Laman

  • Home

Selasa, 17 April 2018

Ngobrol UMKM Bersama Cak Samsul Hadi

Bersama Cak Samsul Hadi di Strada Cafe.
Jika bicara UMKM di Indonesia, apalagi jika ngomong PLUT, nama Cak Samsul Hadi pasti tidak akan pernah luput. Bersama LUNAS, Kementrian Koperasi dan UKM terus mengembangkan PLUT di Indonesia. Jadi, tidak perlu ditanya seberapa inginnya saya ketemu dengan beliau. 

Senin pagi ini, tiba-tiba Cak Samsul kontak saya dan mengatakan hari ini ada di Semarang dan selanjutnya besok Rabu akan berada di Kabupaten Kendal untuk membuka PLUT Kendal. Sudah pasti, kami harus ketemu dan ngobrol dan akhirnya kami berhasil ketemu di Strada Cafe langganan saya di Jl Sultan Agung Semarang.

Mulai dari obrolan kendala-kendala pembinaan UMKM yang sama-sama kami hadapi, obrolan UMKM naik kelas, UKM Go Ekspor sampai dengan bagaimana kami harus bisa berkolaborasi di masa mendatang.

UMKM Naik Kelas Dengan Cara Go Ekspor.

Memberikan impian kepada UMKM jangan setengah-setengah, sekalian buat target yang lebih jauh agar teman-teman UMKM "terpaksa" harus berlari cepat. Sudah jelas, jika tanya pengalaman dalam pembinaan UMKM pastilah Cak Samsul Hadi jauh berkecimpung sebelum saya, karena saya sendiri sebenarnya masih terbilang baru di dunia pembinaan UMKM ini. Apa yang selama ini dihadapi Cak Samsul Hadi pun ternyata tidak jauh berbeda dengan apa yang saya hadapi.

Menyangkut UMKM naik kelas pastilah bukan sebuah pekerjaan yang mudah, apalagi UKM Go Ekspor. Tetapi jika dicermati, kedua program ini tidak perlu dipisah-pisah karena bisa menjadi satu rangkaian yang terpadu. Justru dengan Go Ekspor, maka target UMKM naik kelas dengan sendirinya sudah terpenuhi.

Menyatukan visi dan pemahaman, inilah yang saya lakukan dengan seorang senior seperti Cak Samsul Hadi ini. Kapan lagi? Mumpung beliau singgah di Semarang.

Pengukuran Psikologi Kewirausahaan.

Bangga juga ketika Cak Samsul tertarik dengan produk test psikologi yang kami miliki dalam mengukur potensi, karakter dan minat seseorang terhadap entrepreneuship, apalagi program yang telah kami garap selama setahun ini sudah bisa dilakukan secara online. Kami sepakat bahwa "We can not manage anything if we can not measure it." dan inilah yang akan mendasari kita dalam mendampingi UMKM yang akan kita bina.

Butuh data mengenai potensi, minat dan karakter individu (SDM) sebelum kita menentukan strategi pendampingan kepada para pelaku UMKM. Dan data tersebut dapat diukur secara obyektif dengan test EQUITY yang telah kami miliki. Produk ini bisa diakses secara online, dan bisa kami kerjasamakan dengan pihak-pihak yang mengembangkan kewirausahaan.

Pelatihan Kreativitas dengan Experimental Training (Dengan Media Magic).

Kendala utama dalam entrepreneurship adalah tingkat kreativitas SDM yang masih rendah, dan kesempatan ini saya manfaatkan untuk menyampaikan kepada Cak Samsul Hadi bahwa kami memiliki konsep pelatihan kreativitas dengan tajuk Experimental Training yang melibatkan teknik-teknik magic. Bukan magic-nya yang penting tetapi proses memahami kreativitas dan menjadi kreatif-lah yang paling penting.

Mengajak peserta pelatihan melakukan magic tanpa mereka sadari, dan selanjutnya melakukan flash back adalah sebuah metode untuk me-reload memori baru setelah kita reset dengan cara membuat peserta menjadi takjud dengan apa yang mereka impikan. 

Sebuah konsep pelatihan baru yang sedang kami kembangkan, yang nantinya akan kami terapkan untuk membuat Indonesia Kreatif dengan konsep "mengalami" proses kreatif itu sendiri. Bukankah menjadi seorang magician bukan hal yang mudah, namun apa yang terjadi ketika ternyata mereka bisa melakukan magic tanpa mereka sadari dan selanjutnya mereka melakukan flash back memori untuk mulai mengingat apa yang sebenarnya telah mereka lakukan. Membangun kreativitas harus dengan cara yang kreatif.

Akan selalu menarik jika kita bertemu dengan orang yang lebih senior dan berpengalaman dengan kita, kita bisa belajar dan meminta saran sekaligus bisa mendiskusikan pemikiran-pemikiran kita di masa mendatang. UMKM harus kreatif!