Laman

  • Home

Kamis, 19 April 2018

Social Media, Media Promosi Terbaik Bagi UMKM

Promosi GULANAS, melalui Instagram.
Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa media promosi termudah, tercepat, termurah dan paling efektif adalah social media. Istilah the world is connected muncul ketika social media hadir disetiap smartphone yang ada di tangah kita sebagai titik hubung antar semua orang yang memilikinya. Harus diakui pula bahwa social media membawa dampak revolusi sosial yang luar biasa, dan hal ini perlu disikapi dengan cara yang posisif yaitu: mamanfaatkannya dengan benar dan menguntungkan kita.

Akhir-akhir ini kami mulai melirik media social Instagram dan LinkedIn dalam mempromosikan produk UMKM dan membangun awareness-nya di social media. Asyik, dan kami mulai memahami bahwa bahwa visual jauh lebih efektif dibandingkan bahasa tulisan meskipun kita tidak boleh mengatakan bahwa tulisan tidak penting. Tulisan sangat mendukung bahasa visual, karena dengan "caption" yang menarik dan mendukung visual maka pesan yang akan disampaikan menjadi lebih efektif. Visual menarik, apalagi bahasa audio visual. Pelan-pelan UMKM harus melirik ke arah sana.

Produk Bali Dance Figurine dari Nuanza Porceelen
 
Produk Golf Trophy dari Nuanza Porcelen.
Ketika beberapa tahun yang lalu kami memberikan pembekalan food photography dengan smartphone, kami sangat bangga ketika UMKM-UMKM binaan kami telah mampu membuka pasar produk mereka melalui social media karena hasil foto yang menarik. Namun sekarang tuntutan lebih berat lagi, yaitu bagaimana membuat foto yang "mampu bicara" lebih banyak untuk menyampaikan pesan "pasar" apa yang akan dibidik oleh produk UMKM tersebut.

Dibutuhkan kemampuan fotografi yang lebih baik lagi dan kemampuan editing foto yang selangkah lebih "canggih" dari kemampuan yang lalu. Key word-nya adalah membuat pesat dalam bentuk visual, dan hal ini terus kami lakukan agar pasar yang kami bidik di social media bisa tertarik dengan gaya visual kami apalagi social media yang kami pilih adalah Instagram dan satu lagi adalah LinkedIn yang tentunya pesannya harus lebih "profesional dan serus".

Gula Cair GULANAS, pasarnya adalah HOREKA.

Kamtumi Jepara, fokusnya adalah kerajinan dengan finishing yang vintage dan unik.

Sapu Upcycle, kemampuannya dalam merecycle bahan baku menjadi produk yang berkualitas tinggi.

Coklat KAKAKOA, Pasarnya adalah anak-anak muda jaman sekarang.

 
Mina Sambel Bandeng, Pasarnya adalah retail modern.
Kemampuan menggarap pesan dalam social media marketing memang menjadi sebuah tuntutan dasar dalam membangun koneksi dan audience. Semakin luas koneksi dan audience maka semakin besar peluang produk kita dalam membangun brand awareness, selain peluang dalam membangun direct selling.

Konsepnya adalah bagaimana membaut akun social media kita menjadi media bacaan dan hiburan yang menarik dan tertata dengan, dan inilah hal yang tersulit dalam menggarap sebuah social media. Belum lagi tuntutan akan konsistensi kita atas konsep tersebut yang juga menjadi hal tersulit lainnya.

Semoga sharing singkat ini bermanfaat, sukses !