Laman

  • Home

Sabtu, 16 September 2017

Networking Usaha

Membangun Jejaring & Kemitraan Bagi UMKM
PT Sriboga Four Mill menggelar Sriboga Expo 2017 di JEC Yogyakarta tanggal 15, 16 dan 17 September 2017 dan mengundang para mitra Sriboga di bidang pelatihan untuk memberikan materi pada kelas-kelas yang disediakan. Mewakili EduKadin, saya memberikan materi Networking Bisnis kepada para pelaku UMKM di Yogyakarta mengenai pentingnya membangun jejaring dan bagaimana membangunnya.

Kelas Entrepreneur yang berada dalam satu lokasi expo ini memang disediakan kepada para pengunjung Expo yang ingin meningkatkan pengetahuan dan wawasannya terhadap food preneur, entrepreneur dan kelas-kelas baking yang disediakan oleh Sriboga.

Sebagaimana beberapa tulisan saya beberapa waktu yang lalu, bahwa jejaring merupakan upaya yang paling efektif bagi UMKM untuk mengembangkan usahanya, selain kegiatan promosi yang lain seperti iklan dan pameran. Mengapa demikian ? Karena dalam jejaring kita mendapatkan 2 hal sekaligus, yaitu informasi dan rekomendasi.
Jejaring kemitraan adalah sebuah sistem yang terdiri dari beberapa individu atau perusahaan atau lembaga yang “terhubung” dan mampu “bekerja bersama” dalam mencapai suatu tujuan berdasarkan kesepakatan prinsip dan peran masing-masing. Jika masih dalam kondisi "terhubung", maka kami menyebutnya jejaring, sementara jika sudah "bekerja bersama" maka kami menyebutnya kemitraan.

Membangun jaringan kemitraan pada hakikatnya adalah sebuah proses membangun komunikasi atau hubungan, berbagi ide, informasi dan sumber daya atas dasar saling percaya (trust) dan saling menguntungkan di antara pihak-pihak yang bermitra, yang dituangkan dalam bentuk nota kesepahaman atau perjanjian kontrak tertentu guna mencapai kesuksesan bersama yang lebih besar. 

Dalam kemitraan, seluruh elemen mendapatkan apa yang menjadi kebutuhannya. Sinergi antar elemen menjadi kunci dalam memainkan perannya masing-masing. 

Edukasi dan Konsultasi
Bangunan kemitraan harus didasarkan pada hal-hal berikut: kesamaan perhatian (common interest) atau kepentingan, adanya sikap saling mempercayai dan saling menghormati, tujuan yang jelas dan terukur, dan kesediaan untuk berkorban baik, waktu, tenaga, maupun sumber daya yang lain.Secara umum, prinsip-prinsip kemitraan adalah persamaan atau equality, keterbukaan atau transparancy dan saling menguntungkan atau mutual benefit. 

Kemitraan digalang dengan maksud untuk memfasilitasi dan membuka akses UMKM terhadap informasi supply bahan baku, informasi & teknologi produksi, manajemen organisasi dan pemasaran, dan tidak menutup kemungkinan informasi atas akses modal dan investor. Kemitraan ini juga sangat bermanfaat sebagai sarana promosi dan sarana menciptakan daya dukung usaha. 

Kelas Networkin Usaha


Sementara itu tujuan membangun kemitraan adalah:
  • Partisipasi Bisnis, dari tidak ada peluang menjadi memiliki peluang.
  • Sinergi Bisnis, memperkuat daya saing dan kapasitas supply.
  • Akselerasi Bisnis, percepatan mencapai tujuan bisnis.

Para pelaku UMKM harus benar-benar memahami beberapa hal tersebut diatas, termasuk juga beberapa pola kerjasama seperti: inti plasma, perdagagan umum, keagenan dan distributor, modal ventura, waralaba dan sub kotrak agar mereka tahu pola mana yang akan mereka pakai dalam bermitra.

Dalam kelas pelatihan ini juga kami memberikan konsultasi bagaiamana membangun kemitraan secara cerdas dengan memanfaatkan IT dan juga jejaring asosiasi yang telah ada. Semoga materi ini bermanfaat bagi para pelaku UMKM di Yogyakarta.