Laman

  • Home

Senin, 10 Agustus 2020

Trend PodCast Untuk Personal Branding.

Trend PodCast Sebagai Personal Branding.
 

Akhir-akhir ini podcast semakin sering disebut-sebut di kalangan businessman di Indonesia, bahkan dari hari ke hari semakin gencar. Tetapi pastinya sekarang sudah ada pergeseran-pergeseran dari podcast yang kita kenal dulu, bukan sekedar rekaman audio lagi, melainkan sudah video dan bukan sekedar bicara sendiri, melainkan sebuah obrolan. Yang jelas makin asyik saja.

Sebelum bicara lebih lanjut, perlu kiranya untuk mengenal arti dan sejarah podcast terlebih dahulu dari beberapa tulisan yang pernah saya baca sebelumnya. Saya tertarik mengungkapkan hal ini karena pemahaman ini harus dimulai dari sejarah awal dimulainya istilah podcast.

Memahami Arti Podcast

Podcast adalah berkas digital berupa audio yang pendengarnya diharuskan untuk mengunduh terlebih dahulu untuk bisa mendengarkan audio tersebut. Podcast ini adalah audio non-streaming, sehingga sangat berbeda dengan radio. Podcast ini telah banyak digunakan oleh masyarakat untuk mendengarkan berita, ilmu pengetahuan, dan sharing ilmu pengetahuan yang bersifat dapat diulang.

Bisa diulang, karena memang sudah diunduh diawal. Hal ini bisa menjadi kelebihan tersendiri dari Podcast dibandingkan dengan radio. Bahkan, Anda akan dapat mendengarkan Podcast sambil menunggu kereta, sambil menyantap sarapan, dan momen lainnya dan memasukkan ke dalam gadget untuk lebih praktisnya. 

Ada banyak sekali topik yang bisa Anda pilih di Podcast. Jadi berbeda dengan radio yang mau tidak mau ya harus mendengarkan semua berita, informasi, dan juga iklan yang disiarkan melalui radio. Bahkan, Podcast ini bisa menjadi ladang investasi berbiaya rendah, karena tidak memerlukan stasiun radio. Pendengar juga memiliki kesempatan untuk dapat memilih mengunduh topik yang sesuai dengan selera. 

Setidaknya ada ribuan kategori topik yang bisa Anda pilih di Podcast. Beberapa dari kategori tersebut adalah Arts, Business, Comedy, Education, Games & Hobbies, Health, dan sebagainya. Di setiap masing-masing kategori juga ada banyak macam-macam jenis audio juga. Tidak perlu untuk mendengarkan semua dan hanya perlu unduh yang Anda minati saja. 

Sebagian besar masyarakat yang ada di Amerika memiliki kecenderungan untuk memilih download kategori TV Series, sehingga mereka bisa update tentang informasi terbaru mengenai dunia film. Hal ini yang menyebabkan stasiun radio di Amerika mengalami penurunan drastis jumlah pendengar setelah hadirnya Podcast. 

Sampai dengan saat ini, sebagian besar Podcast masih disampaikan dalam bahasa Inggris. Hitung-hitung sekalian Anda belajar listening dalam bahasa Inggris. Apabila Anda berniat untuk mendengarkan Podcast dalam bahasa Indonesia, maka Anda bisa buka Radio BBC Indonesia. Suatu saat Podcast ini akan menjadi semakin terkenal di Indonesia, karena ada banyak kota besar yang berpotensi di Indonesia.

Daripada Cuma bengong diam tidak melakukan apapun, Anda bisa memilih untuk mendengarkan topik yang menarik. Perkembangan Podcast di Indonesia berpotensi pesat, karena Anda tidak perlu menghabiskan waktu untuk mendengarkan iklan yang tidak menarik. Tidak ada juga selingan lagu dan bisa terus dengarkan topik yang diminati sampai akhir. 

Ide tema bahasan untuk Podcast biasa disampaikan dalam bentuk episode-episode. Durasi dari setiap episode biasanya berkisar pada 10 menit hingga 90 menit. Panjang durasi ini bergantung pada si Podcaster alias orang yang membuat Podcast dan apa yang sedang dibahas.

Ada sementara orang mengatakan arti podcast adalah perpaduan 2 kata dari iPod dan Broadcasting, bisa jadi tidak salah juga karena podcast identik dengan iPod atau Mac yang menyediakan layanan ini di Amerika. Sejarah podcast tidak akan lepas dari iPod dan Mac, sehingga artian ini lebih mudah diingat oleh para pembaca.

