Laman

  • Home

Sabtu, 25 Juli 2020

Memahami : Selling, Branding dan Marketing.

Memahami : Selling, Branding dan Marketing.

Saya sedang senang membuat resume-resume materi marketing berupa skema atau diagram, agar lebih ringkas dan praktis untuk membuat alur pemahaman. Sebagaimana hari ini ketika melihat ada "sedikit" perdebatan tentang memahami selling, branding dan marketing, saya mencoba membuat sebuah skema sederhana untuk melihat posisi kedua "action" tersebut sehingga masing-masing expert di ketiga bidang tersebut tidak merasa superior dibandingkan yang lainnya.

Meskipun dari skema tersebut para pembaca sudah bisa memahami, tapi ada baiknya saya memberikan pengantar atas skema tersebut.

Hal terpenting dalam sebuah diskusi adalah kita menentukan dimana posisi kita (Who are you?) karena seringkali perdebatan menjadi tidak berujung karena salah satu expert tidak menyatakan dengan tegas siapa dia, apa latar belakangnya dan apa tujuannya. Debat tidak akan pernah selesai ketika posisi awal ini berpindah-pindah alias tidak konsisten dalam perdebatan.

Kemudian, apa yang kita lihat dari ketiga komponen marketing tersebut: Apakah kita fokus pada PRODUK, INTERAKSI atau pada CUSTOMER. Jika level permasalahan kita masih pada permasalahan produk (misalnya ada produk, tapi tidak bisa menjual) maka action yang akan kita lakukan adalah melakukan SELLING, dengan teknik dan strategi-nya penjualan tentunya. Kemudian jika yang kita hadapi adalah masalah REPEAT ORDER atau customer retention maka action yang akan kita lakukan adalah melakukan MARKETING. Dan selanjutnya ketika level permasalahan kita sudah mulai kompleks dengan adanya persaingan dan tuntutan value dan benefit maka action kita adalah BRANDING. 

Masing-masing punya goal sendiri, SELLING goal-nya adalah REVENUE, MARKETING goal-nya adalah SATISFACTION (kepuasan) dan BRANDING goal-nya adalah Customer Loyalty. Bagi saya, tidak ada yang perlu diperdebatkan, dan kalaupun ada debat pastinya adalah ego dominasi peran dari SIAPA yang memperdebatkannya. Ketiganya adalah satu kesatuan, dan satu rangkaian. 

Coba kita tengok skema Customer Loyalty Cycle, membangun customer loyalty (goal dari BRADING) selalu dimulai dari SELLING untuk membangun awareness dan experience, kemudian dilanjutkan dengan MARKETING yang fokus pada SATICFACTION. Sepertinya sangat sulit bagi kita untuk membangun BRAND dengan mengabaikan experience dan satisfaction. 

Semoga tulisan singkat ini bisa memberikan banyak pemahaman bagi para pelaku usaha dan teman-teman marketing. Sukses!

1 komentar:

  1. Suka Nonton ?? Mau yang GRATIS ?? Disini Tempatnya,
    Yuk langsung aja, Klik �� SUKACROT

    Jangan lupa mampir ya Guys ��

    �� SUKA INDO ��

    �� SUKA BARAT ��

    �� SUKA KOREA ��

    �� SUKA JEPANG ��

    �� SUKA SEMI ��

    BalasHapus