Laman

  • Home

Sabtu, 04 November 2017

Produktivitas dan Efisiensi Sudah Menjadi Tuntutan

Ada yang bisa menghindar dari kompetisi bisnis ?
Semakin sulit mengatakan bahwa produk kita adalah satu-satunya, atau produk kita sangat unik. Tetapi tetap saja kita harus selalu mencari perbedaan tersebut, karena kita memiliki potensi, cara dan gaya yang berbeda dalam mengelola bisnis ini. Mungkin produk akan terlihat sama namun banyak hal yang bisa membedakannya.

Persaingan memang akan terus menjadi bayangan dalam pengembangan bisnis kita, bisa menjadi hal baik bisa menjadi hal yang sebaliknya, semua tergantung pola pikir dan cara pandang kita. Persaingan membuat kita selalu "bergerak", berubah dan berakselerasi, yang semua itu dibutuhkan dalam mengelola bisnis agar tetap survive dalam perjalanannya. 

Persainganlah yang mengingatkan kita kepada betapa pentingnya produktivitas dan efisiensi agar ratio nilai kualitas - harga bisa tetap lebih tinggi. Upaya-upaya tersebut selalu membutuhkan perbaikan manajemen usaha, mulai dari manajemen SDM, keuangan, produksi dan operasional serta pemasaran. Kemampuan pengusaha dalam mengelola manajemen adalah kunci sukes bagaimana dia memenangkan persaingan.

Fokus pada bisnis merupakan awal yang harus disepakati dalam membangun produktivitas dan efisiensi. Pergeseran fokus banyak menimbulkan banyak kerugian dan kegiatan-kegiatan yang non produktif. Fokus inilah yang menjadi cikal bakal perusahaan menjadi spesialis.

Sistem manajemen
yang rapi juga merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi. Alur kerja yang rapi dan proses yang benar merupakan upaya menghindari kegiatan-kegiatan yang "tidak produktif" dalam bisnis. Sistem manajemen yang terbaik akan membawa perusahaan menjadi yang terbaik di bidangnya.

SDM adalah hal yang sangat penting, sehingga dalam manajemen perlu sekali fokus untuk mengelola SDM dengan baik. SDM yang melebihi tugas dan fungsi yang dibutuhkan bisa menyumbang in-efficiency yang luar biasa besar sehingga perusahaan menjadi tidak produktif. Manajemen modern benar-benar ketat dalam kebutuhan SDM.

Kemitraan adalah pola yang banyak dipilih oleh pelaku usaha dalam mengembangkan usahanya tanpa harus berinvestasi dan mengeluarkan biaya lagi dalam usaha. Sudah saatnya kita mempertimbangkan apa yang disebut budaya berbagi.

Beberapa hal tersebut di atas adalah panduan kepada para pelaku UMKM untuk bisa bertahan dalam kondisi persaingan yang semakin ketat, panduan agar mereka bisa lebih efisien dan produktif. Semoga sharing hari ini bisa bermanfaat.