Laman

  • Home

Kamis, 13 Juli 2017

Membangun Kompetisi Jauh Lebih Mudah Daripada Membangun Kolaborasi

Image result for collaboration not competition
Kolaborasi, Bukan Kompetisi

Selama ini kami bangga jika bisa membaut sebuah konsep kompetisi produk UMKM, sampai kami lupa bahwa tujuan keberadaan Rumah UMKM adalah untuk membina dan membangun jejaring kemitraan UMKM. Baru tersadar ketika seorang teman asing dari Eropa bertanya:"Mengapa kami justru bangga ketika bisa membuat kompetisi, bukan bangga ketika bisa membuat sebuah kolaborasi ?"

Semakin kami renungkan pertanyaan ini semakin kami merasa bahwa "ada" yang salah dengan apa telah kami lakukan.  Setidaknya kami harus membuat sebuah "harmoni" antar keduanya, kolaborasi dan kompetisi.

Dalam skala UMKM, kita bisa katakan bahwa mereka adalah anak kecil yang perlu banyak diperkenalkan dengan banyak "teman" (mitra) dalam membangun jaringan usahanya, bukan malah memperkenalkan sebuah budaya kompetisi. Efek kompetisi yang kita lakukan, tidak perlu dipungkiri akan mengerucutkan pemahaman bahwa ada yang terbaik dan ada yang terburuk yang seharusnya diubah mindset-nya menjadi ada dibutuhkan dan ada yang membutuhkan.

Akan selalu ada istilah "menang" dan "kalah" dalam kompetisi, yang istilah ini "belum" cocok untuk disematkan pada pemikiran para pelaku UMKM. Jika tidak tepat, maka dari sejak awal kita seolah mengajarkan kepada mereka sebuah "perang", yang oleh karena wawasan dan pemahaman yang belum memadai maka para pelaku UMKM akan berusaha untuk selalu "menang" bahkan dengan cara yang tidak sehat.

Jejaring kemitraan merupakan salah satu "obat penenang" kami setelah apa yang telah kami lakukan (bersama dengan instansi terkait) membangun sebuah kompetisi. Saat ini kami memberikan fokus pada kemitraan dan kolaborasi dan terus memahamkan para pelaku UMKM akan artinya pentingnya kerjasama dan bermitra dalam menghadapi kondisi bisnis yang ada. Kompetisi yang kami pahamkan adalah kompetisi antara mereka dengan standar kualitas produk, efisiensi biaya dan harga serta kualitas kemasan yang akan mereka capai dengan cara bermintra dan bekerjasama dengan sesama UMKM atau pihak lain.

UMKM harus bersatu dalam basis-basis kekuatan, apakah itu basis produksi maupun basis pemasaran sehingga menciptakan daya saing yang hebat bagi pesaing dari luar propinsi maupun dari luar negeri. Dengan cara ini, kekuatan ekonomi regional bisa digalang dengan nyata, terutama dalam kestabilan supply dan kestabilan harga.