Laman

  • Home

Sabtu, 24 September 2016

Klinik Bisnis UMKM, Pameran Produk Unggulan Klaster UMKM Jawa Tengah 2016

Klinik Bisnis Pemasaran Produk UMKM
Jadwal mengisi klinik bisnis pemasaran produk UMKM yang kedua dalam Pameran Produk Unggulan Klaster UMKM Jawa Tengah 2016 bisa saya tunaikan dengan lancar, bahkan pada hari Sabtu jam 14.00 sd 16.00 ini klien kami cukup banyak, baik dari peserta pameran maupun dari UMKM yang mengunjungi pameran, bahkan saya harus extend jadwal saya sampai jam 17.00. 

Jadwal saya hari ini bareng dengan Mas Bening Dwiono yang memang sudah cukup lama malang melintang dalam pembinaan UMKM baik di Jawa Tengah maupun nasional, hanya saja beliau saat ini fokus pada produk agrobisnis.

Klien hari ini didominasi oleh produsen batik mulai dari produsen batik Pekalongan, Klaten maupun Wonogiri, termasuk juga pemasar batik dari Kabupaten Batang. Kebanyakan dari mereka menanyakan bagaimana membangun konsep unik batik yang mereka produksi, bagaimana bermain di pasar yang lebih segmented ketimbang harus bermain dalam pasar yang penuh persaingan.

Penerapan USP (Unique Selling Proposition) sangat perlu dalam persaingan batik di Jawa Tengah, dimana produsen batik di propinsi ini sudah mencapai ratusan dan bahkan konsumen pun sudah sangat sulit membedakan apa itu corak dan motif khas karena terlalu banyaknya pesaing. Pelaku UMKM harus membangun konsep unik yang mampu "membedakan" produknya dibandingkan pesaing.

Salah satu klien produsen batik dari Klaten hari ini menanyakan kepada kami bagaimana mengoptimalkan penjualan batiknya melalui face book, karena media social inilah yang sementara ini dia pakai untuk memasarkan produknya.

Produk Unik Dari Kota Salatiga

Jika hari Jumat malam kemarin saya tertarik menemukan produk kerajinan kulit yang cukup berkualitas dari Kabupaten Batang, maka hari ini saya sangat tertarik dengan produk inovatif dari Kota Salatiga yang mampu mengolah ban dalam truk bekas menjadi kerajinan dompet dan tas yang sangat fashionable. 

Inovasi inilah yang sebenarnya kami tunggu dari usaha skala UMKM, bagaimana mereka kreatif dalam memanfaatkan "permasalahan" di sekitar kita menjadi "solusi" produk yang memiliki prospek tinggi. Bahkan ketika saya tanyakan kepada penjaga stand-nya, saya memperoleh informasi bahwa produk ini sudah mampu menembus pasar Perancis.

Dompet Karet dari Kota Salatiga, Sangat Berkualitas.

Dompet dan Tas Karet dari Kota Salatiga, Sangat Berkualitas
Hari kemarin, saya tidak melihat produk ini karena stand sedang jeda karena pergantian penjaga stand dan baru hari Sabtu sore ini saya sempat melihatnya dan melihat bahwa produk ini sangat potensial untuk pemasaran ekspor.