Laman

  • Home

Sabtu, 18 Februari 2017

Solo Great Sale Di Paragon Mall Solo

Solo Great Sales Di Paragon Mall Solo
Masih sebuah rangkain perjalanan, dari Pasar Gede dan Pasar Klewer Solo, kami melanjutkan perjalanan ke Paragon Mall Solo untuk melibatkan diri dalam kegiatan Solo Great Sales di Mall ini. Sedikit bela-beli produk UMKM yang digelar di Mall ini bolehlah.

Batik masih menjadi produk yang dominan di sini, sehingga ... mohon maaf ... suasana di Solo Great Sales di Mall ini tidak banyak pengunjung, karena selama perjalanan pembinaan UMKM kami, untuk menjual produk batik masih dibutuhkan produk-produk "magnet" lain yang mampu menarik pengunjung mampir ke pameran.

Menjadi produk unggulan tidak "harus" selalu tampil dalam setiap pameran, bahkan kadang untuk menguji produk unggulan tersebut, produk tersebut perlu sedikit "disembunyikan" keberadaannya. Kalau memang unggulan pastilah akan diuber oleh pembeli.

Selain produk batik, produk lain yang hadir adalah produk kerajinan, yang banyak didominasi oleh produk kerajinan Boyolali. Dan produk-produk ini pun belum mampu menjadi tandem yang baik bagi produk batik Solo yang sudah melegenda.

Dominasi produk BATIK masih terjadi.

Produk Accessories Lokal

Produk accessories lokal masih mampu mengundang pengunjung..

Produk kerajinan dan perhiasan lokal.
Pameran yang kurang direncanakan media publikasi dan target pasarnya justru bisa sangat kontraproduktif, bukannya membantu pemasaran para pelaku UMKM tetapi justru membebani biaya promosi UMKM karena hasilnya tidak seperti yang diharapkan.

Selain produk siap santap, produk-produk UMKM belum banyak mampu memberikan daya tarik pengunjung sehingga perlu adanya event interaktif yang mampu membuat pengunjung datang dan berbelanja. Jika memang pameran ini adalah untuk SOLO GREAT SALE maka akan lebih baik jika PESTA DISCOUNT dan OBRAL digelar besar-besaran dalam pameran ini. 

Memang kami paham bahwa menyadarkan pelaku UMKM untuk "berani" melakukan promosi adalah masih menjadi pekerjaan rumah bagi para penggiat UMKM. Untuk kegiatan-kegiatan promosi yang difasiltiasi oleh Kadin Jawa Tengah saat ini, kami telah melakukan sedikit "pemaksaan" kepada UMKM binaan kami untuk berani melakukan "promosi gila-gilaan" bahkan ada salah satu pelaku UMKM yang sangat berani melakukan suatu hal di luar dugaan kami, yaitu melakukan promosi "Beli Kaos Bayar Seikhlasnya" dan ternyata hal ini benar-benar membuat pameran jadi sangat meriah dengan kerumunan orang. Para pengunjung yang kecewa karena kehabisan barang, akan melampiaskan pembeliannya kepada stand sebelah yang juga memberikan paket discount dan bundling.

Jika para pelaku UMKM berani melakukan hal ini, maka pameran akan lebih hidup karena banyak interaksi antara penjual dan pembeli. Anggaplah bahwa pameran adalah "pasar untuk promosi" yang harus digarap oleh UMKM secara optimal.