Laman

  • Home

Jumat, 24 Maret 2017

Berita Dari Den Haag : Sulut Dorong Peningkatan Perdagangan, Investasi dan Wisatawan Melalui TTI Forum di Den Haag


Forum Tourism, Trade and Investment di Den Haag
KBRI Den Haag bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi dan Duta Wisata Sulawesi Utara (Sulut) menyelenggarakan Forum Trade, Tourism and Investment (FTTI) Sulut, di KBRI Den Haag, 23 Maret 2017. FTTI bertujuan untuk mempromosikan berbagai potensi Sulut guna mendorong peningkatan kerja sama perdagangan dan investasi serta menarik wisatawan Belanda ke Indonesia, khususnya Sulawesi Utara.

Dihadiri oleh sekitar 70 peserta dari kalangan pengusaha, pelaku usaha pariwisata dan pemerhati Indonesia, FTTI Sulut dibuka oleh Dubes RI untuk Kerajaan Belanda, I Gusti A. Wesaka Puja, dan menghadirkan pembicara, antara lain, Duta Besar RI untuk Polandia yang berdarah Sulut, Peter F. Gontha,; Kepala Perwakilan BKPM London, Nurul Ichwan; dan wakil dari Pemda Sulut: Walikota Bitung, Maximiliaan Lomban, serta walikola Tomohon, Jimy Eman.


Forum Tourism, Trade and Investment di Den Haag

Menurut Dubes Wesaka Puja, FTTI Sulut diharapkan dapat menangkap momentum kerja sama bilateral Indonesia-Belanda yang semakin intensif dan menawarkan berbagai peluang untuk semakin memperluas dan memperdalam kerja sama.

“Terdapat banyak perkembangan positif dalam kerja sama bilateral RI-Belanda, khususnya di tahun 2016 lalu, misalnya adanya kunjungan Presiden Jokowi ke Belanda pada April 2016 dan kunjungan PM Rutte ke Indonesia bulan November 2016. Investasi Belanda ke Indonesia juga berkembang positif mencapai lebih dari USD1,4 milyar, sementara perdagangan dan pariwisata juga menunjukkan pertumbuhan positif. Bahkan untuk pariwisata tumbuh dua digit lebih dari 13%.” ujar Jubes Puja.

Sementara itu, Dubes Gontha menekankan posisi strategis Sulawesi Utara yang dapat menjadi hub perdagangan dan investasi bagi pengusaha Belanda. “Belanda sebagai negara yang memiliki keterkaitan sejarah dengan Indonesia mesti hadir lebih banyak lagi di Indonesia, termasuk di Sulut”, tutur Dubes Gontha. Kedekatan hubungan karena keterkaitan sejarah, menjadi alasan penting bagi Belanda untuk semakin meningkatkan kerja sama dengan Indonesia, baik perdagangan, pariwisata, maupun investasi.

Menyambut berbagai peluang kerja sama dengan Belanda, Walikota Bitung, Maximiliaan Lomban, selaku wakil Pemrpov Sulut, memaparkan potensi Sulawesi Utara, khususnya di bidang industri dan pariwisata. Selain itu, pengembangan Pelabuhan Bitung sebagai hub perdagangan, akan menjadi faktor penarik investasi ke Sulawesi Utara.

Menyoroti kerja sama bidang investasi, Kepala Perwakilan BKPM London, Nurul Ichwan, menyampaikan kemudahan-kemudahan berinvestasi di Indonesia, seperti pelayanan one stop service dan 3 hours investment licensing. Dengan berbagai kemudahan tersebut, diharapkan akan semakin menarik calon investor Belanda untuk berinvestasi di Indonesia, termasuk Sulawesi Utara.

FTTI juga diisi dengan fashion show, mempromosikan batik Sulawesi Utara karya desainer Marcelina Anggita. FTTI Sulut akan dirangkai dengan Sulawesi Utara Expo yang diselenggarakan di Event Center Fokker Ijweg, di Hoogddorp, Belanda. Expo berlangsung selama dua hari, pada tanggal 24-25 Maret 2017.