Laman

  • Home

Jumat, 08 Juni 2018

UKM Pangan Award 2018 : Penentuan Nominasi Juara

UKM Pangan Award 2018 : Penentuan Nominasi Juara
Jumat ini adalah penentuan nominasi juara pangan award 2018 setelah tahapan kurasi dan kunjungan beberapa UMKM. Cukup banyak yang unik, terutama pada produk minuman khas tradisional, namun masih perlu ditingkatkan lagi kemasannya jika untuk maju ke tingkat nasional.

Beberapa peserta produk minuman seperti Cang Cahe Plethok dari Banjarnegara, Wedang Menir dari Purbalingga, SIrup Daker dari Kendal dan Sirup Buah Bit dari Kabupaten Semarang memberikan kebanggaan atas kemampuan para pelaku UMKM dalam mengeksplorasi potensi lokal. Produk-produk seperti inilah yang diminati oleh pasar saat ini, tinggal perbaikan kemasan dan promosi yang lebih gencar saja untuk memperluas jangkauan pasarnya.

Untuk produk makanan olahan siap saji, kami juga mulai melihat kemampuan para pelaku UMKM dalam membidik pasar-pasar niche seperti Abon Kluwih dari Kota Solo, Abon Kelapa dari Purbalingga yang membidik pasar vegetarian sehingga abon yang biasanya terbuat dari daging sapi disubstitusi dengan nangka (kluwih) dan kelapa. Dari Banjarnegara, Garang Asem Kalengan juga merupakan inovasi yang patut diperhitungkan.

Produk kerupuk kulit ikan lele dari Boyolali juga sangat menarik bagi kami, karena memiliki potensi ekspor yang snack. Egg roll berbahan baku mocaf juga merupakan inovasi yang perlu mendapatkan perhatian.

Team juri pada hari ini telah menentukan beberapa nominasi juara dari berbagai kategori yang nantinya akan secara final ditentukan produk juaranya untuk tingkat Jawa Tengah, untuk tingkat nasional masih ada waktu untuk melakukan berbagai perbaikan kemasasan kelengkapan legalitas yang mendukung.

Kami berharap banyak bahwa tahun ini, Propinsi Jawa Tengah masih bisa memberikan kontribusi pangan juara secara nasional sebagai tolok ukur pembinaan dan pengembangan UMKM di Jawa Tengah.