Laman

  • Home

Minggu, 15 Oktober 2017

Langkah-Langkah Memulai Bisnis

Yuk belajar memulai usaha dengan langkah yang rapi.
Anda mungkin berpikir : "Apa yang anda butuhkan untuk memulai bisnis?" Dari mulai bisnis apa, bagaimana memulainya, bagaimana mendanainya dan serangkaian pilihan yang membuat anda takut untuk melangkah.
 

Ada banyak sumber dan panduan yang bisa dengan mudah anda akses melalui internet, semua berdasarkan pengalaman dan riset dari para penulisnya. Ada beberapa hal yang sesuai dengan kondisi dan keterbatasan yang anda miliki, ada juga yang mungkin malah menjauh dari kondisi anda, sehingga anda perlu menyikapi ini sebagai sebuah referensi. Jika anda sudah bisa sampai kepada pertimbangan sesuai dan tidak sesuai maka sebenarnya anda sudah mulai paham dengan langkah apa yang akan anda ambil setelahnya.

Salah satu referensi yang akan saya bagikan hari ini adalah "Langkah-Langkah Memulai Bisnis Anda", ada kemungkinan langkah-langkah ini tidak sesuai dengan kondisi anda namun simaklah terlebih dahulu karena mungkin sebagian darinya sangat sesuai dengan kondisi anda.

Berikut adalah langkah-langkah bagaimana memulai bisnis:

Tentukan Ide Bisnis Anda

Anda perlu menentukan ide bisnis anda. Sebagian orang menyebutnya anda perlu bermimpi. Jika anda akan menjadi pengusaha sukses, anda butuhkan untuk menentukan ide bisnis anda sebelum anda memulai


Jika mimpi belum terlihat jelas, maka ide harus tampak jelas di benak anda.

Nah, yang mungkin menjadi masalah adalah saat ini anda belum ada ide oleh sebab itu anda perlu melihat potensi apa yang ada pada diri anda, apa yang anda minati dan asset apa yang telah anda miliki. Selanjutnya, pergilah ke luar rumah untuk berjalan-jalan dan mengamati serta bertemu dengan orang lain untuk berdiskus atau mungkin dengan membaca. Ketika potensi dan peluang tesebut anda renungkan, pasti akan muncul 1 atau 2 ide bisnis dalam benak anda, maka mulailah dari situ.

Tulis Rencana Bisnis Anda

Bisnis yang sukses diawali dengan konsep dan rencan yang baik. Setelah anda memiliki ide bisnis maka langkah berikutnya adalah membuat rencana bisnis yang lebih detail. Beberapa langkah membuat konsep dan model bisnis bisa anda terapkan untuk membantu susunan rencana bisnis anda. Semakin lengkap rencana bisnis anda dengan analisa yang logis maka rencana bisnis anda akan banyak memberikan panduan yang penting dalam menjalankan bisnis anda ke depan. 


Ingat, tidak ada rencana bisnis yang hadir sempurna di awalnya. Perjalanan bisnis dan koreksinya akan menyempurnakannya kelak.

Tentukan Cost Structure dan Revenue Stream-nya. 


Sangat penting bagi anda untuk mengetahui sejak awal berapa modal yang anda butuhkan untuk memulai bisnis ini, dan tentunya dengan struktur biaya yang muncul harus bisa anda tampilkan.
Apakah anda akan membutuhkan modal pinjaman, atau bisa anda penuhi dengan modal sendiri, dari keluarga atau kerabat lain.

Selajutnya anda harus bisa menyajikan darimana nanti pendapatan (income) dari bisnis ini, kapan mulai mendapatkannya. Apakah pendapatan hanya akan dapat dari hasil penjualan, atau bisa didapatkan dari kreativitas lain.

Pilih Model Bisnis yang Sesuai.
 

Ada banyak pilihan model bisnis yang bisa anda sesuaikan dengan rencana bisnis anda, bisa sekedar menjadi reseller, agen atau bahkan bisa menjadi distributor. Bisa menjadi pedagang atau menjadi supplier dan sebagainya.

Banyak bisnis yang gagal karena salah memilih model bisnis, atau karena merasa kreatif dan menciptakan model bisnis sendiri. Beberapa model bisnis telah diciptakan untuk menampung kreativitas anda, yaitu bisnis waralaba.

Menentukan Bentuk Organisasi.


