Laman

  • Home

Senin, 09 Oktober 2017

JIka Ada TOL EKSPOR, Mungkin Itu Yang Dibutuhkan UMKM

UKM Go Ekspor
Daripada harus selalu mendengar berita "ketertinggalan" terus, akan lebih baik jika kita membuat langkah untuk berlari cepat, yaitu mempersiapkan produk UMKM yang tembus pasar ekspor. Meskipun pasti menuai pro dan kontra, bagi kami itu adalah kontrol masyarakat yang bisa menjadi rambu-rambu dalam mengambil keputusan taktis saat pelaksanaannya, yang penting produk UMKM Indonesia harus "siap" memasuki pasar global.

Dalam setiap pelatihan kami, kami selalu menyepakati terlebih dulu apa-apa yang harus sudah dipersiapkan oleh UMKM mulai dari legalitas produk, kualitas dan konsistensinya, kapasitas dan kontinuitas supply. Setelah hal ini disepakati sebagai tanggung jawab dari UMKM maka barulah kita berikan tips dan best practice bagaimana melakukan ekspor bagi UMKM dengan cara yang termudah.

Tidak harus tahu prosedur dan persyaratan ekspor terlebih dahulu karena kita bisa gandeng mitra yang ahli di bidang ini, yaitu mitra logistik, tidak harus pintar bahasa inggris dalam berkomunikasi karena kita akan memberdayakan saudara-saudara TKI di luar negeri sana sebagai target ekspor dan tidak perlu takut tidak terbayar karena ada back up asuransi gagal bayar dari salah satu mitra kita, dan sebagainya.

Seharusnya ekspor bukanlah barang mewah bagi para pelaku perdagangan online, semua sudah borderless, semua tujuan sudah mulai bisa dijangkau oleh logistik.

Toll Ekspor
 
Kami menjadi tergelitik dengan dengan istilah toll laut, dan salut dengan ide ini. Lantas mengapa tidak membuat toll ekspor bagi produk Indonesia ?

Arus keluar barang memang lebih longgar daripada arus masuk barang, selama barang itu bukan barang yang dibatasi atau dilarang ekspor maka prosedur ekspornya tidak akan berbelit-belit. Yang perlu diperhatikan adalah masalah reputasi produk Indonesia itu sendiri, sehingga dalam toll ekspor ini nanti perlu dibutuhkan lembaga surveyor yang melakukan QC atau produk yang akan diekspor.

Lembaga surveyor ini yang akan melakukan verifikasi apakah produk yang dikirim sesuai dengan produk yang diminta dalam purchase order atau tidak, termasuk juga sertifikasi yang dimilikinya. Jika semua conform, maka proses ekspor melalui toll ekspor bisa dilakukan dengan cara yang cepat melalui berbagai moda transportasi.

Pastinya tidak hanya masalah tersebut di atas yang akan muncul, tetapi setidaknya dengan adanya program maka pemikiran kita akan menjadi lebih fokus, fokus dalam mewujudkan UKM Go Ekspor. Memang sudah saatnya produk UKM digenjot untuk memiliki daya saing global, karena banyak sekali sumber daya alam Indonesia yang "berbeda" dibandingkan negara lain. Indonesia lebih kaya, hanya belum tereksploitasi. 

Meskipun pasar Indonesia masih sangat menjanjikan, namun pasar ekspor akan banyak membantu negara kita mendapatkan devisa. Apalagi jika pada tahun-tahun mendatang FREE TRADE akan segera meluas, sehingga saat ini para UMKM harus sudah dilatik untuk memasarkan ekspor jika tidak maka pasar Indonesia akan penuh dengan produk lokal dan juga produk impor..

Semoga ke depan kami bisa hadir dengan gagasan Toll Ekspor yang lebih detail lagi. Semoga ide ini bisa berkembang dan bisa membangun jalan pintas UKM Go EKspor.