Laman

  • Home

Jumat, 21 September 2018

Bisnis Modal Minim ? Anda Bisa Mulai Dengan Jasa Belanja.

Jasa belanja, bisnis modal minim bagi para pemula usaha.
Apa yang unik dari pasar tradisional? Beberapa orang langsung menjawab bahwa produk di pasar tradisional satu dengan yang lainya tidak sama, itulah keunikannya. Setiap pasar tradisional di suatu daerah pasti memiliki produk lokal yang khas yang tidak bisa ditemukan di daerah lain. Misalnya di Pasar Gede di Kota Solo, banyak sekali produk sambal asli dari Solo yang cukup untuk, kemudian pasar tradisional di daerah Pati yang dimana kita bisa temukan produk terasi udang dan olahan ikan lainnya dan sebagainya. Dan pasti banyak juga produk unik dari setiap daerah yang dijual di pasar tradisional di daerah tersebut.

Inilah potensi yang akan kita garap, ketika kita tidak cukup banyak modal untuk memulai sebuah usaha. Modal kita adalah kemauan dan kemampuan kita dalam membuat visual yang menarik atas produk-produk tersebut. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah bagaimana legalitas produk tersebut, apakah sudah ada PIRT atau bahkan sertifikat halalnya untuk produk-produk dalam kemasan. Untuk produk yang bersifat segar, pastikan bahwa produk tersebut masih baru dan memiliki kedaluwarsa yang cukup untuk masa pengiriman barang. Kita perlu belajar melakukan pengemasan yang baik dan benar agar produk tersebut "aman" sampai dengan customer.

Apalagi yang perlu anda persiapkan? Anda perlu belajar social media dan pengambilan foto atau video (visual) yang bisa menyakinkan konsumen. Berikut ada tips yang bisa anda pakai untuk melakukan visualisasi produk yang ingin anda pasarkan melalui social media anda:

Tips ini bisa diterapkan pada produk non food.

Tips ini bisa diterapkan parda produk food.
Belajar marketing dengan facebook, instagram dan sebagainya hampir sama prinsipnya, yaitu menyajikan visual yang baik, baik berupa foto maupun video. Selain itu caption atau informasi untuk foto dan vieo juga harus menarik, dan hal ini bisa anda pelajari ketika anda tahu benar siapa pasar anda dan apa yang mereka butuhkan. Dengan memahami hal tersebut maka anda bisa membuat caption yang sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh pasar anda.

Social media adalah media yang paling mendominasi kehidupan generasi milenial dan generasi-generasi setelahnya. Kemampuan dalam memanfaatkan social media beserta etikanya dalam bisnis sangat penting untuk dipahami. Sebagai alat, social media tergantung kepada siapa yang memanfaatkannya.

Nah, apalagi yang perlu anda pelajari? Pastinya adalah logistik yang akan memahamkan bagaimana anda memastikan produk anda bisa terkirim kepada konsumen dengan aman, baik dalam handling produknya maupun dalam delivery time-nya. Dengan packaging yang baik, maka anda tinggal memastikan handling pengiriman yang baik agar produk anda aman sampai konsumen.

Pemilihan kurir dan ekspedisi yang tepat sangat penting dalam menjaga kepastian delivery dan pertimbangan ongkos kirim. Saat ini ada banyak kurir yang cukup handal dalam menangani pengiriman anda, baik yang bisa sehari sampai atau yang normal. Pastikan produk yang anda kirim tidak melebihi rusak atau kedaluwarsa dalam masa pengiriman.

Bisnis Modal Minim?

Contoh gambaran di atas adalah upaya saya membangun ide dan inspirasi dari pembaca untuk yang ingin segera memulai usaha tetapi tidak butuh banyak modal. Bahkan yang lebih kreatif lagi, mereka tidak melakukan pembelian terlebih dahulu melainkan hanya memotret produk dari pedagang. Pastikan bahwa produk tersebut terjamin ketersediaannya di pedagang tersebut sebelum anda promosikan. Mereka akan membeli produk tersebut ketika pesanan sudah datang dari konsumen. 

Anda akan sangat diuntungkan ketikan pasar tradisional atau sentra produksi ada di sekitar anda atau tidak jauh dari tempat tinggal anda. Hal serupa juga saya lakukan ketika memulai usaha shop online sekitar 7-8 tahun silam, ketika saya tidak memiliki banyak modal untuk memulai bisnis. Saya diuntungkan dengan menemukan produk terasi udang yang enak dan spesial. 

Ketika sudah yakin bahwa produk ini unik dan jarang ada di tempat lain, maka saya pun segera melakukan uji di laboratorium dinas kesehatan untuk memastikan produk tersebut bebas dari bahan pewarna dan pengawet yang berbahaya serta mikro bakteri yang bisa mengganggu kesehatan. Selanjutnya dengan dasar hasil uji tersebut, saya mengajukan PIRT ke dinas kesehatan setempat karena saya akan melakukan pengemasan ulang terhadap produk tersebut agar lebih menarik.

Setelah ada ijin PIRT dan kemasan, maka saya melakukan pemotretan produk dan mulai mempromosikan produk tersebut melalui sosial media dan blog kami dan ternyata produk tersebut diminati oleh konsumen-konsumen di kota besar dan bahkan di restoran besar. Mengapa? Karena produk tersebut memiliki cita rasa yang enak dan asli dan tidak ada di kota-kota besar.

Demikian apa yang bisa saya sharing kepada teman-teman pemula usaha yang sedang kehabisan ide. Selamat melakukan hunting produk di pasar-pasar tradisional di daerah anda atau sentra-sentra produksi di daerah anda. Sukses!