Laman

  • Home

Minggu, 05 Februari 2017

UMKM Perlu Latihan Membuat Iklan di Media Online

UMKM Perlu Latihan Membuat Iklan di Media Online

Promosi merupakan kegiatan penting yang perlu dilakukan oleh UMKM dalam memperkenalkan produknya kepada masyarakat atau target pasar. Kemampuan UMKM dalam melakukan STP (segmentasi, targeting dan positioning) pasar merupakan hal yang mendasar dalam menyusun strategi promosi.

Selain melakukan direct selling yang merupakan kegiatan penjualan dan promosi yang paling sederhana yang bisa dilakukan oleh UMKM, ada berbagai cara dalam melakukan promosi, yaitu:
  1. Promosi melalui media,
  2. Promosi melalui event, dan
  3. Promosi melalui komunitas
Promosi melalui media bisa dilakukan melalui media publikasi yang ada, baik media cetak, media elektronik (radio dan TV), media online dan media outdoor (bilboard, spanduk, dsb). Untuk usaha skala UMKM, media online menjadi pilihan utama karena murah dan mudah dilakukan sendiri.
 
Promosi melalui event bisa dilakukan dengan cara menggelar event sendiri atau ikut event yang diselenggarakan oleh pemerintah, asosiasi atau brand besar. Kegiatan promosi ini merupakan media interaksi antara penjual dan pembeli yang bisa dimanfaatkan oleh UMKM untuk menyerap tanggapan dan feed back pasar terhadap produknya, sehingga UMKM bisa terus memperbaiki produk dan usahanya.
 
Promosi melalui komunitas pelanggan belum banyak yang memahaminya karena hal ini menyangkut kemampuan UMKM dalam membukukan data base pelanggan dan mengelolanya untuk berinteraksi dengan pelanggan melalui program CRM (Customer Relatioship Management). Kemampuan UMKM dalam mengembangkan word of mouth (gethok tular) merupakan asset promosi yang luar biasa dalam membangun brand UMKM itu sendiri.
 
Promosi Melalui Iklan di Media
 
Di atas adalah sekilas apa yang pernah kami sampaikan sebelumnya, hanya sebagai pengingat saja. Pada kesempatan ini kami ingin mengajak para pelaku UMKM untuk mulai kesadaran dan pemahamannya dalam berpromosi melalui iklan di media.
 
Bisa dikatakan bahwa banyak pelaku UMKM masih "pelit" dalam membelanjakan pendapatan dari penjualannya untuk beriklan, bahkan di media online sekalipun. Memahamkan mereka tentang anggaran promosi sejak perencanaan Harga Pokok Produksi (HPP) dan Harga Jual Produk (HJP). Dimana sejak perencanaan itu UMKM sudah mempersiapkan biaya promosi (termasuk) iklan dalam harga sebuah produk.
 
Ketika sudah memiliki anggaran, maka UMK harus mulai mengenali pasarnya. Penentuan STP sangat penting dalam melakukan desain iklan dan pesannya. Desain dan pesan yang tepat akan membuat iklan menjadi sangat efektif, sehingga rupiah yang dikeluarkan untuk berpromosi tidaklah sia-sia.
 
Materi iklan berupa gambar diam dan gambar bergerak yang berkualitas tinggi adalah hal yang menarik dalam iklan selain daripada kontennya yang tepat mengenai target pasarnya. Oleh sebab itu, kami pernah melakukan pelatihan fotografi untuk produk makanan (food photography dengan smartphone) mengingat betapa pentingnya sebuah gambar dalam membawa pesan. Mengapa kami menggunakan smartphone ? Karena kami berharap para pelaku UMKM bisa membuat foto produk sendiri yang bagus tanpa harus berbelanja lebih dengan membeli jasa fotografi.
 
Pemilihan media lebih banyak ditentukan dengan pertimbangan biaya, maka media online menjadi pilihan mutlak saat ini. Kejelian pelaku UMKM dalam memilih media untuk beriklan menjadi kunci efektivitas iklan mereka, tidak boleh asal berpromosi karena justru bisa dianggap spam atau hal yang tidak menyenangkan jika salah audience. Hal ini sering kami temui dalam praktek di lapangan, banyak UMKM melempar promo pada audience yang salah dan akhirnya justru malah diblokir karena audience merasa terganggu.
 
Mempelajari sebuah media online yang akan menjadi media publikasi sangat penting, untuk media online para pengguna (user) telah dibekali applikasi alexa.com dan google analytic untuk melihat performa dari media yang akan dipakai sebagai media publikasinya. Ranking Alexa yang tinggi tidak menjami efektivitas iklan, jika segmentasi pembacanya masih luas. Media dengan pembaca yang sudah tersegmentasi adalah pilihan yang menjadi prioritas.
 
Setelah memiliki desain iklan dengan konten yang sesuai dengan target pasar, serta telah memiliki media publikasi yang sesuai makan pelaku UMKM bisa segera melakukan pemasaran iklan untuk jangka waktu tertentu. Perlu diingat bahwa iklan ini akan terhubung ke website atau bisa juga ke facebook jika belum memiliki website.
 
Untuk membuat desain iklan bergerak (GIF Format) teman-teman bisa memanfaatkan applikasi online GIF maker yang banyak ada saat ini. Tentunya setelah sebelumnya membuat slide-slide dengan ukuran standard iklan online (dalam pixel).

Selamat mencoba !