Laman

  • Home

Senin, 01 Juli 2019

Membangun Data Base Customer.

Membangun Data Base Customer.
Data base customer bisa diartikan sebagai sawah atau ladang yang harus digarap oleh para salesman atau marketing untuk menghasilkan profit. Dari sini sudah cukup didapatkan alasan mengapa membangun database customer adalah sangat penting bagi seorang salesman atau marketing. 

Setelah mengetahui segmentasi dan targeting maka seorang marketing harus segera mengimplementasikan siapa sebenarnya akan disasar untuk menjadi customernya. Data ini bisa didapatkan dari berbagai kegiatan pemasarannya, misalnya melalui:
  1. Searching Internet
  2. Data kunjungan
  3. Data pengunjung pameran
  4. Data kunjungan di website
  5. Data mailing list dalam group discussion.
  6. Data asosiasi bisnis
  7. Dan sebagainya.
Banyak cara bisa dilakukan untuk menyusun data base, dan semua tergantung dari kreativitas seorang marketing untuk mengumpulkan data tersebut. 

Langkah selanjutnya untuk membuat data yang ada tesebut lebih berharga adalah melakukan kontak dan komunikasi dengan PIC dari perusahaan/orang yang ada di daftar tersebut. Tahapan ini bisa dimanfaatkan untuk melakukan kuisioner, verifikasi data, klarifikasi data dan soft sell (promosi).

Data dari komuninasi dengan prospek customer ini bisa menjadi bahan koreksi atau penguatan positioning yang dilakukan oleh perusahaan, sehingga slogan-slogan yang muncul dalam setiap promosi tidak salah atau bias dari apa yang diharapkan.

Kepiawaian seorang marketing salah satunya ditentukan oleh bagaimana dia mampu membangun data base customer yang update, serta mampu menjalin hubungan dan komunikasi yang baik dengan customer sebagai sebuah jaringan pemasaran yang riil. Semakin luas jaringan pemasarannya semakin menunjutkkan bahwa dia adalah seorang marketing yang sebenarnya.

Data base yang terekam dengan baik dan tersistemasi dengan baik sangat bermanfaat dalam penentuan strategi marketing yang tepat dan efektif. Bahkan ketika harus melakukan strategi one-to-one marketing maka database dalam sistem CRM (Customer Relatioship Management) akan sangat mutlak dibutuhkan. Suskes!








Tidak ada komentar:

Posting Komentar