Laman

  • Home

Jumat, 27 Oktober 2017

Business Is About Connecting The Dots.

Connected Dots
Masih ingat apa yang disampaikan oleh Denny Darko saat pertemuan kami hari Rabu malam lalu bahwa saat ini telah terjadi revolusi marketing yang luar biasa. Internet dan android benar-benar telah membawa perubahan besar dari semua aspek kehidupan, terutama adalah bisnis itu sendiri. Internet dan android merupakan sebuah sarana untuk memasuki dunia digital.

Dalam dunia digital ini unsur kecepatan, flexibilitas, kapasitas, jangkauan, mudah, terpola, terkoneksi dan terukur secara terpadu dan sangat dahsyat impatnya dalah membuat sebuah perubahan, tidak terkecuali dalam marketing. Digital marketing menjadi hal yang sangat luar biasa dalam membuat impact di pasar.

Pertemuan Rabu malam dengan Denny Darko
Marketing is dead, inilah yang disampaikan Denny Darko kepada saya. Pastinya yang dimaksudkan di sini adalah marketing konvensional, karena telah lahir species baru dalam marketing yaitu Digital Marketing! 

Saat ini, sedemikian mudahnya orang terkoneksi satu dengan yang lain dengan applikasi sosial media. Awalnya banyak yang berpandangan negatif tentang sosial media, dan tidak mau terlibat di dalamnya namun pilihan itu ternyata salah karena sosial media didesain memang untuk menjadi penghubung satu dengan yang lain. Sosial media adalah media penghubung, soal konten negatif dan positif adalah tergantung dari user-nya.

Pada akhirnya pemakai sosial media untuk konten negatif akan terkoreksi dengan sendirinya, karena mereka merasakan betapa manfaatnya luar biasa jika dipergunakan untuk bisnis bukan sekedar bersosial. Inilah salah satu revolusi yang akan terjadi, dimana orang akan membangun "high trust" komunikasi, membangun koneksi dan jejaring kolaborasi. Orang tidak perlu saling ketemu untuk saling mempercayai, inilah yang dibangun oleh dunia digital.

Connecting The Dots

Dots atau titik-titik di sini bisa diartikan sebagai people (orang) dengan segala ketergantugannya dengan orang lain. Orang yang dalam dunia digital ini telah memiliki posisi sebagai titik spesialis. Dunia digital menuntut spesialisasi orang di satu bidang, yang akan dihubungkannya dengan bidang lain yang memiliki koneksi yang dekat dengannya.

Terhubungnya titik-titik yang berjarak dekat akan membangun jejaring yang lebih kuat daripada titik-titik yang saling berjauhan. Jejaring yang terbangun dari spesialisasi yang saling berdekatan akan sangat menguntungkan dalam kinerja jejaring yang lebih efektif dan produktif. Sebagaimana hari rabu lalu, ketika saya membutuhkan "dot" entertainer yang bisa berkolaborasi menjadi entertrainer maka saya harus terhubung dengan Denny Darko.

Mungkin jika harus memberikan gambaran, maka mungkin dunia digital itu ibarat sarang laba-laba yang dibangun secara bulat (bukan meluas) sehingga membentuk dunia. 

Banyak sekali saya belajar hari Rabu lalu, baik dalam hal connecting dots maupun belajar mengenai spesialisasi dan fokus. Bagaimana membuat kita tepat melakukan "positioning" maupun bagaimana kita tepat cara dalam membidik "pasar yang spesifik". Semua benar-benar dituntut fokus dan konsisten pada keahlian dan bidangnya dan dituntut fokus pada pasarnya yang spesifik (niche).

Menghadapi generasi millenial saat ini, mau tidak mau para pelaku usaha dituntut untuk "bertransformasi" agar mereka tidak ditinggalkan pasarnya.