Laman

  • Home

Rabu, 22 Maret 2017

Apa Yang Unik Dari Produk Anda ?

Image result for look for unique product at store
Apa yang unik dari produk anda ?

Membantu pemasaran produk UMKM harus siap menerima pertanyaan dari pasar mengenai "apa yang menarik dari produk yang Bapak tawarkan ?", terutama ketika kami bertemu dengan rekan-rekan dari pasar modern maka hal itulah yang pertama kali mereka tanyakana.

Sementara para pelaku UMKM seringkali justru bingung ketika ditanya apa uniknya produk mereka. Hmm, ini yang jadi asyik dalam pemasaran, memasarkan produk tanpa tahu apa uniknya produk tersebut.

Masih mendingan mereka memproduksi barang tetapi belum tahu apa kebutuhan pasarnya dibandingkan dengan mereka menawarkan barang tanpa tahu apa uniknya produk mereka. Tugas mereka sebagai produsen adalah memberikan edukasi produknya kepada konsumen, oleh sebab itu merekalah yang harus benar-benar paham produk mereka.

Meskipun pada akhirnya teman-teman UMKM bisa menjawab, tetapi sayangnya jawaban mereka bukan menggambarkan keunikan dari produknya melainkan hal-hal yang umum, yang produk dari pesaing pun bisa seperti itu.

Seharusnya teman-teman UMKM bisa mereview mulai dari bahan baku, proses maupun teknik khusus yang dilakukan, kemasan maupun cara menjualnya dari produknya. Apakah produk tersebut dari dibuat dari bahan yang 100% lokal atau 100% organik ? Hal itu sudah cukup bisa dianggap unik, apalagi memiliki secret ingredient yang mampu membuat produknya berbeda dengan produk sejenis.

Apakah produk tersebut diproses dengan teknik khusus atau alat khusus yang mereka ciptakan sendiri dan terbukti efektif ? Hal inipun akan menjadi keunikan tersendiri atas produk tersebut karena akan menjadi hal yang berbeda dengan pesaing.

Hal unik lain pun bisa ditemukan pada bentuk produk, desain kemasan dan cara menjual produk tersebut. Memiliki desain produk yang unik, misalnya : kerupuk rajungan dengan bentuk seperti kepiting akan memberikan keunikan tersendiri. Kemasan dengan desain yang unik akan menjadi daya tarik pada penjualan produk tersebut. Para pelaku UMKM harus bisa mengatakan kepada buyer bahwa salah satu keunikan produknya adalah pada kemasan yang bisa didaur ulang misalnya. 

Belum banyak yang memiliki kemampuan untuk membuat teknik penjualan yang unik, tetapi hal ini pasti bisa dilakukan sesuai dengan rencana brand yang mereka buat. Penjualan unik bisa berupa unik dalam kanal distribusinya, unik dalam cara menjualnya atau unik dalam sistem pembayarannya dan lain-lain.

Kemampuan membuat unik suatu produk memang membutuhkan pemikiran yang kreatif dan inovatif, dan hal ini seringkali menjadi kelemahan UMKM di Indonesia. Mereka terlalu nyaman dengan budaya ATM (=Amati Tiru dan Modifikasi) sehingga mereka cenderung menunggu hasil karya orang lain untuk ditiru, bukan malah menjadi kreatif dan invatif karena berani keluar dari kebiasaan.

Produk-produk yang unik akan cepat mendapatkan tempat dalam benak pembeli, akan memudahkan dalam promosi dan penjualannya. Oleh sebab itu para pelaku UMKM mulai saat ini harus siap dengan "jawaban" ketika buyer menanyakan apa yang unik dari produknya.