Laman

  • Home

Senin, 19 September 2016

UMKM Harus Melek Teknologi, Agar Wawasan Pemasarannya Luas.

Image result for melek teknologi
UMKM Harus Melek Teknologi

Dalam beberapa kunjungan ke daerah-daerah untuk memberikan pelatihan pemasaran dan kemasan kami masih banyak dihadapkan dengan pelaku-pelaku UMKM yang masih bermindset tradisional, yang ketika kita sudah bisa perubahan pasar ke arah digital mereka sudah tidak memahami sama sekali.

Sebuah tantangan besar ketika kita sudah masuk dalam MEA, tetapi pengenalan teknologi digital belum menyentuh pelaku UMKM di daerah secara luas. Ketika penyedia market place dan eCommerce sudah menyediakan fasilitas yang bisa dimanfaatkan oleh UMKM dalam melakukan promosi dan pemasaran, ternyata sebagian besar UMKM masih belum bisa menikmati fasilitas tersebut hanya karena buta internet.

Dalam obrolan kami bersama dengan teman-teman dari eCommerce lain, kami memang memiliki kendala yang sama ketika hendak memperkenalkan fasilitas eCommerce kami kepada pelaku UMKM, terutama di daerah. Banyak yang dari mereka memang "gagap teknologi" yang tentunya membutuhkan upaya tersendiri untuk mencari solusi atas masalah ini.

Pada akhirnya kami sepakat bahwa kami akan memperkenalkan eCommerce kami kepada pemula usaha yang berusia muda, dan mereka yang senang dengan perdagangan online. Dimana teknologi digital bagi mereka sudah bukan hal asing lagi. 

Bukan berarti bahwa tugas untuk memperkenalkan teknologi digital selesai, hanya masalah prioritas saja. Kami akan terus memberikan pemahaman akan perubahan pasar digital kepada pelaku UMKM di daerah, agar mereka tidak jauh tertinggal dengan pesaing-pesaing kita di negara tetangga.

Setidaknya dengan teknologi digital, teman-teman UMKM mampu mengakses informasi dengan lebih cepat dalam hal regulasi, teknolgi produksi dan informasi pasar. Media sosial cukup membantu untuk menjadi "trigger" terhadap keakraban mereka dengan dunia digital. Bagaimana mereka bisa bertukar informasi dengan facebook, yang merupakan media social yang paling digunakan oleh pelaku UMKM.

Dengan facebook pula kami dan teman-teman penggiat UMKM membangun komunitas UMKM di Jawa Tengah dan menyebarkan informasi yang berguna bagi pengembangan usaha mereka.Setidaknya kami mampu menggiring mereka dengan media digital yang praktis dan murah sebelum kami memperkenalkan fasiltas eCommerce.

Di level binaan kami yang masih mikro, berjualan produk menggunakan fasilitas facebook merupakan cara yang paling mudah mereka pahami. Kami harus pandu mereka mereka untuk terus meningkatkan penjualan mereka melalui optimalisasi pemanfaatan facebook, sebelum kami mulai memperkenalkan market place yang bisa mereka manfaatkan. 

Membuat website juga merupakan hal yang sering kami sampaikan kepada teman-teman UMKM, terutama bukan masalah membuatnya melainkan bagaimana cara mengelolanya.

Begitulah sekilas potret UMKM di wilayah kami, ketika mereka belum merasakan "manfaat langsung" maka mereka akan enggan untuk masuk tetapi ketika nanti mereka merasakan manfaat yang nyata dari perdagangan online maka bisa dipastikan mereka akan memburunya. Oleh sebab itu yang menjadi prioritas kami adalah mengambil "sampling" pembinaan kepada UKMM yang bersedia membuka diri terhadap teknologi, untuk selanjutnya dibina sampai berhasil sebagai contoh nyata kepada UMKM-UMKM yang lain.