Laman

  • Home

Selasa, 25 September 2018

Sekilas Mengenai Biaya-Biaya Ekspor


Sekilas Mengenai Biaya-Biaya Ekspor

Setelah berdiskusi tentang ekspor dengan teman-teman UMKM, mereka banyak bertanya tentang komponen-komponen biaya apa saja yang perlu mereka ketahui dan hitung untuk penawaran ekspor. Mereka selama ini belum pernah menghitung harga produksi untuk ekspor.  Tujuan menghitung HP ( Harga Pokok) sebagai dasar untuk hitung harga jual dan anggaran biaya produksi. 

Secara umum usaha mereka telah berjalan dan ingin mencoba untuk menjajagi pasar ekspor dan perlu informasi mengenai komponen biaya apa saja yang perlu mereka pahami serta hitung. Berikut adalah komponen biaya dalam perhitungan ekspor:
  1. Biaya promosi/pameran.
  2. Biaya pembuatan (produksi)/pembelian dan atau pengadaan.
  3. Biaya pengelolaan (handling charges)
  4. Pungutan negara / pajak/cukai
  5. Jasa-jasa pihak ketiga.
KOMPONEN BIAYA PENGADAAN 
(PROCUREMENT COSTS)
 
1. Biaya produksi (Production costs) 
2. Nilai beli barang (buying in cost) 
3. Komponen Biaya Handling

1. Biaya pengepakan

  • Bahan pengepak
  • Upah mengepak
  • Ongkos printing/marking/trade marks
2. Upah angkut dari dalam gudang ke pintu gudang
3. Upah muat barang dari pintu gudang ke atas alat angkut atau ke dalam peti kemas
4. Ongkos angkut dari gudang penimbunan sampai ke:

  • Sisi kapal (Along side Ship)
  • Terminal peti kemas (container yard ( FCL)
  • Dermaga peti kemas (container freight station)
5.Ongkos bongkar dari atas alat angkut ke :
  • Sisi kapal (Along side Ship)
  • Terminal peti kemas (container yard ( FCL)
  • Dermaga peti kemas (container freight station)
6.Ongkos muat barang dari dermaga ke atas kapal
7.Sewa gudang

  • Sewa peti kemas
  • Shipping charges
  • OPP (ongkos pelabuhan pemuatan/ongkos pelabuhan tujuan), dan lain-lain.
PUNGUTAN-PUNGUTAN NEGARA
 

1. Pajak Ekspor ( PE)
2. Pajak Ekspor Tambahan (PET).
3. Bea Statistik
4. Bea barang
5. Pajak Pertambahan Nilai (PPN)

KOMPONEN BIAYA JASA-JASA PIHAK KETIGA
 
1. Biaya jasa transportasi ( EMKL/EMKU/PPJK)
2. Provisi dan atau bunga bank
3. Premi asuransi (insurance premium)
4. Biaya surveyor (inspection certificate)
5. Biaya sertifikat mutu (quality certificate)
6. Biaya SKA Negara / COO
7. Biaya sertifikasi (veterinary /helt sertificate)
8. Biaya karantina tanaman (phitosanitary)
9. Biaya sertifikat lainnya


Selain dari komponen biaya diatas, mereka banyak yang belum paham tentang bagaimana cara menghitung berapa banyak barang yang bisa dimuat (loadability) dalam kontainer. 

Menghitung kapasitas muat barang dalam kontainer.
 
Data Volume Kontainer


Begitulah cara menghitung volume dan kubikasi kargo pada perusahaan pengiriman barang.

Saat anda akan kirim barang mungkin anda tidak begitu faham apa itu hitungan volume? apa itu hitungan kubikasi? nah di sini akan coba kami jabarkan agar anda sedikit mengetahui perhitungan pengiriman barang di dunia expedisi. pengiriman barang pada umunya di timbang dan di hitung kilogram, ini berlaku untuk semua pengiriman baik via darat, laut dan juga udara. akan tetapi jika barang yang anda kirimkan itu besar namun ringan maka akan di kenakan cara penghitungan volume dan cara perhitungannya sebagai berikut:

 

PERHITUNGAN VOLUME PENGIRIMAN VIA JALUR DARAT DAN LAUT:

1) Timbang dahulu barangnya misalkan 10kg
2) Ukur volume barang, berapa panjangnya? lebarnya? dan tingginya?
3) Hitung volumenya dengan rumus P X L X T : 4000


CONTOH: 50 X 50 X 50 : 4000 = 31,25 ( 31KG ) maka dengan hitungan ini, otomatis berat aslinya tidak berlaku. yang berlaku adalah berat volume sebesar 31kg.



PERHITUNGAN VOLUME PENGIRIMAN VIA UDARA.
Cara menghitung volume cargo udara.
Untuk pengiriman barang via udara rumusnya berbeda dengan rumus perhitungan volume darat dan laut, yaitu lebih besar dan akan menghasilkan kilogram yang lebih kecil. dan berikut rumus perhitungannya. 
P X L X T : 6000 = HASIL CONTOH: 50 X 50 X 50 : 6000 = 20,8 DI BULATKAN 21KG jadi perhitungan volumenya dari barang yang di kirim adalah 21kg.


CARA HITUNG KUBIK PADA PERUSAHAAN EKSPEDISI DARAT DAN LAUT.

Biasanya perhitungan kubikasi di peruntukan bagi pengirim barang dalam jumlah banyak dan ingin mendapatkan harga paling murah dengan menggunakan cargo laut. akan tetapi biasanya kirim barang murah ini punya dua metode, yaitu di hitung per ton atau per kubik. nah kita di sini akan hitung per kubiknya, kalo hitung per ton kan tinggal di timbang.

Untuk rumus perhitungan kubik adalah sebagai berikut: P X L X T : 1.000.000. = HASIL.
Misalkan barang dengan ukuran PANJANG= 200 LEBAR= 200 TINGGI= 200

Maka 200x200x200 : 1.000.000 = 8 jadi perhitungannya berapa kubik? dari perhitungan tersebut total kubik sebanyak 8M3 (delapan kubik)

Atau kami berikan cara yang paling mudah buat anda, silahkan ukur barang anda satu persatu lalu di hitung menggunakan aplikasi di bawah ini. satu kali tekan anda akan tau semua berapa volume barang anda yang di kirim via udara, laut dan juga kubikasinya.