Laman

  • Home

Sabtu, 30 Juni 2018

Mau Genjot Ekspor? Mulai Dengan TKI Kita Sendiri.

TKI Indonesia di Hongkong.
Pasar ekspor sering disikapi rumit oleh teman-teman UMKM, mereka berpikir dan berhayal terlalu jauh bahwa pasar ekspor itu adalah orang asing. Jika kembali kepada definisi ekspor sendiri yaitu pengiriman barang ke luar daerah kepabeanan Indonesia, maka saudara-saudara kita yang tinggal dan bekerja di luar negeri adalah pasar ekspor kita.

TKI Indonesia dan diaspora adalah pasar ekspor yang perlu mendapatkan perhatian lebih dari teman-teman UMKM, mereka masih lebih menyukai makanan dan produk dari Indonesia. Mereka bisa menjadi pasar yang potensial, bukan saja sebagai target penjualan toko online yang sudah mampu lintas batas negara tetapi juga bisa menjadi peluang besar untuk ekspor skala besar.

Mengkoordinasi kebutuhan mereka dan memenuhinya adalah sebuah ide bisnis yang cemerlang untuk ekspor. Apalagi jika dari mereka ada yang ingin membuka usaha toko atau distribusi produk-produk dari Indonesia sebagaimana banyak dilakukan oleh saudara-saudara kita di Belanda dan Jerman.

Hal di atas adalah jawaban yang sering saya lontarkan kepada teman-teman UMKM untuk memotivasi mereka agar berani ekspor. Dan sudah pasti sebelumnya mereka saya ingatkan untuk memenuhi kewajiban mereka atas produknya, yaitu: legalitas yang valid, kualitas produk yang prima dan kemasan yang menarik. Atau bisa dikatakan, ketika barang sampai di luar negeri tidak membuat malu siapa mendatangkannya.

Sebagaimana diketahui bahwa TKI dan diaspora yang ada di luar negeri cukup banyak, mulai dari Korea Selatan, Hongkong, Saudi Arabia dan sebagainya. Penghasilan yang mereka terima cukup menjangkau untuk membeli produk-produk dari Indonesia, meskipun telah diimpor ke negera dimana mereka berdomisili. Hal ini menyakinkan saya, apalagi saya pernah mengalaminya sendiri, bahwa mereka merupakan potensi pasar yang perlu digarap secara bertahap sebagai target pasar produk Indonesia.

Bisa jadi target pasar ini merupakan target antara, sebelum menjangkau pasar orang pribumi yang akan mengenal produk-produk tersebut dari para TKI dan diaspora. Saudara-saudara TKI dan diaspora kita yang nantinya akan ikut membantu kita mengedukasi pasar di luar negeri, negara yang mereka kenal dan pahami karakter penduduknya. Selain itu, dengan pengalaman pernah mengirim produk ke luar negeri akan banyak membangun keberanian para pelaku UMKM untuk melakukan sesuatu yang lebih besar di waktu mendatang.

Semoga tulisan singkat saya ini bisa membuka cakrawala berpikir teman-teman UMKM untuk segera memulai ekspor. Sukses!