Laman

  • Home

Senin, 06 Februari 2017

Sekilas Membuat Company Profile Dengan Power Point

Pentingnya memiliki company profile dalam pemasaran sudah sering kami sampaikan kepada teman-teman UMKM. dan tidak akan capek kami untuk terus mengingatkannya. Terutama jika kita melakukan digital marketing, maka sudah mutlak UMKM harus memiliki company profile.

Berikut adalah sekilas bagaimana mempersiapkan company profile dengan menggunakan power point:

Company Profile menggunakan Power Point

PowerPoint merupakan program aplikasi windows untuk membuat presentasi yang sangat popular. PowerPoint mudah digunakan dan menyediakan banyak fasilitas untuk membuat presentasi yang menarik. Kita dapat bebas berkreasi untuk membuat presentasi. Kita dapat memasukan suara, menampilkan gambar, foto, video, dan menambahkan efek animasi di dalam presentasi. Power Point dapat digunakan dan dimanfaatkan untuk berbagai keperluan   

Company Profile.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam membuat Company Profile dalam format Power Point, antara lain :

Persiapan
  1. Buatlah kerangka utama presentasi kamu, Bandingkan dengan minat pendengar
  2. Ketahui karakteristik dan dasar pengetahuan pendengar:
  3. Pembukaanmu harus “menggiring” pendengar pada satu pemikiran.
  4. Dari pembukaan ini, tunjukkan pendapat/topik yang akan disampaikan.
  5. Kemudian mulailah memasuki argumentasi.
  6. Melihat poin di atas, persempit topik presentasimu menjadi beberapa pemikiran utama.
  7. Latihlah presentasimu, entah itu kamu rekam sendiri, atau melakukannya di hadapan beberapa teman.

Teknik Presentasi
  • Buat suasana yang santai dan rileks untuk pendengarmu, misalnya dengan guyonan yang relevan, atau ambil perhatian mereka dengan bahasa tubuh atau peristiwa yang dramatik.
  • Gunakan kata ganti “personal” (misalnya kita) dalam memberikan presentasi.
  • Lakukan kontak mata dengan pendengar.
  • Presentasikan topik kamu dengan menggunakan suara yang ramah/akrab, tapi beri variasi sebagai penekanan pada beberapa kata.
  • Gunakan kata/kalimat transisi yang memberitahukan pendengar bahwa kamu akan menuju ke pemikiran yang lain.
  • Berilah pertanyaan-pertanyaan kepada pendengar untuk melibatkan mereka.
  • Ambil kesimpulan sesuai dengan pemikiran/argumentasi yang sudah dipresentasikan.
  • Sisakan waktu untuk pertanyaan, dan mintalah masukkan pada:
  • isi presentasi (ide-ide berhubungan yang mungkin belum disentuh)

Penggunaan Alat Audio-visual
  • Bila menggunakan komputer, periksa apakah hardware-nya cocok dengan software yang hendak kamu gunakan. Periksa juga apakah dokumenmu bisa digunakan dengan versi software yang ada.
  • Datanglah lebih pagi, serta periksalah apakah semua alat bantu yang hendak digunakan (audio, visual, komputer) bisa dilihat, didengarkan, dan dimengerti oleh semuanya.
  • Gunakan huruf-huruf sederhana dan berukuran besar agar bisa dibaca dengan mudah (tampilan visual).
  • Perlengkapi setiap pemikiran utamamu dengan material yang bisa ditunjukkan.
  • Jangan membagikan kertas (handout), termasuk kerangka utama, sebelum presentasimu (atau pendengar akan terfokus untuk membacanya daripada mendengarkan presentasimu).

Tips menggunakan Animasi
  • Jangan berlebihan
  • Sesuaikan animasi dengan isi presentasi
  • Perhatikan waktu yang disediakan
  • Jangan banyak menggunakan efek

Keunggulan penggunaan efek animasi pada presentasi antara lain:
  • Membantu memperjelas isi presentasi
  • Menarik perhatian audience MS PowerPoint tidak hanya digunakan untuk membantu presentasi oral saja, tetapi dengan banyaknya fasilitas yang dimilikinya PowerPoint dapat juga digunakan untuk membuat presentasi produk atau profil perusahaan yang ditampilkan tanpa perlu orasi pembicara.
  • Presentasi lebih menarik, interaktif, dan tidak monoton
Demikian sekilas cara membuat presentasi dengan membuat company profile, semoga bermanfaat bagi teman-teman pelaku UMKM. 

Contoh presentasi bisa dilihat di:
http://www.rumahumkm.net/2015/10/appreasiasi-kami-kepada-abon-koki.html?