Laman

  • Home

Senin, 10 September 2018

Semua Tidak Harus Diakhiri Dengan BELI, Kadang Sementara Cukup Untuk Sekedar TAHU.

Semua tidak harus diakhiri dengan keputusan membeli, kadang sementara cukup untuk memberitahu customer apa yang kita punya untuk mereka.
Obrolan tentang pemasaran, promosi, sales dan branding akan selalu menjadi topik yang menarik, terlebih karena topik ini tidak pernah basi karena variasinya terlalu banyak. Sebagaimana apa yang saya obrolkan hari ini dengan teman-teman sales di suatu perusahaan media konvensional.

Sebuah obrolan yang seharusnya sangat biasa menjadi sangat penting karena seringkali kita melewatkan poin-poin pentingnya, misalnya sebagai berikut:

Siapakah Customer Kita?

Bukankah pertanyaan ini cukup sederhana? Tetapi apakah anda yakin mereka akan bisa menjawabnya dengan tepat dan detail? 

Pertanyaan yang sederhana ini menjadi sulit ketika perusahaan tidak benar-benar ingin tahu siapa sebenarnya customer mereka. Tidak benar-benar melakukan upaya riil untuk mengetahui siapa sebenarnya pembeli dari produk-produknya. Tidak pernah melakukan survey siapa sebenarnya customer mereka.

Lantas ketika perusahaan menentukan "strategi" pemasaran yang harus dijalankan, apakah menurut anda strategi tersebut tepat? Tidak tahu customernya siapa, tidak pernah berkomunikasi dengan customer apa yang mereka inginkan dan tidak pernah tahu apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh customer.

Hal yang kelihatannya sederhana tetapi sebenarnya merupakan titik perjalanan yang sangat menentukan arah dan strategi selanjutnya.

Apakah Kita Memiliki Data Base Customer?

Bukti dari semua upaya awal dalam pemasaran dan penjualan adalah data base, data base yang telah diverifikasi dan dikonfirmasi valid oleh customer. 

Semakin banyak data base yang mampu diverifikasi dan dikonfirmasi oleh team sales anda membuktikan bahwa mereka telah melakukan pekerjaan dan fungsi mereka dengan benar. Tugas awal mereka adalah validasi data base tersebut dan sekaligus melengkapinya dengna informasi-informsi yang terbaru. Berarti mereka bekerja!

 
Apakah Kita Memiliki Program Pemasaran atau Penjualan Untuk Mereka?

Sebelum bertemu atau berkomunikasi dengan customer anda, tentunya anda sudah memiliki "materi" untuk dibicarakan kepada customer anda misalnya: paket penjualan, program penjualan atau sebagainya.

Jika ada, berarti team sales anda telah terbekali dalam melakukan kegiatan penjualannya. Pertanyaan selanjutnya adalah: "Apakah semua customer yang ada di data base yang telah dimiliki sudah mengetahui program pemasaran atau penjualan anda?" 

Seringkali seorang salesman "terlalu" ingin cepat membawa pulang hasil, sehingga lupa bahwa pada awalnya mereka butuh "mengenal" customer mereka dan apa yang mereka butuhkan dari perusahaannya. Setelah mengetahui kebutuhan tersebut, maka selanjutnya mereka akan mempersiapkan paket yang sesuai dengan kebutuhan dari customer tersebut.

Tidak harus langsung membeli, beri customer anda waktu untuk memahami perusahaan dan produk anda dan berikan penjelasan yang "masuk akal" untuk mereka "mengapa" mereka harus membelinya dari anda. Apa benefit dan fitur yang anda tawarkan kepada mereka akan menjadi sangat penting ketika anda ketemu dengan customer dengan kebutuhan yang relevan.

Apakah Anda Mencatat Setiap Progress dari Setiap Prospek Customer Anda?

Hal yang sederhana lagi, adalah apakah anda mencatat semua apa yang anda lakukan kepada setiap prospek customer anda? Apakah anda melihat adanya progress yang anda lakukan? Jika belum, buatlah sebuah progress apapun pogress itu meskipun hanya sekedar pengayaan informasi customer anda.

Apakah Anda Memberikan Solusi kepada Prospek Customer Anda pada Setiap Tahapan Progress?

Seringkali seorang salesman lupa bahwa mereka bertemu dengan customer adalah untuk memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh customer. Mereka terlalu fokus pada produknya, bukan pada solusi yang seharusnya dibutuhkan oleh customer.

Apakah benefit dari produk yang mereka tawarkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan customer? Apakah perlu ada penyesuaian?

Apakah Anda Menjadwalkan Komunikasi Rutin dengan Customer Anda?
 
Anda yang membutuhkan customer anda, sehingga anda perlu membuat jadwal untuk berkomunikasi untuk update informasi maupun hanya sekedar menyapa.Jeda komunikasi bisa memberikan peluang untuk kehilangan customer anda, meskipun begitu anda juga harus mengatur waktu anda dengan baik agar customer tidak merasa terganggu dengan jadwal anda.

Jika Anda Telah Lakukan Semua, Maka Waktu akan Berada di Pihak Anda.

Ketika hal-hal di atas telah anda lakukan maka waktu akan berpihak kepada anda untuk setiap kabar baiknya. Demikian apa yang bisa saya share hari ini, semoga bermanfaat. Sukses!