Laman

  • Home

Senin, 05 November 2018

Pelatihan Teknik Marketing Untuk StartUp di Kabupaten Demak.

Pembekalan Materi Marketing Pada Workshop Jaringan Kelitbangan Kabupaten Demak Tahun 2018.
Seminggu sebelumnya saya mendapatkan WA dari BAPPEDA Kabupaten Demak bahwa pada tanggal 5 November 2018 (hari ini) mereka akan mengadakan workshop di Kabupaten Demak. Adapun materi yang mereka minta adalah "Startegi Marketing Untuk StartUp" atau sudah saya persiapkan materi "Teknik Marketing untuk di Jaman DIgital untuk StartUp", dengan audience StartUp dari Kabupaten Demak beserta pejabat daerah, yaitu Lurah dan Camat dari Kabupaten Demak.

Ada lebih dari100 audience dihadirkan untuk mendapatkan pembekalan HKI (Hak Kekayaan Intelektual) dan marketing. Mengapa hadir juga lurah dan camat? Karena di Kabupaten Demak, keterlibatan lurah dan camat dalam pengembangan kewirausahaan di Kabupaten Demak sangat kuat. Bahkan beberapa konsep kampung eco wisata muncul dari kampung-kampung di Demak. Di Kabupaten Demak sendiri, BUMDES bisa berkembang dengan baik seperti BUMDES di Kelurahan Lempuyangan yang menghasilkan produk Teh Lempuyangan yang unik.

Banyak potensi di daerah Kabupaten Demak yang bisa dikembangkan, terlebih wisata religi di Kabupaten Demak dengan makam-makam wali sangat pontensial untuk mengangkat perekonomian Kabupaten Demak, tinggal bagaimana mengelolanya.

BAPPEDA Kabupaten Jawa Tengah menghadirkan saya utnuk memberikan teknik pemasaran yang terkini guna menyikapi perubahan jaman dan perubahan pasar saat ini, disamping melakukan konsultasi strategi pemasaran untuk BUMDES di Kabupaten Demak dalam mengembangkan produk andalan daerah dan wisata di Kabupaten Demak.

Dalam kesempatan ini saya menekankan bagaimana mereka harus memahami benar siapa pasar mereka, sehingga memudahkan dalam membangun dan menentukan strategi pemasarannya. Konsep-konsep pemasaran yang tepat akan muncul ketika kita benar-benar memahami pasar dan kebutuhannya. Konsep leisure dan digital menjadi penguat konsep pemasaran mereka, karena saat ini strategi pemasaran mengarah kepada kedua konsep tersebut.

Setiap kelurahan lebih baik memiliki website yang berisi informasi mengenai potensi daerah dan edukasi-edukasi potensi produk dan wisata di daerahnya. Bagaimana membuat website yang menarik pun menjadi sangat penting dalam upaya promosi di dunia digital, yang tentunya didukukng oleh tampilan visual yang baik. Foto dan video yang baik merupakan sebuah tuntutan dalam melakukan promosi digital.

Konsep leisure (rekreasi) mengedepankan bagaimana konsumen akan membangun pengalaman (yang baik) dengan produk atau jasa yang ditawarkan oleh produsen. Produsen tidak hanya sekedar menjual produk, namun mereka bisa menjual edukasi proses produksi di sentra-sentra produksi yang ada di daerahnya. Semua harus menawarkan sebuah "kesan" yang lebih mendalam.

Pastnya pembekalan materi yang hanya3 jam ini tidak akan mampu membedah semua permasalahan yang ada, namun saya sudah sampaikan kepada BAPPEDA Kabupaten Demak bahwa RumahUMKM.Net siap memberikan pendampingan konsultas kepada instansi tersebut unutk para binaannya. Sukses!