Laman

  • Home

Jumat, 07 Juli 2017

Lomba Produk Pangan UMKM Jawa Tengah

Pemenang Lomba ProdukPangan UMKM Jawa Tengah
Pada hari Jumat 7 Juli 2017 Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan sebuah kompetisi produk pangan UMKM untuk seluruh 35 Kota dan Kabupaten di Jawa Tengah. Meskipun untuk rintisan ini dari kota dan kabupaten masih mengirimkan 1 peserta, namun kompetisi ini merupakan cikal bakal kompetisi yang lebih besar mendatang. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari peringatan Hari Koperasi dan mampu menghadirkan 30 UMKM dari 30 kota dan kabupaten di Jawa Tengah.

Kegiatan ini diappreaisasi oleh Bank Jateng dengan modal usaha dan juga dari Dinas Koperasi dan UKM dengan uang pembinaan. Selaku juara pada lomba ini adalah UMKM dari Kabupaten Demak, Kabupaten Sragen dan Kabupaten Kudus, ditambah 3 pemenang harapan. Pemenang pertama mendapatkan modal usaha Rp 15 juta, juara kedua Rp 10 juta dan juara ketiga Rp 8 juta dari Bank Jateng dan masih ditambah uang pembinaan dari Dinas Koperasi dan UKM Jawa Tengah.

Meskipun dengan persiapan yang sangat pendek, kegiatan ini berhasil dilaksanakan dengan baik dan tentunya ke depan akan dilakukan banyak pembenahan dan persiapan yang lebih baik lagi.

Kriteria penilaian yang dilakukan oleh para juri yang diambil dari para praktisi adalah mencakup legalitas usaha dan produk, kualitas produk, prospek pemasaran dan kemasan. Pertimbangan medasar dalam penilaian produk makanan adalah cita rasa, keamanan pangan, kreasi dan inovasi pangan serta pemanfaatan bahan lokal.


Penilaian produk oleh para team juri.

Briefing awal team juri.

Penliaan produk oleh team juri.
Penilain produk oleh team juri.
Pembenahan yang bisa dilakukan dengan event ini adalah efektivitas sosialisasi dengan persiapan yang lebih awal dengan informasi kriteria penilaian yang lengkap. Setiap produk pangan juga harus dikelompokkan ke dalam kategorinya masing-masing, seperti minuman tidak akan head-to-head dengan makanan siap saji, demikian pula dengan bumbu. Dengan begitu setiap kota dan kabupaten bisa memiliki peluang dengan mengirimkan UMKM untuk masing-masing kategori tersebut.

Disamping itu, dalam event awal ini sebenarnya team peninjau dari pasar modern telah dihadirkan namun porsi untuk mereka belum dijelaskan dengan jelas sehingga tujuan mereka didatangkan juga seolah belum terakomodasi dalam event ini. 

Semoga rintisan event ini bisa menjadi bola salju di masa mendatang untuk menghadirkan sebuah event yang menjadi impian para pelaku UMKM untuk mengikutinya, bahkan bisa menjadi sebuah kebanggaan para UMKM.