Laman

  • Home

Jumat, 06 Juli 2018

Memanfaatkan Jaringan Distribusi Surat Kabar untuk Penyebaran Informasi Bisnis.


Bergesernya media dari offline dan online belum sepenuhnya mematikan bisnis surat kabar konvensional. Jika hanya melihat dari sudut pandang pada produk korannya memang pelan-pelan media konvensiona ini mulai terkikis, tetapi jika melihat pada asset jaringan distribusinya maka sebenarnya bisnis distribusi surat kabar masih memiliki potensi yang luar biasa dalam menggarap promosi.

Transformasi digital sangat efektif menjangkau generasi millenial, yaitu generasi yang berkelahiran mulai tahun 1980, generasi yang sangat akrab dengan perkembangan dan konsumsi informasi digital. Namun untuk generasi sebelumnya, transformasi digital seolah masih alot untuk sepenuhnya menguasainya, generasi inilah yang masih menjadi pasar potensial bagi bisnis media konvensional seperti koran. Mereka lebih percaya pada kredibilitas media koran konvensional.

Generasi "tua" inilah yang menjadi ganjal distribusi dan hidupnya bisnis koran konvensional, dan mereka rata-rata sudah mapan dalam hal ekonomi, terlebih mereka rata-rata adalah pelanggan yang setia dan menjadi potensi bagi pasar produk-produk pengiklan.

Selalu kreatif mencermati setiap asset yang dimiliki adalah kunci sukses dalam setiap bisnis. Jika kita jeli melihat asset dan potensi yang ada, maka sebenarnya yang sangat bernilai dari bisnis koran konvesional adalah jaringan distribusinya termasuk frekwensi distribusi yang rutin. Jika setiap koran memiliki jaringan pelanggan (distribusi) yang jumlahnya adalah puluhan ribu apakah hal ini bukan sebagai potensi target promosi bagi pada pemilik brand? Apalagi titik-titik distribusi (pelanggan) tersebut sudah teruji loyal selama puliuhan tahun. 

Sangat luar biasa sekali asset jaringan distribusi ini, dan hal ini bisa dikembangkan oleh berbagai pemilik koran dan juga bagi para pemilik brand untuk mulai menggarap "media promosi" lama tapi baru ini. Bisa jadi biaya promosi dengan cara ini masih memungkinkan untuk efisiensi bagai pemilik brand ketika biaya iklan tidak terjangkau oleh budget mereka.

Persaingan yang ketat memaksa setiap pemilik bisnis (brand) harus selalu kreatif dan jeli menyikapi setiap potensi dan asset yang dimiliki. Bagi teman-teman pelaku UMKM, peluang menjangkau pasar yang telah "terverifikasi" loyalitasnya sebagai pelanggan bisa dimanfaatkan untuk melakukan promosi produknya. 

Materi promosi yang menarik berupa visual gambar dan colorfull sangat membantu membangun daya tarik promosi kita. Yang perlu dicatat, jaringan distribusi surat kabar bersifat ekspress, sore drop promosi dan pagi selanjutnya materi promosi telah sampai kepada pelanggan surat kabar tersebut. Selamat mencoba dan sukses!