Laman

  • Home

Sabtu, 11 Maret 2017

Ya, Anda Bisa Memulai Bisnis Anda Saat Sudah Pensiun

Image result for business for retirement
Ya, Anda Bisa Mulai Bisnis Saat Anda Sudah Pensiun
Memberikan motivasi kepada para pegawai negeri yang menghadapi masa persiapan pensiun untuk menjadi wirausaha menghadirkan dilematis. Di satu sisi kami ingin melihat mereka hidup "tenang" saat pensiun, di sisi lain kami melihat bahwa nilai pensiun mereka belum tentu cukup untuk menghadapi masa depan yang serba tidak bisa diprediksikan.

Ketika dari beberapa peserta pelatihan bertanya kepada kami: "Mas, apakah memang kami harus berwirausaha ?" Maka jawaban yang bisa kami berikan saat itu adalah justru sebuah pertanyaan buat mereka : "Apakah mereka yakin mampu bertahan sampai akhir dengan hasil pensiun atau pesangon mereka ?" Atau "Apakah mereka memang telah mempersiapkan pensiun mereka dengan aman ?"

Karena mereka adalah pegawai dengan golongan menengah ke bawah, maka mereka pun jadi bingung untuk menjawab pertanyaan kami. 

Mengapa Mereka Harus Bertahan Dengan Berbisnis ?

Kebutuhan hidup di Indonesia dengan tingkat inflasi saat ini saja sudah membuat daya beli masyarakan kedodoran karena harga barang menjadi saat mahal, belum lagi ketika pada musim-musim tertentu harga sayuran dan daging melonjak tajam dan tidak terjangkau oleh masyarakat lapisan bawah.

Belum lagi segala macam kewajiban kita kepada negara juga bukan sekadar meningkat bahkan boleh kami katakan melonjak tajam, mulai dari BBM, listrik, pajak bumi dan bangunan dan sebagainya. Semua akan menjadi beban-beban luar biasa bagi kehidupan para pensiunan.

Memiliki anak yang masih di bangku sekolah dan kuliah bukanlah beban yang ringan bagi orang tua yang sudah pensiun. Apakah para pensiunan ini harus selalu kita ingatkan untuk selalu "mengencangkan ikat pinggang" dan menurunkan standard hidup mereka ? Sampai kapan hal ini bisa ?

Bagaimana Hidup Tenang Dalam Masa Pensiun ?

Jika dalam sepakbola kita kenal strategi bertahan dengan menyerang, maka dalam kehidupan pun sama kita akan mengenal strategi bertahan hidup dengan cara terus bekerja dan berkarya. Karena sesungguhnya tidak ada kata pensiun bagi orang yang selalu kreatif dan inovatif.

Usia tidak akan pernah mampu menghalangi semangat mereka yang selalu ingin menciptakan manfaat bagi orang lain. Pensiun hanyalah status kosong bagi orang yang memiliki semangat wira usaha. 

Lihat betapa banyak contoh para wirausaha yang masih begitu energk menerbarkan manfaat bagi orang lain, menyebarkan nilai-nilai hidup kepada banyak orang. Sebut saja di Indonesia adalah Bapak Ir CIputra, Bapak Mochtar Riady dan lain sebagainya.

Justru berkarya di usia pensiun akan membangkitkan semangat hidup yang "lain" dari yang selama ini mereka yakini.

Lantas Bagaimana Cara Hidup Tenang Di Masa Pensiun ? 

Untuk melangkah dengan aman, adalah dengan cara mempertahankan apa yang saat ini telah kita punya, yaitu pensiunan atau pesangon kita. Amankan kondisi ini dengan cara yang paling aman, bisa dengan cara ditabung atau didepositokan. Dan saya sarankan yang terakhir.

Selanjutnya adalah mencari bisnis di lingkungan yang telah kita kenal dan pahami dengan memanfaatkan teknologi terkini yang murah dan aman, yaitu ONLINE.

Mengenai potensi diri dan mengingat-ingat asset-asset kemampuan (pengetahuan dan pengalaman) merupakan langkah-langkah pertama yang harus dieksplorasi dari setiap individu. Ketika potensi diri dan asset kemampuan telah terpetakan, maka carilah peluang bisnis yang sesuai dengan potensi dan kemampuan tersebut, dan tentunya seusai dengan minat kita.

Banyak sekali bisnis yang bisa dilakukan dengan cara kreatif dan cukup di rumah saja, tanpa harus mengeluarkan modal yang bisa menghabiskan pesiun dan pensangon. Setidaknya kegiatan ini akan mengalihkan aksi konsumtif atas uang yang kita miliki, karena kita memiliki kegiatan. Kegiatan yang akan kita kelola menjadi kegaitan produktif yang dapat menciptakan penghasilan bagi kita.

Bisnis Apa Yang Cocok Untuk Para Pensiunan ?

Untuk para pensiunan tenaga ahli di lapangan mungkin tidak sulit bagi mereka jika setelah pensiun mereka bisa mengajukan diri sebagai konsultan. Mereka bisa memulai bisnis pendidikan yang dimulai dengan cara bertahap, jika memang mereka dihadapkan pada kendala kebutuhan modal yang besar, maka mereka harus kreatif dalam mencari mitra kerja.
Membuat bisnis dengan carai menjadi blogger juga sangat terbuka luas, apalagi mereka telah lama berkecimpung di bidang tersebut maka kami yakin mereka telah mengetahui siapa pembaca yang bisa mereka bidik dan apa kebutuhan materi (konten) yang harus ada di blog mereka. Mereka bisa mulai membuat blog, membeli domain (hosting) dan mulai menulis konten-konten yang sesuai dengan kebutuhan pasarnya. 

Banyak seminar, bahkan yang gratis, mengenai bagaimana memasarkan dan mempromosikan blog mereka melalui social media, seperti face book, twitter, instagram, linkedIn, dan lain sebagainya. Hal ini perlu dilakukan jika ingin berbisnis di bidang ini, bidang yang tidak membutuhkan modal besar melainkan modal dari kreativitas dan pengalaman yang telah dimiliki.

Jika pengunjung blog sudah cukup banyak, maka perlu sekali untuk mendaftarkan blog tersebut untuk mengelola iklan dari Google Adsense agar blog tersebut mulai bisa di-uang-kan. Perlu diketahui bahwa penghasilan blog tidak hanya dari google, melainkan bisa dengan iklan yang didapat sendiri, bisa memiliki kans untuk menjadi nara sumber karena tulisan-tulisan kita yang mengarahkan kepada keahlian kita dan sebagainya.
Pilihan lain adalah menjadi pedagang online atas produk-produk yang mampu kita produksi atau ada di sekitar kita