Laman

  • Home

Sabtu, 22 Juni 2019

Ketemu Mas Koesnan Hoesi, Kartunis Senior Semarang.

Koesnan Hoesie di Toko Antiknya di Galeri Kreatif Semarang.
Sabtu ini full meeting dengan team Otak Gerak di Spiegel Bar & Bristo di Kota Lama Semarang. Kami pilih tempat meeting di Kota Lama Semarang karena ada sesi pemotretan produk dari sebuah brand nasional. Jadi sekalianlah seharian kita menikmati wisata kota lama Semarang.

Setelah membuat beberapa kesepakatan dan instruksi kepada team produksi Otak Gerak untuk beberapa klien di Semarang yang minta dibuatkan digital content berupa video profile dan marketing presentation, kegiatan saya lanjutkan dengan pemotretan produk dari sebuah brand dengan model istri dan anak saya sendiri karena kebetulan konsepnya harus sambil jalan-jalan di icon wisata setempat. HaHaHa, what an efficient and effective work!

Pemotretan di Depan Javara Culture Cafe.
Pemotretan di Taman Srigunting Kota Lama.
Ketemu Mas Koesnan Hoesi, Kartunis Senior Semarang.

Pertemuan saya dengan Mas Koesnan Hoesi benar-benar jauh dari kata romantis, karena diawali dari acara antar anak saya ke toilet di Galeri Kretif Semarang. Sambil nungguin yang di toilet saya dikejutkan dengan sosok yang sangat tidak asing bagi saya, apalagi beliau adalah senior saya di Suara Merdeka yang sudah pensiun. 

Saat saya masih menjabat manajer marcomm di Suara Merdeka beliau sering mendukung event-event pameran saya dengan mengisi "pojok karikatur" di stand Suara Merdeka. Keahliannya yang satu ini sudah pasti tidak perlu diragukan, karena beliau termasuk salah satu kartunis senior yang menjadi asset kota Semarang. Nakal, kritis dan nyinyir mungkin merupakan hal yang menjadi modal dasar seorang kartunis. 

Tapi tidak ada yang marah ketika memahami benar kritik, koreksi dan protes dari teman-teman seniman kartunis karena mereka menyampaikannya dengan karya seni. Uniknya hasil karya karikatur adalah si klien sudah diejek tapi malah senang, dan mau membayar. Mungkin hal itu yang menyebabkan para kartunis tetap mbeling dan kreatif. 

Sebenarnya beliau adalah salah satu guru kreatif saya selain teman-teman seniman senior yang ada di kota Semarang maupun Yogykarta. Banyak cara pandang yang berbeda yang saya pelajari seorang seniman seperti Mas Koesnan Hoesi ini. Sederhana, kreatif dan produktif akan selalu saya kenang dalam perjalanan hidup saya.

Karya-karyanya yang sangat menghibur dan nakal akan selalu menjadi rekreasi saya ketika sedang jeda ide dan santai. Beberapa karya dari Mas Koesnan Hoesi adalah seperti di bawah ini:









Ada banyak kartunis di kota Semarang yang perlu mendapatkan ruang kreatif, terutama kartunis-kartunis yunior. Perkembangan teknologi digital bisa sangat membantu pemasaran karya-karya mereka yang segar dan kadang konyol. Sangat menghibur, terlebih ketika anda menjadi seorang kolektor karikatur. Mungkin SECAC sebagai payung asosiasi mereka bisa mendapatkan ruang tersendiri untuk mengangkat karikatur sebagai icon budaya kota Semarang. 

Pameran karikatur di sekolah-sekolah sebenarnya sangat membantu dalam menumbuhkan kreativitas anak-anak didik, bahkan perlu diberikan ruang untuk esktrakulikuler untuk karikatur di sekolah. Kaderisasi sangat penting untuk terus menjaga icon budaya Semarang ini.

Pertemuan dengan Mas Koesnan Hoesi ini pastinya akan terus berlanjut untuk diskusi-diskusi yang lebih serius untuk mengangkat karikatur di Kota Lama Semarang. Pastinya saya yang akan terus belajar dari beliau yang punya kios di Galeri Kreatif dan juga di 1 lagi toko yang lebih besar lagi di kawasan Kota Lama Semarang. Suskes untuk Mas Koesnan Hoesi





Tidak ada komentar:

Posting Komentar