Podcast mulai dikenal sejak tahun 2004 atau 2005 dan populer pada tahun 2007 di Amerika, sementara di Indonesia baru mulai dikenal pada tahun 2012. Di Indonesia sendiri baru akhir-akhir ini podcast mulai populer, tetapi sudah dalam format yang berbeda. Bukan podcast-nya melainkan "gaya podcast"-nya.

Gaya wawancara seperti rekaman di stasiun radio (diistilahkan : podcast) serasa lebih asyik di jaman sekarang, asyik dalam artian lebih keren dengan background atau view studio rekaman. Gaya bicara seolah seorang penyiar radio yang mewawancarai nara sumber pun dinilai memiliki nilai artistik yang tinggi. Inilah trend "podcast" yang berkembang sekarang.

Saya tidak akan mempermasalahkan arti, sejarah dan pergeseran yang terjadi dengan podcast namun saya melihat sebuah peluang dari trend podcast saat ini untuk membangun sebuah personal branding yang masif dan cepat, karena dibantu dengan trend. Sebagaimana kita tahu, membuat trend tidaklah mudah karena butuh momentum dan saat inilah momentum itu tiba. 

Timberpix dan Personal Branding Program

Memanfaatkan momentum ini, Timberpix dan RumahUMKM.Net bekerjasama untuk menangkap peluang kebutuhan berbagai profesi untuk membangun personal branding melalui gaya podcast. Sebagaimana kita tahu, bahwa hadirnya jutaan produk di masa yang sama sebagai akibat dari berkembangnya entrepreneurship memberikan efek kesulitan dalam memilih produk bagi para konsumen. Jika setiap orang bisa menghadirkan lebih dari 3 - 5 produk maka betapa makin sulitnya konsumen memilih produk yang mereka butuhkan. Branding produk akan menuju ke sebuah keramaian aksi dan semakin  tidak efektif.

Personal branding dinilai sebagai sebuah alternatif untuk lebih mengangkat "man behind the gun" sebagai fokus dari konsumen. Jika personal branding ini berhasil, maka semua brand produk yang dibawanya akan terangkat juga.

Dengan pertimbangan ini, Timberpix yang dikenal sebagai perusahaan pembuat konten (digital) atau production house menawarkan beberapa program personal branding, dan salah satunya adalah talk show bergaya podcast kepada para profesioanal, brand owner, public figure dan sebagainya. Dengan infrastructure dan skill set produksi yang dibilang sangat lengkap Timberpix menawarkan program personal branding sebagai berikut:
  1. Video Personal Profile
  2. Digital Content untuk Instagram dan YouTube
  3. Talkshow
  4. Talkshow Gaya "Podcast"
  5. Multimedia dan Animasi
  6. Digital Content Development lainnya.
Dengan pengalaman dalam produksi digital content yang cukup lama, Timberpix telah mampu membuat formulasi konsep, operasional yang efisien dan produktif dengan biaya yang sangat terjangkau oleh pelaku-pelaku UMKM. Hasil produksi audio dan video berkualitas tinggi (kualitas layar lebar) dan proses produksi dan editing yang cepat adalah kekuatan dari team Timberpix.

Menyikapi trend talkshow gaya podcast, untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya, Timberpix telah menyediakan berbagai infrastructure dan skill set produksi yang bisa segera dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan personal branding dari klien-kliennya. Di Jawa Tengah, klien Timberpix akan difasilitasi infrastructure di Semarang. 






Untuk kebutuhan membangun personal branding, prospek klien bisa kontak RumahUMKM.Net di 082134823929 untuk pengembangan konsep personal branding dan strategi-nya. Sementara untuk wilayah Jakarta bisa langsung dengan kantor Timberpix Jakarta di nomor WA 081574748181. Sukses!



1 komentar:

  1. Suka Nonton ?? Mau yang GRATIS ?? Disini Tempatnya,
    Yuk langsung aja, Klik �� SUKACROT

    Jangan lupa mampir ya Guys ��

    �� SUKA INDO ��

    �� SUKA BARAT ��

    �� SUKA KOREA ��

    �� SUKA JEPANG ��

    �� SUKA SEMI ��

    BalasHapus