Laman

  • Home

Rabu, 23 November 2016

5 Elemen Kunci Desain Kemasan yang Hebat

Image result for products in supermarket
5 Elemen Kunci Desain Kemasan yang Hebat
"Sebuah kemasan yang efektif adalah yang terlihat menarik, mengesankan dengan kreativitas dan sangat baik di rak display"

Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa kelemahan produk UMKM kita adalah dalam hal kemasan. Dalam setiap pelatihan yang kami lakukan di berbagai daerah di Jawa Tengah, selalu kami di hadapkan pada kemasan produk UMKM yang apa adanya dan sangat menyulitkan kami untuk bisa mempromosikan produk tersebut secara maksimal.

Perlu upaya yang terus menerus untuk memahamkan arti penting kemasan dalam pemasaran kepada para pelaku UMKM di Jawa Tengah, di samping kami juga terus memberikan motivasi kepada para pengusaha percetakan dan kemasan untuk lebih meningkatkan kualitas desain kemasan dan kualitas bahan kemasan.

Lantas, Elemen apa yang membuat desain produk kemasan menjadi besar ?

1. Aspek Pengalaman


Seperti anak membuka hadiah pada pagi hari Natal, paket yang dirancang dengan baik dapat membimbing seseorang melalui sebuah perjalanan yang mengasyikkan, mengalami setiap tahapan sejak perencanaan paket itu oleh desainer, sampai dengan saat membukanya dengan hati-hati jangan sampai robek, berkerut atau salah menaruhkan menaruh setiap elemen

Seolah desain kemasan benar-benar ingin mengajak konsumen untuk melakukan sebuah "ritual" yang khas, yang akan selalu dilakukannya ketika bertemu dengan kemasan tersebut. Untuk mencapai hal ini desain kemasan harus memikirkan tingkat detail yang ekstrim yang efeknya mampu mengontrol secara total semua pengalaman di setiap titik sentuh.  

Sampai pada akhirnya kemasan tersebut mampu manjawab pertanyaan konsumen apakah harga item tersebut layak untuk dibayar ? Tidak peduli seberapa tinggi. Level desain inilah yang menjadi fokus dari desain kemasan untuk brand-brand besar, tidak hanya sekedar desain yang baik tetapi sebuah desain yang mampu mengajarkan sebuah filosofi dan mampu menciptakan scenario "ritual" yang akan "melekatkan" brand tersebut dalam benak konsumen.

2. Nilai keuntungan (Perceived Value)

Anda sadar atau tidak bahwa secara otomatis desain kemasan tersebut menentukan berapa banyak Anda bersedia membayar sebelum Anda melihat harganya ? Kadang-kadang Anda akan kecewa dan menyatakan: "mereka ingin berapa banyak untuk ini?", tetapi di lain kesempatan Anda melihat sekitar dan berkata dalam hati: "wow, saya sepakat degnan ini!" dan buru-buru untuk membeli produk tersebut. 

Dengan kata lain, bahwa nilai produk tersebut sebagai besar ditentukan oleh desain kemasan Anda. Sebuah paket yang dirancang dengan baik akan membentuk persepsi yang tepat dari nilai sehingga Anda merasa "benar" dengan pembelian yang Anda lakukan bahkan sebelum Anda memiliki pengalaman dengan produkya.
 
3. Rasa Individualitas 

Kemasan sebuah produk harus membangkitkan rasa individualitas, menarik bagi konsumen secara individu, sebagaimana rasa "berpetualangan" Anda saat menghisap rokok Marlboro atau merasakan "kekuatan" saat minum Extra Joss, dan sebagainya.

Hal ini terkait dengan fungsi kemasan produk untuk menguatkan brand dari produk tersebut. Kemasan adalah branding efektif dari sebuah produk dan alat komunikasi yang paling terdepan dengan konsumen.
 
4. Rasa Terhadap Merek

Semua perusahaan yang sukses memiliki pernyataan merek atau tujuan yang lebih besar dan setiap detail dalam kemasan produk harus menyediakan koneksi yang benar dengan tujuan tersebut. Misalnya, botol dan kemasan dari Aqua dirancang secara khusus untuk menampilkan cerminan kesegaran dan kualitas air di dalamnya. 


Bahwa kemasan merupakan alat komunikasi kepada konsumen, baik apa yang tertulis atau pun bentuk dari kemasan  tersebut harus mampu berkomunikasi kepada konsumen mengenai tujuan dari merek tersebut.

5. Wawasan Aksi dan Emosi

Yang paling penting, desain kemasan harus menginspirasi seseorang untuk membeli produk tersebut. Selain itu, jika dirancang dengan sangat baik, kemasan juga akan membuat emosi yang diinginkan kepada konsumen seperti kegembiraan, intrik, keinginan, hasrat, atau mungkin kelaparan yang akan menjaga konsumen datang kembali untuk membeli lebih dan lebih.

Tekstur, Warna, Bentuk, Citra. Semua elemen ini membantu untuk menentukan persepsi dan nilai dan pengalaman dari suatu produk, dan jika dipasarkan dengan benar akan sangat menarik bagi konsumen yang diinginkan.

Nah, meskipun merek kita saat ini belum besar tetapi 5 rahasia desain kemasan dari brand besar di atas akan mengingatkan kita akan sebuah pelajaran yang luar biasa bagaimana sejak semula kita ingin mengarahkan kemasan kita seperti apa. Bermimpi untuk memiliki kemasan seperti brand-brand besar sangat perlu, meskipun kita tidak akan mungkin menirunya karena aspek individualitas dalam kemasan merupakan satu elemen yang perlu dibangun. Jadi meniru kemasan bukanlah sebuah ide yang baik bagi pelaku UMKM yang ingin brand-nya menjadi besar.