Laman

  • Home

Senin, 29 April 2019

KLINIK BISNIS UMKM, Antara Sebuah Layanan & Sebuah Peluang Bisnis.

KLINIK BISNIS UMKM, Antara Sebuah Layanan & Sebuah Peluang Bisnis.
Dengan maraknya program pemerintah dalam pembinaan UMKM atau perusahaan-perusahaan besar yang mengucurkan dana CSR untuk entrepreneurship, maka ke depan akan banyak lahir pengusaha-pengusaha baru yang butuh layanan pendampingan dan konsultasi bisnis. Dari pemerintah saja tidaklah cukup, apalagi jika kebutuhan konsultasi bisnis ini lebih ke arah hal-hal yang praktis sehingga membuka peluang bagi para entrepreneur konsultasi di masa mendatang.

Entrepreneurship melahirkan entrepreneurship, inilah yang seharusnya terjadi dalam konsep entrepreneurship yang benar.

Jika dahulu kita hanya melihat bahwa klinik yang ada adalah klinik kesehatan, maka nantinya kita melihat banyaknya dibuka klinik bisnis untuk para pelaku bisnis yang butuh solusi atas permasalahan bisnis mereka.

Entrepreneurship Bukanlah Wabah Nasional, Melainkan Wabah Internasional!

Sehingga peluang bisnis besar dalam konsultasi bisnis semakin menjanjikan. Jika selama ini fasilitas klinik bisnis diberikan cuma-cuma oleh instansi terkait dari pemerintah, maka ke depan layanan gratis tersebut tidak akan mampu mencukupi kebutuhan dari para pelaku UMKM yang semakin meningkat kebutuhannya. Bukan ingin mengatakan bahwa fasilitas klinik bisnis yang disediakan oleh pemerintah tidak memadai, namun berkembangnya tantangan bisnis benar-benar tidak akan bisa dikelola oleh sekedar fasilitas gratis tersebut. Fasiltas gratis pasti identik dengan keterbatasan, dan hal ini sebenarnya kurang mendukung program kemandirian yang menjadi kebutuhan mendasar dari seorang entrepreneur.

Dengan tulisan ini saya berharap banyak pengusaha jasa konsultasi mulai melirik lahan ini, agar peluang melakukan percepatan pembinaan UMKM bisa terwujud. Jika banyak pihak swasta tertarik berkecimpung dalam bisnis konsualtas bisnis ini, maka akan semakin banyak para pelaku UMKM yang terlayani meskipun dengan pihak swasta nanti mereka tidak akan mendapatkan konsultas secara gratis sebagaimana yang mereka dapatkan dari pemerintah.

Hal-Hal Apa yang Paling Sering Dibutuhkan Oleh Para Pelaku UMKM?

Dari perjalanan panjang pembinaan UMKM di Jawa Tengah, terutama dalam membuka klinik bisnis, hal-hal berikut adalah hal-hal yang paling sering ditanyakan oleh para pelaku UMKM:
  • Legalitas Usaha & Legalitas Produk
  • Penerapan Teknolgi Produksi untuk Peningkatan Kualitas Produk & Kapasitas Produksi.
  • Kemasan yang Menarik.
  • Manajemen: Pengelolaan Kinerja SDM, Pengelolaan Kinerja Keuangan, Pengelolaan Kinerja Produksi, Pengelolaan Kinerja Pemasaran dan Manajemen Strategik.
  • Strategi & Solusi Pemasaran, baik OFF LINE maupun ONLINE.
  • Membangun Jejaring Bisnis.
  • Pengelolaan ASSET usaha dan perencanaan Industri & Ekspor.
  • Membangun Brand
Hal-hal tersebut di atas perlu dipersiapkan oleh para konsultan yang akan menggawangi klinik bisnis tersebut, terlebih mereka juga memiliki kualifikasi tambahan sebagai berikut:
  • Creative Marketing & Promotion
  • Integrated Digital Marketing
  • Media Promotion
Kualifikasi tambahan tersebut akan banyak membantu dalam penyelesaian permasalahan promosi yang sering menghambat kinerja pemasaran UMKM dan akan menjadi daya tarik bisnis klinik bisnis itu sendiri. Daya tarik yang lain adalah jika para konsultan ini berasal dari praktisi bisnis atau pengusaha.

Trading House & Media Promosi.

Bagi para pengusaha klinik bisnis memberikan layanan one-stop shopping sangat perlu sebagaimana yang dilakukan oleh Klinik Bisnis RumahUMKM.Net karena hal ini bisa menjadi quick win pemasaran bagi UMKM. Membangun data base supplier serta membangun data base pembeli merupakan dasar dari usaha trading, dan dengan pengelolaan yang profesional maka usaha trading ini bisa dikembangkan sebagai trading house produk UMKM.

Pentingnya memiliki media promosi sendiri adalah kekuatan bisnis yang sangat mendukung dari segala aspek, baik dalam hal memudahkan pencarian di search engine maupun dalam hal mengedukasi pasar mengingat produk-produk UMKM belum banyak dikenal oleh pasar. Usaha terberat dalam pemasaran adalah promosi, karena akan berkonskwensi terhadap waktu, biaya dan tenaga yang tidak mudah diprediksikan.

Dengan memiliki tambahan fitur trading house dan media promosi maka klinik bisnis yang dijalankan akan menjadi lebih menarik dan memiliki peluang berhasil yang sangat tinggi. Pesaing utama adalah klinik bisnis gratis dari pemerintah atau dari kegiatan CSR perusahaan-perusahaan besar, namun dengan kreativitas yang tinggi hal ini bukan tantangan yang berat. Sukses!












Tidak ada komentar:

Posting Komentar