Laman

  • Home

Jumat, 14 Agustus 2015

Bisnis Kue Leker Yang Mulai Menjamur


Salah Satu Bisnis Yang Berkembang Pesat Saat Ini

Munculnya franchise-franchise leker di Jawa Tengah (Solo dan Yogyakarta) dan kota-kota besar lainnya seperti Jakarta, Bandung dan Surabaya semakin deras bersaing dalam menawarkan peluang bisnis yang mudah dan cepat bagi calon pengusaha baru. Memang tidak bisa dipungkiri saat ini trend "kue leker" masih dalam posisi menaik dan merupakan peluang bisnis yang menguntungkan.

Bagi kami dan UMKM binaan kami yang memproduksi "Gober Leker", munculnya franchise baru merupakan peluang bisnis yang menantang. Karena UMKM binaan kami memproduksi pre-mix tepung leker yang tinggal ditambah telur, susu dan gula dalam pembuatannya sesuai dengan jenis leker yang akan dibuat nantinya. Saat ini UMKM kami telah men-supply pre-mis leker ke beberapa brand baru yang sedang berkembang di kota-kota besar di Jakarta, Surabaya dan Sumatra.

Brand-brand baru ini tidak mau bereksperimen terus dengan resep yang akan mereka gunakan, cukup bagi mereka membeli pre-mix yang dibuat oleh UMKM binaan kami tersebut di Semarang yang bisa didapatkan secara online.

Varian-Varian Baru Kue Leker Bisa Diciptakan Sesuai Dengan Kreativitas Pelaku Usaha

Persaingan yang luar biasa ketat membutuhkan kiat inovasi dan kreativitas yang tinggi, mulai dari kreasi produk melalui inovasi berbagai varian rasa maupun cara penyajian kue leker yang saat ini sudah luar biasa kreasinya, sebagai mana terlihat di bawah ini:









Bahkan outlet kecil dengan gerobak di pinggir jalan sudah mulai menawarkan penyajian yang mulai kreatif untuk menarik pelanggannya sebagaimana dengan outlet-outlet yang ada di mall-mall terkemuka. 

Cita rasa & Penyajian yang menggoda merupakan modal utama dalam menarik pelanggan. Untuk harga beberapa produk ditawarkan dengan harga yang berbeda-beda tergantung segmen yang akan dibidik oleh penjual. Bahwa kue leker pun mampu menjangkau segmen menengah ke atas, terbukti dengan penampilan penyajian seperti gambar di atas.

Peluang Pasar

Setiap calon pengusaha harus jeli melihat peluang pasar dan mampu memilih segmen pasar yang akan digarapnya. Target pasar yang dikehendaki akan menentukan positioning usahanya.

Apakah calon pengusaha akan membidik pasar menengah ke bawah dengan gerobak leker di pinggir jalan, atau akan membidik pasar menengah ke atas di outlet mall atau cafe di mall ? Yang jelas semua segmen ada pasarnya, tergantung bagaimana kemudian kita membangun konsep penjualannya sesuai dengan target pasar yang dipilih.

Melihat dari pertumbuhan penjualan dari UMKM binaan kami, kami bisa menyimpulkan bahwa brand-brand baru kue leker di kota-kota besar juga tumbuh pesat dalam waktu singkat.
 
Daya Tarik Bisnis Kue Leker

Bisnis dengan modal ringan dan return yang relatif cepat memang menjadi daya tarik bagi para calon pengusaha yang ini merasakan "nikmat"-nya memulai usaha. Apalagi bisnis ini terbilang tidak telalu rumit dan dapat dipelajari dengan cepat.

Dari beberapa sumber kami mendapatkan informasi bahwa mereka BEP antara 6-7 bulan, tidak sampai 1 tahun, sehingga hal ini menarik bagi calon pengusaha. Bagi usaha kecil BEP yang cepat memang dibutuhkan karena keterbatasan finansial yang dimiliki oleh calon pengusaha. Bahkan bisa dikatakan ketika harus rugi pun, mereka tidak akan mengalami kerugian yang sangat besar.
 
