Laman

  • Home

Minggu, 17 Desember 2017

Soto Mas Boed, Konsistensi Rasa Itulah Kuncinya.

Mas Boed, Pemilik Soto Ayam Mas Boed
Bertahun-tahun kami menjadi langganan Soto Ayam Mas Boed ini, karena memang lokasinya hanya sekitar 3-5 menit dari rumah. Dari dulu hingga hari ini rasanya tidak berubah, masih tetap sama. Konsistensi rasa ini sangat sulit dilakukan oleh warung-warung soto yang lain, apalagi jika sudah diserahterimakan ke generasi berikutnya.

Konsistensi rasa atau kualitas memang selalu menjadi permasalahan umum bagi produsen makanan dan minuman. Jika ada UMKM yang bisa konsisten dalam rasa dan kualitas, maka peniliaian dari kami adalah karena mereka memiliki SOP dan memiiki kontrol kualitas yang jelas. Meskipun mungkin yang dimaksudkan SOP di sini tidak secara tegas dalam wujud tertulis namun adalah sebuah proses yang konsisten dan jelas yang bisa diikuti dengan baik oleh pelaksana proses.

Dalam rutinitas memang terlihat pemilik warung soto ini dengan konsistensi mengawal proses tersebut, karena tanggung jawabnya kepada konsumen. Integritas seperti ini memang diperlukan oleh seorang pengusaha dalam memberikan jaminan kualitas kepada konsumen. 

Selalu ramai dengan pelanggan tetapnya.
Beberapa kali kami terlibat diskusi dengan warung soto ini, terutama terkait dengan pengembangan usahanya ke depan. Apakah warung soto ini akan menjadi wara laba atau akan mengembangkan cabang sendiri dengan cara kemitraan. Jika tertarik dengan waralaba (sebenarnya memang sangat potensial untuk waralaba) maka Mas Boed harus segera mengurus merk, mempersiapkan sistem manajemen baku dan SOPnya. Tetapi jika hal ini butuh waktu yang lama, maka melakukan kemitraan dengan investor bisa menjadi alternatif.

Tidak sedikit pelanggan luar kota yang mempertanyakan kemungkinan buka cabang di kotanya, karena melihat adanya peluang di daerahnya. Dan hal inipun sedang dipertimbangkan untuk bagaimana bisa memenuhi permintaan tersebut, mulai dari bagaimana membuat racikan bumbu yang sudah pre-mixed, mengajarkan SOP memasak soto dan menyajikannya melalui training dan memonitor kualtias secara berkala untuk memastikan bahwa kualitas di cabang tidak bergeser atau berubah. Yang tidak kalah penting adalah bagaimana melakukan profit share usaha ini dan bagaimana kontrol penjualannya. 

Perkembangan bisnis sangat ini harus "memaksa" bisnis warung soto ini berkembang, dan hal ini disadari benar oleh Mas Boed sehingga hal-hal tersebut diatas sedang digodog dengan masak agar tidak mengecewakan mitra bisnisnya. Bagi para investor, melihat bisnis ini pasti sangat menjanjikan sehingga "anggukan kepala" dari principal sangat mereka tunggu. Sekilas pemilik usaha ini mengisyatkan bahwa untuk cabang yang masih di sekitar Semarang adalah sangat memungkinkan, tetapi untuk yang jauh dari Semarang sementara belum bisa disepakati.

Ya inilah Soto Ayam Mas Boed, yang memberikan warna kuliner di daerah Banyumanik Semarang menjadi beragam. Meskipun banyak pesaing, tetap saja warung soto itu tetap bertahan karena sangat teguh dalam berkomintmen dengan rasa dan konsistensinya. Sikap ini adalah penghargaan yang besar kepada para pelanggannya, dimana mereka tidak akan kecewa dengan ekspektasi mereka saat mengunjungi warung soto ini.