubi jalar, kentang putih, wortel, labu, dan sayuran lain yang berkulit


4 Memotong sayuran menjadi irisan tipis. Memotong sayuran dalam bentuk irisan tipis bermakna waktu masak yang lebih cepat, serta pure yang lebih halus. 

Metode 2 Memasak Sayuran 


1 Mendidihkan beberapa ml air di dalam panci besar. Tidak perlu mengisi panci sampai penuh; Anda hanya perlu beberapa ml air untuk mengukus sayuran. Dua sampai empat cangkir air sudah cukup, bergantung pada ukuran panci yang Anda gunakan. 

Mengukus sayuran adalah cara terbaik untuk mempertahankan kandungan gizinya. Merebus sayuran adalah cara lain untuk melembutkannya, tetapi merebus sayuran diketahui bisa menghilangkan sejumlah nutrisi. 


2 Mengukus sayuran selama 15 sampai 20 menit. Isi keranjang pengukus dengan irisan sayuran lalu tempatkan keranjang di dalam panci. Tutup panci untuk mulai mengukus sayuran. Jangan memenuhi kukusan dengan terlalu banyak sayuran; Anda mungkin harus meletakkannya sedikit demi sedikit. Setelah 15 sampai 20 menit, sayuran akan menjadi lembut. 

Jika Anda tidak memiliki kukusan, masukkan irisan sayuran ke dalam air mendidih. Rebus selama 15 menit atau sampai terasa lembut ketika ditusuk dengan garpu. Hati-hati jangan sampai meletakkan sayuran terlalu banyak di dalam panci. 


3 Memindahkan sayuran yang sudah dimasak ke dalam mangkuk besar. Angkat sayuran dari kukusan atau panci menggunakan sendok berlubang atau saringan baja antikarat dan letakkan di dalam mangkuk. Lanjutkan mengukus sisa sayuran sampai semua sayuran menjadi lunak dan siap untuk dihaluskan. 

Metode 3 Menghaluskan Sayuran 


1 Menggunakan food processor (prosesor makanan) atau blender (pencampur makanan). Sendok kurang lebih 1 cangkir sayuran yang sudah dimasak dari mangkuk besar lalu letakkan di dalam blender atau food processor. Haluskan sayuran sedikit demi sedikit, tambahkan sedikit air yang diperlukan untuk menghasilkan tekstur yang halus.
 
Untuk hasil terbaik, cobalah untuk tidak menghaluskan lebih dari 1 cangkir sayuran sekaligus.

Mengeruk pure dari food processor atau blender dan meletakkannya di dalam wadah terpisah. Simpan pure untuk digunakan nanti atau digunakan di dalam resep berdasarkan petunjuk. 


2 Menggunakan food mill. Food mill adalah mangkuk logam besar berlubang yang dilengkapi dengan pisau. Jika Anda memutar pegangannya, sayuran lunak akan dihancurkan dan didorong melalui saringan, lalu ke luar dalam bentuk pure. Dengan cara ini Anda tidak perlu mengupas kulitnya, karena food mill akan langsung memisahkan sayuran dari kulitnya. Anda bisa membuang kulit dan biji setelahnya. 

Meletakkan mangkuk besar di atas meja dapur. Anda membutuhkan mangkuk tersebut untuk menampung pure yang keluar dari food mill.

Masukkan 1 cangkir sayuran lunak ke dalam food mill.

Putar pegangan searah jarum jam dengan tangan dominan sembari berpegang pada alat tersebut dengan tangan yang nondominan. Pure sayuran akan didorong melalui saringan ke dalam mangkuk. 


3 Menggunakan immersion blender dengan sedikit air. Immersion blender, atau blender genggam, dapat digunakan untuk menghaluskan sayuran langsung di dalam mangkuk atau panci sembari memasaknya dengan menambahkan sedikit air. Masukkan blender ke dalam mangkuk yang berisi sayuran, sampai pisaunya berada kurang lebih 2.5 cm di bawah permukaan sayur-sayuran. Hidupkan blender lalu arahkan di antara sayuran dengan gerakan memutar. Teruskan menghancurkan sayuran sampai semuanya menjadi lembut dan halus. 

Jika Anda mengangkat pisaunya lebih tinggi sedikit dari permukaan sayuran, maka pisaunya akan menghamburkan potongan sayuran dan mengotori area masak. Matikan blender, ketika masih di bawah permukaan pure untuk mencegah percikan sayuran.

Setelah pisau berhenti berputar, angkat dari dari pure lalu sisihkan. 

Metode 4 Menggunakan dan Menyimpan Pure 


1 Membumbui pure sesuai selera. Jika pure digunakan untuk makanan bayi, Anda mungkin tidak perlu membumbuinya. Untuk anak-anak dan orang dewasa, pure sayuran akan terasa lezat dengan tambahan bumbu. Cobalah sedikit garam dan merica, serta mentega atau beberapa sendok krim. Ini akan memperkaya rasa sayuran dan menambah kehalusan tekstur pure. 


2 Menyimpan pure sayuran di dalam lemari es tidak lebih dari seminggu. Sendok pure ke dalam wadah kedap udara (misalnya stoples kaca yang sudah steril) dan simpan di dalam lemari es sampai dibutuhkan, kurang lebih seminggu. Anda mungkin perlu melabeli botol dengan jenis makanan dan tanggal.


3 Membekukan pure sayuran selama beberapa bulan. Sendok bubur ke dalam wadah tahan freezer, pastikan untuk menghilangkan udara sebanyak mungkin. Bekukan pure selama beberapa bulan. Anda mungkin perlu melabeli botol dengan jenis makanan dan tanggal. 


4 Selesai

Tips

Jangan meletakkan kentang atau sayuran yang kandungan tepungnya tinggi ke dalam food processor atau blender. Tekstur pure kentang akan cenderung lengket dan lekat. Haluskan kentang menggunakan hand masher atau mixer. 
Peringatan:
Sayuran panas akan melepaskan banyak uap ketika dihancurkan dengan blender. Jika Anda menggunakan blender untuk membuat pure sayuran, pastikan untuk mendinginkannya terlebih dahulu. Tekanan dari uap bisa meletupkan tutup blender.
Sewaktu mempersiapkan pure sayuran untuk makanan bayi, gunakan sayuran organik yang dirawat tanpa pestisida, jika memungkinkan. Selain itu, jagalah kebersihan tangan dan area memasak secara maksimal untuk menghindari penyakit yang berasal dari makanan. 
Hal yang Anda Butuhkan:
  • Sayuran untuk membuat pure
  • Panci besar atau oven belanda
  • Talenan
  • Pisau pengupas
  • Alat pengupas kulit
  • Keranjang kukus, jika diperlukan
  • 2 mangkuk besar (1 untuk sayuran yang sudah dimasak, dan 1 untuk pure sayuran)
  • Blender atau food processor
  • Food mill
  • Immersion blender
Baca juga:
 1. Coconut Butter, Perlu Dipertimbangkan Untuk Diproduksi UMKM.
2. Peluang Ekspot Tepung Kelapa, Jawa Tengah Harusnya Bisa.