Laman

  • Home

Sabtu, 23 Februari 2019

UMKM Harus Bisa Mengukur & Membatasi Supply ke Retail Modern.

UMKM Harus Bisa Mengukur & Membatasi Supply ke Retail Modern.
Awalnya, betapa bangganya teman-teman UMKM bisa supply ke retail modern sampai akhirnya mereka mengeluhkan permasalahan-permasalahan tempo pembayaran yang harus mereka hadapi. Inilah konsekwensi yang harus dihadapi oleh para pelaku UMKM yang menjadi supplier atau vendor retail modern. 

Mungkin tidak semua mengalami hal-hal tersebut, namun bagi pelaku UMKM yang belum siap sistem administrasi dan SDM yang menanganinya, konsistensi kualitas dan kemampuan finansial yang memadai maka permasalahan menjadi tidak terelakkan. Antara maju terus dan mundur sama-sama memiliki resiko yang besar.

Sejak awal saya selalu mengingatkan kepada teman-teman UMKM, bahwa benefit masuk ke retail modern bagi UMKM adalah "branding" saja karena untuk perputaran produk sebenarnya di "pasar" yang lain jauh lebih menjanjikan apalagi dengan term of payment yang lebih baik, yaitu cash. Kami pernah mengatakan untuk membatasi supply ke retail modern hanya 20% saja dari total omzet. 

Pembayaran tempo antara 15 - 21 hari bisa menjadi 3 kali lipat modal yang harus dikeluarkan dalam setiap bulannya, sementara proses administrasi pun kadang membawa perjalanan invoicing menjadi lebih panjang lagi. Belum lagi, jika ada masalah barang retur. Semua ini adalah kisah nyata yang harus UMKM pahami ketiak berhadapan dengan retail modern. Mereka bisa apa? Ya mereka juga harus berstrategi dalam melakukan supply ke retail modern.

Lantas apa yang mesti dipersiapkan oleh para pelaku UMKM ketika merencanakan supply ke pasar modern? Berikut adalah panduan-panduan yang bisa dipertimbangkan oleh para pelaku UMKM:
  1. Strategi Produk
    • Pastikan bahwa produk anda sudah stabil kualitasnya.
    • Kemasan dan label sudah lengkap dan sempurna, atau sudah yang terbaik.
    • Pastikan bahwa produk yang akan disupply ke pasar modern adalah produk fast moving dan memiliki masa kedalu warsa yang cukup panjang.
    • Tidak perlu banyak item, pastikan yang dirasakan paling laku saja karena tujuan display di retail modern adalah branding.
  2. Strategi Harga
    • Pahami bagaimana menghitung HPP, tentukan harga jual produk berdasarkan biaya produksi yang dikeluarkan serta kondisi persaingan yang ada.
    • Amankan harga jual anda dengan memperhitungkan pembayaran mundur dari pihak retail modern.
    • Penerapan harga yang tidak tepat, misalnya ketinggian juga bukan hal yang bijaksana karena akan membangun persepsi produk anda adalah produk mahal.
    • Buatlah pengamanan harga untuk produk retur.
    • Jangan lupakan bahwa anda harus membayar pajak.
  3. Stategi Distribusi
    • Retail modern adalah salah satu jalur distribusi yang anda pilih, dengan segala macam konsekwensinya.
    • Anda harus memiliki back up jalur distribusi yang lain, yang benar-benar anda manfaatkan untuk melakukan penjualan yang lebih masif, misalnya pasar tradisional maupun online.
  4. Strategi Promosi
    • Harus diingat bahwa promosi dan edukasi pasar adalah tanggung jawab dari pemilik brand, atau tanggung jawab dari pelaku UMKM. Untuk membantu percepatan penjualan di retail modern, pelaku UMKM harus mempromosikan bahwa produk mereka bisa dibeli di retail modern tersebut.
    • Tetap lakukan promosi yang masih, karena retail modern pasti tidak akan mempromosikan produk anda kecuali hanya display.
Setelah pelaku UMKM siap dengan hal-hal tersebut di atas, dan tentunya juga siap dengan team administrasi serta quality control, maka pelaku UMKM harus mempertimbangkan pembatasan supply sesuai dengan kemampuan produksi dan kemampuan finansial dari pelaku UMKM tersebut. 

Dengan langkap-langkah persiapan tersebut, kami berharap teman-teman UMKM bisa melakukan penjualan di retail modern dengan lebih aman. Retail modern tetap perlu karena UMKM akan mendapatkan fasilitas branding dan jaringan pemasaran produk, serta memiliki portofolio untuk bisa dipresentasikan kepada pasar yang lain. Bukankah ketika produk anda masuk retail modern, maka pasar yang lain juga akan menilai produk anda sudah bagus? 

Semoga sharing singkat ini bermanfaaat. Sukses!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar