Laman

  • Home

Rabu, 07 September 2016

Berita dari Ottawa : Udang dan Cumi Beku, Air Kelapa, Santan, Kacang Mete Mentah, Madu dan Alat Berat Laut Merupakan Permintaan Tertinggi dari Importir Kanada

Image result for Canada Port
Pelabuhan laut Kanada siap menunggu kedatangan produk-produk Indonesia

KBRI Ottawa sangat aktif dalam melakukan promosi produk Indonesia di Kanada, sebagaimana pada 10 Agustus 2016 lalu di Montreal Sekretaris II dan Staf Ekonomi KBRI Ottawa melakukan pertemuan dengan 3 perusahaan/importir secara terpisah, yaitu: Montreal Fish (makanan laut), Corsan Marine (peralatan berat dan konsturksi), Phoenicia Inc (aneka makanan kaleng, buah dan minyak).

Tujuan dari pertemuan ini adalah untuk memberikan informasi mengenai Trade Expo Indonesia (TEI) 2016. Dalam pertemuan ini team dari KBRI Ottawa melakukan diskusi dengan dengan perusahaan-perusahaan tersebut mengenai potensi produk dari Indonesia yang bisa masuk pasar Kanada, penyampaian daftar eksportir Indonesia selain brosur dan fasilitas pemerintah Indonesia kepada pebisnis yang akan mengunjungi TEI 2016 di Jakarta.

Berikut ada informasi dan profile dari ketiga perusahaan tersebut di atas:

MONTREAL FISH (Mr. Maxim Beaudry, Sales & Purchasing Director)
  • MF adalah perusahaan keluarga yang bergerak pada usaha ekspor-impor produk makanan laut, yang awalnya dikhususkan pada ikan salmon.
  • Area penjualan MF mencakup area provinsi Quebec dan provinsi Ontario. Saat ini MF sedang menjajagi untuk masuk pasar Alberta, khususnya kota Calgary.
  • Mulai tahun 2016, karena adanya permintaan yang tinggi terhadap produk laut lainnya, MF mulai memperluas jenis produknya dan menyampaikan ketertarikan untuk mengimpor udang dan cumi-cumi dari Indonesia.
  • MF baru saja mengimpor udang putih dan cumi-cumi sebanyak 3 container dari Thailand pada bulan Mei 2016. Berhubung Thailand tidak memiliki udang jenis black tiger, Indonesia diharapkan dapat mengisi permintaan produk tersebut.
  • Sistem pembayaran yang biasa diterapkan oleh MF adalah 20-25% saat pemesanan dan pelunasan pembayaran setelah lolos uji Canadian Food Inspection Agency (CFIA), MF berharap skema pembayaran seperti ini bisa diterima oleh supplier dari Indonesia.
  • MF menyampaikan ketertarikannya untuk berpartisipasi pada TEI 2016 dan memanfaatkan fasilitas yang disiapkan oleh Pemerintah Indonesia.
  • Pada waktu yang berdekatan dengan TEI 2016, Mr Beadry akan menghadiri Seafood Expo Asia di Hong Kong pada tanggal 6-8 September 2016.
  • Profile Montreal Fish dapat dilihat ada situs www.mtlfish.ca, sedangkan komunikasi secara langsung dapat dilakukan dengan Mr Maxim Beadry.
CORSAN MARINE (Ms Monierch Fargoodazi, President Director)
  • Corsan Marine adalah perusahaan distributor alat berat dan konstruksi yang pada awal pendiriannya fokus menangani peralatan dan perlengkatan kelautan.
  • Produk CM dibedakan menjadi 4 kategori, yaitu: inland, offshore, marine dan industria 
  • Fokus wilayah penjualan CM adalah negara Kuba. CM merupakan salah satu pemasok berbagai jenis alat berat, dan produk terbesar di Kuba. dengan lisensi dari pemerintah Kuba sebagai importir dan distributor CM juga mendapatkan kepercayaan pemerintah Kuba dalam pembangunan dan instalasi fasiltias industri (pabrik) di Kuba.
  • CM mengimpor berbagai produk dari, antara lain, peralatan berat keluatan (RRC, Korea Selatan), peralatan berat lainnya (Eropa, Australia, Selandia Baru dan Jerman), kertas (Eropa), Karet (RRC), rubber fender (RRC dan Malaysia) dan suku cadang lainnya (Korea).
  • CF menyatakan ketertarikan untuk bekerjasama dengan Indonesia untuk produk kertas, karet, pita dan fiiting untuk untuuk industri, dan pakaian, apabila Indonesia sanggup bersaing mengenai harga dan kuallitas dibandingkan para pesaing dari negara tetangga.
  • Terkait dengan TEI 2016, CF menyampaikan ketertarikan untuk berpartisipasi namun mengharapkan dapat dibantu business match dengan potensial eksportir dari Indonesia.
  • Profil CF dalam dilihat di www.corsanmarine.com.
PHOENICIA INC (Mr Antoine Gholam, Executive Director)
  • Pertemuan dengan Phoenicia Inc merupakan kali yang kedua sejak pertemuan yang pertama pada tanggal 27 Agustus 2015 oleh KBRI Ottawa.
  • Phoenicia menyampaikan bahwa telah menindaklanjuti upaya kerjasama dengan Indonesia khususnya untuk produk ikan tuna kaleng, namun kerjasama tersebut tidak terealisasi karena produk ikan tuna kaleng dari Indonesia dianggap tidak kompetitif. Saat ini Phoenicia Inc disupply dari Thailand.
  • Phoenicia Inc menyampaikan ketertarikan untuk menjajagi peluang impor dari Indonesia untuk produk ikan tuna, ikan sardine, produk kelapa (santan dan air kelapa), kacang mete mentah dan madu (pasteurized).
  • Phoenicia Inc menyatakan bahwa produsen makanan yang berminat  untuk masuk pasar Kanada harus benar-benar mematuhi persyaratan yang ditetapkan oleh CFIA.
  • Sistem pembayaran yang diterapkan oleh Phoenicia Inc adalah tanpa uang muka dan pembayaran penuh setelah lolos uji CFIA.
  • Terkait TEI 2016 Phoenicia Inc menyatakan tidak bisa berpartisipasi, tetapi terbuka peluang bagi eskportir dari Indonesia untuk memberikan informasi terkait kebutuhan Phoenicia Inc di atas.
  • Profile Phoenicia Inc dapat dilihat di www.phoeniciaproducts.com.
Demikian info dagang ini kami sampaikan kepada rekan-rekan eksportir di Jawa Tengah, semoga informasi ini bermanfaat dan jika ada yang masih kurang jelas bisa menghunbungi TTIC Kadin Jateng di Menara Suara Merdeka Lt 9 (Annex), Jl Pandanaran 30 Semarang.