Laman

  • Home

Senin, 30 Oktober 2017

Mengawali Entrepreneurship Dengan Membangun Kreativitas

Dasar entrepreneurship adalah kreativitas & inovasi.
Setengah hari ini RumaUMKM.Net memberikan motivasi kewirausahaan kepada 3 kelas di USM (Universitas Semarang) yang masing-masing kelas terdiri dari 50 mahasiswa. Pasti bukan yang pertama kali, karena sebelumnya kami pernah memberikan kuliah serupa di Universitas Pandanaran, Unnes (Unvesitas Negeri Semarang) dan Unisbank.

Tujuan dari pembekalan materi ini adalah untuk memberikan ide, motivasi dan sekaligus konsep bisnis agar setidaknya setelah pembekalan materi ini ide-ide yang telah mereka miliki terasah menjadi sebuah konsep dan rencana bisnis yang lebih tajam dan mampu memberikan optimisme kepada mereka untuk memulai usaha.

Kreativitas menjadi hal yang sangat mendasar dalam membangun ide dan konsep bisnis terlebih ketika persaingan bisnis semakin ketat saat ini. Tuntutan pasar yang semakin spesifik menuntut kita menjadi seoarang spesialis dan menguasi suatu bidang lebih baik dari yang lain. 

Kreativitas didasari dari kemampuan kita melihat segala sesuatu dari sudut pandangn berbeda, atau dengan kata lain berawal dari kemauan ktia untuk merubah pola pikir lama dengan pola pikir yang baru. Untuk merubah pola pikir pasti tidak mudah, karena kita harus "mengosongkan gelas" terlebih dahulu. Cara mengosongkan gelas yang paling sederhana adalah dengan membawa mereka kepada hal-hal yang "diluar" kemampuan nalar mereka atau dengan istilah "takjub". Ketika mereka mendapatkan contoh atau pertanyaan yang tidak bisa mereka selesaikan dengan cara berpikir mereka maka mereka dengan sukarela akan mengosongkan memori di otak mereka untuk materi yang akan kita berikan.

Aspek orisinalitas juga menjadi hal yang penting. Orisinalitas di sini tidak dibatasi bahwa ide itu adalah asli dari mereka, melainkan kemampuan mereka menghasilkan sesuatu yang sangat khas yang sesuai dengan potensi dan karakter mereka. Mereka bisa mulai dari mengamati dan meniru, namun modifikasinya harus benar-benar tidak bisa terlacak karena telah disesuaikan dengan potensi dan karakter serta gaya si peniru.

Kami ingatkan juga kepada rekan-rekan mahasiswa bahwa kreativitas bukanlah bakat melainkan sebuah ketrampilan atau kemampuan yang bisa dilatih dan dibentuk melalui sebuah proses kreatif. Beberapa proses kreatif yang bisa dipergunakan untuk memberikan akselerasi kreativitas adalah berbaur dengan orang-orang yang memang berprofesi atau berkerja di bidang  kreatif, selain itu menikmati hasil-hasil karya kreatif dan mampu mengurai detail kreatifnya merupakan latihan yang sangat penting.

Berapa cara untuk melatih kreativitas adalah:
  1. Mengetahui potensi dan minat pada diri sendiri. Kebanyakan orang tidak ada yang tahu potensi apa yang mereka miliki, padahal hal ini sangat mendasar sekali. Pola pendidikan yang selama ini ada di Indonesia memang lebih banyak mengajak orang "melihat keluar", mereka lebih sering melihat peluang bukan "melihat ke dalam" atau melihat potensi yang mereka miliki. Mereka bisa mulai melakukan psycho test pada lembaga yang kompeten atau konsultasi dengan ahli grafologi.
  2. Memilih ide bisnis yang sesuai dengan potensi dan minat atau bisa dikatakan membangun mimpi.  Orang yang kreatif selalu memiliki mimpi, karena mereka selalu termotivasi dengan mimpinya.
  3. Belajar menikmati setiap kegiatan yang dilakukan. Proses menikmati adalah proses bagaimana kita memberikan kesempatan semua indera kita berkoordinasi dengan harmonis/
  4. Peka terhadap apa yang terjadi di lingkungan.
  5. Selalu memperkaya pengetahuan dan pengalaman (up date).
  6. Berlatih mengamati hal sampai ke detail.
  7. Melatih keterbukaan atas masukan dan saran dari luar.
  8. Masuk ke dalam komunitas orang yang kreatif (networking).
  9. Percaya diri dan selesaikan masalah yang dihadapi dengan cara-cara sendiri, sehingga solusinya menjadi unik dan orisinil. Jadilah diri sendiri (be your self), mungkin ini istilah yang tepat untuk poin ini.
  10. Mencoba selalu berbeda, dan out of the box.
Dari berbagai uraian di atas maka kami bisa memberikan kesimpulan bahwa kreativitas adalah kemampuan mengelola potensi yang unik dan berbeda melalui perubahan pola pikir yang bertujuan untuk memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi. Jadi, sebaiknya hasil  kreativitas haruslah merupakan sebuah solusi atas permasalahan yang dihadapi.
 
Jika pola pikir para mahasiswa ini sudah kreatif, maka ide bisnis yang akan mereka kembangkan pasti ide yang kreatif sehingga bisnis yang akan mereka rencanakan nantinya akan memberikan nilai yang berbeda dari bisnis-bisnis sebelumnya. Bukan hanya sekedar menyelesaikan tugas kuliah, namun benar-benar proposal bisnis yang applikatif.