Laman

  • Home

Kamis, 16 Mei 2019

Penjurian Akhir Krenova Jawa Tengah 2019.

Penjurian Akhir Krenova Jawa Tengah 2019.
Penjurian Krenova untuk 30 nominasi telah berakhir pada tanggal 16 Mei2019 ini, setelah rangkaian presentasi dari para inventor selama 3 hari penuh dari tanggal 13, 14 dan 15 Mei 2019 di gedung Balitbang Bappeda Provinsi Jawa Tengah. Sungguh hari-hari yang padat dan cukup melelahkan para team juri selama 3 hari berturut-turut mendengarkan dan memberikan penilaian kepada 30 peserta dari berbagai kota dan kabupaten di Jawa Tengah.

Inovasi-inovasi yang kami harapkan bisa menjadi solusi atas permasalahan lokal serta permasalahan umum seperti pangan dan energi sudah terwakili dalam gelaran Krenova Jawa Tengah 2019 ini. Mulai dari inovasi pemanfaatan bio gas dengan reaktor model kapal selamd dari Kabupaten Pati, inovasi pangan non terigu yang memiliki prospek bisnis ke depan untuk industrialisasi sampai dengan inovasi mesin CNC untuk pembuatan kaligrafi,

Semua inovasi ini berasal dari masyarakat umum, bahkan ada juga inovasi dari sekolah menengah umum dari Kabupaten Wonosobo yang berhasil menemukan manfaat kulit carica sebagai emulsi santan untuk menghasilkan VCO melalui proses dingin. Inovasi layanan video call dari Rutan Wonosobo juga sangat menarik dalam menyikapi kebutuhan komunikasi warga binaan dengan keluarganya yang jauh serta inovasi peringatan dini untuk musibah longsor dari Kabupaten Banjarnegara.

Meskipun cukup melelahkan, namum team juri yang telah bergabung selama 5 tahun terakhir ini dengan Bappeda Provinsi Jawa Tengah dalam membantu gelaran Krenova Jawa Tengah ini memiliki kesempatan luas untuk melihat inovasi-inovasi masyarakat Jawa Tengah. Beberapa Kota dan Kabupaten sudah memahami apa yang dimaksud dengan Krenova sehingga mampu menghadirkan wakil serta inovasi yang berorientasi kepada kebutuhan masa depan seperti applikasi-applikasi pendidikan, deteksi uang untuk penyandang tuna netra dan sebagainya. Namum masih ada juga kota dan kabupaten yang belum paham benar dengan Krenova sehingga mereka hanya menghadirkan hasil-hasil praktek di sekolah yang seringkali bukan inovasi yang terbaru atau bahkan masih sangat dini untuk diajukan dalam gelaran Krenova sehingga terpaksa harus gugur sejak awal.

Sering juga dalam krenova ini dihadirkan kreasi masakan atau pangan yang seharusnya tidak hadir dalam gelaran Krenova. Untuk pangan kami berharap bukan hanya sekedar kreasi tetapi berupa inovasi paham yang memiliki kemanfaatan yang luas bagi masyarakat serta mampu menghadirkan teknologi pengolahan pangan yang baru dan unik.

Dengan selesainya penjurian akhir Krenova 2019 ini, maka tahapan selanjutnya adalah menjaring juara favorit melalui pooling dan pengumuman pemenang oleh Bappeda Jawa Tengah serta pemberian fasilitasi kepada para pemenang Krenova Jawa Tengah 2019. Semoga gelaran-gelaran Krenova Jawa Tengah di tahun-tahun mendatang mampu menghadirkan inovasi yang lebih dahsyat lagi. Sukses!









Tidak ada komentar:

Posting Komentar