Beberapa Ide Outlet Sesuai Dengan Segmen Yang Akan Dibidik
 
Segmen Menengah ke Bawah
 
 
Contoh Gerobak Modern Yang Menarik

Beberapa Alternatif Desain

Salah Satu Desain Dari Franchise Kue Leker
Segmen Menengah ke Atas
 
 


 
Perencanaan Manajemen Usaha
 
Perencanaan Manajemen Pemasaran

Dharmmesta & Handoko (1982) menyatakan bahwa manajemen pemasaran adalah salah satu kegiatan-kegiatan pokok yang dilakukan oleh perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan perusahaannya, untuk berkembang, dan untuk mendapatkan laba. Proses pemasaran itu dimulai jauh sejak sebelum barang-barang diproduksi, dan tidak berakhir dengan penjualan. Kegiatan pemasaran perusahaan harus juga memberikan kepuasan kepada konsumen jika menginginkan usahanya berjalan terus, atau konsumen mempunyai pandangan yang lebih baik terhadap perusahaan.
 
Dari segi pemasaran, langkah pertama yang dibahas oleh perusahaan adalah analisis dari peluang yang dimiliki, baik internal, maupun eksternalnya. Sehingga akan memunculkan strategi yang tepat, yaitu strategi WT (weakness; threats). Selanjutnya dijelaskan juga gambaran umum pasar, rencana penjualan dan strategi pemasarannya yang di bahas dalam bauran pemasaran 4-P (Product, Price, Place & Promotion). Tambahan dalam 4-P adalah P yang ke-5 yaitu People, dimana SDM yang tepat dan terampil merupakan pendukung yang kuat untuk manajemen pemasaran.

Perencanaan Manajemen Prroduksi/Operasional

Manajemen produksi merupakan salah satu bagian dari bidang manajemen yang mempunyai peran dalam mengordinasikan berbagai kegiatan untuk mencapai tujuan. Untuk mengatur kegiatan ini, perlu dibuat keputusan-keputusanyang berhudbungan dengan usaha-usaha untuk mencapai tujuan agar barang dan jasa yang dihasilkan sesuai dengan apa yang direncanakan. Dengan demikian, manajemen produksi menyangkut pengambilan keputusan yang berhubungan dengan proses produksi untuk mencapai tujuan organisasi atau perusahaan.

Tentunya segala aktivitas produksi juga tidak terlepas dari aktivitas operasi yang di jabarkan dalam suatu manajemen yang disebut manajemen operasi. Manajemen operasi adalah area bisnis yang berfokus pada proses produksi barang dan jasa, serta memastikan operasi bisnis berlangsung dengan efektif dan efisien.

Untuk mencapai tujuannya, di dalam proposal ini dibahas apa saja produk-produk yang akan ditawarkan, bagaimana pendistribusian produknya, seberapa banyak kapasitas produksinya, termasuk biaya-biaya yang harus dikeluarkan agar bisnis ini bisa berdiri.

Manajemen Sumber Daya Manusia

Manajemen sumber daya manusia, disingkat MSDM, adalah suatu ilmu atau cara bagaimana mengatur hubungan dan peranan sumber daya (tenaga kerja) yang dimiliki oleh individu secara efisien dan efektif serta dapat digunakan secara maksimal sehingga tercapai tujuan (goal) bersama perusahaan, karyawan dan masyarakat menjadi maksimal. MSDM didasari pada suatu konsep bahwa setiap karyawan adalah manusia – bukan mesin – dan bukan semata menjadi sumber daya bisnis.Kajian MSDM menggabungkan beberapa bidang ilmu seperti psikologi, sosiologi, dll.

Manajemen Keuangan

Manajemen keuangan adalah suatu kegiatan perencanaan, penganggaran, pemeriksaan, pengelolaan, pengendalian,pencarian, dan penyimpanan dana yang harus dimiliki oleh suatu organisasi atau perusahaan. Sistem manajemen keuangan yang baik dan komputerized sangat mendukung kinerja keuangan organisasi atau perusahaan. 

*************************************
Contoh Perencanaan Strategi Pemasaran
Contoh Nama Usaha : Gober Leker 

Contoh di bawah ini hanya untuk memberikan ilustrasi kepada calon pengusaha untuk berhitung investasi dan keuntungan dengan berbisnis kue leker.