Anda harus membangun organisasi bisnis anda, pemilihan bentuk organisasi mulai dari UD, Yayasa, Koperasi, CV dan PT merupakan beberapa pilihan yang harus anda ambil untuk mewadahi bisnis anda. Hal ini juga terkait dengan kewajiban pajak yang harus anda penuhi sebagai sebuah perusahaan.

Siapkan SDM dan Manajemennya.

Organisasi yang kuat dimulai dari manjemen SDM yang baik, dan anda harus melakukannya untuk bisnis anda. Memahami alur kerja dan fungsi kerja dalam sebuah organisasi bisnis sangat penting bagi anda. Alur kerja yang efeisien dan efektif untuk skala bisnis ada membantu anda dalam membangun produktivitas dan efisiensi kerja, dan selanjutnya akan memberikan dukungan terhadap daya saing perusahaan.
 
Siapkan Pelacakan Arus Kas Anda.

Selanjutnya adalah membangun manajemen keuangan organisasi bisnis anda. Berawal dari perencanaan arus cash masuk dan arus cash keluar. Kinerja perusahaan bisa dimonitor dari kegiatan keuangan perusahaan, dan kegiatan ini sangat didukung oleh manajemen SDM yang baik.


Semua rencana pengeluaran dan aktivitas pengeluaran perusahan harus terencanakan dan tercatat dengan baik, begitu pula dengan rencana pendapatan perusahaan. Pembukuan keuangan merupakan alat kontrol dari kinerja perusahaan.

Tentukan Merk Anda.

Nama bisnis, logo dan kartu bisnis bisa menjadi perbedaan antara kegagalan dan kesuksesan. Ada kemungkinan anda sudah mulai memikirkan nama bisnis saat anda memulai dengan ide bisnis, tapi sekarang saatnya untuk menyelesaikan branding anda. Ini kemungkinan akan mencakup pengecekan nama bisnis yang anda inginkan (atau setidaknya, ada yang mendekati itu) masih tersedia sebagai domain web, dan kemudian mendaftarkan domain tersebut. Anda kemudian dapat melihat aspek visual dari nama bisnis anda, yang akan mencakup logo, desain web, kartu nama dan barang bermerek lainnya yang mungkin anda perlukan (seperti alat tulis).

Lengkapi Legalitas Usaha dan Produk Anda

Pikirkan tentang legalitas apa yang belum anda miliki yang terkait dengan kebutuhan pemasaran produk anda. Jika ada yang wajib dan harus ada, maka anda harus memperjuangkannya.


Mulai Produksi & Bangun Manajemen Produksi yang Efisien dan Produktif.

Inilah bagian tersulitnya. Setelah anda memiliki konsep dan rencana bisnis, tentunya anda memiliki gambaran akan tujuan akhir dari produk anda, mulai dari segment dan target pasar yang anda bidik. Anda akan butuh beberapa waktu dan biaya yang terbuang untuk menghasilkan produk yang anda inginkan atau sesuai keinginan pasar anda. Hal ini sangat wajar, karena memang untuk mencapai produk yang diinginkan dibutuhkan kegiatan trial and error, belum lagi nanti masalah kemasan yang akan muncul menyusul.


Memahami proses kerja dan teknologi produksi akan banyak membantu percepatan hasil produksi anda. 

Mulai Belajar Menjual dan Memasarkan Produk Anda.
 

Hal ini sudah anda rencanakan sebelumnya dalam rencana bisnis anda, anda tinggal membuat detail, rencana, anggaran dan jadwal pemasaran anda. Jika produk anda telah disesuaikan dengan kebutuhan pasar, maka aktivitas penjualannya pasti tidak akan sesulit ketika anda membuat produk tanpa dasar riset pasar terlebih dahulu.

Dalam strategi pemasaran ini anda harus paham bagaimana memahami pasar anda dan bagaimana menginditifikasi pasar anda, anda harus memiliki kemampuan komunikasi dengan pasar anda untuk mengetahui apa yang mereka butuhkan, dan selanjutnya kemampuan produksi anda yang akan menjawab kebutuhan tersebut disamping layanan-layanan yang dibutuhkan oleh pelanggan.

Kegiatan promosi juga sudah bisa anda mulai dalam tahapan ini, karena pasar dan brand anda belum terbangun. Semakin banyak sales semakin besar peluang anda untuk memberikan kesempatan pasar memiliki pengalaman dengan produk anda.

Demikian apa yang bisa saya share di hari Minggu ini, semoga bermanfaat dan bisa dipraktekkan !