Laman

  • Home

Rabu, 25 September 2019

Mahir Marketing Dengan Memahami Marketing Secara Esensi.

Mahir Marketing Karena KIta Paham & Menikmatinya.
Seorang marketing handal bukan terlihat dari kepiawaiannya mengolah kata-kata untuk menyakinkan customer, karena banyak juga marketer yang tidak banyak bicara namun mampu memberikan keyakinan kepada customernya. Bahkan bisa dikatakan seorang marketing justru orang yang mahir mendengarkan dan berkomunikasi dengan customernya sehingga bisa memahami benar apa yang dibutuhkan oleh customernya.

Jika kita menengok ke belakang, maka tujuan utama dari marketing adalah untuk memuaskan kebutuhan pelanggan. Lantas bagaimana kita bisa mencapai tujuan tersebut jika kita sendiri tidak memberikan waktu kepada customer untuk bicara lebih banyak karena ktia mendominasinya? Bukan produk anda yang penting melainkan apa yang dibutuhkan oleh pelanggan adalah yang lebih penting.

Pandai berkomunikasi bukan berarti harus mendominasi komunikasi, melainkan mampu menggali informasi kebutuhan customer sedetail-detailnya dan sejelas-jelasnya. Dan hal ini hanya bisa dicapai jika seorang marketer mampu membuat customer banyak berbicara mengenai apa yang diinginkan dan apa yang dibutuhkan, kemampuan mendengar dan menyampaikan pertanyaan-pertanyaan untuk menggali informasi sangat dibutuhkan. 

Segmentasi, Targeting & Positioning.

Kemahiran seorang marketing dimulai dari bagaimana dia melakukan segmentasi pasar, melakukan targeting dan mampu memilih positioning yang tepat. Kesalahan dalam merumuskan segmentasi, targeting dan positioning memberikan dampak yang luar biasa terhadap ketidakberhasilan stategi pemasarannya. 

Dengam memahami benar pentingnya STP ini maka seorang marketing akan meluangkan waktu lebih dalam mencermati segmentasi, targeting dan positioning tersebut. Survey, literasi dan referensi selalu menjadi landasan dalam menentukan STP tersebut.

Tentunya dalam menentukan STP tersebut tidak akan lepas dari bagaimana seorang marketer memahami betul product dan production knowledge. 

STP ini tidak berhenti dengan hanya sekedar gelaran di atas kertas untuk STP, namun harus berupa data base prospek dan customer yang sesuai dengan STP tersebut, lengkap dengan profile dan kontaknya.

Survey & Komunikasi Pasar.

Setelah memiliki data base yang telah sesuai dengan STP tersebut di atas maka langkah selanjutya adalah melakukan survey kepada target pasar dan melakukan komunikasi untuk menggali informasi yang paling dibutuhkan, yaitu kebutuhan pelanggan.

Data base yang telah dilengkapi dengan informasi kebutuhan prospek customer adakan sebuah materi yang paling dibutuhkan untuk penentuan strategi pemasaran berikutnya.

Strategi Pemasaran 4 P.

Strategi pemasaran 4P terdiri dari stategi produk, strategi price (harga), strategi place (kanal distribusi) dan strategi promosi. Semua strategi tersebut dibangun dengan menganalisa korelasi antara produk dihasilkan dengan kebutuhan dari target pasar. Apakah produk tersebut sudah sesuai dengan positioning kita? (Apakah produk dan pesan promosi sudah menjadi umpan kepada target pasar?)

Semakin tepat pasar yang kita pilih, semakin lengkap informasi yang kita dapatkan maka strategi yang dihasilkan bisa semakin akurat.

Semoga tulisan singkat ini selalu bisa mengingatkan para pelaku UMKM untuk belajar marketing secara esensial dan mampu melakukan pemasaran secara efisien dan efektif. Sukses!


Tidak ada komentar:

Posting Komentar