Analisisa Peluang Usaha

1. Strenght (kekuatan)
  • Segmen luas, dari menengah ke bawah sampai menengah ke atas.
  • Banyak varian produk.
  • Harga terjangkau, murah.
2. Weakness (Kelemahan)
  • Produk hanya tahan sampai 2 hari.
3. Opportunity (Peluang)
  • Kebanyakan leker d’crepes ini banyak yang menjualnya di dalam mall tapi kita menjualnya di pinggir jalan dengan menggunakan stand.
4. Theart (Ancaman)
  • Banyak nya pesaing pesaing di bidang kuliner
  • Inovasi kuliner yang terus-menerus diperbaharui

Gambaran Pasar Secara Umum (STP)

Segmentasi Pasar
  • Kami akan memasarkan produk kami pada tingkat bawah sampe tingkat atas.
Target Pasar
  • Anak – Anak
  • Remaja
  • Orang Dewasa
Positioning Pasar
  • Penciptaan varian produk untuk target anak-anak, remaja dan orang dewasa.
  • Lokasi penjualan sesuai dengan target pasar (Mall, Sekolah, Perkantoran, Dll).

Rencana Strategi Pemasaran

A. Strategi Produk (Product)

Produk Gober Leker dibuat dari adonan jadi yang ditambahkan gula, mentega, garam dan lainnya dan cara pembuatannya merupakan standard operasi dari Gober Leker. Adonan jadi ini berbahan dasar terigu dan susu. Kekuatan dari resep Gober Leker adalah rasa krispy dan varian rasa yang sangat banyak.

B. Strategi Harga (Price)

Penentuan harga dibuat bervariasi dari mulai Rp. 5.000,- sampai dengan Rp 20.000,-.
* Hanya sebagai contoh

Tujuan penentuan range harga ini adalah untuk menjangkau segmen pasar menengah ke bawah sampai dengan menengah ke atas.

C. Strategi Place (Pemasaran)

Karakter penjualan Gober Leker adalah direct selling, penentuan lokasi merupakan faktor paling penting dalam strategi pemasarannya. Mall-mall di daerah Bogor, Jakarta dan kota besar lainnya menjadi rujukan utama dalam membuka outlet Gober Leker. Untuk outlet jalanan, pemilihan lokasi penjualan seperti di sekitar sekolah, taman bermain dan perkantoran juga menjadi rujukan untuk segmen pasar menengah ke bawah.

D. Strategi Promotion

Gober Leker melakukan promosi massive melalui media social seperti twitter, facebook dan iklan online. Promosi juga dilakukan dengan poster dan leaflet untuk di bagikan kepada masyarakat sekitar, kami juga mengadakan promo untuk 10 pembeli pertama kita akan beri discount 30%.

Gambaran : Biaya Operasional Leker Gober Leker
*) Hanya contoh


Biaya Tetap
  • Kompor gas 1 unit                                              Rp 1.000.000
  • Gerobak                                                            Rp 1.500.000
  • Gas                                                                   Rp 1.000.000
  • Pembungkus                                                       Rp   100.000
  • Banner + daftar menu                                          Rp    200.000
  • Mixer                                                                 Rp    400.000
  • Wajan 2 buah                                                      Rp    400.000
  • Listrik,air, dll                                                       Rp   300.000
  • Biaya lainnya                                                       Rp   300.000

TOTAL                                                                      Rp 5.200.000

Biaya Variabel per-Hari

  • Tepung Terigu                                                   Rp     70.000
  • Telur                                                                Rp     50.000
  • Susu cair                                                          Rp     50.000
  • Air
  • Butter / Mentega                                                Rp     50.000
  • Garam                                                              Rp       5.000
  • Perasa Vanilla                                                    Rp      10.000
  • Pisang                                                              Rp      30.000
  • Oreo                                                                Rp      40.000
  • Nutela                                                              Rp      80.000
  • Keju                                                                 Rp      80.000
  • Selai                                                                 Rp      30.000
  • Coklat                                                              Rp      50.000
  • Kacang                                                            Rp      30.000

TOTAL                                                                    Rp     575.000

Prospek Usaha Kedepan nya

  • Bisnis ini kami prediksikan masih bisa bertahan sampai dengan 4-5 tahun mendatang, tetapi dengan pengembangan-pengembangan yang terus dilakukan bahkan bisa lebih dari 5 tahun.
  • Setiap tahun kami memberikan target kemunculan varian baru yang menyesuaikan trend pasar.
  • Produk jadi dalam kemasan merupakan target pengembangan kami selanjutnya dengan tantangan produk yang lebih tahan lama dan bisa didistribusikan dengan lebih leluasa.
Ilustrasi perhitungan biaya produksi di atas  dimaksudnya untuk memberikan gambaran berapa nilai investasi yang dibutuhkan untuk usaha kue leker. Investasi akan BEP pada usia 6-7 bulan, sehingga calon pengusaha bisa berhitung dengan lebih detail dengan modal yang dimilikinya.