Laman

  • Home

Senin, 01 Oktober 2018

Tips Marketing dengan Facebook.

Tips Marketing dengan Facebook
Awalnya saya juga tidak mengerti dengan hal yang begini, facebook saya gunakan hanya sebagai media untuk iseng menyapa teman-teman lama dan mencari kenalan-kenalan baru. Sampai akhirnya beberapa pakar mengajarkan saya bagaimana facebook bisa menjadi alat marketing (tool) yang luar biasa efisien dan efektif.
 
Saya diingatkan bahwa pengguna social media di dunia ini sekitar 3 Miliar, dan facebook mendominasi dengan pengguna sekitar 2.17 Miliar di tahun 2018 ini. Sementara itu Indonesia menempati  urutan ke-4 dunia terbesar dalam penggunaan facebook.

Indonesia terbesar no 4 pengguna Facebook di dunia.
Melihat potensi-potensi yang luar biasa tersebut, maka mulailah saya belajar bagaimana menggunakan facebook sebagai marketing tool yang efesien dan efektif. Tidak harus malu belajarr kepada yang lebih muda dan lebih akrab dengan "mainan" yang namanya social media.

Untuk memasarkan bisnis dengan sukses di Facebook, kita perlu memahami peluang unik Facebook, dan bagaimana hal itu berbeda dengan media lain. Sama seperti kita  tidak akan menjalankan iklan radio di televisi, tidak akan memasarkan di Facebook seperti yang kita lakukan saat memasarkan di majalah atau di situs web kita.
 
Jangan gunakan Facebook untuk 'Hard Sell'.

Orang-orang menganggap Facebook sebagai ruang sosial yang menyenangkan untuk tempat mereka mengobrol dengan teman, melihat foto dan video, dan bersantai. Kita perlu bergabung dalam percakapan dan menjadi bagian dari komunitas, daripada menjadi 'orang luar' dalam bisnis yang mencoba menjual secara agresif.
 
Taktik hard sell  - seperti menggunakan slogan iklan, memposting berulang kali tentang produk atau layanan tertentu, atau memberikan daftar produk dan harga secara terpisah dari percakapan terkait - akan mengakibatkan pengguna lain 'unfollow Anda'. Mereka bahkan dapat memposting komentar negatif tentang bisnis Anda.
 
Memiliki tujuan dan strategi yang jelas.

Sangat penting untuk memiliki tujuan yang jelas untuk menggunakan Facebook, dan strategi untuk mencapai tujuan itu. Misalnya, kedai kopi mungkin memutuskan bahwa tujuannya adalah untuk meningkatkan penjualan yang dihasilkan oleh Facebook sebesar 10% dalam 6 bulan ke depan. 
 
Strategi mereka bisa meliputi:
  • Membuat posting setiap pagi menampilkan hari istimewa, menggunakan kode kupon sehingga penjualan dapat dilacak ke Facebook
  • Memposting foto harian yang menampilkan pelanggan yang merupakan 'Raja Kopi atau Ratu' pada hari itu
  • Mendorong pengguna untuk memposting foto mereka sendiri sambil menikmati kopi.
Menetapkan tujuan dan strategi memberi Anda arahan untuk pemasaran Facebook Anda dan cara untuk mengukur kesuksesan Anda.
 
Ciptakan suara manusia untuk bisnis Anda.

Pengguna Facebook suka berbicara dengan orang lain - bukan dengan bisnis yang tidak personal. Siapa pun yang mengelola halaman Facebook harus dapat menulis dengan suara yang terdengar nyata dan menyenangkan, menggunakan gaya yang sesuai dengan bisnis kita. Mereka juga perlu izin untuk mengekspresikan hal-hal dalam kata-kata mereka sendiri, bukan dalam jargon atau 'jalur resmi' perusahaan.
 
Posting secara teratur

Tidak seperti media tradisional (seperti majalah atau televisi), atau media online lainnya (seperti halaman web), media sosial dibangun di sekitar sering pembaruan.

