Laman

  • Home

Senin, 23 Oktober 2017

Netherlands Senior Expert (PUM) Siap Membantu Assistensi Bisnis UKM

Joost van Oort, Country Coordinator PUM (Netherlands Senior Experts)
Hari ini adalah kali ketiga saya bertemu dengan PUM, yang pertama adalah di tahun 2015, yang kedua di tahun 2016  dan hari ini yang ketiga. Kami selalu diundang dalam program sosialisasi program expertise PUM di Jawa Tengah untuk UKM di Toko Oen Jl Pemuda Semarang. Selalu mendampingi dalam kegiatan ini adalah Ibu Jenny Oen dan Pak Peter Purnomo, selaku representatif PUM di Indonesia. Ibu Jenny sendir adalah owner dari Toko Oen yang menjadi base camp PUM di Indonesia. 

Pada kali pertama, kami belum bisa memberikan support UKM mana yang bisa diberikan expertise oleh PUM tetapi sudah ada beberapa UKM di luar kota Semarang yang kami kenal, memanfaatkan program expertise gratis dari PUM ini seperti PT Tripangan Maju Sejahtera di Kota Magelang.

Kali kedua kami mengundang beberapa UKM untuk mengikuti sosialisasi PUM, namun belum ada UKM binaan kami yang berminat untuk mendapat expertise dari PUM karena masih ada "pertimbangan" biaya yang akan mereka tanggung berupa biaya penginapan, transportasi lokal dan makan siang.

Tetapi hal ini tidak menyurutkan niat PUM untuk membantu UKM Jawa Tengah, terbukti pada kali ketiga mereka datang lagi ke Semarang dan Kadin Jawa Tengah dan beberapa perusahaan anggota Kadin Jateng memanfaatkan expertise dari PUM tersebut. Sehingga pada saat sosialisasi PUM ketiga di Toko Oen, Kadin Jateng memberikan sharing pengalaman atas expertise yang mereka dapatkan dari PUM. Bahkan ternyata PUM pun bisa memberikan expertise kepada perusahaan besar seperti Suara Merdeka yang pada kesempatan ini memberikan sharingnya sebagai perusahaan besar yang telah mendapatkan jasa expertise dari PUM.

Masih ingat beberapa tulisan kami mengenai expert komunikasi yang mendampingi Rumah UMKM (Mrs. Shireen Poyck)? Ya itulah laporan kami mengenai expertise yang diberikan PUM kepada Kadin Jateng, terutama Rumah UMKM. Banyak manfaat yang kami dapatkan dari expertise tersebut, karena expert dari PUM benar-benar praktisi yang sudah berpengalaman puluhan tahun di bidangnya dan mampu memberikan edukasi, konsultasi dan rekomendasi yang sangat esensial dan praktis.

Beberapa wakil asosiasi mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada team PUM.

Pengajuan expert dari PUM bisa dilakukan melalui Kadin Jateng.

Sosialisasi program PUM di Jawa Tengah
PUM Netherlands sudah menghimpun kurang lebih 1.500 expert yang sudah ahli di bidangnya yang bersedia menjadi relawan di Indonesia dan negara berkembang lainnya. Target mereka memberikan expertise di Indonesia adalah kepada UKM yang telah memiliki karyawan antara 11 - 250 orang, yang mau mendapatkan expertise dari PUM. Sebenarnya fokus PUM adalah untuk membantu UKM tersebut untuk berkembang dengan memberika expertise gratis karena kebanyakan perusahaan skala UKM tidak memiliki kemampuan untuk menyewa expert profesional untuk penataan dan peningkatan produksi, manajemen perusahaan, peningkatan mutu dan workmanship, pemasaran, komunikasi, membangun brand dan sebagainya.

Jika dibandingkan dengan manfaat yang akan diperoleh, sebenarnya beban biaya penginapan, transportasi lokal dan makan siang tidaklah besar. Kurun waktu expertise adalah 2 minggu, dan bisa dilanjutkan untuk kali kedua, ketiga maupun seterusnya. Setiap 1 expert bisa menangani 3 perusahaan dalam kurun waktu tersebut, dan memungkinkan untuk expertise kepada kelompok usaha sejenis yang dikelola oleh asosiasi sehingga beban biaya tersebut bisa ditanggung bersama anggota lain.

Dengan manfaat yang ditawarkan ini, PUM melalui Kadin Jateng berharap semakin banyak UKM yang ingin berkembang bisa memanfaatkan fasilitas expertise gratis dari PUM tersebut. Untuk informasi lengkap, berikut adalah info lengkap dari PUM yang bisa dipelajari oleh UKM maupun perusahaan yang membutuhkan expertise dari PUM.





















Demikian informasi fasilitasi expertise PUM dari kami, bagi UKM yang berminat mendapatkan fasiltias ini bisa menghubugin RumahUMKM.Net maupun Kadin Jateng.