Laman

  • Home

Minggu, 17 Maret 2019

Ide Kreatif dari Seorang Peternak Burung Hias.

Ide Kreatif Bisnis dari Seaorang Peternak Burun Hias.
Belajar dari Peternak Burung Hias.

Saya tidak akan menghimbau teman-teman untuk berbisnis burung hias, namun justru ada yang lebih penting dari apa yang saya pelajari dari para pelaku ternak burung hias. Bukan apa bisnisnya namun mengenai bagaimana mengelola bisnis tersebut. bahkan saya sendiri pun bukan orang yang paham mengenai ternak burung hias,apalagi menjualnya.

Hal pertama yang menarik perhatian saya adalah bagaimana mereka menggarap pasar hobby burung menjadi bisnisnya. Pasar mereka telah sempit, yaitu komunitas pehobby burung dan mereka konsisten dengan pasar tersebut. Mereka belajar marketing secara otodidak melalui upaya komunikasi yang intensif kepada para pembelinya. Apa yang mereka dengar dari pembelinya, tentang kebutuhan adalah data pemasaran yang penting untuk dikembangkan dalam keputusan marketingnya. Misalnya: keputusan tentang pelayanan yang diberikan kepada pelanggan, event dan sebagainya.

Hal kedua, mereka memiliki peternakan sendiri yang seringkali mereka tawarkan untuk dikunjungi oleh pembelinya. Cara-cara komunikasi ini menjadikan pembeli semakin menaruk kepercayaan yang tinggi terhadap mereka. Bahkan dalam kunjungan para pembeli ke peternakannya mereka tidak sungkan-sungkan memberikan edukasi yang dibutuhkan oleh para pembeli. Mereka sedang membangun apa? Mereka sedang membangun interaksi yang lebih intim dengan pembelinya disamping mengembangkan jaringan informasi yang lebih luas. 

Dengan kunjungan pembeli ini tanpa disadari akan memberikan edukasi kepada pembeli untuk menjadi corong promosi kepada calon-calon pembeli yang lain. Para pembeli mempromosikan bisnisnya dengan sukarela dan brand mulai terbangun dari rekomendasi dan referensi ini.

Mereka tidak hanya menjual burung saja, melainkan juga perlengkapan-perlengkapan, training, pakan dan semua hal yang terkait dengan bisnis ini. Mereka tidak belajar dari mentor seperti saya, mereka mampu mengembangkan strategi bisnisnya sendiri. Justru produk-produk pendukung ini cukup menghasilkan income besar.

Yang paling menarik adalah mereka membangun event lomba sendiri dari komunitas yang mereka bangun. Lomba di pasar yang sangat segmented sangat penting, apalagi komunitas hobby. Harga burung yang menang lomba dari yang hanya ratusan ribu bisa menjadi puluhan juta, dan inilah yang sedang dikejar oleh para peserta lomba yang tidak lain adalah para pembeli dan pehobby burung tersebut. Lomba di komunitas burung adalah event yang paling dinantikan oleh para pehobby burung untuk "adu prestasi" dalam memelihara burung disamping untuk melakukan networking dengan pehobby yang lain.

Kemampuan para peternak burung ini patut diacungi jempol, karena mereka paham benar apa yang dibutuhkan oleh calon pembeli sebelumnya dan apa yang dibutuhkan pembeli setelahnya. Tidak hanya berhenti sampai dengan pembeli memberi burung tetapi mereka masih memenuhi kebutuhan pembeli sampai dengan membangunkan lomba untuk apa yang telah mereka beli tersebut.

Belajar Marketing.

Memang tidak semua bisnis bisa dikelola dengan cara di atas, namun pasti banyak bisnis yang bisa dikelola dengan cara di atas. Belajar dari pasar, belajar memahami apa yang dibutuhkan oleh pasar dan belajar apa yang bisa kita lalukan yang terbaik untuk pasar.

Mereka tidak belajar dari saya, justru saya yang belajar dari cara-cara mereka. Sangat luar biasa sekali cara-cara mereka membangun keterikatan emosional, dan membangun komunitas yang kuat. Khusus untuk event, hal ini adalah bukti bahwa mereka benar-benar memahami apa yang dibutuhkan oleh pembeli setelah mereka membeli produk tersebut. 

Keterikatan ini seolah berlangsung selamanya, karena akan selalu ada kebutuhan dari para pembeli atas keradaan bisnis kita. Betapa pentingnya pelayanan purna jual kepada pembeli yang sangat loyal, yang seringkali dilupakan oleh para pelaku UMKM yang lain. Bisnis adalah sebuat kepercayaan dan kesetiaan, dan hal ini telah dibuktikan oleh teman-teman peternak burung hias tersebut.

Semoga sharing sederhana ini bisa bermanfaat, salam sukses dari RumahUMKM.Net.










Tidak ada komentar:

Posting Komentar