Penelitian Australia baru-baru ini menunjukkan bahwa pengguna Facebook memeriksa halaman mereka lebih dari 25 kali per minggu, dan mereka perlu melihat bahwa kita secara teratur memposting materi baru. Beberapa panduan merekomendasikan untuk mem-posting setidaknya satu kali sehari, tetapi prinsip-prinsip intinya adalah memposting ketika kita memiliki konten yang menarik, dan untuk menilai seberapa sering audiens  ingin mendengar dari kita.
 
Dorong komentar dan balas dengan cepat

Dorong pengguna Facebook lainnya untuk menanggapi posting atau untuk memposting komentar mereka sendiri tentang bisnis Anda atau topik yang menarik bagi mereka dan Anda. Ketika mereka memposting, tanggaplah dengan cepat - dalam 24 jam adalah yang terbaik. Gagal menanggapi akan melemahkan kesediaan teman Facebook untuk terlibat dengan kita, dan mereka akan perlahan-lahan menjauh.

Gunakan gambar dan video


Gambar dan video adalah elemen utama dari branding Facebook. Gunakan mereka sering untuk menjaga teman-teman facebook terlibat dan terhibur.
 
Sebagai contoh:

Retail pakaian bisa memposting foto-foto stok baru saat tiba Seorang arsitek atau kontraktor dapat memposting gambar rumah sehari-hari yang sedang direnovasi. Seorang pelatih pribadi dapat memposting video instruksional tentang bagaimana melakukan latihan tertentu.

Dapatkan interaktif dengan penawaran, kontes, permainan, survei, dll. Orang-orang menyukainya ketika Facebook menyenangkan, dan ketika itu memberikan sesuatu yang tidak bisa mereka dapatkan dengan cara lain.

Penelitian menunjukkan bahwa diskon dan hadiah adalah alasan paling populer bagi pelanggan untuk mengikuti halaman Facebook bisnis. Demikian juga, kontes dan permainan dapat digunakan untuk menghidupkan halaman Anda.

Facebook juga dapat digunakan untuk mendistribusikan survei pelanggan. Jika Anda melakukan ini, pastikan Anda membuat survei singkat, dan berikan tautan survei yang dapat dengan mudah diklik, diabaikan, atau dibagikan dengan teman-teman mereka.
Peliharalah hubungan Anda

Butuh waktu untuk membangun hubungan yang baik dengan pengguna Facebook lainnya, jadi bersabarlah. Libatkan dengan tulus dalam percakapan, sediakan konten yang bermanfaat, dan kembangkan penghargaan bagi pelanggan setia untuk membantu membina hubungan positif.
 
Promosikan halaman Facebook Anda

Jika memiliki halaman Facebook, maka promosikan ke seluruh bisnis terkait sehingga media sosial kita bekerja bersama-sama dengan metode pemasaran yang lebih tradisional. Berikan alamat Facebook Anda di kop surat Anda, kartu nama dan situs web, di toko, di iklan, dan di tanda tangan email Anda.
 
Gunakan Wawasan Facebook (Insights) untuk mempelajari lebih lanjut tentang pelanggan Anda

Facebook Insights dapat memberi tahu kita lebih banyak tentang orang-orang yang memilih menyukai halaman kita. Setelah mengetahui karakteristik teman Facebook, kita dapat menyesuaikan posting dan penawaran Anda untuk memenuhi kebutuhan dan minat mereka. 
 
Misalnya, jika kita adalah toko buku yang melayani pelanggan dari segala usia, tetapi sebagian besar teman Facebook Anda berusia 18-25 tahun, penawaran Facebook kita mungkin berkonsentrasi pada buku yang cocok untuk kelompok usia tersebut (sementara penawaran di toko kita lebih luas). Atau, jika kita penjual online yang tidak pernah bertemu pelanggan, kita mungkin bisa mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang apa yang mereka pikirkan dan rasakan dengan meninjau minat, usia, dan lokasi mereka di Facebook.