Laman

  • Home

Kamis, 06 Oktober 2016

Konsultasi Bisnis Rumah UMKM : "Bedah Konsepnya Dulu, Baru Berikan Alternatif Solusi."

Klinik Bisnis Rumah UMKM
Kami tidak akan pernah tahu permasalahan yang dihadapi teman-teman UMKM tanpa mereka mereka menceritakan kepada kami apa bisnis mereka, apa tujuan mereka atas bisnis tersebut dan bagaimana kondisi bisnis mereka saat ini. Atau dengan kata lain, kami akan ajak mereka ngobrol mengenai konsep bisnis mereka sebelum berbicara masalah lain-lainnya.

Bukankah kesenjangan antara tujuan dan kondisi saat ini adalah masalahnya?  Hal inilah yang sering kami mulai dengan konsultasi kami kepada teman-teman UMKM sebelum kami bicara solusi apa yang bisa kami berikan kepada mereka. 

Kami sadari benar bahwa mereka jauh lebih paham bisnis mereka daripada kami, kami hanya memposisikan diri sebagai navigator ketika mereka keluar dari jalur konsep bisnisnya. Dan dari kebanyakan UMKM yang memanfaatkan konsultasi kami, mereka tidak punyak konsep yang runut dan tertata rapi. Bahkan sementara dari mereka bahkan tidak tahu jelas tujuan bisnis mereka, sehingga ketika bisnis mereka berjalan seolah mereka bingung menentukan fokus.

Bedah konsep inilah yang menjadi acuan kami dalam mengenali bisnis dan keinginan bisnis dari para pelaku UMKM, sebagaimana juga kami mencoba membantu membenahi konsep bisnis mereka. Konsep bisnis tidak harus "mewah", cukup sederhana dan mudah dipahami oleh orang lain juga. Harus ada tujuan pasti yang ingin dicapai, yang bisa diwakili secara kuantitatif dan harus bisa juga memahami posisi saat ini secara kuantitatif.

Setelah memahami kesenjangan yang terjadi, maka kita sudah menemukan masalahnya. Dari masalah tersebut, maka kami akan berusaha memberikan alternatif-alternatif solusi yang sesuai dengan potensi dan kemampuan dari pelaku UMKM. Alternatif solusi ini juga harus mempertimbangkan update-update bisnis yang terbaru, agar alternatif solusi yang diberikan bisa tetap handal dalam kondisi bisnis terkini.

Saat ini yang dibutuhkan oleh para pelaku UMKM adalah solusi praktis dan kreatif, sebuah check list yang selalu kami pegang ketika memberikan konsultasi bisnis dengan para UMKM. Ya, setidaknya kami juga memiliki sebuah konsep dalam memberikan konsultasi bisnis kepada para pelaku UMKM.

Terkait dengan permasalahan pemasaran yang dihadapi oleh sebagian besar UMKM, kami mencoba memberikan solusi-solusi pemasaran yang kreatif dan kadang di luar kebiasaan pemasaran yang ada saat ini. Kami yakin bahwa saat ini kita dituntut untuk bisa "create demand" untuk bisa "create market", bukan sekadar mencarikan pasar dan jaringan pasar bagi para produsen. Berbagai tool permasaran juga merupakan kebutuhan bagi para pelaku UMKM untuk mereka kenali dan coba. 

Hal yang cukup menarik dari program konsultasi kami adalah bahwa kami didukung oleh jaringan pasar dan data base pasar yang selau kami update setiap hari, sebuah upaya yang mungkin jarang dilakukan oleh seorang konsultan. Kami adalah praktisi pemasaran, bukan sekedar konsultan. Strengh point ini juga didukung oleh komunitas pelaku usaha di lingkungan Kadin Jawa Tengah sendiri yang merupakan environment bisnis itu sendiri.