Laman

  • Home

Jumat, 01 September 2017

Drive Thru, Mungkin Bisa Menjadi Alternatif Solusi.

Serabi Ngampin, Makanan Khas Kabupaten Semarang
Memang tidak mudah membuat sebuah solusi, karena dibutuhkan pemahaman terhadap permasalahan yang mendasar sementara itu ide bisnis haruslah merupakan sebuah solusi dari permasalahan tersebut. 2 hal inilah yang sering menjadi acuan saya dalam memberikan solusi terhadap permasalahn-permasalahan yang dihadapi oleh UMKM.

Saya kadang terlalu "perhatian" pada hal-hal kecil yang mungkin terlewat oleh orang lain, misalnya saat saya melihat banyak pedagang ubi cilembu dan peuyeum yang ada di Jawa Barat, dan sekarang ada juga di daerah Banyumanik Semarang, kemudian berjejernya pedagangan serabi di Ngampin Kabupaten Semarang. Saat melintasi lokasi ini, ide saya langsung muncul, yaitu: "Jika mereka semua memiliki outlet drive thru dengan paket makanan khas yang sudah siap, mungkin orang yang tidak punya waktu lama pun mau membeli paket makanan khas tersebut."


Image result for drive thru store
Outlet Drive Thru

Ide ini muncul karena memang saya mencermati bahwa saat ini waktu adalah merupakan kendala yang membatasi keinginan "untuk sekedar mencoba" sehingga orang tidak mau membuang waktu hanya sekedar untuk berhenti, parkir dan menunggu, terutama di jalan besar. Belum lagi potensi kemaceten yang bisa muncul ketika banyak kendaraan berhenti di pinggir jalan. 

Dengan membuat jalur lambat yang di kanan-kirinya ada beberapa outlet penjual makanan khas tersebut yang telah menyediakan paket cepat maka kendala waktu bisa teratasi, orang tidak perlu berhenti, parkir dan menunggu lama. Kata kuncinya adalah outlet drive thru dan paket cepat yang praktis tetapi fungsional.

Yang dimaksudkan dengan paket cepat ini adalah, makanan khas yang tetap terjaga kualitasnya yang sudah dipaketkan dengan kemasan yang fungsional yang bisa dinikmati oleh konsumen sambil tetap melakukan perjalanan sekalipun. Tidak masalah kemasan ini dikemas modern, namun akan lebih menarik jika mampu mengoptimalkan kemasan tradional yang ramah lingkungan.

Dengan kata lain, kemasan paket ini mempertimbangkan fungsi kemasan tersebut sebagai tempat makan yang praktis, sehingga makanan tersebut bisa dinikmati sambil melakukan perjalanan. Tentunya desain produk harus juga menyajikan kemudahan saat dinikmati dalam perjalanan.

Demikian ide singkat saya, semoga ide ini ada manfaatnya karena bisa diapplikasikan pada pedagangan gorengan di pinggir jalan. Selain membuat mereka lebih tertata, maka bisa juga sebagai daya tarik untuk daerah sentra makanan tersebut.