Laman

  • Home

Senin, 21 November 2016

Ajari Mereka Konsep & Model Bisnis, Agar Menjadi UMKM Yang Tangguh

Pemenang Lomba Inspirasi Dari Dapur Keluarga
Event "Inspirasi Dari Dapur Keluarga" telah berakhir, tetapi tidak bagi kami para penggiat dan pembina UMKM di Jawa Tengah. Pekerjaan rumah telah menanti untuk membantu para Ibu menjadi entrepreneur baru dalam bidang kuliner, bukan hanya sekedar hobby. 

Banyak di antara para anggota NCC (Natural Cooking Club) sudah mulai mengais rupiah dari dapur mereka, bahkan sudah ada yang penghasilannya lumayan untuk mengganjal kebutuhan rumah tangga. Ini adalah potensi yang bisa dikembangkan untuk lebih besar, apalagi kegiatan usaha ini karena di dasari oleh hobby masak. 

Jika potensi ini bisa digarap denga baik, bukan mustahil jika dari mereka akan muncul pengusaha-pengusaha kuliner yang tangguh, yang lahir dari dapur mereka sendiri.

Lantas apa yang harus dilakukan setelahnya ?

Ada beberapa tahapan yang masih harus dilalui dalam waktu dekat ini oleh para anggota NCC ini, yaitu belajar bagaimana membangun kewirausahaan yang profesional, bagaimana membuat konsep, model dan bisnis plan dan selanjutnya pengetahuan mengenai manajemen umum.

Jangan lupa juga bahwa mereka harus dibekali dengan bagaimana menghitung biaya produksi dan harga jual sebelum mereka masuk ke pemasaran yang lebih luas.
Sebagaimana permasalahan umum pada usaha skala mikro kecil, yaitu masalah kemasan, sejak awal para pemula usaha ini harus dipahamkan bahwa kemasan yang baik merupakan upaya awal mereka dalam memasuki pasar. Bahwa ijin usaha, legalitas produk juga merupakan tuntutan dari pasar yang butuh jaminan terhadap keamanan pangan.
Banyak produk yang bisa mereka buat, tapi produk uniklah yang saat ini dicari pasar.
Melihat betapa banyak tahapan yang akan dilalui oleh para pemula usaha ini, kami dan dinas terkait siap membantu dan mendampingi mereka untuk mendapatkan apa yang butuhkan. Mereka sudah terinspirasi dengan entrepreneurship, mereka sudah termotivasi dan bersemangat dan kami tidak ingin semangat mereka pupus di jalan.
Terkait dengan modal usaha pun, Pak Sondhy Purwoko (Ka Bid UKM dari Dinas Koperasi dan UKM Propinsi Jawa Tengah) telah menginformasikan bahwa ada program Mitra 25 dan Mitra O2 yang bisa membantu permodalan untuk pengembangan usaha. Disarankan juga kepada para pemula usaha ini untuk melegalisasi usahanya dengan mendaftarkan IUMK kepada kelurahan setempat agar usaha mereka tercatat.
Ayo berwirausaha, menikmati rupiah dari sebuah hobby !